Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : jpm

PELATIHAN STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS JAMUR & ANALISA BIAYA PENDAPATAN (Pada Petani Jamur di Benjot Cugenang Cianjur) Sri Mulyeni; Rudy Yacub; Herlina Herlina; Irfan Sophan; Suparno Suparno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian merupakan bagian dari penyumbang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pada saat ini sektor pertanian dapat dijalan dengan lebih modern baik dari segi tempat ataupun alat yang digunakan. Petani jamur di Cianjur Cugenang, Jawa Barat adalah tempat tim pengabdian melaksanakan PKM, disini tim memberikan pelatihan strategi pengembangan bisnis jamur, memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis jamur secara efektif. Sementara itu, analisis biaya pendapatan membantu perusahaan dalam memahami dan mengelola biaya serta pendapatan untuk meningkatkan profitabilitas. Keduanya merupakan langkah penting dalam mengembangkan dan mengelola bisnis jamur yang sukses. Mitra pengabdian sangat antusias menerima setiap materi yang kami sampaikan, harapan semoga materi yang disampaikan dapat dipraktekkan dalam kegiatan bisnis jamur yang dijalankan oleh mitra.
MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN DIGITAL SOCIETY 5.0 PADA SISWA/I SMK MULTIMEDIA BINKARA CIANJUR JAWA BARAT Rudy Yacub; Irfan Sophan; Herlina Herlina; Sri Mulyeni; Eva Susilawati; Ade Anwar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berwirausaha di era Revolusi 4.0 menuntut kesiapan untuk beradaptasi dengan perubahan dan pemanfaatan teknologi digital. Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ini, wirausahawan perlu memiliki visi yang kuat, kreativitas yang tinggi, dan kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dalam strategi bisnis mereka. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan menciptakan solusi inovatif, wirausahawan dapat meraih kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis dan terhubung secara digital. Sedangkan berwirausaha di Era Digital 5.0 menuntut kesadaran akan tren teknologi terbaru dan kemampuan untuk mengadaptasi bisnis sesuai dengan perubahan tersebut. Wirausahawan perlu terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar digital yang cepat berubah. Dengan memanfaatkan inovasi teknologi, personalisasi pengalaman pelanggan, dan transformasi digital end-to-end, wirausahawan dapat mengambil keuntungan dari peluang yang ditawarkan oleh Era Digital 5.0 dan mencapai kesuksesan dalam bisnis mereka.
SANTRI DIGITAL BERINOVASI DALAM BERWIRAUSAHA di DESA BENJOT CUGENANG CIANJUR JAWA BARAT (Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Al-Karim Benjot) Irfan Sophan; Rani Sri Wahyuni; Finny Redjeki; Herlina Herlina; Sony Ayi Purnama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santri Digital merupakan istilah yang menggambarkan santri yang tidak hanya mengutamakan pendidikan agama, tetapi juga aktif dalam mempelajari, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi digital untuk kepentingan pribadi, pendidikan, dan kemajuan masyarakat. Dengan implementasi program Santri Digital Desa Benjot Cugenang Cianjur, diharapkan akan tercipta sebuah komunitas yang terampil dan terdidik dalam pemanfaatan teknologi digital. Hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan, serta kemajuan desa Benjot Cugenang Cianjur secara keseluruhan.
KEWIRAUSAHAAN DIGITAL BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN MADYAN AL QUR’ANY CIANJUR Herlina Herlina; Sri Mulyeni; Rudy Yacub; Irfan Sophan; Siti Titta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adakalanya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pondok pesantren terbatas, namun bbukan berarti semangat pengurus pondok dan santri ini rendah, semangat tinggi yang dimiliki dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam keterampilan seni maupun keterampilan pengolahan makanan dapat menjadi peluang bagi setiap santri di dalam pondok pesantren Madyan AL Qurani Cianjur. Kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi santri di pondok pesantren Madyan AL Qurani Cianjur telah berjalan dengan baik, terlihat dari pertumbuhan semangat, motivasi, dan kreativitas para santri. Mereka termotivasi untuk menggali potensi usaha dan mampu menyusun rencana bisnis yang baru untuk dikembangkan. Diharapkan melalui pelatihan kewirausahaan ini, santriwan-santriwati pondok pesantren Madyan AL Qurani Cianjur akan mampu mengembangkan potensi diri dan usaha mereka. Penggunaan teknologi modern dalam pengolahan berwirausaha akan membantu terwujudnya efektivitas dan efisiensi bisnis yang akan atau sedang dijalankan, serta pelatihan yang diberikan diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan membantu kegiatan menjadi lebih optimal. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.
Membangun Kepercayaan Pasar melalui Pendampingan Sertifikasi Halal Bagi UMKM Eman Sulaeman Nasim; Helmi Qodrat Ichtiat; Yudiyanto Joko Purnomo; Ayi Muhiban; Dahlan Ramdhani; Herlina Herlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): July- JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i2.213

Abstract

Sertifikasi halal merupakan salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing, kepercayaan konsumen, dan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak UMKM yang belum memiliki sertifikat halal akibat keterbatasan pengetahuan mengenai regulasi, prosedur pengajuan, serta kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal sebagai upaya membangun kepercayaan pasar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi halal, pelatihan pengisian dokumen, pendampingan proses pendaftaran melalui sistem SIHALAL, serta konsultasi dan evaluasi terhadap kesiapan masing-masing UMKM. Peserta kegiatan merupakan pelaku UMKM yang bergerak di sektor pangan dan minuman di Desa Cikelet Garut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep jaminan produk halal, persyaratan sertifikasi, serta manfaat sertifikasi dalam memperluas pangsa pasar. Selain itu, sebagian besar peserta berhasil melengkapi dokumen administrasi dan memulai proses pengajuan sertifikasi halal. Pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan kesiapan UMKM dalam memenuhi standar produksi yang sesuai dengan ketentuan halal. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas UMKM, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong peningkatan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif. Keberlanjutan pendampingan dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar semakin banyak UMKM yang mampu memperoleh sertifikasi halal secara berkelanjutan.