Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Komparatif Kontribusi Aktivitas Fisik Dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Kualitas Hidup Perempuan Dengan Sindrom Psikosomatik Perimenopause Adisti Sahrani; Herlina Simanjuntak; Hajar Nur Fathur Rohmah; Rohani Siregar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1429

Abstract

Perimenopause merupakan masa transisi sebelum menopause yang dapat menurunkan kualitas hidup perempuan akibat perubahan hormonal yang berkaitan dengan sindrom psikosomatik, yang mana pada perempuan perimenopause sering di jumpai jarang melakukan aktivitas fisik dan mengalami overweight. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan aktivitas fisik dan indeks massa tubuh (IMT) terhadap kualitas hidup perempuan yang mengalami sindrom psikosomatik perimenopause di Kampung Rawasentul Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan case-control yang melibatkan 66 responden, terdiri atas 33 kelompok kasus dan 33 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan International Physical Activity Questionnaire–Short Form, World Health Organization Quality of Life–BREF, Menopause Rating Scale, serta pengukuran IMT. Analisis data dilakukan menggunakan uji One-Way Anova, Kruskal–Wallis, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan kualitas hidup berdasarkan kategori aktivitas fisik maupun IMT pada seluruh domain (p > 0,05). Namun, pada kelompok kasus, aktivitas fisik dan IMT secara simultan berpengaruh signifikan terhadap domain fisik dan psikologis kualitas hidup, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan pengaruh yang signifikan pada seluruh domain. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan IMT tidak membedakan kualitas hidup berdasarkan kategorinya, tetapi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kualitas hidup domain fisik dan psikologis pada perempuan yang mengalami psikosomatik sindrom perimenopause. Oleh karena itu, perempuan disarankan melakukan aktivitas fisik secara teratur dan mempertahankan Indeks massa tubuh dalam kategori normal untuk membantu menjaga kualitas hidup.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Tentang Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) Di Puskesmas Sukaraya Tahun 2026 Alifa Zulfa Amany; Yulianti; Musmundiroh; Hajar Nur Fathur Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1132

Abstract

Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan intervensi kesehatan yang paling efektif dalam mencegah kematian ibu dan bayi akibat tetanus maternal maupun tetanus neonatorum. Pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat, jadwal pemberian, serta keamanan dan efek samping imunisasi TT menjadi faktor penentu keberhasilan pencapaian cakupan imunisasi yang lengkap. Media booklet menyajikan informasi secara sistematis, berbahasa sederhana, dan dilengkapi ilustrasi, sehingga dapat dibaca berulang kali oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester I tentang imunisasi TT di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi tahun 2026. Penelitian kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen rancangan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester I diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi, dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test (α = 0,05). Hasil menunjukkan sebelum edukasi, 20 responden (66,7%) berpengetahuan kurang, 9 (30,0%)cukup, dan 1 (3,3%) baik. Setelah edukasi, 26 responden (86,7%) berpengetahuan baik, 3 (10,0%) cukup, dan 1 (3,3%) kurang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 0,37 menjadi 1,83. Hasil uji statistik memperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Disimpulkan terdapat pengaruh signifikan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Media booklet terbukti efektif dan direkomendasikan kepada tenaga kesehatan sebagai sarana penyuluhan yang praktis dan mudah dipahami.
Efektivitas Edukasi Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Manajemen Menopause Pada Wanita Usia 35 - 45 Tahun Putri Puspa Anggini; Hajar Nur Fathur Rohmah; Prisma Linda; Deni Alamsah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1585

Abstract

Menopause merupakan fase alami dalam kehidupan wanita yang didahului oleh masa premenopause dan dapatdisertai berbagai perubahan fisik maupun psikologis. Pengetahuan yang baik diperlukan agar wanita mampumemahami perubahan tersebut dan melakukan manajemen menopause secara tepat. Penelitian ini bertujuanmengetahui efektivitas edukasi manajemen menopause menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan wanitausia 35 - 45 tahun di Kampung Citarik Cikarang Timur Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatifdengan desain pre-experimental one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 30 wanita usia 35 - 45 tahunyang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan sebanyak 22 pertanyaan.Data dikumpulkan melalui pre-test, pemberian edukasi menggunakan leaflet disertai penjelasan langsung selamakurang lebih 20 menit, kemudian post-test. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelumedukasi, 9 responden (30,0%) memiliki pengetahuan kurang, 12 responden (40,0%) cukup, dan 9 responden(30,0%) baik, dengan mean 13,37. Setelah edukasi, seluruh responden (100,0%) berada pada kategori baikdengan mean 20,73. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Z = -4,788 dan p-value = 0,000 (p < 0,05), serta seluruhresponden mengalami peningkatan nilai pengetahuan. Edukasi manajemen menopause menggunakan medialeaflet efektif meningkatkan pengetahuan wanita usia 35 - 45 tahun.
Potensi Jus Nanas dalam Mengurangi Nyeri Menstruasi pada Wanita Usia Subur: Studi Eksperimental Rismalia Priyanka; Yulianti; Musmundiroh; Hajar Nur Fathur Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1929

Abstract

Nyeri menstruasi merupakan keluhan yang sering dialami wanita usia subur dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jus nanas terhadap penurunan nyeri menstruasi pada wanita usia subur di Desa Banjarsari Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 wanita usia subur yang mengalami dismenore primer dan dipilih menggunakan purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 0–10 sebelum dan sesudah pemberian jus nanas selama dua hari pertama menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami nyeri sedang, yaitu 27 orang (90,0%), dengan rata-rata skor nyeri 5,40 (SD 0,968). Setelah intervensi, 19 orang (63,3%) mengalami nyeri ringan, 7 orang (23,3%) tidak mengalami nyeri, dan 4 orang (13,3%) mengalami nyeri sedang, dengan rata-rata skor 1,90 (SD 1,373). Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga digunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil uji memperoleh Z = -4,839 dan p = 0,000 (p < 0,05), serta seluruh 30 responden mengalami penurunan skor nyeri. Dengan demikian, pemberian jus nanas berpengaruh terhadap penurunan nyeri menstruasi pada wanita usia subur. Jus nanas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif nonfarmakologis pendamping dalam membantu mengurangi nyeri menstruasi. Kata kunci: jus nanas; nyeri menstruasi; wanita usia subur; terapi nonfarmakologis