Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Digital Marketing melalui Pelatihan Praktis bagi Pelaku UMKM di Desa Serang Baru Rhenald Bayu Ardhi Arifin; Siti Barkah; Rismawati Rismawati
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yfvbcd45

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital bagi UMKM di Desa Serang Baru. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk lokal. Metode yang digunakan adalah pelatihan intensif dan pendampingan teknis. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam membuat akun bisnis, membuat konten promosi, dan memanfaatkan media sosial untuk pemasaran.
Peningkatan Kompetensi Digital SDM pada UMKM melalui Program Pelatihan di Kabupaten Bekasi Rismawati Rismawati; Aziz Setiawan; Nasrullah Nasrullah; Dian Maharani; Ira Soliha; Nataliana Bebasari; Muhamad Ekhsan
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.970

Abstract

Di era serba digital persaingan pasar semakin ketat, banyak inovasi dan strategi berbasis teknologi dikembangkan oleh pelaku usaha. Dari mulai teknik perencanan usaha, teknik memasarkan produk, sampai ke menjalin citra usaha kepada masyarakat kini dibalut dengan teknologi. Namun tak semuanya mampu menyerap dan mengaplikasinnya dalam usaha mereka, tak terkecuali di sektor UMKM. Banyak sekali pelakunya adalah orang tua yang ketinggalan jaman, atau orang kolot yang tidak mau beradaptasi. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas dan daya saing bisnis lokal, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu adanya sebuah pelatihan berbasis digital dalam upaya meningkatkan kompetensi yang selaras dengan kemajuan era modern. Pelatihan ini berbicara tentang seberapa penting peningkatan kompetensi SDM untuk UMKM di era digital dan bagaimana memanfaatkan pelatihan yang efektif pada UMKM di Perumahan Mega Regency, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan partisipatif yang terstruktur melalui workshop interaktif dan pendampingan langsung. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan penerapan teknologi digital dalam manajemen pemasaran, efisiensi operasional, dan inovasi dalam pengembangan karyawan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM, pelatihan ini mempersiapkan mereka untuk bersaing di pasar yang serba digital yang tentunya sangat kompetitif. Luaran kegiatan ini mencakup peningkatan kapasitas digital SDM, terciptanya strategi pemasaran berbasis teknologi, serta terciptanya budaya adaptif dalam pengelolaan usaha. Dalam pelatihan ini diharapkan bahwa kolaborasi yang erat akan menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan UMKM di Perumahan Mega Regency melalui peningkatan kualitas SDM.
Program Implementasi Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System) untuk Meningkatkan Kinerja UMKM Rismawati Rismawati; Etty Zuliawati Zed; Anggi Alfin; Diky Firdaus; Nadia Nursweta
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 08 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i08.3807

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian desa, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan kinerja usaha yang belum terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System/PMS) guna meningkatkan kinerja UMKM di desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif (mixed methods), melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pelatihan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum program dilaksanakan, sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki indikator kinerja, pencatatan usaha yang sistematis, serta evaluasi berkala. Setelah implementasi PMS, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman manajemen kinerja, keteraturan pencatatan usaha, produktivitas, serta kemampuan pengambilan keputusan berbasis data. Peningkatan ini didukung oleh penerapan indikator kinerja sederhana (Key Performance Indicators/KPI) yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM desa. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan adaptasi terhadap sistem baru, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kinerja UMKM. Dengan demikian, implementasi Sistem Manajemen Kinerja yang sederhana dan aplikatif dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung pengembangan UMKM desa secara berkelanjutan.
Penguatan Ketahanan Air Masyarakat melalui Peningkatan Kapasitas Penyimpanan Air Berbasis Tandon Komunal di Desa Nagasari Nura Siti Nuraiman; Angestha Tiara Khoirputri; Tri Afrika Candra Kurniawan; Harun Saf Setyo; Rismawati Rismawati
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei - Agustus
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v4i2.400

Abstract

Limited water availability during the dry season is one of the challenges faced by the community of RT 09 in Nagasari Village, Bekasi Regency. Although water aid has been distributed, limited household storage capacity means that the water received cannot be used optimally between distribution rounds. This community service project aims to increase water storage capacity while strengthening the community’s ability to adapt to drought. The activity was carried out using the Participatory Action Research (PAR) approach in four stages: problem identification, planning, implementation, and evaluation and reflection. The results of the activity showed that the intervention resulted in two communal water tanks, each with a capacity of 1,000 liters, for a total additional storage capacity of 2,000 liters. The tanks can serve as buffer storage to store and provide a water reserve during distribution gaps. To ensure the sustainability of these benefits, facility maintenance, community-based management, and the development of follow-up strategies such as increasing storage capacity and rainwater harvesting are required.