Claim Missing Document
Check
Articles

PENENTUAN KELAYAKAN PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN HIBAH PADA DINAS SOSIAL MENGGUNAKAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) Anita Sulvia; Tedy Rismawan; Syamsul Bahri
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 03 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v9i03.50765

Abstract

Dinas Sosial Kabupaten Ketapang mempunyai peran dalam pelaksanaan program pemerintah. Salah satu program tersebut adalah program pemberian bantuan hibah kepada rumah ibadah di Kabupaten Ketapang yang dilaksanakan oleh Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin. Dalam pelaksanaan penentuan proposal permohonan bantuan hibah menggunakan penilaian secara manual berdasarkan petunjuk teknis dari Permendagri sebagai panduan, sehingga memerlukan waktu serta dalam memberikan penilaian masih bersifat subjektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sebuah sistem  yang bisa menentukan proposal secara objektif dalam  memberikan keputusan  untuk mendapatkan hasil akhir yang tepat. Penelitian ini membangun sistem yang dapat membantu Kepala Bidang dalam memberikan rekomendasi proposal permohonan hibah menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Pada penelitian ini menggunakan 10 kriteria dan 30 data proposal permohonan hibah, data tersebut memiliki nilai perbandingan berpasangan yang akan dihitung menggunakan metode ANP. Hasil pengujian 30 proposal permohonan hibah antara hasil sistem dan perhitungan manual terdapat 4 proposal dari 30 proposal permohonan hibah yang memiliki perbedaan nilai dari segi pembulatan belakang koma. Berdasarkan hasil pengujian sistem dan perhitungan manual menunjukkan bahwa hasil rekomendasi proposal permohonan hibah antara hasil sistem dan perhitungan manual memperoleh peringkat yang sama. Sistem memberikan rekomendasi berupa perangkingan 30 proposal permohonan hibah dengan nilai tertinggi 0,094 yaitu proposal Surau Al Mundzir dan nilai terendah 0,010 yaitu proposal Musolla Silaturahim.Kata kunci: Proposal Permohonan Hibah, Sistem Pendukung Keputusan, ANP, Perangkingan.
PURWARUPA SISTEM MONITORING DAN KENDALI PADA RUANG SERVER DENGAN TEKNOLOGI WIRELESS SENSOR NETWORK BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS GEDUNG UPT.TIK UNTAN) M Agus Prastyio; Dedi Triyanto; Tedy Rismawan
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 02 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v9i02.49648

Abstract

Ruang server adalah sebuah ruangan yang berisi instalasi komputer server baik secara tunggal maupun jaringan. Ruang server digunakan untuk menyimpan fisik server (aplikasi dan database), perangkat jaringan (router dan hub) dan perangkat yang terkait dengan operasional sistem sehari-hari. Pentingnya peranan server menyebabkan ruangan server harus selalu dipantau. Kondisi ruang server yang dapat dipantau antara lain suhu, kelembaban, intensitas cahaya, arus listrik, dan tegangan listrik. Proses untuk melakukan pemantauan menerapkan konsep teknologi Wireless Sensor Network(WSN) yaitu komunikasi data yang dilakukan menggunakan jaringan wireless (tanpa kabel). Perangkat keras yang digunakan adalah Wemos DI R2 Mini, Sensor DHT11, Sensor BH1750, Sensor ACS712, Sensor ZMPT101B, dan Modul Relay. Hasil pembacaan sensor akan dipantau melalui antarmuka website yang dibangun menggunakan ReactJS dan NodeJS.  Kendali otomatis diterapkan pada lampu dan kipas dalam bentuk prototype. Pada proses pengujian terdapat selisih pengukuran yang dilakukan sensor dengan alat ukur. Sensor BH1750 memiliki selisih error 1,23% pada intensitas cahaya redup dan 0,4% pada intensitas cahaya terang, Sensor DHT11 memiliki selisih error 1,66% pada suhu normal, 1,11% pada suhu panas dan 4% pada kelembaban, Sensor ACS712 memiliki selisih error 1,38%, dan Sensor ZMPT101B memliki selisih error 0%. Dengan selisih error kecil maka perangkat sensor yang digunakan dapat melakukan pemantauan keadaan ruang server secara akurat.
DETEKSI PEMALSUAN CITRA DENGAN TEKNIK COPY-MOVE MENGGUNAKAN BLOCK MATCHING Trianny Syantikha; Cucu Suhery; Tedy Rismawan
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 01 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i01.52721

Abstract

Copy-Move merupakan teknik pemalsuan citra yang dilakukan dengan cara menyalin suatu bagian yang ada di dalam citra dan meletakkan bagian salinan tersebut ke bagian objek yang ingin ditutupi, sehingga dapat menghasilkan citra yang palsu dan sulit untuk dideteksi secara kasat mata. Penelitian ini membangun sebuah sistem untuk mendeteksi pemalsuan citra dengan teknik Copy-Move menggunakan Block Matching. Data yang digunakan sebanyak 60 citra Copy-Move yang masing-masing memiliki citra Ground Truth. Data keluaran yang dihasilkan berupa 2 jenis citra yaitu citra edge yang merupakan citra Copy-Move dengan memberi garis warna pada daerah yang diduga palsu, dan citra mask yang merupakan citra hasil deteksi dengan background berwarna hitam, sementara daerah yang berwarna putih adalah daerah yang diduga palsu. Hasil deteksi citra mask dibandingkan dengan citra Ground Truth untuk mendapatkan nilai akurasi sistem. Berdasarkan hasil pengujian, semakin besar ukuran blok yang digunakan maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan pada setiap blok. Persentase akurasi dalam mendeteksi pemalsuan citra adalah sebesar 39.06% pada ukuran blok 4×4 piksel dengan durasi waktu 5 menit 34 detik, 93.08% pada ukuran blok 8×8 piksel dengan durasi waktu 17 menit 26 detik, 95.26% pada ukuran blok 16×16 piksel dengan durasi waktu 70 menit 22 detik.
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN GPS, RFID DAN PEMBATAS KECEPATAN DENGAN ARDUINO UNO BERBASIS IOT Irwan Argi Himawan; Tedy Rismawan; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.55398

Abstract

Keselamatan dan keamanan sepeda motor saat berkendara merupakan hal yang sangat penting dan wajib bagi setiap pengguna kendaraan. Namun tidak semua orang memahami bahaya kecelakaan lalu lintas dan pencurian sepeda motor yang dapat merugikan dan mengancam nyawa seseorang setiap hari. Oleh karena itu, dibuatlah alat yang dapat meminimalisir tingkat terjadinya kecelakaan lalu lintas dan pencurian sepeda motor. Alat ini memiliki tiga komponen yaitu RFID (Radio Frequency Identification) sebagai pengganti kunci kontak sepeda motor, GPS (Global Positioning System) sebagai pelacak kendaraan dan pembatas kecepatan untuk membatasi kecepatan sepeda motor, ketiga komponen tersebut Dibangun dengan mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMCU ESP8266 dengan antarmuka Telegram. Hasil pengujian sensor RFID dapat menghidupkan atau mematikan sepeda motor, dan dapat digunakan sebagai pengganti kunci ganda sepeda motor dengan rata-rata waktu respon kartu dalam kondisi mati-hidup adalah 0.31 detik dan pada kondisi hidup-mati 0.28 detik. Sistem pembatas kecepatan dapat membatasi peringkat kecepatan sepeda motor dengan kisaran 0-40Km/jam dengan rata-rata error pembacaan kecepatan 7.1%. Pada sistem GPS dapat melacak lokasi kendaraan dengan rata-rata nilai akurasi  pembacaan pelacakan sebesar 8.348 meter.Kata kunci: RFID, Keselamatan, Keamanan, Pelacakan, Kendaraan, Kecepatan, Telegram, IoT
Implementasi Metode Naïve Bayes dan Certainty Factor dalam Diagnosis Hama dan Penyakit Tanaman Anggrek Bulan Berbasis Android Tedy Rismawan
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.504 KB) | DOI: 10.26418/justin.v10i1.51983

Abstract

Anggrek bulan merupakan salah satu spesies dari genus Phalaenopsis yang dianggap cukup penting karena perannya sebagai induk dapat menghasilkan berbagai keturunan atau hibrida. Anggrek bulan memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi terhadap hama dan penyakit jika dibandingkan dengan jenis anggrek lainnya. Permasalahan yang sering terjadi pada petani, pembudidaya, maupun masyarakat ialah terdapat kesulitan dalam membedakan jenis penyakit dan hama tanaman anggrek bulan serta penanganannya. Hal ini terjadi dikarenakan pengetahuan yang masih sangat sedikit terkait penyakit dan hama tanaman pada anggrek bulan. Maka, untuk mendiagnosis jenis hama atau penyakit yang menyerang, dibangun sebuah aplikasi dengan pendekatan sistem pakar menggunakan metode Naive Bayes dan Certainty Factor. Sistem yang dibangun berbasis android agar dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat. Diagnosis ditentukan berdasarkan masukan berupa gejala yang timbul secara fisik pada tanaman anggrek bulan. Proses perhitungan metode Naive Bayes akan menghasilkan jenis hama atau penyakit, deskripsi, dan solusi penanganannya. Jenis hama atau penyakit yang telah berhasil diperoleh, selanjutnya akan dicari nilai keyakinan atau persentasenya menggunakan metode Certainty Factor. Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap 33 data uji, sistem yang telah dibangun memiliki akurasi sebesar 84,84%. Selain itu dilakukan juga pengukuran hasil pengujian menggunakan confusion matrix dimana diperoleh nilai precision 84,85% dan recall 87,88%.
Analisis Sentimen Pengguna Twitter Terhadap Kasus COVID-19 di Indonesia Menggunakan Metode Regresi Logistik Multinomial Ridho Prabowo; Herry Sujaini; Tedy Rismawan
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v11i2.57449

Abstract

Seiring berkembangnya Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Wuhan dan berkembang di seluruh negara khususnya di Indonesia. Banyak masyarakat di Indonesia menuangkan dan mengekspresikan opini mereka pada media sosial salah satunya Twitter. Opini tersebut menjadi acuan pada penelitian ini untuk menganalisis sentimen masyarakat Indonesia terhadap kasus COVID-19. Analisis sentimen merupakan proses pengolahan data tekstual secara otomatis untuk mendapatkan informasi sentimen yang terkandung pada tweet. Implementasi sistem dilakukan dengan mengklasifikasi tweet menggunakan metode Regresi Logistik Multinomial. Metode Regresi Logistik Multinomial dikenal dengan regresi logistik dengan variabel dependen mempunyai skala nominal lebih dari dua kategori. Tweet diklasifikasi menjadi 3 kategori sentimen yaitu sentimen positif, netral dan negatif. Sistem analisis sentimen berbasis website menggunakan bahasa pemrograman Python. Proses analisis sentimen melalui beberapa tahapan, pertama proses crawling data tweet, kemudian hasil crawling akan diproses ke tahap text preprocessing, setelah melewati text preprocessing tweet akan dibobot menggunakan TF-IDF, kemudian tweet diklasifikasi dengan menggunakan metode Regresi Logistik Multinomial ke dalam kelas sentimen positif, netral, atau negatif. Pengujian dilakukan menggunakan 870 data tweet yang telah dilabel terlebih dahulu. Sistem analisis sentimen menghasilkan akurasi sebesar 64%, dengan precission untuk sentimen positif 85%, netral 56%, dan negatif, 53% dan recall untuk sentimen positif 74%, netral 67%, dan negatif 50%.
SISTEM MANAJEMEN PENGAIRAN PADA BUDIDAYA TANAMAN ANGGUR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Sabang Firdaus; Tedy Rismawan; Uray Ristian
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 3s1 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3s1.3389

Abstract

Terdapat beberapa kondisi yang perlu diperhatikan dalam membudidayakan tanaman anggur di daerah tropis, salah satunya adalah kelembapan tanah. Pengendalian untuk menambah nilai kelembapan tanah dapat dilakukan dengan menyiramkan air. Penyiraman secara manual memiliki kendala yaitu perlu memantau kondisi kelembapan tanah secara berkala. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem berbasis Internet of Things yang dapat melakukan pemantauan kondisi kelembapan tanah dan mengendalikan penyiraman tanaman anggur secara otomatis. Pada penelitian ini, ESP32 digunakan sebagai mikrokontroler, sensor soil moisture digunakan untuk mengukur kelembapan tanah, dan relay digunakan untuk kendali solenoid valve dan pompa air. Website digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran, status kendali, serta memasukkan jadwal penyiraman. Sistem akan melakukan penyiraman saat nilai kelembapan tanah ≤60%, atau saat nilai kelembapan tanah 61-74% serta waktu sesuai dengan jadwal masukkan pengguna. Hasil pengujian pengukuran kelembapan tanah oleh sensor pertama, sensor kedua, dan sensor ketiga mendapatkan nilai error rata-rata sebesar 2,24%, 1,68%, dan 1,11%. Rata-rata waktu respon on pada relay1, relay2, relay3, dan relay pompa adalah 2,32 detik, 2,68 detik, 2,67 detik, dan 3,41 detik. Sedangkan rata-rata waktu respon off adalah 2,62 detik, 2,61 detik, 2,73 detik, dan 3,76 detik. Dengan waktu respon tersebut, tanaman akan tersiram lebih lama, sehingga kelembapan tanah bisa melebihi 75%.
Implementasi IPFS untuk Mengurangi Gas Fee Smart Contract Ethereum pada Aplikasi Penggalangan Dana Hutomo Sakti Kartiko; Tedy Rismawan; Ikhwan Ruslianto
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v9i2.61876

Abstract

Blockchain merupakan teknologi buku besar yang bersifat decentralized. Blockchain memiliki protokol consensus sebagai kesepakatan bersama dalam pengelolaan basis data. Contoh penerapan blockchain yaitu ethereum. Kelebihan ethereum yaitu dapat menjalankan program atau aturan yang disebut sebagai smart contract. Proses perubahan data pada ethereum memerlukan biaya transaksi atau gas fee. Nilai gas fee ini fluktuatif menyesuaikan gas fee terendah saat ini, kepadatan jaringan dan kompleksitas transaksi. Smart contract ethereum tidak efisien untuk menyimpan data yang berukuran besar karena semakin besar data yang disimpan maka semakin kompleks transaksi yang perlu dilakukan. Untuk meningkatkan efisiensi gas fee smart contract maka dilakukan sebuah penelitian dengan menerapkan InterPlanetary File System (IPFS). Teknik yang digunakan yaitu mengkombinasikan teknologi IPFS dengan smart contract ethereum untuk mengurangi kompleksitas transaksi ketika proses penyimpanan data penggalangan dana ke smart contract ethereum. Penerapan IPFS pada aplikasi penggalangan dana membutuhkan gas fee 0,00311847-0,003379868 ETH dengan kecepatan transaksi 12-36 detik. Berdasarkan pengujian sebanyak 40 kali dengan data yang berbeda, penerapan IPFS dapat menurunkan gas fee dengan rata-rata hingga 94,39% dan kecepatan transaksi sistem yang menerapkan IPFS lebih besar 13,55% dari sistem yang tidak menerapkan IPFS.
PREDIKSI JUMLAH PERMINTAAN DARAH MENGGUNAKAN METODE TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING (STUDI KASUS: UTD PMI KOTA SINGKAWANG) Hafidza Nur 'Ainika Rani; Tedy Rismawan; Cucu Suhery
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.56013

Abstract

Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bekerja dalam bidang sosial kemanusiaan. Unit Transfusi Darah (UTD) PMI sebagai penyelenggara ketersediaan darah mempunyai kewajiban untuk dapat memenuhi jumlah persediaan darah pada daerahnya masing-masing. Prediksi dapat menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi jumlah persediaan produk darah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah permintaan darah di UTD PMI Kota Singkawang menggunakan metode Triple Exponential Smoothing dengan nilai alpha antara 0,1 sampai 0,9. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data histori permintaan darah dengan jenis darah Packed Red Cells (PRC) dan Whole Blood (WB) di UTD PMI Kota Singkawang selama 3 tahun. Berdasarkan hasil pengujian pada masing-masing jenis darah PRC dan WB dengan golongan A, B, O dan AB, didapatkan nilai alpha terbaik pada PRC A, PRC B, PRC O dan PRC AB yaitu alpha 0,2 kemudian alpha 0,4 untuk WB A, alpha 0,5 untuk WB B, alpha 0,1 untuk WB O, serta alpha 0,1 untuk WB. Berdasarkan penelitian juga didapat nilai persentase tingkat akurasi tertinggi hasil perbandingan data prediksi dan data aktual jenis darah PRC dan WB adalah PRC pada golongan B sebesar 93,83% menggunakan nilai alpha 0,2 serta jenis darah WB pada golongan AB sebesar 89,02% menggunakan nilai alpha 0,1.
Sistem Pemilah Otomatis Tingkat Kematangan Buah Kelapa Sawit Menggunakan Metode Logika Fuzzy Mamdani Dan Sensor TCS3200 Salma Salsabilla; Irma Nirmala; Tedy Rismawan
Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) Vol 5 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josyc.v5i1.4449

Abstract

The palm oil sector has a strategic impact on the growth of Indonesia's economy, because the fruit of palm oil produces oil which can be used as alternative fuel, food oil and basic materials for various industries. Currently, oil palm fruit is sorted manually based on color, which takes much longer. As a result, a system was created to categorize oil palm fruit according to their state of maturity. This system uses the TCS3200 sensor as the main sensor to detect the color of oil palm fruit and implements the Mamdani fuzzy logic method to classify it. Arduino Uno can control the hardware components used in the system. Data obtained from RGB color values ​​(red, green, blue) obtained by the TCS3200 sensor is used as input in the system. Meanwhile, the outcomes this system produced are in the form of maturity levels of oil palm fruit which are classified into 3 categories, namely unripe, ripe and past ripe. Based on tests carried out with the confusion matrix, the accuracy value obtained was 95.6%.