Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

E-Commerce: The Mechanism of Flash Sale on Perspective Indonesia’s Positive Law and Sharia Economic Law Purwanto, Muhammad Aji
Qawanin: Jurnal of Economic Syaria Law Vol 8 No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/qaw.v8i1.430

Abstract

Technological developments provide easier access to marketing and buying and selling to the public. This opportunity is also used as widely as possible to market products with various online marketing strategies, one of which is flash sales. Flash sales became popular and became a buying and selling mechanism that was widely applied by online merchants. However, this leaves a question mark about the law of the flash running mechanism both in terms of Indonesia's positive law and sharia economic law in particular. The research method used in this study is qualitative research with a cross-site study approach. Primary data sources are obtained from direct searches on e-commerce platforms, while secondary data is obtained from journals and other published research results. The results of this study show that the flash sale mechanism that has been running so far in Indonesia has been in accordance with Indonesia's positive law and sharia economic law, both from normative, social, and sharia aspects itself.
Asuransi Ketenagakerjaan dan Penjaminan Keselamatan Kerja : (Studi PT. Meskom Bengkalis) Irwani, Agustina; Astuti, Yulia; Purwanto, Muhammad Aji
At-Tasyri': Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Riyadlatul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tasyri.v5i02.728

Abstract

Work safety refers to the physiological-physical and psychological conditions of workers resulting from the work environment provided by the company. Islam also requires a company to provide safety guarantees to protect and maintain the health and safety of workers. The research method used in this journal is a research library study which is a library study, meaning that information is collected through the use of library sources. Work safety is the protection of workers to guarantee the basic rights of workers/laborers and guarantee equality of opportunity and treatment without discrimination on any basis to realize the welfare of workers/laborers and their families while still paying attention to developments in the business world. Objectives and factors of occupational safety. The essence and objectives of occupational safety greatly influence the work effectiveness of the workforce and also influence the production efficiency of a company, thereby influencing the level of productivity achieved.
ANALISIS PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP ASURANSI SYARIAH Wellin Yetna Kadeli; Miftahul Hasanah; Muhammad Aji Purwanto
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 1 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v1i3.1345

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor industri, termasuk asuransi syariah. Abstrak ini menganalisis bagaimana kemajuan teknologi telah mempengaruhi operasional, produk, dan layanan asuransi syariah. Pertama, digitalisasi proses bisnis telah meningkatkan efisiensi operasional dan mempermudah pengelolaan data serta transaksi. Selanjutnya, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan, internet of things, dan big data analytics memungkinkan personalisasi produk asuransi syariah yang lebih baik serta pengelolaan risiko yang lebih efektif. Namun, implementasi teknologi juga menghadirkan tantangan baru seperti isu keamanan data, kepatuhan syariah, dan perlunya regulasi yang memadai. Secara keseluruhan, abstrak ini menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dalam asuransi syariah untuk meningkatkan daya saing dan memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah, dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip syariah yang berlaku.  
Peningkatan Aksesibilitas Asuransi Syariah Pada Nelayan (Studi Kasus Kecamatan Bantan, Bengkalis) Sania Riska; Zesxia Viviola Arini; Muhamad Aji Purwanto
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 1 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v1i3.1386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan aksesibilitas asuransi syariah bagi nelayan di Kecamatan Bantan, Bengkalis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan di wilayah ini menghadapi tantangan dalam mengakses asuransi konvensional karena berbagai alasan, termasuk biaya yang tinggi dan persyaratan yang rumit. Namun dengan diperkenalkannya asuransi syariah, akses terhadap layanan asuransi meningkat secara signifikan. Penawaran yang lebih sesuai dengan prinsip syariah, seperti pengelolaan risiko yang adil dan transparan, telah menarik minat nelayan untuk mengikuti program asuransi. Selain itu, pendekatan inklusif dan kolaboratif antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat lokal juga berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi nelayan terhadap asuransi syariah. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dalam mendukung keberlanjutan ekonomi perikanan dan meningkatkan aksesibilitas terhadap layanan keuangan syariah di wilayah pesisir.
ASURANSI SYARIAH ERA VUCA DI INDONESIA; TELAAH HISTORI, YURIDIS, DAN TEOLOGIS Siti Rohani; Putri Deinsyah; Muhammad Aji Purwanto
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v5i9.3604

Abstract

Asuransi syariah di Indonesia telah menjadi subjek perhatian yang semakin besar seiring dengan perubahan dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang dihadapi dalam era Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perjalanan sejarah, aspek yuridis, dan pemahaman teologis terkait asuransi syariah di Indonesia dalam menghadapi era VUCA. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data, dengan fokus pada studi kasus dan triangulasi untuk memvalidasi temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuransi syariah telah mengalami evolusi signifikan sejak pendiriannya, didukung oleh regulasi yang semakin berkembang dan pemahaman teologis yang mendalam. Implikasi dari penelitian ini menyoroti potensi asuransi syariah dalam mendukung ketahanan ekonomi dan inklusi keuangan masyarakat, sementara saran yang diajukan mencakup penguatan infrastruktur, peningkatan literasi keuangan syariah, kolaborasi antar lembaga keuangan syariah, dan adaptasi regulasi yang adaptif.
ASURANSI SYARIAH DAN PEMBANGUNAN EKONOMI BERKELANJUTAN: PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARIAH Aan Adhatu Safika; Sri Hidayati; Muhammad Aji Purwanto
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v5i10.3638

Abstract

peran asuransi syariah dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan melalui lensa maqashid al-syariah, yang merupakan tujuan utama dari syariat Islam. Konsep maqashid al-syariah mencakup perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta benda. Asuransi syariah, dengan prinsip-prinsip seperti keadilan, kesetaraan, dan saling berbagi risiko, sejalan dengan nilai-nilai ini dan dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Tulisan ini menganalisis bagaimana asuransi syariah dapat melindungi jiwa dan harta benda masyarakat, serta mendukung kegiatan ekonomi yang adil dan inklusif. Selain itu, dibahas pula peran asuransi syariah dalam mengurangi risiko bencana alam dan dampak perubahan iklim, serta mendorong investasi yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam praktik asuransi, tulisan ini berpendapat bahwa asuransi syariah dapat berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA AKAD TABARRU ASURANSI SYARIAH Yeni Anggriyani; Rani Alfayani; Muhammad Aji Purwanto
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v5i10.3639

Abstract

Asuransi syariah merupakan salah satu lembaga keuangan yang menggunakan prinsip-prinsip syariah dalam operasionalnya. Akad tabbarru menjadi salah satu akad utama yang digunakan dalam asuransi syariah, di mana peserta asuransi memberikan hibah atau dana kebajikan yang akan digunakan untuk saling menanggung risiko di antara para peserta. Pengelolaan risiko menjadi aspek penting dalam akad tabbarru untuk menjamin keberlangsungan operasional asuransi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada akad tabbarru asuransi syariah. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi jenis-jenis risiko yang mungkin dihadapi dalam akad tabbarru, seperti risiko operasional, risiko investasi, risiko pasar, dan risiko likuiditas. Selanjutnya, penelitian ini mengevaluasi strategi dan mekanisme manajemen risiko yang diterapkan oleh perusahaan asuransi syariah, termasuk penerapan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan risiko. Hasil enelitian menunjukkan bahwa perusahaan asuransi syariah telah menerapkan berbagai teknik mitigasi risiko, seperti diversifikasi portofolio investasi, pengendalian internal yang ketat, dan pengawasan yang cermat terhadap pergerakan pasar. Namun, masih terdapat tantangan dan peluang untuk meningkatkan praktik manajemen risiko yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Fintech dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Generasi Milenial Indonesia Kumneriati; Aji Purwanto, Muhamad
Jurnal Perbankan Syariah Vol 3 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jib.v3i1.473

Abstract

Perkembangan teknologi yang sekarang berjalan sangat pesat telah menyentuh ke semua sektor, diantaranya sektor keuangan. Masuknya teknologi ke sektor keuangan secara tidak langsung telah mengubah model bisnis ke era digital. Oleh karena itu perpaduan antara fintech dengan lembaga keuangan dirasa akan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kontribusi fintech dalam peningkatan inklusi keuangan bagi generasi milenial di Indonesia. Penelitian ini adalah jenis kualitatif deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber sekunder berupa buku, journal, artikel maupun berita terkait permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech mempunyai kontribusi besar dalam membantu masyarakat dalam hal pelayanan keuangan. Mereka yang belum terjangkau oleh pelayanan konvensional utamanya generasi milenial akan sangat terbantu dengan adanya fintech di sektor keuangan. Kontribusi fintech juga berdampak pada pemulihan ekonomi nasional secara cepat, khususnya melalui sektor perbankan.
Analisis Strategi Pengembangan Asuransi Syariah Guna Meningkatkan Inklusi Keuangan Ulfa, Zahratul; Aji Purwanto, Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 1 No. 3 (2024): IJISK 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v1i3.113

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi cara-cara pengembangan asuransi syariah agar inklusi keuangan dapat ditingkatkan. Pendekatan penelitian dalam tulisan ini menerapkan metode Library Research (kepustakaan), pada metode ini, data sekunder diambil dari sumber-sumber yang telah ada. Temuan penelitian menunjukkan bahwa asuransi syariah menggunakan beberapa strategi guna meningkatkan inklusi keuangan, termasuk peningkatan literasi keuangan Syariah, peningkatan pengembangan kualitas produk, peningkatan pengembangan Teknik pemasaran, serta peran aktif dari pemerintah dalam mendorong perkembangan asuransi Syariah.
Kebijakan Poligami di Indonesia dan Brunei Darussalam dalam Perspektif Hukum Perdata Internasional Sulihkhodin, Moh. Alfin; Purwanto, Muhammad Aji; Lauziningrum, Nova Fransisca
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v4i2.597

Abstract

Artikel ini menganilis tentang kebijakan hukum terkait Perkawinan Poligami di negara Indonesia dan Brunei Darussalam dengan menggunakan perspektif Hukum Perdata Internasional. Permasalahan terkait dengan poligami memang bukan lagi menjadi sebuah topik yang baru di tengah-tengah masyarakat. Akan tetapi, bilamana poligami dilakukan oleh warga negara lintas negara, tentu akan menjadi sebuah persoalan yang baru. Mengingat, dalam pelaksanaannya nanti hukum negara manakah yang harus diberlakukan. Sebagai salah satu contohnya, pada saat warga negara Brunei dan Indonesia melangsungkan perkawinan campuran di bawah aturan hukum negara Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dengan melakukan analisis terhadap aturan hukum terkait perkawinan poligami di negara Indonesia dan Brunei. Di mana hasil penelitian menunjukkan, bahwa praktek perkawinan poligami di negara Indonesia dan Brunei diperbolehkan dengan syarat-syarat yang ketat. Bahkan, di negara Brunei juga diberlakukan sanksi bagi siapapun yang melakukan penyimpangan hukum. Dan secara umum dalam ketentuan Hukum Perdata Internasional terkait dengan poligami ini dikenal dengan beberapa asas, antaralain: Asas Lex Locus Celebrationis, dan Lex Fori.