Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Hukum Tanah Wakaf dalam Konflik Pembangunan Masjid yang Berdekatan dengan Masjid Lainnya Perspektif Ibnu Taimiyyah (Studi Kasus di Desa Sei Lumut Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu) Rizki, Ahmad; Rahman Harahap, Abd
UNES Law Review Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a type of qualitative research located in Sei Lumut Village, Labuhan Batu Regency, with the research objectives being: 1) to find out how the waqf law is implemented on the activation of the benefits of waqaf land built by a mosque in Sei Lumut village; 2) to find out what Ibn Taimiyah's perspective was regarding the conflict over waqf land negotiations for the mosque built in Sei Lumut village. The results of the research show that the act of transferring the benefits of waqf land carried out by the waqif's children to become a mosque building is completely inconsistent with the provisions of Law no. 41 of 2004 concerning waqf and has violated articles 22, 23, 40, and article 41 and therefore his actions can also be subject to sanctions as stated in article 67 of Law no. 41 of 2004 concerning waqf. Meanwhile, according to Ibn Taimiyah's perspective, mosques built on waqf land are classified as dhiraran mosques built for the detriment of many people. They are permitted to be demolished to not cause obstacles among the people.
Perbedaan Maf’ul Muthlaq dan Masdar Berdasarkan Perspektif Ulama Nahwu Rija, Muhammad; Prayitno, Hadi; Rizki, Ahmad; Daffa, Muhammad; Milah, Aang Saeful
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.182

Abstract

Ilmu Nahwu (gramatika bahasa Arab) merupakan salah satu cabang linguistik (ilmu lugah) dalam bahasa Arab yang mempelajari kaidah-kaidah dalam kebahasaan Arab. Diantara pembahasan dalam Ilmu nahwu yaitu Maf`ul Muthlaq dan Masdar, dimana pada kedua isim ini memiliki kesamaan dalam bentuknya, namun juga tidak dapat dikatakan sama. Maka dari itu, penulis menjadikan perbedaan dari kedua isim tadi sebagai pokok pembahasan dalam jurnal ini. Dalam penyusunan jurnal ini penulis menggunakan pendekatan kajian pustaka, yang mana penulis mengumpulkan berbagai sumber data baik dari artikel maupun buku yang terkait dengan tema jurnal ini. Selain itu, penulis juga menggunakan metode kualitatif komparatif, yaitu menganalisis data untuk dapat menemukan persamaan dan perbedaan dari tema yang kami angkat. Hasil penelitian dalam jurnal ini berupa penjelasan mengenai Maf`ul Muthlaq, Masdar, dan tentunya perbedaan antara keduanya berdasarkan prespektif Ahli Nahwu.