Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi dan Pendampingan Kader Puskesmas Perumnas 1 untuk Meningkatkan Cakupan Skrining Tuberkulosis di Masyarakat fitriangga, agus; Pramuwidya, Asmaurika; Parulian Rumapea, Costan Tryono; Christeven, Robert; Lestari, Sumo
Batoboh Vol 10, No 1 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i1.5682

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Rendahnya cakupan skrining TB sering disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat dan kurangnya tenaga kesehatan yang memadai di tingkat komunitas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan di Puskesmas Perumnas 1, Pontianak, melalui edukasi dan pendampingan intensif terkait TB dan skrining. Sebelum program dilaksanakan, dilakukan pre-test untuk menilai tingkat pengetahuan kader, yang menunjukkan skor rata-rata 60. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata menjadi 85, menandakan peningkatan signifikan dalam pemahaman kader tentang TB dan skrining. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga mencakup praktik lapangan dan skrining TB pada anak, yang menghasilkan temuan awal 15 suspek TB dan 6 kasus positif TB anak. Hasil ini menunjukkan bahwa keterlibatan kader dalam deteksi dini sangat efektif dalam menjaring kasus secara aktif di komunitas. Dengan hasil ini, diharapkan kader Puskesmas lebih siap untuk berperan aktif dalam meningkatkan cakupan skrining TB di komunitas, sehingga dapat mendukung upaya deteksi dini dan penurunan angka penularan TB. Program ini juga memiliki potensi untuk diimplementasikan lebih luas sebagai model pemberdayaan kader kesehatan dalam upaya pencegahan TB di tingkat komunitas.
PENGARUH FOOD TABOO, KONSUMSI TABLET FE DAN KAFEIN TEH TERHADAP NILAI KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Akbarini, Oon Fatonah; Pramuwidya, Asmaurika; Lamana, Aspia
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v2i1.208

Abstract

Anemia kehamilan merupakan keadaan tubuh yang memiliki kadar hemoglobin dalam darah <11% dengan kondisi kehamilan di trimester 1 & 3 dan dapat terjadi pada kondisi trimester ke-2 (kadar hemoglobin <10,5%). Kejadian anemia yang terjadi pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Antibar Kecamatan Mempawah Timur terdapat 61 orang tahun 2021. Anemia pada ibu hamil ini memberikan dampak seperti abortus, pendarahan pada kehamilan, persalinan prematur, gangguan janin, gangguan proses persalinan, gangguan masa nifas, cacat bawaan, BBLR, kematian perinatal dan lain - lain. Berdasarkan hasil pendahuluan masih terdapat ibu hamil yang melaksanakan tabu makanan pada kehamilannya. Tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 82, 50 %). Saat ini masyarakat di Kabupaten Mempawah masih memiliki budaya minum teh dalam keseharian termasuk ibu hamil. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh food taboo, konsumsi tablet Fe dan kafeina teh terhadap nilai kadar hemoglobin. Jenis penelitian ini adalah studi kuantitatif, dengan rancangan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil, sampel penelitian ini berjumlah 40 ibu hamil. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,937 artinya tidak ada hubungan antara food taboo dengan kadar hemoglobin, ada hubungan antara konsumsi tablet Fe dengan kadar hemoglobin dengan nilai p-value 0,021 dan ada hubungan antara kebiasaan minum teh dengan kadar hemoglobin dengan nilai p-value 0,04. Dari hasil tersebut bahwa sangat penting bagi ibu hamil untuk lebih diperhatikan pola konsumsi minum teh dan tablet Fe agar tidak terjadi penurunan hemoglobin selama kehamilan.
Sinergi Keluarga dan Pasien: Mewujudkan Hipertensi Terkontrol melalui Pendekatan Edukasi Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Ishan, Zulfa Khairunnisa; Pramuwidya, Asmaurika; Putri, Rifa Amalia; Azizah, Intan Ariqah; Arqaf, Muhammad Dikas; Anandiza, Alif Naufal Rafif; Pratama, Fidelis Aprilino
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23113

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara teratur masih rendah, sehingga berisiko menimbulkan komplikasi serius. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kepatuhan, serta keterlibatan keluarga dalam pengendalian hipertensi. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan interaktif kepada pasien dan pendamping pasien di rumah, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 83 peserta yang terdiri dari pasien dan pendamping, dengan hasil adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 78,67 (pretest) menjadi 84,22 (posttest). Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi interaktif dan tanya jawab. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi serta menumbuhkan dukungan sosial dari keluarga, sehingga diharapkan mampu berkontribusi terhadap pengendalian hipertensi secara berkelanjutan. Kata Kunci: Hipertensi, Edukasi Kesehatan, Kepatuhan Minum Obat, Pengabdian Masyarakat, Kecamatan Selakau.  ABSTRACT Hypertension is one of the non-communicable diseases with a high prevalence in Indonesia, including in Selakau Subdistrict, Sambas Regency, West Kalimantan. Patient adherence to regularly taking antihypertensive medication remains low, thereby increasing the risk of serious complications. This Community Service Program (PKM) aims to improve understanding, adherence, and family involvement in hypertension management. The methods included interactive health education for patients and their companions at home, as well as evaluation through pretest and posttest. The program was attended by 83 participants consisting of patients and companions, with results showing an increase in the average knowledge score from 78.67 (pretest) to 84.22 (posttest). Participants also demonstrated high enthusiasm through interactive discussions and question-and-answer sessions. This program successfully enhanced community understanding of hypertension and fostered family social support, which is expected to contribute to sustainable hypertension control. Keywords: Hypertension, Health Education, Medication Adherence, Community Service, Selakau Subdistrict.