Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Ilham S, Muhammad; Rizal, Haryanti Putri; Amaliah, Resky; Sari, Fitra; Wahyuni, Citra
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1777

Abstract

Keterampilan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar  di Universitas Sulawesi Barat yang masih rendah menjadi tantangan dalam pembelajaran Konsep Dasar IPA SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain penelitian control group design, melibatkan 76 mahasiswa dari dua kelas. Sebanyak 38 mahasiswa di kelas eksperimen dan 38 mahasiswa di kelas kontrol sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes, dan dianalisis dengan Uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan berpikir kritis pada kelas kontrol adalah 71,79, sedangkan kelas eksperimen mencapai 84,39. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, yang menunjukkan bahwa model pembelajaran RADEC berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
PENGARUH PENAMBAHAN PLASTICIZER TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPLASTIK DARI SELULOSA LIMBAH KERTAS Kamaluddin, Muh Arif; Maryono, Maryono; Hasri, Hasri; genisa, Marlina Ummas; Rizal, Haryanti Putri
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p197-208

Abstract

Kertas HVS umumnya dijumpai terutama mahasiswa dalam menunjang aktivitas perkuliahannya, sehingga limbah kertas mudah ditemukan. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan limbah kertas perlu daur ulang kertas menjadi bioplastik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik bioplastik limbah kertas HVS dan pengaruh penambahan Plasticizer. Tahap penelitian meliputi ekstraksi selulosa kertas HVS, sintesis selulosa asetat, sintesis bioplastik dan karakterisasi. Hasil identifikasi gugus fungsi  terdapat gugus C=O, dan C-O ciri khas selulosa asetat. Uji ketahanan air terbaik terdapat pada kontrol 0% dengan ketahanan air sebesar 75,81%. Sifat biodegradasi terbaik pada penambahan plasticizer konsentrasi 25% (gliserol maupun sorbitol) dengan nilai kehilangan massa masing-masing 28,33% dan 37,58%. Penambahan plasticizer menunjukkan sifat mekanik bioplastik cenderung menurun. Disimpulkan bahwa bioplastik limbah kertas HVS yang terbaik terdapat pada kontrol 0% nilai kuat tarik sebesar 3,2893 N/mm2, elongasi sebesar 5,16%, nilai modulus young 0,6002 N.Kata kunci: Bioplastik, plasticizer, selulosa asetat.
PHOTODEGRADATION OF BATIK DYE COLOUR INDIGOSOL YELLOW IRK USING ZNO-CHITOSAN COMPOSITE ummas, Hasri; Indriyani, Eva; Faika, Sitti; Genisa, Marlina Ummas; Rizal, Haryanti Putri
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 9, No. 01 April (2024) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/analit.v9i01.187

Abstract

This experiment research aims to determine the optimum conditions for degradation of Indigosol Yellow IRK batik dye using ZnO-Chitosan composite, including radiation time, dye concentration, pH and determining the effectiveness of degradation. Synthesis of ZnO-chitosan composite using wet impregnation method. Radiation time with variations in time of 10, 30, 60, 120, and 180 minutes, variation in dye concentration 50, 100, 150, 200, and 250 ppm, variation in pH of dye 2,5,7,9 and 11. Measurement of the resulting concentration dye degradation using a UV-Vis Spectrophotometer with a wavelength of 319 nm. A ZnO-chitosan composite was found to degrade Indigosol Yellow IRK batik dye at 180 minutes (98.28%), optimum concentration of 150 ppm (98.06%), optimum pH of 9 (98.98%). The photodegradation effectiveness test of the ZnO-chitosan composite using effective UV light was 5.60% compared to ZnO-chitosan without UV light. It was concluded that the ZnO-chitosan composite could degrade the Indigosol Yellow IRK batik dye so that the ZnO-chitosan-UV composite was more effectively used as an environmentally friendly dye degrader.    
Optimalisasi Prestasi Belajar Siswa Melalui Pengenalan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik Rizal, Haryanti Putri; Wahyuni Adam; Ayu Indayanti Ismail
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 6 (2025): November
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v4i6.612

Abstract

Perbedaan gaya belajar siswa umumnya belum secara optimal dimaksimalkan dalam proses pembelajaran, berdampak pada efektivitas dan capaian akademik siswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk mengenalkan dan mengidentifikasi gaya belajar siswa, yang meliputi tipe visual, auditori, dan kinestetik (VAK), guna mendukung peningkatan prestasi belajar di SMP Negeri 4 Majene. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 20 siswa kelas VII. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, penyampaian materi tentang gaya belajar, serta pengisian kuesioner identifikasi yang terdiri atas 30 butir pernyataan. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan kecenderungan gaya belajar masing-masing siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki gaya belajar visual (40%), diikuti oleh auditori (30%) dan kinestetik (15%), sementara sebagian lainnya menunjukkan kombinasi gaya belajar. Informasi ini menjadi dasar bagi guru untuk merancang strategi pembelajaran adaptif dan bervariasi, serta disesuaikan dengan karakteristik siswa. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap cara belajar yang paling efektif bagi dirinya. Dengan demikian, pengenalan gaya belajar VAK terbukti berkontribusi dalam mengoptimalkan proses dan hasil belajar siswa di sekolah mitra.
Electronic worksheet on global warming with ethno-socioscientific issues integration to promote deep learning Rizal, Haryanti Putri; Rahmadhani, Aulia; Aira, Cinta Dian; Tambing, Afriani Aris
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 8 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v8i3.28659

Abstract

The growing challenge of global warming underscores the need for innovative learning resources that connect scientific concepts to real-world issues, as existing materials often lack contextualization. This study aimed to develop and evaluate an electronic worksheet (e-worksheet) on global warming, integrating Ethno-Socioscientific Issues (E-SSI) with the Problem-Based Learning (PBL) model for junior high school students. The research utilized the Design and Development Research (DDR) approach. The e-worksheet integrated global warming as a socioscientific issue (SSI), drawing on Mandar's local wisdom for mitigation within the PBL framework. Validation by six experts using Aiken's V, along with limited trials involving 18 teachers and 10 students, assessed its validity and practicality. Results showed a high validity index (V = 0.89) and very practical ratings from teachers (92.96%) and students (83.59%). These findings imply that the developed e-worksheet is valid and practical in promoting meaningful, mindful, and joyful learning, and it offers an innovative resource that bridges global scientific concepts with local cultural practices, supporting deep learning in science education. This approach has implications for STEM education by integrating scientific understanding, problem-solving, and technological skills within the context of relevant SSI and culture.