Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENERAPAN PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN DI DOREMI MOM & BABY SPA CIKARANG BEKASI TAHUN 2026 Neneng Julianti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Ika Kania Fatdo Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6844

Abstract

Pijat bayi merupakan salah satu stimulasi taktil yang memberikan manfaat signifikan bagi tumbuh kembang bayi, termasuk peningkatan kualitas tidur. Kualitas tidur yang baik pada masa bayi sangat penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan pijat bayi sebagai intervensi non-farmakologis guna meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Doremi Mom & Baby Spa Cikarang. Kegiatan PkM dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan pijat bayi kepada ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan. Sebanyak 30 ibu dan bayi berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kualitas tidur bayi diukur menggunakan Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas tidur bayi yang signifikan setelah diberikan intervensi pijat bayi. Rata-rata durasi tidur bayi meningkat dari 12,3 jam menjadi 14,1 jam per hari, dan frekuensi terbangun malam hari berkurang dari 4,2 kali menjadi 2,1 kali per malam. Ibu juga menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan pijat bayi mandiri di rumah. Penerapan pijat bayi secara rutin efektif meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan. Doremi Mom & Baby Spa Cikarang dapat menjadi mitra strategis dalam diseminasi praktik pijat bayi berbasis bukti kepada masyarakat
PENGUATAN LITERASI KESEHATAN IBU BALITA TENTANG IMUNISASI DASAR MELALUI EDUKASI DENGAN MEDIA POSTER Hajar Nur Fathur Rohmah; Neneng Julianti; Ika Kania Fatdo Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6853

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang imunisasi dasar melalui edukasi kesehatan dengan media poster di Posyandu Rt 07, Desa Pasir Gombong, Cikarang, Bekasi. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai jenis, jadwal, dan manfaat imunisasi dasar masih menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap belum optimalnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada balita. Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain one group pre-test and post-test melibatkan 25 ibu balita yang dipilih secara total sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan media poster diberikan dalam satu sesi selama kurang lebih 30 menit, disertai diskusi dan tanya jawab. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 12,36 pada pre-test menjadi 15,52 pada post-test. Proporsi ibu dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 28% menjadi 88%. Hasil ini menunjukkan bahwa media poster merupakan metode edukasi yang efektif, murah, dan mudah direplikasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang imunisasi dasar di tingkat masyarakat.
Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan Di Doremi Mom & Baby Spa Cikarang Barat Neneng Julianti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Novi Siti Rahmawati; Nuhaeni Nurhaeni
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1165

Abstract

Menurut Data SKI tahun 2023 di Indonesia masih banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur. Pijat bayi dapat menurunkan angka morbiditas, meningkatkan berat badan bayi,  memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan serta meningatkan kualitas tidur. Tujuan penelitian: untuk mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Doremi Mom & Baby SPA Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan One Group Pretest dan Post Test Design. Populasi: Dalam penelitian ini seluruh bayi usia 3-6 bulan yang dalam kondisi sehat di Doremi Mom & Baby SPA pada bulan Juli-Agustus 2024 dengan jumlah populasi 30 bayi. Sampel: Dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen: Yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar Kuesioner. Analisis Data: Data analisis dengan analisis univariat dan bivariat dan sebelumnya dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro Wilk  dan dilakukan Uji Statistic Non Parametric yaitu Uji Wilcoxon. Menunjukan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur  bayi usia 3-6 bulan dengan Asymp. sig mempunyai nilai Pvalue 0,001 (P<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dalam penelitian ini ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 Bulan
EFEK KONSUMSI JUS TOMAT DAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI REMAJA PENDERITA ANEMIA Ida Widaningsih; Ika Kania Fatdo Wardani; Hajar Nur Fathur Rohmah; Neneng Julianti
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 10 No. 2 (2026): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v10i2.7983

Abstract

Anemia remains a significant nutritional challenge in Indonesia, with national data (Riskesdas 2018) indicating a prevalence of 32% among adolescent girls. Globally, the WHO estimates that approximately 40% of adolescent girls in developing countries are affected by anemia, with iron deficiency anemia as the predominant cause. The condition carries extensive consequences for physical growth, learning capacity, and future reproductive health. Utilizing locally accessible food resources is regarded as a feasible and enduring approach to improving hemoglobin status. This study aimed to evaluate the combined effect of tomato juice and guava juice consumption on hemoglobin levels among anemic adolescent girls. A quasi-experimental design with a single-group pretest-posttest approach was employed on 30 adolescent girls aged 10–19 years in Wanajaya Village, Bekasi Regency. Participants were recruited through purposive sampling based on predefined inclusion criteria. Hemoglobin levels were assessed using a portable hemoglobinometer at two time points: before and after the intervention period. The Wilcoxon signed-rank test was applied for statistical analysis. Findings demonstrated a reduction in anemia prevalence from 60% (18 participants) pre-intervention to 26.7% (8 participants) post-intervention, with 73.3% of participants achieving normal hemoglobin levels. The Wilcoxon test yielded Asymp. Sig. = 0.002 (p < 0.05), with 10 participants showing hemoglobin increases (Mean Rank 5.50) and no participants recording a decline (Negative Rank = 0). The study concludes that the combination of tomato juice and guava juice significantly improves hemoglobin levels and may serve as an effective food-based intervention for managing anemia in adolescent girls
Indikator Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Putri Nursaadah; Rohani Siregar; Hajar Nur Fathur Rohmah; Rosi Kurnia Sugiharti
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7132

Abstract

Imunisasi dasar merupakan hak setiap anak untuk mendapatkan perlindungan dari penyakit menular. Namun cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia masih di bawah target, termasuk di Klinik Amelia yang hanya mencapai 62,5% pada Januari–Maret 2025. Kondisi ini menimbulkan risiko tingginya kejadian Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di Klinik Amelia tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan di wilayah kerja Klinik Amelia, dengan teknik total sampling sebanyak 80 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p=0,000; OR=13,77), pendidikan (p=0,000; OR=9,44), pekerjaan (p=0,000; OR=42,48), dan sumber informasi (p=0,000; OR=12,33) berhubungan signifikan dengan pengetahuan ibu mengenai imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan: Pengetahuan ibu dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pekerjaan, dan sumber informasi. Peningkatan cakupan imunisasi dapat dicapai dengan memperkuat edukasi, peran tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Fluor Albus Pada Siswi Putri Tahun 2025 Anggraeni Dwi Safiva; Hajar Nur Fathur Rohmah; Neneng Julianti; Rosi Kurnia Sugiharti
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7172

Abstract

Fluor Albus adalah sekresi cairan dari vagina selain darah yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan area genital menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya Fluor Albus, sehingga perlu dicegah sejak dini untuk menghindari dampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media Leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai Fluor Albus di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dilaksanakan di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025 pada 128 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 59,41 menjadi 84,69 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media Leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media Leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang Fluor Albus dan berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana promosi kesehatan reproduksi di sekolah.
Determinasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita di Bekasi Tahun 2025 : Determination of Factors Influencing the Nutritional Status of Toddlers in Bekasi in 2025 Iim Imroah; Ida Widaningsih; Ika Kania Fatdo Wardani; Hajar Nur Fathur Rohmah
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7173

Abstract

Status gizi balita merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian karena memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di TPMB Iim Desa Wangunharja, Bekasi, tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita usia 0–60 bulan yang berkunjung ke TPMB Iim, dengan teknik total sampling sebanyak 110 responden. Variabel bebas meliputi usia balita, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, status ekonomi, asupan makan, penyakit infeksi, dan pengetahuan ibu, sedangkan variabel terikat adalah status gizi balita. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita meliputi usia balita (p=0,024; OR=3,615), pendidikan ibu (p=0,000; OR=36,202), pekerjaan ibu (p=0,007; OR=3,386), status ekonomi (p=0,000; OR=2,347), asupan makan (p=0,000; OR=7,232), penyakit infeksi (p=0,000; OR=51,881), dan pengetahuan ibu (p=0,000; OR=18,979). Simpulan, terdapat hubungan signifikan antara faktor usia, pendidikan, pekerjaan, ekonomi, asupan makan, penyakit infeksi, serta pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Peningkatan edukasi gizi dan pencegahan penyakit infeksi diharapkan dapat menurunkan prevalensi gizi kurang pada balita.
Pengaruh Pijat Oketani terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui: The Effect of Oketani Massage on Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers Lia Yulia; Neneng Julianti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Ida Widaningsih
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7185

Abstract

Produksi air susu ibu (ASI) sering kali tidak berjalan optimal sehingga menjadi kendala dalam pemberian ASI eksklusif. Rendahnya produksi ASI dapat berdampak pada pemenuhan gizi bayi dan berisiko menghambat tumbuh kembang. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah pijat Oketani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat Oketani terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Posyandu Merpati 8 wilayah Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi tahun 2025. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 15 ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan yang dipilih dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah pijat Oketani, sedangkan variabel dependen adalah produksi ASI. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada produksi ASI setelah dilakukan pijat Oketani, dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pijat Oketani efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Kesimpulannya, pijat Oketani dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis untuk membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI. Penelitian lebih lanjut disarankan melibatkan jumlah sampel lebih besar serta mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi laktasi.