Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGGUNAAN PEMBANGKIT CADANGAN BERBASIS GENERATOR DIESEL 2000 kVA DI PT. CHAROEN POKPHAND Agung Dwi Rizky Gultom; Feby Glenice Telaumbanua; Olnes Yosefa Hutajulu; Desman Jonto Sinaga
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7268

Abstract

Keandalan pasokan listrik sangat penting bagi industri pakan ternak yang beroperasi terus-menerus, termasuk PT. Charoen Pokphand Indonesia. Untuk mengatasi risiko pemadaman, perusahaan menggunakan generator diesel 2000 kVA sebagai pembangkit cadangan. Penelitian ini bertujuan menilai kinerja operasional genset, tingkat pembebanan, dan efektivitas perawatan. Metode meliputi observasi lapangan, pencatatan tegangan, arus, frekuensi, dan suhu, serta analisis daya selama tiga jam pengamatan. Hasil menunjukkan tegangan dan frekuensi stabil, dengan pembebanan 32 sampai 42 persen yang masih dalam batas aman. Kenaikan suhu tetap normal. Temuan ini menunjukkan bahwa perawatan konsisten mampu menjaga keandalan genset dan mendukung kelancaran produksi.
Peningkatan Konektivitas Desa 3T melalui Implementasi Modul Pemancar Sinyal dan Data Syafiatun Siregar; Olnes Yosefa Hutajulu; Mhd Dominique Mendoza; Asrah Rezki Fauzani
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.536

Abstract

Keterbatasan infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T menyebabkan rendahnya kualitas konektivitas digital dan berdampak langsung pada layanan publik. Hasil pengukuran awal di Kabupaten Simalungun menunjukkan kekuatan sinyal sangat lemah (< -85 dBm) pada sekolah, puskesmas, dan permukiman warga, sehingga akses internet hampir tidak dapat dimanfaatkan secara produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan konektivitas desa melalui implementasi modul pemancar sinyal berbasis mesh Wi-Fi dengan Starlink sebagai sumber internet utama. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pengukuran kecepatan menggunakan Speedtest, instalasi perangkat, serta pelatihan literasi dan manajemen jaringan kepada 40 peserta dari unsur perangkat desa, guru, tenaga kesehatan, pemuda, dan kader digital. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan kecepatan internet hingga 150 Mbps di Kantor Desa dan lebih dari 70 Mbps di titik layanan lainnya. Peningkatan ini secara langsung mengubah kualitas layanan publik: pembelajaran daring di sekolah dasar dapat berjalan stabil, layanan puskesmas dan administrasi desa jarak jauh mulai dimanfaatkan. Selain itu, konektivitas yang lebih andal mendorong UMKM lokal untuk memanfaatkan marketplace digital. Indeks efektivitas layanan publik dan ekonomi meningkat lebih dari 60%, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 95%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan konektivitas bukan hanya persoalan teknis, tetapi menjadi katalis transformasi layanan publik dan pemberdayaan ekonomi desa.