Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemahaman Manajemen Peternak dalam Meningkatkan Produktivitas Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur M. M. Sol'uf; M. Krova; A. A. Nalle
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.156-163

Abstract

Suatu penelitian telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan memahami interaksi kompleks antar berbagai pemangku kepentingan serta faktor-faktor pengungkit dalam meningkatkan produktivitas sapi potong di Kabupaten Kupang.  Pengambilan contoh dilakukan secara bertahap. Tahap pertama penentuan  empat kecamatan contoh secara purposif, tahap kedua penentuan 40 peternak dan  10 orang pedagang secara snow ball sampling dan 6 orang pejabat pemerintah dengan pendekatan wawancara. Banyaknya informan kunci tergantung pada kejenuhan informasi yang diperoleh. Perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ventana Simulation (Vensim) PLE. Perangkat lunak tersebut digunakan membuat diagram sebab akibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dalam usaha ternak sapi potong dapat dikatakan bahwa interaksi antar pelaku aktual usaha sapi potong di wilayah Kabupaten Kupang  hanya sebatas pengadaan ternak atau jual beli ternak antar pelaku kepentingan dalam hal ini tidak terdapat interaksi lainnya yang dapat menumbuhkan atau meningkatkan produktivitas ternak sapi potong. Faktor penting yakni produksi sapi potong dan layanan pemerintah dan lembaga akademisi, yang berarti jika dua faktor ini diintervensi maka perilaku sistem dalam usaha ternak sapi potong dapat berubah secara signifikan.
Income Analysis Of Broiler Carcass’ Traders in Kupang City Traditional Market Kamengmai, Maria Petronela; Ratu, Maria R.D.; Sogen, Johanes G.; Tiro, Melkianus; Sol’uf, Morin Mediviani
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i2.p142-154

Abstract

A survey in April 2023 was conducted on broiler chicken carcass’ traders in the Kupang City traditional market which aimed to: find out the income of broiler chicken carcass traders in the Kupang City traditional market. Sampling was carried out through two stages, namely the determination of four traditional markets purposively and the determination of carcass traders as respondents was carried out randomly non-proportionally so that 60 representative respondents were obtained. The data analysis used is revenue analysis. The data was processed using Microsoft Excel 2010. The results of the analysis show that the income of broiler chicken carcass traders in the traditional market of Kupang City is Rp14,698,832 / year or capital productivity in this business is 69.74%. In summary, it can be said that the broiler chicken carcass sales business has been able to generate income for broiler chicken carcass traders. So it is recommended that broiler chicken carcass traders in the traditional market of Kupang City can improve carcass quality management, promote the carcass produced to consumers, and expand marketing networks by using digital marketing through social media so that the business they run can provide greater profits.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Beef Cattle Business Development Strategy in Kupang District, East Nusa Tenggara Province) Soluf, Morin Mediviani; Sabat, Diana Meliani
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 12 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v12i1.23021

Abstract

The purpose of this study is to identify various internal and external factors and determine the appropriate strategy for the development of beef cattle in Kupang District. This study employs both quantitative and qualitative approaches, with respondents selected through purposive sampling. The data collected were analyzed using SWOT analysis to identify Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE), and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to determine the primary strategic alternatives. The analysis results indicate that beef cattle farming in Kupang Regency has three strengths, three weaknesses, three opportunities, and four threats. Based on the SWOT analysis, the IFE value is 3,39 and the EFE value is 2,43 reflecting the potential for beef cattle development. The results of the QSMP analysis indicate that the recommended priority strategy is to diversify marketing channels and institutions by leveraging the strengths of farmers to address threats such as long marketing chains, inadequate infrastructure conditions, and price fluctuations through institutional strengthening and marketing chain efficiency. The conclusion of this study is that beef cattle farming in Kupang District is in a strong internal position to face external threats with the priority strategy of diversifying distribution and institutional structures.
Income Analysis Of Broiler Carcass’ Traders in Kupang City Traditional Market Kamengmai, Maria Petronela; Ratu, Maria R.D.; Sogen, Johanes G.; Tiro, Melkianus; Sol’uf, Morin Mediviani
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i2.p142-154

Abstract

A survey in April 2023 was conducted on broiler chicken carcass’ traders in the Kupang City traditional market which aimed to: find out the income of broiler chicken carcass traders in the Kupang City traditional market. Sampling was carried out through two stages, namely the determination of four traditional markets purposively and the determination of carcass traders as respondents was carried out randomly non-proportionally so that 60 representative respondents were obtained. The data analysis used is revenue analysis. The data was processed using Microsoft Excel 2010. The results of the analysis show that the income of broiler chicken carcass traders in the traditional market of Kupang City is Rp14,698,832 / year or capital productivity in this business is 69.74%. In summary, it can be said that the broiler chicken carcass sales business has been able to generate income for broiler chicken carcass traders. So it is recommended that broiler chicken carcass traders in the traditional market of Kupang City can improve carcass quality management, promote the carcass produced to consumers, and expand marketing networks by using digital marketing through social media so that the business they run can provide greater profits.
Peningkatan Keterampilan Analisis Data Penelitian Menggunakan Aplikasi Jasp Bagi Mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana Mulik, Simon Edison; Nugrahadi Ndun, Alberth; Bire Lawa, Alvrado; Agustinus Nguru, David; Mediviani Sol’uf, Morin; Umbu Padu, Hendrikus; Made Paramita Setyani, Ni; Meliani Sabat, Diana; Nessy Banamtuan, Adyanto; Eliazar Nifu, Salden
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.38926

Abstract

Kemampuan menganalisis data merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Skill ini penting karena pada akhir studi, mereka harus mengumpulkan data penelitian, menganalisisnya, dan menyajikannya dalam sebuah tulisan. Namun, sebagian besar mahasiswa masih belum paham dengan baik bagaimana menganalisis data penelitian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dengan memanfaatkan aplikasi yang mudah dioperasikan dan dapat diakses secara gratis tanpa batas waktu. Aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi JASP. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan mengisi kuesioner untuk mengetahui pemahaman awal mahasiwa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana tentang jenis-jenis alat analisis data dan cara pengoperasiannya, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik secara langsung. Pada akhir pelatihan dilaksanakan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang mahasiswa. Luaran yang dicapai dari kegiatan ini adalah 87,5% peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam menganalisis data penelitian. Kegiatan ini dinilai berhasil dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengolah data penelitian.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHA AYAM BROILER POLA KEMITRAAN DAN MANDIRI DI KABUPATEN KUPANG ROMAN Diana Meliani Sabat; Morin Mediviani Sol’uf
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 18 No. 1 (2026): Edisi Januari - Juni Tahun 2026
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v18i1.8566

Abstract

Usaha ayam broiler merupakan salah satu usaha di sektor peternakan yang berkembang pesat di Indonesia seiring dengan meningkatnya permintaan protein hewani. Di Kabupaten Kupang, usaha ayam broiler dijalankan melalui dua pola usaha yaitu pola mandiri dan pola kemitraan. Kedua pola tersebut memiliki karakteristik pengelolaan resiko serta potensi keuntungan yang berbeda sehingga menimbulkan perdebatan mengenai pola usaha yang lebih menguntungkan bagi peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pendapatan dan kelayakan finansial usaha ayam broiler pada pola mandiri dan kemitraan di Kabupaten Kupang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2024 menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel multistage sampling. Responden penelitian terdiri dari 26 peternak yang terdiri atas 6 peternak pola mandiri dan 20 peternak pola kemitraan. Data dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan serta analisis kelayakan usaha yang meliputi R/C ratio, dan Break Event Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usaha ayam broiler pola mandiri sebesar Rp11.392.237,50 per periode produksi, lebih tinggi dibandingkan pola kemitraan sebesar Rp.2.948.826,60. Nilai R/C ratio pada pola mandiri sebesar 1,96 sedangkan pada pola kemitraan sebesar 1,03. Analisis BEP menunjukkan bahwa usaha pola mandiri mencapai titik impas pada penjualan 47 ekor dengan harga Rp23.302,11 per kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pola usaha layak dijalankan, namun pola mandiri memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan pola kemitraan di Kabupaten Kupang.