Hari Susanta Nugraha
Department of Business Administration, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan terhadap Kepuasan Pelanggan E-commerce Lazada di Kota Semarang Ari Wahyu Nugroho; Hari Susanta Nugraha; Agus Hermani
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2022.34816

Abstract

Pertumbuhan pasar online atau e-commerce di Indonesia sangat cepat dan pesat yang membuat pengguna internet ingin berpartisispasi ke dalam kegiatan e-commerce. Lazada adalah salah satu dari sekian banyak situs e-commerce di Indonesia. Namun berdasarkan data ternyata merefleksikan bahwa tingkat kualitas pelayanan pada lazada masih ada yang tidak puas terhadap pelayanannya, tingkat kepercayaan dalam berbelanja di lazada masih memiliki ketidak percayaannya dalam berbelanja di lazada, dimana hal ini menunjukkan adanya kualitas pelayanan dan tingkat kepercayaan dalam berbelanja di Lazada masih bermasalah. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap kepuasan pelanggan. Tipe penelitian yang digunakan adalah explanatory research, sampel diambil sebanyak 100 responden dengan kriteria pernah melakukan transaksi pada e-commere Lazada. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah SPSS 21.0 for Windows dengan dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, analisis regresi sederhana dan berganda, dan uji signifikansi (uji t dan uji F). Hasil dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif sebesar (0,885) dan signifikan t-hitung (15,225) dan koefisien determinasi 70,0%. Kepercayaan secara parsial berpengaruh positif sebesar (1,551) dan siginikan sebesar t-hitung (19,500) dan koefisien determinasi 79,3%.  Kualitas pelayanan dan kepercayaan secara simultan berpengaruh positif  yaitu sebesar 0,391 dan 1,053 dan juga berpengaruh signifikan sebesar  F-hitung (275,583). Berdasarkan hasil penelitian saran untuk e-commere Lazada dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan kemudahan penggunaan, penambahan fasilitas, kecepatan bertransaksi. Sementara yang berkaitan dengan kepercayaan yaitu kehandalan aplikasi, meningkatkan kredibilitas dan menjaga keamanan data pribadi pelanggan.
Pengaruh Iklim Organisasi dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Cabang PT Pegadaian (Persero) di Kota Semarang Nurissalisatul Irsa; Agung Budiatmo; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.43709

Abstract

Abstract: The increase in quality human resources due to competition and the emergence of similar competitors. Therefore, companies need to optimize existing human resources to improve employee performance. Problems related to employee performance are motivated by organizational climate conditions that are perceived not as expected and competency factors that still need to be improved. This condition is also experienced by the Branch Office of PT Pegadaian (Persero) in Semarang City. This study aims to determine the effect between organizational climate and competence on employee performance at the PT Pegadaian (Persero) Branch Office in Semarang City. This type of research is explanatory research and uses total or census sampling techniques. Data was collected by distributing questionnaires to 57 respondents and processed using SPSS 26 which is used for validity test, reliability test, correlation coefficient, coefficient of determination, simple and multiple linear regression, t test and F test. The results showed that organizational climate and competence simultaneously had a significant effect on employee performance. Organizational climate has a significant effect and contributes 54.2% to employee performance. While competence has a significant effect and contributes 50.6% to employee performance. Then the organizational climate and competence simultaneously have a significant effect contributing 64.3% to employee performance. It is concluded that the creation of a positive Organizational Climate felt by employees, along with the existence of good competence in employees can motivate them to be able to work optimally and produce good performance. Therefore, the company can maintain its relationship to providing support and pay more attention to its relationship to providing punishment and reward. Furthermore, for future research, other independent variables can be added to make it more varied.Keywords: organizational climate; competence; employee performanceAbstrak: Meningkatnya sumber daya manusia berkualitas akibat dari persaingan dan munculnya kompetitor sejenis. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada untuk meningkatkan kinerja karyawan. Permasalahan terkait kinerja karyawan dilatarbelakangi oleh kondisi iklim organisasi yang dirasakan belum sesuai harapan serta faktor kompetensi yang masih perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kantor Cabang PT Pegadaian (Persero) di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara iklim organisasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Kantor Cabang PT Pegadaian (Persero) di Kota Semarang. Tipe penelitian ini adalah explanatory research dan menggunakan teknik sampling total atau sensus. Data dikumpulkan dengan menyebar kuesioner kepada 57 responden dan diolah menggunakan SPSS 26 yang digunakan untuk uji validitas, uji reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linier sederhana dan berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Iklim organisasi berpengaruh signifikan dan menyumbang sebesar 54,2% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan kompetensi berpengaruh signifikan dan menyumbang sebesar 50,6% terhadap kinerja karyawan. Kemudian iklim organisasi dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan menyumbang 64,3% terhadap kinerja karyawan. Disimpulkan bahwa terciptanya Iklim Organisasi yang positif yang dirasakan oleh karyawan, bersama dengan adanya kompetensi yang baik pada karyawan dapat memotivasi mereka untuk dapat bekerja dengan optimal dan menghasilkan kinerja yang baik. Oleh karena itu, perusahaan dapat mempertahankan kaitannya pemberian support dan lebih memperhatikan berkaitannya dengan pemberian punishment dan reward. Selanjutnya, untuk penelitian yang akan datang dapat menambahkan variabel bebas lainnya agar lebih bervariasi.Kata Kunci: iklim organisasi; kompetensi; kinerja karyawan
Implementation of Agile Adoption Best Practice (Study Case In PT Telkom Indonesia) Firza Syafitrah; Andi Wijayanto; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.43838

Abstract

Abstract The rapid development of telecommunications in the world means that all telecommunications companies must be able to continue to develop and adapt according to market needs. This research uses three main indicators as reference material for analysis, namely team dynamics and activities, program operations, and organizational environment. This research is a qualitative research with a literature review of scientific articles and company reports with discussions related to company transformation, especially the Five Bold Moves with the implementation of agile adoption best practice. The findings show that good implementation of agile adoption best practices can support the system or transformation strategy of telecommunications companies in Indonesia, namely PT Telkom Indonesia. Implementation of a strategic transformation program through Five Bold Moves by implementing agile adoption best practices in its implementation is the key to the transformation process to obtain maximum processes and results. The results of this research can be developed by continuing to pay attention to the implementation process of the DigiCo program, which is one of the Five Bold Moves that has not been implemented.Keywords: Agile; Agile Organization System; Agile Adoption Best Practice; Five Bold Moves; Corporate Transformation
Pengaruh Destination Image Dan Service Quality Terhadap Revisit Intention Melalui Electronic Word Of Mouth (Studi Pada Pengunjung Wisata Pantai Dewa Ruci “Jatimalang” Kabupaten Purworejo) Difa Nur Fitria; Naili Farida; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.43690

Abstract

Abstract: The development of the tourism sector is an important aspect for every region, including Purworejo Regency. Pantai Dewa Ruci is a leading tourist destination in Purworejo Regency, but based on the number of tourist visits to Pantai Dewa Ruci, there are fluctuations in the number of tourist visits from 2016 to 2022. This study aims to determine the influence of destination image and service quality on revisit intention through electronic word of mouth on Pantai Dewa Ruci. The type of research is explanatory research with the number of sample used as many as 100 respondents who are tourist visitors of Pantai Dewa Ruci in Purworejo Regency with certain criteria. In this study, quantitative data analysis techniques will be calculated using SEM-PLS analysis with SmartPLS 4.0 software. The test results show that all research hypotheses are accepted. Destination image and service quality have a positive and significant effect on electronic word of mouth; electronic word of mouth has a positive and significant effect on revisit intention; destination image and service quality have a positive and significant effect on revisit intention; destination image and service quality have a positive and significant effect on revisit intention through electronic word of mouth partially.Keywords: destination image; service quality; electronic word of mouth; revisit intentionAbstraksi: Perkembangan sektor pariwisata menjadi aspek penting bagi setiap daerah salah satunya Kabupaten Purworejo. Pantai Dewa Ruci merupakan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Purworejo, tetapi berdasarkan jumlah kunjungan wisatawan Pantai Dewa Ruci, diketahui terdapat fluktuasi jumlah kunjungan wisatawan dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh destination image dan service quality terhadap revisit intention melalui electronic word of mouth pada objek wisata Pantai Dewa Ruci. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 100 responden yang merupakan pengunjung Pantai Dewa Ruci Kabupaten Purworejo dengan kriteria tertentu. Dalam penelitian ini, teknik analisis data kuantitatif akan dihitung menggunakan analisis SEM-PLS dengan software SmartPLS  4.0.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua hipotesis penelitian diterima. Destination image dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap electronic word of mouth; electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention; destination image dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention; destination image dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention melalui electronic word of mouth secara parsial.Kata Kunci: destination image; service quality; electronic word of mouth; revisit intention
PENGARUH BRAND IMAGE DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK DAIHATSU XENIA (STUDI PADA PT. KARYA ZIRANG UTAMA DAIHATSU SEMARANG) Benediktus Hendri Adisaputro; Agung Budiatmo; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.47370

Abstract

This study aims to examine the influence of brand image and product quality on purchasing decisions for Daihatsu Xenia at PT. Karya Zirang Utama Daihatsu Semarang. Sales data over the past 5 years shows a decline, raising concerns about the instability in Daihatsu Xenia's sales. The study uses a quantitative approach with purposive sampling methods targeting 100 respondents who are Daihatsu Xenia customers. The data was analyzed through classical assumption tests, validity and reliability tests, simple and multiple linear regression analyses, t-tests, and F-tests.The results show that both brand image and product quality significantly influence purchasing decisions for Daihatsu Xenia, both individually and collectively, with a very strong correlation. PT. Karya Zirang Utama Daihatsu is advised to continuously improve product quality and features, utilize creative marketing strategies, provide excellent customer service, and take advantage of automotive exhibitions and test drive events. Additionally, the company needs to implement the latest technology, innovate in vehicle design, and improve quality control during production to ensure that each car meets high standards. With these steps, Daihatsu Xenia's purchasing decisions are expected to increase.Keywords: Brand Image, Product Quality, Purchase Decision
Pengaruh Brand Ambassador dan Social Media Campaign Terhadap Purchase Intention Pengguna Produk Kosmetik Azarine Pada Generasi Z Sovy Rahma Diffa; Apriatni Endang Prihatini; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.43188

Abstract

Abstract: The care and beauty industry is experiencing rapid growth in Indonesia. This is proven by increasing competition. Sales of care and beauty products increased due to high public interest. Azarine, although present in this business, has not succeeded in competing perfectly. To overcome this challenge, Azarine needs to use the right marketing strategy. One way is by using brand ambassadors and social media campaigns, especially among generation Z in Indonesia. This research uses an explanatory research approach involving 200 respondents, using a non-probability sampling technique with a purposive sampling method. Data analysis was carried out using SPSS Statistics 25 software. The research results showed that brand ambassadors and social media campaigns partially had a positive effect on purchase intention. In this research, it was found that brand ambassadors and social media campaigns simultaneously had a positive and significant effect on purchase intention. Research recommendations emphasize the need for Azarine to consider selecting brand ambassadors and carefully designing social media campaign strategies to increase consumer awareness and purchase intention.Keywords: brand ambassador; social media campaign; purchase intentionAbstrak: Industri perawatan dan kecantikan mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia. Hal ini dibuktikan oleh persaingan yang semakin meningkat. Penjualan produk perawatan dan kecantikan meningkat karena minat tinggi masyarakat. Azarine, meskipun hadir dalam bisnis ini, belum berhasil bersaing dengan sempurna. Untuk mengatasi tantangan ini, Azarine perlu menggunakan strategi pemasaran yang tepat. Salah satunya adalah dengan menggunakan brand ambassador dan social media campaign khususnya di kalangan generasi Z di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan explanatory research dengan melibatkan 200 responden, menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan social media campaign secara parsial berpengaruh positif terhadap purchase intention. Pada penelitian ini ditemukan bahwa secara simultan brand ambassador dan social media campaign berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya Azarine mempertimbangkan pemilihan brand ambassador dan merancang strategi social media campaign dengan cermat guna meningkatkan kesadaran dan purchase intention konsumen.Kata Kunci: brand ambassador; social media campaign; purchase intention
PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI PADA HOTEL JS LUWANSA & CONVENTION CENTER) Dianissa Septianingtyas; Hari Susanta Nugraha; Sudharto Prawata Hadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.40220

Abstract

Human resources have an important role for a company. Therefore, the company must pay attention to their employees to be able to work in accordance with company goals. Based on primary data obtained from JS Luwansa Hotel & Convention Center shows that there is a decrease in performance assessment from 2018-2020. Through the results of preliminary studies, it can be seen that there are indications of decreased performance caused by compensation and the work environment. This research uses the explanatory research method. The samples in this study amounted to 107 respondents taken with saturated sampling techniques and data collection techniques used, namely questionnaires. The analytical techniques used are validity test, reliability, correlation coefficient, simple and multiple linear regression, determination test, T test and F test. The results of this study show that compensation variables have a significant positive influence on employee performance, work environment variables have a significant positive influence on employee performance variables, as well as compensation variables and work environment variables simultaneously can have a significant positive influence on employee performance variables. Based on the research results, the advice that can be conveyed is that the company can set individual bonuses that are calculated by employees and provide direction to employees to maintain communication between employees with the aim of creating good cooperation.Keywords: Compensation, Work Environment, Employee Performance.Sumber daya manusia memiliki peranan penting bagi sebuah perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan para karyawannya agar dapat bekerja sesuai dengan tujuan perusahaan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Hotel JS Luwansa & Convention Center menunjukan adanya penurunan penilaian kinerja dari tahun 2018-2020. Melalui hasil studi pendahuluan dapat diketahui bahwa terdapat indikasi penurunan kinerja yang disebabkan oleh kompensasi dan lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research. Sampel pada penelitian ini berjumlah 107 responden yang diambil dengan teknik pengambilan sampel jenuh dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah uji validitas, reliabilitas, koefisien korelasi, regresi linear sederhana dan berganda, uji determinasi, uji T dan Uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompensasi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, variabel lingkungan kerja memiliki pengaruh positif signifikan pada variabel kinerja karyawan, serta variabel kompensasi dan variabel lingkungan kerja secara simultan dapat memberi pengaruh yang positif signifikan pada variabel kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat disampaikan adalah perusahaan dapat menetapkan bonus perorangan yang secara hitungan diketahui oleh karyawan serta memberikan arahan kepada para karyawan agar tetap menjaga komunikasi antar karyawan dengan tujuan terciptanya kerjasama yang baik.Kata Kunci: Kompensasi, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan. 
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KARYAWAN KANTOR DIREKSI PT PERKEBUNAN TAMBI) Leoni Bunga Ismailia; Sudharto P. Hadi; Hari Susanta Nugraha
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2023.39465

Abstract

Sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas merupakan faktor penting dalam mencapai keberhasilan perusahaan. Perusahaan telah berupaya melakukan pelatihan kerja dan motivasi kerja untuk meningkatkan kinerja karyawan, namun belum berpengaruh secara spesifik terhadap optimalnya kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 43 responden dengan teknik sampling jenuh yang merupakan Karyawan Kantor Direksi PT Perkebunan Tambi. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, serta studi pustaka. Tipe penelitian ini yaitu explanatory research yang diolah dengan software Smart PLS 3.3.3. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, variabel motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, variabel kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan sebagai variabel intervening, dan kepuasan kerja juga tidak memediasi pengaruh antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sebagai variabel intervening. Saran yang diajukan diantaranya meningkatkan kinerja karyawan dengan lebih selektif dalam memilih instruktur,  meriset kembali karyawan yang membutuhkan pelatihan, mengadakan pelatihan secara rutin untuk meningkatkan kemampuan karyawan sehingga akan mempengaruhi kepuasan kerja karyawan yang kemudian akan mempengaruhi kinerja karyawan.Competent and qualified human resources are an important factor in achieving company success. The company has tried to conduct job training and work motivation to improve employee performance, but has not specifically affected the optimal employee performance. This study used a sample of 43 respondents with saturated sampling techniques who were employees of the Office of Directors of PT Perkebunan Tambi. Data collection techniques through questionnaires, interviews, and literature studies. This type of research is explanatory research processed with  Smart PLS 3.3.3 software. Based on the results of the study showed that job training has a positive influence not significant on job satisfaction, work motivation variables have a positive and significant influence on job satisfaction, job satisfaction variables have a positive and significant influence on employee performance. Job satisfaction does not mediate the effect of job training on employee performance as an intervening variable, nor does job satisfaction mediate the effect of work motivation on employee performance as an intervening variable. Theproposed suggestions  include  improving employee performance by being more selective in choosing instructors, re-researching employees who need training, conducting regular training to improve employee abilities so that it will affect employee job satisfaction which will then affect employee performance.