Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH ORIENTASI DISKONTINUITAS BATUAN TERHADAP STABILITAS LERENG DI RUAS JALAN UTARA GUA SUROCOLO BANTUL Arie Noor Rakhman
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 16 No 2 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas AKPRIND Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v16i2.4658

Abstract

Struktur geologi mempengaruhi stabilitas lereng batuan, terutama di daerah Bantul sekitar Kali Opak sejak gempa tektonik tahun 2006. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi pengaruh orientasi diskontinuitas batuan terhadap stabilitas lereng batuan sebagai bagian dari mitigasi bencana longsor. Lokasi penelitian dilakukan pada tujuh lereng batuan di tepi ruas jalan akses utara Goa Surocolo, Kabupaten Bantul. Penilaian stabilitas lereng dengan menggunakan Rock Mass Rating (RMR) versi 1979 dengan rentang antara 43 hingga 72 menunjukkan lereng batuan cenderung stabil. Setelah RMR 1989 diterapkan dengan penambahan parameter orientasi diskontinuitas terdapat penurunan nilai menjadi 25 hingga 72. Penurunan nilai ini didukung dengan hasil analisis kinematika yang mengindikasikan potensi longsoran baji yang berasal dari perpotongan dua set kekar dengan arah N292°E - N322°E, sejajar dengan kemiringan lereng N300°E - N318°E. Hasil pengujian statistik dari uji t menunjukkan bahwa nilai p yang dihasilkan (0,136) lebih besar dari tingkat signifikansi (0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa penambahan parameter orientasi kekar pada RMR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perbedaan kedua nilai RMR tersebut. Nilai RMR versi 1989 yang terendah dapat dipergunakan untuk mengidentifikasikan lereng mana yang membutuhkan prioritas dalam penanganan dan pemantauan lebih lanjut di antara lereng yang diteliti di lokasi penelitian.
Pembuatan dan Penggunaan Alat Detektor Gempa Untuk Pendidikan Kebencanaan Bagi Anak Santri di Pondok Pesantren Al Muyamman, Giwangan, Yogyakarta Rakhman, Arie Noor; Maulana, Fivry Wellda
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 5 No 1-April 2022
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v5i1.3298

Abstract

People who live in the Giwangan area, Umbulharjo District, Yogyakarta have public awareness in response to earthquake conditions. However, this is not the case for the migrant communities who lived after the earthquake in 2006. They are still inexperienced in dealing with earthquake situations. Some of them have not even interacted with local wisdom culture, especially in recognizing vibrations at the beginning of the earthquake. This is also the case in the neighborhood of education in Al Muyamman Giwangan. This community service aims to introduce ways of being responsive to the initial situation of the earthquake. The service method that has been carried out is through training in the manufacture and use of earthquake detectors for students. The results of the training showed that the participants were able to make an earthquake detector. This tool uses the sensitivity of the pendulum swing in a bottle against earthquake vibrations. Physically, the magnitude of the detected earthquake vibrations is like the ground surface vibration propagation when a truck is passed. Based on the approach to the magnitude of the Mercalli earthquake, the vibration is of magnitude 3 MMI (Modified Mercalli Intensity). This earthquake is equivalent to 4.3 on the Richter scale, still allowing people to save themselves. After the initial response to earthquake vibrations, it is necessary to be responsive when an earthquake occurs. This responsiveness is as understanding the existence of the assembly point location. We can carry evacuation efforts out if the location has exit access, release exits and supporting facilities that are in accordance with environmental conditions and local wisdom culture.
Sosialisasi Model Lokasi Evakuasi Untuk Mitigasi Gempa Bumi Di Siten, Desa Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul Fivry Wellda Maulana; Rakhman, Arie Noor
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 5 No 2-Oktober 2022
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v5i2.4029

Abstract

Community service activities were carried out in Siten, Sumbermulyo Village, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul Regency. The counseling was attended by members of the Family Empowerment and Welfare (PKK) group. Since the 2006 great earthquake, the public has been educated on earthquake response. However, they do not know the relationship between geological features and the value of local wisdom. Earthquakes of small scale and intensity are still being felt. Through service activities, the participants understand the emergency location planning model after the earthquake disaster. The introduction of local wisdom values ​​in the existence of several places becomes a means of educating the existence of geological features in the earthquake disaster area. Some of these places include springs, historical heritage sites, and isolated hill of Gunung Cilik. Based on the optimization of the results of previous research on geological features and Google Earth, an earthquake evacuation location is recommended. Evacuation locations are directed at limestone hills, 1 km to the west from the service location. Google Map can be used by participants to identify the evacuation route. In the discussion, a simulation of the evacuation was proposed to be carried out
PENGARUH ORIENTASI DISKONTINUITAS BATUAN TERHADAP STABILITAS LERENG DI RUAS JALAN UTARA GUA SUROCOLO BANTUL Rakhman, Arie Noor
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 16 No 2 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas AKPRIND Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v16i2.4658

Abstract

Struktur geologi mempengaruhi stabilitas lereng batuan, terutama di daerah Bantul sekitar Kali Opak sejak gempa tektonik tahun 2006. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi pengaruh orientasi diskontinuitas batuan terhadap stabilitas lereng batuan sebagai bagian dari mitigasi bencana longsor. Lokasi penelitian dilakukan pada tujuh lereng batuan di tepi ruas jalan akses utara Goa Surocolo, Kabupaten Bantul. Penilaian stabilitas lereng dengan menggunakan Rock Mass Rating (RMR) versi 1979 dengan rentang antara 43 hingga 72 menunjukkan lereng batuan cenderung stabil. Setelah RMR 1989 diterapkan dengan penambahan parameter orientasi diskontinuitas terdapat penurunan nilai menjadi 25 hingga 72. Penurunan nilai ini didukung dengan hasil analisis kinematika yang mengindikasikan potensi longsoran baji yang berasal dari perpotongan dua set kekar dengan arah N292°E - N322°E, sejajar dengan kemiringan lereng N300°E - N318°E. Hasil pengujian statistik dari uji t menunjukkan bahwa nilai p yang dihasilkan (0,136) lebih besar dari tingkat signifikansi (0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa penambahan parameter orientasi kekar pada RMR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perbedaan kedua nilai RMR tersebut. Nilai RMR versi 1989 yang terendah dapat dipergunakan untuk mengidentifikasikan lereng mana yang membutuhkan prioritas dalam penanganan dan pemantauan lebih lanjut di antara lereng yang diteliti di lokasi penelitian.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU TAMAN KANAK-KANAK DI YOGYAKARTA DENGAN PELATIHAN TIK DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA GEMPA Rakhman, Arie Noor; Fivry Wellda Maulan
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.576

Abstract

Beberapa kali gempa yang masih terjadi semenjak gempa besar pada tahun 2006 bukanlah menjadi hal baru bagi warga kota pelajar, Yogyakarta. Sikap tanggap terhadap gempa dianggap sebagai komponen integral dari strategi mitigasi bencana, yang dapat diinisiasi melalui konteks pembelajaran. Partisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi guru taman kanak-kanak (TK) dalam meningkatkan kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tetapi juga diharapkan dapat memperkuat peran mereka dalam upaya mitigasi bencana gempa saat berinteraksi dengan peserta didik usia dini. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kerjasama antara Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) cabang Kota Yogyakarta dan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND (IST AKPRIND). Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Laboratorium Komputer, Kampus III IST AKPRIND Yogyakarta. Penerapan pedagogi inovatif yang berbasis pada mitigasi bencana gempa mencakup pelatihan TIK meliputi penggunaan Microsoft Office dan pengenalan sikap tanggap terhadap bencana gempa, dengan fokus pada kondisi lingkungan sekitar lokasi pembelajaran. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui kuis di akhir sesi, dan hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, diukur melalui Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 89.01%. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berhasil memenuhi ekspektasi, memberikan manfaat bagi peserta dalam pemahaman penerapan TIK dan pengetahuan tentang sikap tanggap terhadap bencana. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses belajar-mengajar di Kota Yogyakarta, yang masih rentan terhadap bencana gempa, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan taman kanak-kanak oleh para pendidik.
Pengembangan Metode SMR dengan Koreksi RMR89: Peningkatan Akurasi Analisis Kestabilan Lereng Andesit di Ruas Jalan Goa Jepang, Jelapan, Bantul Rakhman, Arie Noor; Maulana, Fivry Wellda; Jarwanto, Jarwanto
JNANALOKA Vol. 06 No. 01 Maret Tahun 2025
Publisher : Lentera Dua Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36802/jnanaloka.2025.v6-no1-13-25

Abstract

Stabilitas lereng merupakan aspek krusial dalam perencanaan infrastruktur, terutama di daerah dengan kondisi geologi kompleks. Penelitian ini berfokus pada analisis stabilitas lereng di Ruas Jalan Goa Jepang, Jelapan, Bantul, yang tersusun oleh batuan andesit dari Formasi Nglanggran dengan zona diskontinuitas geologi yang berpotensi menyebabkan ketidakstabilan lereng. Untuk mengevaluasi stabilitas lereng, digunakan metode Slope Mass Rating (SMR) yang dikembangkan dari Rock Mass Rating (RMR). Metode ini mempertimbangkan faktor koreksi orientasi diskontinuitas terhadap lereng guna memberikan hasil yang lebih representatif. Data diperoleh melalui survei geologi lapangan dan pengujian laboratorium, mencakup parameter geoteknik seperti kekuatan batuan, kondisi diskontinuitas, serta orientasi bidang lemah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SMR berkisar antara 75,39 hingga 87,03, mengindikasikan kualitas massa batuan dalam kategori sedang hingga sangat baik. Korelasi antara RMR79 dan SMR lebih tinggi (R = 0,846) dibandingkan dengan RMR89 dan SMR (R = 0,419), menunjukkan bahwa SMR masih sangat bergantung pada RMR79. Namun, RMR89 dengan rentang nilai 25 hingga 30 terbukti lebih sensitif dalam mengidentifikasi potensi ketidakstabilan lereng dalam kategori buruk yang tidak terdeteksi oleh metode RMR79 dengan rentang nilai 43 hingga 72. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi RMR89 dan SMR dapat menjadi pendekatan yang lebih akurat dalam mengevaluasi stabilitas lereng, terutama di daerah dengan geologi kompleks.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Mendukung Ketahanan Air Bersih di Ngoresan, Surakarta Jarwanto, Jarwanto; Rakhman, Arie Noor; Maulana, Fivry Wellda
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i3.32648

Abstract

Meeting clean water needs in densely populated areas such as Ngoresan, Surakarta City, is a major challenge, especially during the dry season when well discharge declines. This community service initiative aims to enhance clean water resilience in Ngoresan through the application of groundwater drilling technology informed by geological studies. The activities include site survey, equipment installation, drilling, aquifer identification, water quality analysis, community education, and joint evaluation. Drilling identified a productive aquifer at a depth of 25.7 meters within Merapi volcanic rock, with the final well reaching 62.5 meters. Water quality analysis confirmed it is safe for consumption. Community participation in education and facility maintenance strengthens the sustainability of the program. This initiative not only provides a reliable water source but also fosters awareness of groundwater conservation and the risks of over-extraction, thereby enhancing local resilience in water availability.
Edukasi Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah sebagai Strategi Mitigasi Bencana Geologi di Wimalandaru Rakhman, Arie Noor; Prabowo, Fajar Yulianto; Maulana, Fivry Wellda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.433

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran mitigasi bencana geologi pada komunitas Bank Sampah Wimalandaru yang berada di wilayah rawan bencana. Metode yang digunakan meliputi edukasi terintegrasi antara materi manajemen sampah dan kesadaran bencana, diskusi partisipatif, serta pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 38% dan perubahan perilaku signifikan, ditandai dengan kenaikan kedisiplinan pencatatan administrasi sampah dari 40% menjadi 75% anggota. Pendekatan ini terbukti efektif memperkuat kapasitas teknis sekaligus membangun kesadaran kolektif terhadap risiko bencana. Keberhasilan program mengindikasikan bahwa pengelolaan sumber daya lokal dapat menjadi strategi masuk untuk membangun ketangguhan komunitas secara berkelanjutan. Untuk kesinambungan, direkomendasikan penerapan teknologi sederhana seperti timbangan digital dan mesin pres, pelatihan teknis berkala, serta integrasi simulasi tanggap bencana. Model integrasi ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian pada karakteristik risiko dan potensi lokal.
Determinasi dan penerapan Rock Mass Rating untuk penilaian stabilitas lereng andesit di Seloharjo, Bantul Rakhman, Arie Noor
JNANALOKA Vol. 05 No. 01 Maret Tahun 2024
Publisher : Lentera Dua Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36802/jnanaloka.2024.v5-no01-21-29

Abstract

Ketidakstabilan lereng merupakan masalah penting bagi lingkungan sekitarnya, sehingga penyelidikan yang cermat dan teliti terhadap stabilitas lereng menjadi sangat penting. Lokasi penelitian berada di Seloharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejak gempa tahun 2006 dengan kekuatan 5,9 pada Skala Richter, serangkaian gempa dengan kekuatan yang lebih rendah terus terjadi. Getaran gempa di wilayah tersebut memiliki potensi untuk memicu ketidakstabilan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik stabilitas lereng batuan dengan menerapkan metode Rock Mass Rating (RMR). Objek penelitian merupakan lereng batuan yang disusun lava andesit Nglanggran. Penelitian menggunakan parameter dalam RMR versi 1979 yang disertai dengan analisis kinematika berikut data kondisi orientasi kekar dan lereng batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan lereng cenderung stabil. Namun demikian teridentifikasi bahwa longsoran jenis baji paling berpotensi terjadi dengan arah longsoran ke arah barat daya, N292°E - N322°E. Kehadiran zona sesar sebagai pemicu gempa di sekitar Kali Opak menimbulkan perlunya meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap lereng yang memiliki nilai RMR terendah, mencapai 50, serta menunjukkan kualitas massa batuan yang rendah. Kualitas tersebut dapat diidentifikasi melalui penilaian Rock Quality Designation (RQD) dengan nilai 43,37% di area penelitian.
Studi Analisis Struktur Batuan dan Evaluasi RQD: Potensi Longsoran di Ruas Jalan Goa Jepang, Jelapan, Bantul Rakhman, Arie Noor
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/reinforcement.v3i1.5018

Abstract