Claim Missing Document
Check
Articles

Deteksi Cacat Las pada Kerangka Atap Masjid Agung Jawa Tengah di Magelang dengan Metode Liquid Penetrant Test Wibowo, Teguh Satrio; Rizky, Zahwa Khairani; Fauzaan, Daffa Nuur; Listyawan, Anto Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan MAJT dengan luas lahan 43,928,89 m2 dan luas bangunan 14.084,47 m2 yang terdiri dari 2 lantai ini harus direncanakan sesuai dengan standar pembangunan gedung negara atau fasilitas sarana dan prasarana yang memadai. Penetrant test merupakan pengujian untuk mendeteksi cacat terbuka yang terjadi pada permukaan bahan padat dan tidak berpori dengan menggunakan gaya kapiler. Metode Liquid Penetrant Test (dye penetrant) merupakan metode NDT yang paling sederhana namun paling banyak digunakan karena keunggulan kecepatan dan akurasi dalam mendeteksi cacat pada permukaan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan metode penetrant test yang berguna dalam mendeteksi cacat pada hasil pengelasan joint rangka baja di kerangka atap masjid dengan metode Liquid Penetrant Test. Dari hasil pengujian tidak ditemukan cacat setelah dilakukan uji visual.
Pelaksanaan Pekerjaan Grouting Struktur Kolom pada Proyek Pembangunan Gedung FKG, FKM, & GKB III Universitas Muhammadiyah Semarang Makruf, Ahmad Farid; Ardheva, Auriel; Faradzilla, Aulia Rastra; Listyawan, Anto Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Kesehatan Gigi, serta Gedung Kuliah Bersama III Universitas Muhammadiyah Semarang di kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memiliki luas bangunan 2.000 m2 dengan luas lantai 19.199,60 m2. Kolom di bangunan tersebut adalah elemen penting sebagai pemikul beban utama untuk mencegah keruntuhan bangunan. Kerusakan pada kolom bisa struktural atau non-struktural dan memerlukan metode perbaikan yang efisien untuk memastikan kekuatan struktur. Salah satu metode perbaikan yang dilakukan adalah Grouting, dengan menggunakan material Fosroc Conplast CWP 210 L dan campuran Nitobond SBR untuk mengisi celah di beton. Dimensi keropos (K1=40x17x4, K2=20x22x2, K3=53x10x5, K4=22x17x4), penutup grouting selang dengan lebar 5/8 inci, tabung penyuntik menghasilkan tekanan sebesar 3-3,5 kg/cm2. Tahapan pelaksanaan Grouting meliputi persiapan, pembersihan permukaan beton, pemilihan material Grouting, persiapan campuran Grouting, pemasangan alat penyuntikan, injeksi, dan pengecekan. Meskipun terjadi masalah kurang rapatnya penutup selang setelah injeksi, solusi yang ditemukan adalah mengulangi proses injeksi dan menutup rapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material dan bahan yang digunakan mampu melekat dengan baik pada beton eksisting, memastikan keberlanjutan struktur bangunan.
Natural Fiber-Reinforced Soil: A Brief Review Paper Rizana, Rama; Rabbani, Arvin; Brillian, Afif Daffa; Agrina, Dwi; Listyawan, Anto Budi; Al-Amoudi, Omar Saeed Baghabra
ASTONJADRO Vol. 14 No. 4 (2025): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v14i4.19141

Abstract

The majority of building and civil engineering projects start on undeveloped soils. Before taking any further action, a thorough site inspection is required to determine the current condition of the site. Finding a location with optimal soil conditions can be difficult. One of the most commonly used methods for treating undeveloped soil is to incorporate natural fiber to reinforce soil, also known as natural fiber-reinforced soil. The purpose of this review article is to look at how different natural fibers reinforced soil. A review of studies suggests that reinforcing soil with natural fibers is a low-cost and effective stabilizing technique with several benefits. This paper is intended for geotechnical engineers in improving undeveloped soils with natural fibers, as well as researchers conducting future research.
Pengaruh Penambahan Serbuk Limbah Marmer terhadap Kuat Dukung Tanah Lempung Lunak Desa Beluk Kecamatan Bayat Listyawan, Anto Budi; Fitriani, Desi; Oktaviani, Novia Cindi; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung Bayat, Klaten merupakan jeni tanah lempung kohesif yaitu tanah lempung yang memiliki plastisitas cukup tinggi dan mengalami perubahan volume seiring dengan bertambahnya kadar air. Kondisi ini dibuktikan dengan hasil pengujian PI yang dilakukan didapatkan nilai PI = 38,69%. Selain itu dilihat dari keadaan jalan yang banyak terjadi kerusakan, hal ini dikarenakan kondisi subgrade jalan yang kurang baik sehingga tidak mampu mendukung kendaraan yang berada diatasnya dan juga nilai CBR tanah asli yang rendah yaitu 1,866%. Penelitian mengenai kekuatan dukung tanah dengan metode CBR diperlukan berdasarkan hasil pengujian sifat fisik dan mekanik. Bahan stabilisasi serbuk marmer dengan persentase 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat sampel kering udara dapat menaikkan nilai CBR. CBR Soaked dan Unsoaked digunakan untuk pengujian kualitas mekanik dan fisik. Hasil uji fisika menunjukkan adanya kenaikan batas plastis dan batas susut, namun terjadi penurunan pada kadar air, berat jenis, batas plastis, persentase lolos saringan no. 200, dan indeks plastisitas. Pada pengujian kualitas mekanik, berat volume tanah kering dan nilai CBR tanah tidak terendam meningkat sebesar 18,088%, sedangkan nilai CBR tanah terendam meningkat sebesar 4,021%.
Potensi Abu Eceng Gondok untuk Perbaikan Nilai California Bearing Ratio (CBR) Tanah Lempung Wiqoyah, Qunik; Azzahrah, Rahma Putri; Susanto, Agus; Listyawan, Anto Budi; Harjanto, Furqaan
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar termasuk tanah lempung dengan plastisitas tinggi (CH), dengan nilai Indeks Plastis sebesar 37,83%, serta memiliki nilai California Bearing Ratio (CBR) soaked yang kecil sebesar 2,5% sehingga harus dilakukan stabilisasi tanah, agar tanah mampu menahan beban lalu lintas yang ada di atasnya. Stabilisasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah stabilisasi kimiawi dengan menggunakan abu eceng gondok dengan persentase 0%,2,5%,5%,7,5% dan 10% dari berat sampel tanah, untuk memperbaiki siat fisis dan mekanis tanah tersebut. Hasil uji sifat fisis tanah campuran, meliputi kadar air, berat jenis, batas cair, indeks plastis dan persentase lolos saringan No.200 mengalami penurunan, sedangkan nilai plastic limit dan batas susut mengalami kenaikan. Berdasarkan metode klasifikasi AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials), tanah asli dan campuran termasuk kelompok A-7-6. Berdasarkan USCS(Unified Soil Classification System), tanah asli dan campuran 2,5% termasuk CH, sedangkan tanah campuran 5% sampai 10% termasuk tanah dengan plastisitas rendah (CL). Pencampuran tanah dengan abu eceng gondok menaikkan nilai berat volume kering dan menurunkan kadar air optimum( wopt), serta memperbesar nilai CBR soaked. Nilai CBR soaked pencampuran 10% abu eceng gondok mencapai 16% dan termasuk tanah yang baik untuk subgrade jalan. Berdasarkan hasil uji sifat fisis dan mekanis, maka abu eceng gondok terbukti dapat memperbaiki tanah di Desa Kemiri Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.
Co-Authors Abdul Rochman Aditya Galih Pradana Agrina, Dwi Agung Kurniawan Agus Susanto Agus Susanto Agus Triyono Ahmad, Hilfi Harisan Aji, Alvian Bagus Putra Al-Amoudi, Omar Saeed Baghabra Alawiyah, Rosy Elvry Alfia Magfirona Andrean, Bagas Anggraen, Novitasari Anisa, Dilia Nur Ardheva, Auriel Arifin, Muhammad Anwar Azzahrah, Rahma Putri Bagaskara, Ferdatama Gama Bilqis, Rifka Fauzia Brillian, Afif Daffa Desi Fitriani Dewi Puspitasari Dewi Puspitasari Efendy, Fardhan Ruslan Faradzilla, Aulia Rastra Fauzaan, Daffa Nuur Feliatra Fitrianingrum, Wahyu Ria Furqaan Harjanto Gotot Slamet Mulyono Hanry Khairurizal Fadhlullah Hidayat, Wakhid Nur Hidayati, Umi Nur Ida Ayu Putu Sri Widnyani Katsir, Muhammad Hamdan M. Alaydrus Guntur Pamungkas4 Makruf, Ahmad Farid Marten Widhi Satriyana Ramadlan Widhi Satriyana Marten Widhi Satriyana Ramadlan Widhi Satriyana, Marten Widhi Satriyana Ramadlan Mochamad Solikhin Muhammad Afandi Muhammad Nur Sahid Muhammad Nur Sahid Muhammad Nur Sahid Nafsah, Fauzan Luthfia Nugraha, Satia Dwi Nugroho, Alvin Prasetya Nur Khotimah Handayani Nurul Hidayati Oktaviani, Novia Cindi Parku, Ayu Kaputri Pramesti, Hilda Rahsa Pramesty, Gustriyani Rolannita Pratama, Veri Mahendra Qunik Wiqoyah Rabbani, Arvin Rahmawan, Rizqi Aziza Rahmawati, Febriria Rama Rizana Rena Ningsih Rena Ningsih, Rena Renaningsih Renaningsih Renaningsih, R Rim Dzaky Haidar Rim Rizky, Zahwa Khairani Sadhewa, Lingga Bagus Sasongko, Haidar Fatah Honggo Setyorini, Shely Eka Sri Sunarjono Subardi, Dewangga Saifullah Putra Sugiyatno Sugiyatno, S Syahputra, Alva Rizki Tama, Riau Rohmad Wibowo, Pandhu Wibowo, Teguh Satrio Widhi Satriyana, Marten Widhi Satriyana Ramadlan Wiwik Handayani Yudhatama, Ilham