Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

A Analisis Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) pada Pembelajaran Biologi Siswa SMAN 8 Bulukumba Azis, Suhartini; Andi Yurni Ulfa; Akbar, Fauzan; Haerul Mutiah; Halijah
JURNAL BIOSHELL Vol 11 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v11i2.1684

Abstract

Learning style is a way or habit of learning among students that supports learning objectives so that it has an impact on improving learning outcomes. Each student has a different learning style; there are visual, auditory, kinesthetic or a combination of these learning styles. This study aims to determine the visual, auditory, kinesthetic and combined learning styles of the students of class X MIPA SMAN 8 Bulukumba in learning biology. The type of research used is descriptive quantitative, with research subjects as many as 178 people who were distributed in 5 classes in parallel using a questionnaire instrument. The data analysis technique in this research is descriptive quantitatively through the percentage of students' learning style tendencies. Based on the results of the research on the trend of learning styles in parallel where students of class X MIPA1 tend to have an auditory learning style by 31.43%, X MIPA2 tends to a visual style 33.33%, X MIPA3 tends to a visual style 36.11%, X MIPA4 tends to an auditory style by 33.33%, and X MIPA5 tends to be a visual style of 43.14%. Overall, the learning styles of Class X Mathematics and Natural Sciences students tend to be visual learning styles by 30.9% or about 55 people, and the lowest in the combined auditory-kinesthetic style by 6.74% or about 12 people. The conclusion of this research is that students in class X MIPA in biology learning at SMAN Bulukumba have the highest tendency to learn style in visual style.
Relevansi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pembuat Perahu Pinisi dalam Dimensi Profil Pelajar Pancasila Andi Yurni Ulfa; Nur Ina Syam; Andi Anugrah M; Ridha Ichwanty Sabir; Suhartini Azis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1521

Abstract

Perahu Pinisi, warisan budaya Indonesia, dibangun oleh masyarakat Ara, Tanah Lemo, dan Bira, karena kepiawaian para pembuat perahu, Bulukumba terkenal dengan sebutan Butta Panritalopi. Kompetensi pembuat perahu terletak pada kearifan lokal Perahu Pinisi yang mampu menjunjung tinggi dan mewariskan nilai-nilai pendidikan karakter yang selaras dengan dimensi profil Pelajar Pancasila. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah relevansi nilai-nilai pendidikan karakter Pembuat Perahu Pinisi dalam Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi nila-nilai pendidikan karakter pembuat Perahu Pinisi dalam Profil Pelajar Pancasila. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi.Teknik pengumpulan data dalam pe­ne­li­ti­an ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Spradley. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter para pembuat Perahu Pinisi antara lain adalah nilai religius dan nilai menghargai perbedaan agama dan kepercayaan relevan dengan Profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; Nilai semangat kebangsaan, Nilai cinta tanah air dan bersahabat/komunikatif relevan dengan Profil Pelajar Pancasila yaitu berkebinekaan global; Nilai peduli lingkungan dan peduli sosial relevan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu bergotong royong; Nilai mandiri relevan dengan Profil Pelajar Pancasila yaitu mandiri; Nilai rasa ingin tahu relevan dengan profil Pelajar Pancasila yaitu bernalar kritis; dan Nilai kreatifitas relevan dengan profil Pelajar Pancasila yaitu kreatif.
Relevansi Kompetensi Pembuat Perahu Pinisi Dengan Pendidikan Karakter Ki Hadjar Dewantara Anna Majid; Banri Alang; Nasir; Ahmad Imran; Andi Yurni Ulfa
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1688

Abstract

Ki Hadjar Dewantara mengembangkan pendidikan karakter dengan tujuan tidak hanya sebagai upaya pendidikan tetapi juga bercita-cita untuk menumbuhkan individu yang memiliki nilai moral yang kuat dan kemampuan berpikir kritis melalui proses pendidikan. Ki Hadjar Dewantara terkenal dengan konsep Trilogi kepemimpinan dalam sistem among yang dikenal dengan patrap triloka yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani serta teori Trikon yaitu kontinuitas, konvergensi dan konsentris.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah relevansi kompetensi pembuat Perahu Pinisi dengan trilogi kepemimpinan dan teori trikon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi kompetensi pembuat Perahu Pinisi dengan trilogi kepemimpinan dan teori trikon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi.Teknik pengumpulan data dalam pe­ne­li­ti­an ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Spradley. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pembuat Perahu Pinisi relevan dengan konsep trilogi kepemimpinan dalam sistem among dan teori Trikon.
Literasi Dasar Bagi Anak Nelayan Dusun Makkaninong, Desa Biangkeke, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng Andi Yurni Ulfa; Ridha Ichwanty Sabir; Ardan Eka Putra; Nur Azizah; Andi Tenri Afriyanti; Sri Hesti Karni; Andi Asmaul Mutahara; Nuralini Nuralini; Mawar Melati
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1241

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi tingkat literasi anak nelayan di Dusun Makkaninong, Desa Biangkeke, Bantaeng yang tergolong rendah. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan menghitung anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Metode yang digunakan adalah metode pendampingan dengan pembelajaran menggunakan metode fonik bernyanyi alphabet dan belajar dari poster huruf abjad dan poster perhitungan serta menggunakan alat peraga berupa papan tulis, dan melakukan ice breaking agar anak-anak tidak bosan dalam belajar. Anak nelayan yang ikut berpartisipasi secara keseluruhan sebanyak 19 orang. Hasil utama kelompok mengenal huruf abjad sebanyak 6 orang, setelah dilakukan metode fonik dengan bernyanyi alphabet dan anak yang bisa menghafal dan memahami huruf abjad dan angka sebesar 67%. Hasil utama kelompok mengeja sebanyak 5 orang dengan metode mengeja dengan buku bacaan adalah sekitar 70% anak-anak dalam kelompok ini dapat mengeja kata-kata sederhana dengan benar. Hasil utama kelompok menghitung sebanyak 8 orang, kemampuan anak-anak dalam melatih berhitung perkalian dan penjumlahan bersusun dengan angka puluhan sebanyak 87,5% sedangkan kemampuan anak-anak dalam melatih berhitung perkalian dan penjumlahan bersusun dengan angka ratusan hanya 12,5%. Hasil kegiatan ini disimpulkan bahwa kegiatan belajar yang terstruktur dan menyenangkan dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf, mengeja dan berhitung. Kegiatan ini relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak nelayan yang terbukti dapat meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam belajar.