Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP NORMA NORMA AGAMA ISLAM MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING Musharyadi, M.Kom, Feri
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.576

Abstract

Pemahaman mahasiswa yang kurang terhadap norma-norma agama islam sangat rendah dan sudah mulai memudar. Hal ini berdampak pada prilaku sehari hari mahasiswa yang sangat jauh dari koridor tuntunan Agama Islam. Sehingga dapat menimbulkan gejolak sosial di masyarakat dan menumbuhkan nilai nilai moral yang rusak di kalangan mahasiswa. Metode K-means merupakan metode clustering yang paling sederhana dan umum. Hal ini dikarenakan K-Means mempunyai kemampuan mengelompokkan data dalam jumlah yang cukup besar dengan waktu komputasi yang relatif cepat dan efisien. Penulis bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pola tingkat pemahaman mahasiswa terhadap norm-norma agama islam.Kata Kunci : Data Mining, K-Means, Clustering. 
TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP NORMA NORMA AGAMA ISLAM MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING Feri Musharyadi, M.Kom
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.576

Abstract

Pemahaman mahasiswa yang kurang terhadap norma-norma agama islam sangat rendah dan sudah mulai memudar. Hal ini berdampak pada prilaku sehari hari mahasiswa yang sangat jauh dari koridor tuntunan Agama Islam. Sehingga dapat menimbulkan gejolak sosial di masyarakat dan menumbuhkan nilai nilai moral yang rusak di kalangan mahasiswa. Metode K-means merupakan metode clustering yang paling sederhana dan umum. Hal ini dikarenakan K-Means mempunyai kemampuan mengelompokkan data dalam jumlah yang cukup besar dengan waktu komputasi yang relatif cepat dan efisien. Penulis bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pola tingkat pemahaman mahasiswa terhadap norm-norma agama islam.Kata Kunci : Data Mining, K-Means, Clustering. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN AKUPRESUR AWAM PADA KELUARGA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Zulham Efendi; Afrizal; Armein Syahid; Defrima Oka Surya; Asriwan Guci; Feri Musharyadi; Dedi Adha; Anjeli
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.094 KB) | DOI: 10.36984/jam.v1i2.266

Abstract

Latar Belakang : Lansia merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko terjadinya masalah kesehatan. permasalahan kesehatan yang terjadi pada lansia sebagai akibat bertambah usia, pola hidup dan lingkungan sehingga menyebabkan terjadinya penyakit degeneratif salah satunya adalah Hipertensi. RW 12 Kelurahan Gunung Sarik, Kuranji adalah RW dengan 4 RT yang memiliki banyak Lansia hipertensi dengan jumlah 48 orang. Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada 12 orang Lansia hipertensi di RW 12 Kelurahan Gunung Sarik, Kuranji Padang didapatkan keterangan selama ini usaha yang mereka lakukan untuk mengatasi hipertensinya yaitu dengan mengunakan terapi herbal dan farmakologis. Penerapan terapi komplementer akupresur belum dilakukan di tatanan perawatan pada Lansia Hipertensi. Metode : Masalah hipertensi pada lansia diatasi dengan pendampingan dan pelatihan akupresur awam anggota keluarga lansia dengan kegiatan meliputi edukasi mengenai akupresur awam untuk pengendalian hipertensi pada lansia, pelatihan dan pendampingan akupresur awam pada anggota keluarga. Hasil: Setelah kegiatan pendampingan dan pelatihan akupresur awam didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan terapi akupresur untuk masalah hipertensi
MANAJEMEN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA ERA DIGITALISASI 4.0 DI PESANTREN ALFALAH KOTA PADANG Desi Wildayani; Rini Rahmayanti; Winda Listia Ningsih; Juwanda Padma; Sintia Sujendri; Siti Afifah; Adinda; Taufik Hidayat; Feri Musharyadi
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL ABDI MERCUSUAR (JAM)
Publisher : LPPM STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v2i2.362

Abstract

Latar Belakang: Pesantren Alfalah merupakan salah satu pesantren di Kota Padang. Pesantren ini berlokasi di jalan By Pass. Panti ini sudah berdiri sejak tahun 2012 dan telah menampang 1073 orang anak asuh baik laki-laki maupun perempuan. Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Jumlah santri di pesantren ini didominasi oleh santri MTs dengan rentang usia 12-15 tahun yang merupakan kategori usia remaja. Remaja yang sedang mengalami pubertas membutuhkan adanya bimbingan dari lingkungan sekitanya, orang tua, sekolah, agar para remaja dapat melalui pubertas pada masa remaja dengan baik. dibutuhkan informasi dan edukasi seputar kesehatan reproduksi pada remaja putra dan putri di Pesantren Alfalah Kota Padang. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 1 Desember 2022. Adapun kegiatannya meliputi pemberian santunan berupa sembako, pemberian edukasi terkait kesehatan reproduksi dan diskusi seputar masalah pubertas pada remaja. Hasil: Setelah pemberian materi dan diskusi, moderator bertanya kembali dan meminta feedback dari peserta terkait dengan materi yang sudah dijelaskan. Dari 10 peserta yang diberikan pertanyaan, 8 orang (80%) dapat menjawab dengan benar pertanyaan yang diajukan oleh moderator.
PELATIHAN DAN PENERAPAN METODA PEMBELAJARAN BERBASIS IT DI MASA PANDEMI DI SMA DAR EL IMAN ISLAMIC BOARDING SCOOL Feri Musharyadi; Febriyanti Febriyanti; Vivi Syofia Sapardi; Guslinda Guslinda; Viki Yusri; Defrima Oka Surya; Rifka Putri Andayani; Mitayani Mitayani; Mira Andika; Zulham Efendi; Dedi Adha; Asriwan Guci; Wia Septia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.1896

Abstract

Teknologi informasi adalah hal yang penting untuk diintegrasikan dalam dunia pendidikan karena di era digital saat ini pemanfaatan informasi teknologi memiliki pengaruh yang besar yang dapat membangun pendidikan menjadi lebih baik (Pujiani, Nisa, & Soali, 2020). Penggunaan media pembelajaran yang tepat akan berdampak pada proses pembelajaran yang efektif dan efisien (Syaribuddin et al., 2016). Oleh karena itu, media pembelajaran yang menarik dan interaktif diperlukan agar proses pembelajaran berlangsung secara optimal karena dapat menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa. Permasalaahan sekolah Dar El Iman diantaranya yaitu belum maksimal menggunakan Learning Management System (LMS) dan platfon lainya. Pada observasi pendahuluan oleh tim pengabdi ditemukan berbagai kendala yang terjadi saat menggunakan model pembelajaran blended learning, salah satunya adalah kemampuan dan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi LMS, dan sejenisnya tersebut. Kondisi tersebut menjadi semakin berat ketika sekolah harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid 19. Solusi yang dilakukan diantaranya dilakukan pelatihan dan Workshop dengan Hasil Pengabdian didapatkan 60% peserta sudah memahami dan mampu menggunakan SLM dan 40% lagi selain mampu menggunakan SLM mampu menggunakan media lainya seperti, Edmodo, Website, PowerPoint dan Xrecorder dan lain-lainnya.Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Berbasis IT, Masa Pandemi
PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN KADER DALAM PEMANFAATAN LAYANAN HOMECARE PADA PENYAKIT DEGENERATIF Febriyanti Febriyanti; Viki Yusri; Guslinda Guslinda; Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi; Aida Minropa; Mitayani Mitayani; Feri Musharyadi; Rifka Putri Andayani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.1901

Abstract

Home Care atau perawatan kesehatan di rumah merupakan salah satu jenis dari perawatan jangka panjang (Long term care) yang dapat diberikan oleh tenaga profesional maupun non profesional yang telah mendapatkan pelatihan. Rentang pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan serta memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit termasuk penyakit terminal. Menurut American of Nurses Association (ANA) tahun 1992 pelayanan keseatan di rumah adalah perpaduan perawatan kesehatan masyarakat dan ketrampilan teknis yang terpilih dari perawat spesialis yang terdiri dari perawat komunitas, perawat gerontologi, perawat psikiatri, perawat maternitas dan perawat medikal bedah. Seiring dengan waktu penyakit degenaratif tidak bisa dipungkuri semakin meningkat seperti DM dan hipertensi, kedua penyakit ini disebut sebagai the great imitator karena penyakit ini dapat mengenai semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai macam keluhan dengan gejala sangat bervariasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 14 November 2021 di RW 12 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jumlah peserta sebanyak 34 orang yang terdiri penderita diabetes mellitus dan yang berisiko mengalami diabetes mellitus. Peserta mampu menyebutkan perawatan pada diabetes mellitus di rumah dan terbentuk kader dari masyarakat dalam pelayanan homecare sebagai mediator tenaga kesehatan.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA Feri Musharyadi; Febriyanti Febriyanti
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5189

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan, ketika individu mulai tumbuh dan berkembang dari masa anak-anak menjadi individu yang memiliki kematangan. Pada masa ini remaja akan mengalami perubahan baik secara fisik, kognitif, sosial dan emosional. Masalah psikososial yang sering ditemui adalah nomophobia pada remaja. Penggunaan smartphone yang berlebihan pada remaja akan memberikan dampak negatif seperti ketakutan jika tidak memakai smartphone dan mengalami kesulitan ketika berinterkasi secara langsung yang disebut dengan nomophobia. Berdasarkan data pengguna smartphone di Indonesia menurut Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Smartphone Indonesia (APJII) bahwa pada tahun 2019 terdapat 196,71 juta jiwa pengguna smartphone, dari jumlah tersebut diketahui bahwa mayoritas pengguna smartphone di Indonesia adalah remaja yang berusia 15-19 tahun dengan prevalensi 91%. Jika dilihat pengguna smartphone per wilayah Sumatera 16,2%, dan Sumatera Barat 2,5%. Berdasakan penelitian Young, 2011. diketahui sekitar 23% siswa merasa kehilangan konsentrasi dan menjadi stres apabila mereka jauh dari smartphone, 39,5% mengidap nomophobia dan 27% berada pada risiko mengalami nomophobia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Intensitas penggunaan Smartphone dengan kecenderungan Nomophobia Pada Remaja. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelational  dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengolahan data bivariat dengan Chi-Square. Hasil Penelitian didapatkan tidak ada hubungan intensitas pengguanaan smartphone terhadap kecendrungan nomophobia dengan nilai p value 0.05 yaitu p = 0.618.
GERSANG (GERAKAN SAYANG LANSIA) DI USIA SENJA DIKELURAHAN LUBUK LINTAH Viki Yusri; Febriyanti Febriyanti; Peni Deka Putri; Yola Yolanda; Mira Andika; Mitayani Mitayani; Feri Musharyadi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2145

Abstract

Pada masa lanjut usia, seseorang akan mengalami perubahan dalam segi fisik, kognitif,maupun dalam kehidupan psikososialnya, Menurut Brown juga pentingnya harapan hidupdan kualitas hidup bagi lanjut usia. Kualitas hidup adalah kesehatan fisik, kesehatanpsikologi, hubungan sosial, dan aspek lingkungan. Kondisi lansia secara umum jikadigambarkan memang kurang menggembirakan, usia tua mengalami kesepian, sosialekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif sepertikanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktivitas menurun sertamempengaruhi kehidupan sosial. Idealnya, lansia akan menikmati masa tua dengan fisikyangs sehat dan kuat, tidak sakit-sakitan, masih dapat beraktifitas sesuai kemampuan,perasaan yang tenang dan bahagia, tidak merasa kesepian. Ketika lansia mengalamihambatan besar dalam menikmati masa tuanya tersebut, maka dia disebut lansia yang tidaksejahtera atau lansia yang terlantar. Permasalahan diantaranya ada lansia yang tidak terawatbahkan ada yang tinggal sebatangkara, dengan hidup pas-pasan dan belum adanya suatuwadah yang menangani para lansia. Berdasarkan hasil survey awal dengan beberapa lansia,didapatkan mereka tidak ada kegiatan, sering sakit-sakitan hingga merasa kesepian, bahkankadang merasa putus asa. Solusi yang diberikan diantaranya mengadakan wadah kelompoklansia sehat dengan beberapa program kegiatan diantaranya: 1). Meciptakan danmembentuk wadah kelompok lansia sehat, 2). Melakukan pemeriksaan kesehatan gratisdiantara nya pemeriksaan gula darah, kadar asam urat, kadar kolesterol serta tekanandarah, 3). Membuatkan program-program kegiatan lansia sehat diantaranya produktifdalam kerajinan dan kelompok tani. Hasil pengabdian didapatkan, terbentuknya kelompoklansia sehat, pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah,asam urat dan kolesterol dan hasil screening tersebut terjaringnya 10 persen lansiamengalami hipertensi dan diabetes melitus.Key Word : Masalah kesehatan, Lansia, Program Kegiatan
Development of Interactive Multimedia Computer-Assisted Learning Method for Empowering Breastfeeding Mothers in Family Learning Centers Susilawati, Dewi; Nilakesuma, Nur Fajdri; Musharyadi, Feri
jitek Vol 12 No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v12i2.1917

Abstract

The low achievement of exclusive breastfeeding is a public health problem worldwide. Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia in 2023 was recorded at only 67.94%, down from 2022. One contributing factor is the lack of support for breastfeeding mothers. Various strategies can be implemented to enhance family involvement, one of which is education through a family center learning approach. One method that can be used in providing education is the computer assisted learning (CAL) method. Develop interactive multimedia with the CAL method that can be used in family center learning to empower breastfeeding mothers. ADDIE model, to produce CAL-based multimedia applications. The method used to collect data was questionnaires and data analysis using descriptive statistics. Computer Assisted Learning-based multimedia design named "Successful Family-Based Exclusive Breastfeeding" with a web page https://sites.google.com/view/asi-ekslusif. The results of the trial to experts were all experts stated "Worth using" with an average score of 3.64 material experts and 3.8 media experts. The results of the trial to the breastfeeding mother's family were the average appearance aspect of 3.8 which means very feasible, the average material presentation aspect of 3.9 which means very feasible and the average benefit aspect of 3.8 which means very feasible. Computer Assisted Learning-based multimedia design named "Successful Family-Based Exclusive Breastfeeding" is suitable for use in family center learning to empower breastfeeding mothers.
Forecasting Sales of Salisil Talk Wangi 45 gr Using the Double Moving Average Method at PT X Nur, Rahmi M; Riyantori, Refki; Musharyadi, Feri
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 5 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v5i1.224

Abstract

PT X is a pharmaceutical manufacturing company producing cosmetics, household health supplies, medicines, and quasi-drugs. During the internship period of 8 months, various aspects of agro-industrial logistics were observed, including demand planning. The study focused on addressing recurring issues of stockouts of talcum powder, specifically Salisil Talk Wangi 45 grams, caused by inaccurate forecasting and manual estimation methods. To resolve this, the Double Moving Average method was applied to forecast demand for the product. The results showed that for the Blue variant of Salisil Talk Wangi 45 gr, the forecasting error was MAD = 1.236 and MAPE = 7%. For the Yellow variant, MAD = 1.109 and MAPE = 7%, and for the Green variant, MAD = 1.109 and MAPE = 8%. These results suggest that the Double Moving Average method is effective in supporting raw material planning for better production continuity.