Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Risiko Metode Konstruksi Design and Build terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek pada Pembangunan Gedung PT ABC Umar, Ade Achmad Al Fath CA; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1340.887 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena procurement dengan sistem design and build dianggap lebih baik dari metode design bid build dan merupakan solusi agar pekerjaan lebih cepat dan sesuai dengan spresifikasi teknisnya, namun masih terdapat beberapa proyek yang sudah menggunakan sistem ini tetapi waktu pengerjaannya belum tepat, hal ini disebabkan oleh adanya beberapa risiko. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan bagi kajian literatur mengenai manajemen risiko design and build dan memberikan rekomendasi bagi proyek atau perusahaan yang menggunakan metode design and build. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji proses manajemen risiko sesuai lingkup penelitian ini, mengkaji faktor-faktor risiko penggunaan metode design and build yang berpengaruh terhadap waktu pelaksanaan proyek pada PT ABC serta mengkaji indikator waktu pelaksanaan proyek dan bagaimana cara mengukurnya. Metode penelitian yang dilakukan di dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa metode seperti metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan cara mengumpulkan referensi dan studi pustaka serta komparatif hasil peneltian terdahulu mengenai risiko penggunaan metode design and build dilakukan di dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini dapat dilanjutkan untuk pelaksanaan FGD pada ahli atau pakar untuk selanjutnya dilakukan analisis lebih lanjut.
Analisis Faktor Risiko serta Pencegahannya Lingkup Non Excusable pada Proyek Pembangunan Gedung Bigwanto, Arviga; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1319.7 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi bagi proyek yang sedang berjalan terutama dalam pembangunan gedung dan penelitian ini juga dapat menjadi tambahan literatur dalam kajian manajemen risiko terutama pada risiko keterlambatan non excusable. Perubahan yang tidak sesuai yang dapat menjadi kerugian bagi berbagai pihak, salah satunya adalah pihak main contractor. Perubahan tersebut termasuk dalam batasan faktor non excusable sehingga kerugian tersebut menjadi tanggung jawab kontraktor sepenuhnya. Analisis dan pencegahan risiko diharapkan dapat meminimalisir kerugian yang diterima oleh pihak kontraktor akibat adanya faktor non excusable. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat ukuran risiko dalam proses pelaksanaan konstruksi sesuai penelitian, mengkaji faktor yang merupakan risiko non excusable sesuai lingkup penelitian ini dan mengkaji indikator non execusable dalam pembangunan gedung. Metodologi penelitian yang dilakukan akan melalui beberapa tahap seperti mengkaji fenomena, mengidentifikasi masalah, menganalisis risiko, mengumpulkan literatur, menyusun kerangka penelitian dan hipotesis serta mempersiapkan instrumen lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data yang akan digunakan adalah data primer melalui kuisioner. Hasil penelitian ini dapat dilanjutkan untuk pelaksanaan FGD Pakar selanjutnya dilaksanakan analisis model keputusan yang tepat sebagai rekomendasi dalam pengelolaan manajemen risiko khususnya risiko pada lingkup non excusable pada proyek pembangunan gedung.
Analisa Pengaruh Metode Konstruksi terhadap Keberhasilan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Proyek Tol Elevated Sumedhi, Muhammad; Hanun, Yunan; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.747 KB)

Abstract

Pembangunan Infrastruktur Indonesia lebih ditekankan pada pembangunan jalan tol. dikarenakan lebih banyak masyarakat yang menikmati terutama saat lebaran, pada arus mudik. Masifnya pembangunan proyek jalan tol ini sangat memungkinkan diwarnai dengan adanya insiden-insiden kecelakaan kerja. Jalan Tol yang dibangun dengan desain layang atau elevated memiliki elevasi di atas tanah yang cukup tinggi dan memanjang karena fungsi transportasi. Konstruksi berat dan dilakukan pada ketinggian mempunyai resiko kecelakaan kerja.Permasalahan penelitan ini apakah safety dalam pelaksanaan proyek apakah dipengaruhi metoda konstruksi? Seberapa besar pengaruh metoda kerja terhadap keberhasilan K3 dan faktor apasaja yang perlu diperhatikan Review Design tersebut bisa dianggap metoda konstruksi, dimana setelah digambar detail dan dibuat metoda pelaksanaannya diharapkan akan mendapat hasil sesuai diinginkan, seiiring dengan itu metoda pelaksanaan daerah padat lalulintas dan penduduk, perlu dicheck tentang keselamatan pengguna jalan atau penduduk sekitar, selain keselamatan dari pekerja konstruksi apalagi bangunannya.
Kajian Produktivitas Spun Pile pada Perusahaan Precast XYZ (Studi Kasus: Perusahaan Precast di Pulau Jawa) Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Kusumadanu, Bernadus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.275 KB)

Abstract

Produktivitas dapat diartikan dengan cara dan sistem yang efisien, sehingga proses produksi berlangsung dengan tepat waktu. Pembangunan dalam industri konstruksi sedang naik daun. Untuk mendukung hal itu, perlu adanya suplai beton precast/pracetak yang memadai. Salah satu item beton pracetak yang digunakan adalah spun pile atau tiang pancang bulat. Berdasarkan data asosiasi perusahaan pracetak dan prategang (AP3I) kapasitas produksi beton pracetak Indonesia pada 2015 mencapai 25,3 juta ton setahun kemudian, produksi meningkat menjadi 26,7 juta ton dan 35 juta ton pada tahun 2017 dan akan terus meningkat untuk tahun-tahun berikutnya. Agar suatu proyek dapat berjalan dengan lancar, suplai spun pile sebagai pendukung juga harus lancar dan berhubungan dengan kapasitas produksi pabrik precast. Penelitian ini akan membahas kajian potret proyek infrastruktur di pulau jawa, kajian kebutuhan spunpile pada proyek infrastruktur di pulau Jawa, mengkaji kinerja produksi spunpile di pulau Jawa, dan kajian faktor-faktor penghambat produktivitas produksi spun pile. Metode wawancara dan survei langsung, akan didapatkan faktor dominan diantara beberapa faktor tersebut, baik dari tenaga kerja, alat, modal, manajemen ataupun material. Dari faktor dominan tersebut akan disusun rekomendasi perbaikan agar produktivitas produksi spun pile lebih baik lagi. Setelah data dan faktor dominan didapatkan, selanjutnya akan dibahas bagaimana metode perbaikan agar produktivitas spun pile lebih baik lagi.
Pengaruh Produksi, Penjualan, Utilitas, Harga Semen dan Kemampuan Manajerial terhadap Laba Perusahaan Readymix (Studi Kasus PT HBN di Pulau Jawa) Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Nugroho, Handoko Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.263 KB)

Abstract

Perusahaan perlu mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi laba perusahaan untuk membuat pengendalian atas faktor tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel bebas yaitu volume produksi readymix, volume penjualan readymix, utilitas pabrik, harga semen, dan kemampuan manajerial terhadap variabel tidak bebas yaitu laba pada perusahaan readymix yang ada di Pulau Jawa . Kemudian bagaimana hasil uji model dari pengaruh variabel bebas yaitu volume produksi readymix, volume penjualan readymix, utilitas pabrik, harga semen, dan kemampuan manajerial terhadap variabel tidak bebas yaitu laba pada perusahaan readymix yang ada di Pulau Jawa. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa seluruh variabel bebas yaitu volume produksi readymix, volume penjualan readymix, utilitas pabrik, harga Semen dan kemampuan manajerial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap laba perusahaan. Hasil uji parsial, dari semua variabel bebas hanya harga semen yang mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap laba perusahaan, sedangkan variabel bebas yang lain yaitu volume produksi, volume penjualan, utilitas dan kemampuan manajerial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap laba perusahaan. Hasil dari permodelan yang didapat dari uji model penelitian adalah Y = 27.886 + 0.711 X1 + 0.623 X2 + 0.629 X3 -0.522 X4 + 0.621 X5 + e.
Analisis Risiko Keterlambatan Proses Konstruksi Jalan Tol di Jawa (Studi Kasus: Jalan Tol Cibitung Cilincing) Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Tachlish, Anang Noer
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2428.686 KB)

Abstract

Pembangunan ruas jalan tol tersebut di atas ditujukan pula untuk mengoptimalkan penggunaan jalan tol yang telah ada, serta mengurangi beban lalu lintas di jalan-jalan arteri, sehingga kelancaran arus lalu lintas di jalan arteri dalam kota bisa tercapai sesuai dengan yang tertera dalam Surat keputusan Menteri Pekerjaan Umum No.369/KPTS/M/2005 tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional. Permasalahan dalam penelitian ini akan menyelesaikan beberapa hal, antara lain yaitu: Apa saja tahapan proses pelaksanaan kontruksi jalan tol cibitung cilincing? Bagaimana metode konstruksi yang dilaksanakan di konstruksi jalan tol cibitung cilincing? Apa saja risiko yang mengakibatkan keterlambatan proses konstruksi? Bagaimana hasil analisis risiko keterlambatan proses konstruksi jalan tol cibitung cilincing? Hasil analisis dengan metode survey lapangan, juga mengacu ke beberapa data sekunder yang relevan serta dengan analisis statistic melalui program SPSS ini berhasil dan dapat memberikan masukan bagi pelaksanaan proyek yang dimulai dari proses desain, procurement, pelelangan konstruksi, hingga pada pelaksanaan yang mengutamakan kualitas konstruksi, ketepatan waktu kerja serta perihal kesehatan dan keselamatan pada lingkungan kerja (K3). Selain itu, hasil dari analisis ini diharapkan dapat berdampak kepada masyarakat umum.
Analisis Komponen Konstruksi pada Penerapan Persyaratan Green Building Menurut Konsil Green Building Indonesia (GBCI) Kurniawan, Budi; Mochtar, Krishna; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.634 KB)

Abstract

Pembangunan bangunan gedung baru semakin marak terutama di kota-kota besar di Indonesia. Energi dan sumber daya alam semakin banyak digunakan dalam rangka pembangunan dan pemanfaatan bangunan gedung tersebut. Dengan semakin tingginya tingkat polusi di kota-kota besar ditambah dengan penggunaan energi dan sumber daya yang besar, hal ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Green Building Council Indonesia (GBCI) telah menetapkan persyaratan-persyaratan agar bangunan gedung yang dibangun lebih ramah lingkungan. Dengan memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut, sebuah bangunan gedung dapat dinilai untuk mendapatkan sertifikat Greenship dari GBCI. Penelitian ini akan membahas tahapan apa saja yang perlu dilalui sebuah proyek dan kriteria serta persyaratan apa saja yang harus dipenuhi sebuah bangunan gedung untuk mendapatkan sertifikat Greenship Selain itu penelitian ini juga serta komponen-komponen apa saja pada tahap konstruksi yang berpengaruh dalam pemenuhan persyaratan-persyaratan tersebut. Penelitian ini akan menggunakan studi literatur berdasarkan buku panduan Greenship dari GBCI. Dari penelitian ini dihasilkan urutan tahapan penilaian Greenship, kriteria persyaratan Greenship serta komponen-komponen konstruksi yang terkait dengan persyaratan Greenship tersebut. Komponen-komponen konstruksi tersebut dapat dianalisis lebih lanjut untuk menentukan perencanaan material yang akan digunakan pada bangunan gedung yang akan dibangun serta dampak biaya konstruksi pada penerapan Greenship pada bangunan gedung tersebut.
Analisis Rekomendasi Peraturan Pemerintah Turunan dari Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi Adnyana, Rinaldi Agung; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.006 KB)

Abstract

Hadirnya Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mengantikan regulasi lama yang telah berusia 18 tahun yakni Undang Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi beserta peraturan turunannya, diharapkan akan memberikan sudut dan cara pandang terkait hal pengaturan konstruksi akan menjadi semakin berkembang. Berbagai problematika dan mungkin kekurangan yang terdapat di dalam regulasi lama, maka melalui Undang Undang baru ini beserta rencana adanya Peraturan Pemerintah turunannya diharapkan akan dapat mengatasi hal tersebut,sehingga diharapkan regulasi ini beserta peraturan turunan adalah harapan baru dalam perkembangan jasa konstruksi ke depanPermasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah apa saja prioritas yang perlu diperhatikan dalam undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi serta bagaimana hasil analisis prioritas dari hal-hal penting yang diatur di dalam undangundang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi untuk dapat ditindak lanjuti menjadi peraturan turunan berikutnya.Hasil analisis didapatkan melalui metode kualitatif-kuantitatif baik melalui diskusi pakar dan kuesioner, serta mengacu ke beberapa data sekunder yang relevan sehingga dapat memberikan masukan bagi pemerintah dalam pengambilan keputusan terkait dengan pembentukan peraturan pemerintah baru turunan dari Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dimana hasil analisis terdapat 7 (tujuh) variabel yang terdiri dari 6 (enam) faktor penting untuk dijadikan peraturan turunan dari undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi yaitu pada faktor jasa & usaha konstruksi.
Identifikasi Faktor-Faktor yang Menyebabkan Cost Overrun pada Konstruksi Gedung Bertingkat Darmanto, Budi; Widjayakusuma, Jack; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.42 KB)

Abstract

Pembagunan gedung bertingkat adalah pembangunan yang sudah tidak asing lagi di seluruh nusantara ini. Pembangunan di segala bidang merupakan acaun yang akan diterapkan. Dalam penelitian ini ada beberapa permasalahan yaitu, bagaimana analisis tentang penyebab pembengkakan biaya, dan indikator apa saja yang berkontribusi terhadap pembengkakan biaya. Produktivitas yang rendah pada pelaksanaan pembangunan akan mengakibatkan keterlambatan proyek dan berdampak cost overrun, yang besarnya tergantung dari nilai proyek. Maka semakin lama keterlambatan proyek makin besar pula pembengkakan pada biaya ( cost overrun). pembengkakan biaya bisa terjadi dari beberapa aspek diantaranya, aspek estimasi biaya, pelaksnaan dan hubungan kerja, aspek dokumen, faktor material, tenaga kerja, peralatan, lingkungan dan pendanaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan alat ukur quisioner dan menggunakan bantuan program SPSS. Dari analisis penelitian kami mengambil dari berbagai teori/pendapat, buku-buku, para pakar dan hasil penelitian yang sebelumnya, indikator yang berkontribusi terhadap pembangkakan biaya diantaranya, manager proyek tidak kompeten, kurang koordinasi antara main kontraktor dengan sub kontraktor, kontraktor kurang mampu dalam bekerja, keterlambatan dalam persetujuan gambar, perubahan gambar dan lain-lain . Dari diantara indikator yang paling berpengaruh terhadap pembengkakan biaya adalah rendahnya produktifitas kerja sehingga dapat mempengaruhi kinerja konstruksi.
Identifikasi Faktor Risiko Cost Overrun yang Bernilai Risiko Tinggi pada Tahap Perencanaan dan Tahap Pelaksanaan pada Proyek Gedung Tinggi di DKI Jakarta Rahmayanti, Yulia; Sihombing, Lukas; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.836 KB)

Abstract

Dalam sebuah proyek gedung tinggi, risiko merupakan suatu hal yang dapat terjadi dan tidak dapat dihilangkan. Manajemen risiko adalah pendekatan yang dilakukan terhadap risiko, dengan cara memahami, mengidentifikasi atau mengevaluasi risiko suatu proyek (Labombang, 2011). Cost overrun merupakan salah satu risiko yang dapat terjadi pada sebuah proyek konstruksi, dimana biaya pelaksanaan yag dikeluarkan lebih besar dari biaya rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya risiko cost overrun yang bernilai risiko tinggi baik yang merupakan efek dari tahap perencanaan dan yang merupakan efek dari tahap perencanaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan mengkaji literatur dan penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan dalam rentang periode tahun 2010 sampai dengan 2020. Kemudian dianalisa dengan menggunakan Probability and Impact Matriks (PIM) berdasarkan PMBOK edisi ke-5. Dari hasil analisa yang dilakukan diambil lima risiko cost overrun bernilai risiko tinggi yang merupakan efek dari tahap perencanaan dan lima risiko cost overrun bernilai risiko tinggi yang merupakan efek tahap pelaksanaan. Faktor-faktor tersebut akan dijadikan rekomendasi yang akan digunakan untuk penelitian tahap selanjutnya, yaitu mencari peran quantity surveyor untuk mengurangi risiko cost overrun.
Co-Authors - Bernard - Ferrari A Simanjuntak, A abriantoro, adji putra Adnyana, Rinaldi Agung Akmal, Muhammad Fuad Anggakara Dhira Anggraeni, Yuniar Armila Adityawati Bigwanto, Arviga Brillianto, Ananta Giga Budi Darmanto, Budi Budi Kurniawan Budiman, Dedi Butar Butar, Sopar Christiano, Devon Theo Esmunantyo, Bimo Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Firdaus, Muhamad Firdaus Hanun, Yunan Harianto Hardjasaputra Harkhoni, Andi Hasan, Usman Hendrik Sulistio Herriza, Albert Hervita, Engracia Hidayat, Surya Huka, Amus Hutabarat, Samuel Imam Firmansyah Irahadi, Derry Rijken Jack Widjajakusuma Jan Pieter Ate Jin, Oei Fuk Junaidy Abdillah Ilham, Junaidy Abdillah Kiko Armenita Julito Krishna Mochtar Kusumadanu, Bernadus Kusumah, Intan Permata Lawalata, Yoses Lusiana Idawati Manik, Raja B. Hatorangan Maykel Ifan Nahdi, Mustafa Ndraha, Bajisochi Nugroho, Handoko Budi Pasaribu, Christian Martua Paulus S Whanarahardja, Paulus S Pio Ranap Tua Naibaho Pradipta, Yanto Prayudi, P Purwanto, Edi Putra, Fisika Prasetyo Rahmayanti, Yulia Rendy Praditya Rihatmoko, R Rikie, Daniel Rinaldi, Runsa Salim, Indra Putra Saut Batara Siahaan Setyawan, Imam Seski Sihombing, Lukas Sihombing, Lukas B. Silaen, Josua R. Simandjorang, Gordo Hasiholan Skarlet Sinta Suawa Srinaga, Felia Sugeng Riyadi Sukarjo, Dicky Hermawan Sumedhi, Muhammad Sumurung, George A. Tachlish, Anang Noer Takarianto, Bimo Condro Tani, Irawan Tumanggor, Ade Imanuel Umar, Ade Achmad Al Fath CA Wibawa Mukti, Aditya Widjayakusuma, Jack Widodo, Jessica Yanti Yanti Yanti, Y Yudhia Anovri, Yudhia Zendrato, Eka Putra Jaya