Iib Marzuqi, Iib
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Jalan Airlangga No. 3 Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effectiveness of Collaborative E-Learning Model in Reducing High School Students' Misconceptions on Heat: Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis E-Learning Dalam Mereduksi Miskonsepsi Kalor Pada Siswa SMA Haryono, Heny Ekawati; Al Mubarokah, Nurul Hidayah; Prihatiningtyas, Suci; Zayyadi, Moh; Kaniawati, Ida; Marzuqi, Iib
SEJ (Science Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v8i2.1657

Abstract

This study aimed to determine the reduction in high school students' misconceptions on heat after applying a collaborative e-learning-based learning model. The research design is an experimental study using a one-group pre-test and post-test design. The data collection technique is quantitative, conducted through written tests (pre-test and post-test) given to both classes. The written test is accompanied by a confidence scale (0-5). If a student's answer (S) and confidence scale are high, then the student is classified as experiencing a misconception. The pre-test serves as the initial identification of student misconceptions, while the post-test serves as the final identification of student misconceptions. Then the data is represented in a bar diagram. After obtaining quantitative data, it is then analyzed descriptively. The research findings shows that the reduction in misconceptions for Class A was 12.50%, and was 13.33% for Class B. The existence of students identified as having resistant misconceptions contributes to an average percentage of misunderstanding reduction below 50%. However, implementing the collaborative e-learning-based learning model has shown to be effective in reducing misconceptions. The resistant misconceptions occurred due to the students' learning styles or the time required for students to construct concepts taking a considerable amount of time.
NOVEL SAMPAH DI LAUT, MEIRA KARYA MAWAN BELGIA (PERSPEKTIF EKOKRITISISME) Marzuqi, Iib; Darmawan , Taufiq; Sulistiyorini, Dwi
Jurnal Metamorfosa Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v12i1.2403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi alam, representasi perilaku manusia terhadap lingkungannya, serta interaksi tokoh utama terhadap lingkungannya dalam novel SampahOdiOLaut, Meira karya Mawan Belgia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitattif dengan data yang berupa representasi alam, bentuk prilaku manusia, serta lingkungannya. Adapun untuk mengumpulkan data penelitian, peneliti menggunakan teknik simak dan catat dengan instrument lembar korpus data. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan analsisis data kualitatif kualitatif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penyimpulan dan verifikasi. Hasil analisis menunjukan bahwa (1) representasi alam dalam novel tersebut berupa laut, sungai, dan pantai, (2) representasi perilaku manusia terhadap lingkungannya membuang sampah sembarangan dan membakar sampah, dan (3) interaksi tokoh utama yaitu Cola/ botol plastik terhadap lingkungannya daun kering yang sengaja mengumpat Cola, persahabatan Cola dengan Aladin, dan rasa sakit Cola ketika dirundung anak-anak angin. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat kritikan pemeliharaan alam laut terhadap pembaca berupa representasi alam dan prilaku manusia yang melakukan perusakan laut serta disertai dengan akibat yang ditimbulkan perusakan tersebut melalui tokoh utama yang benama Cola atau botol plastik.Abstract The following research aims to describe the representation of nature, the representation of the form of human behavior, and the representation of the main character's interaction in a novel entitled Garbage in The Sea, Meira by Mawan Belgia. ThePresearchPmethodPused isOdescriptive-qualitative by data the representation of nature, the representation of the form of human behavior, and the representation of the main character's interaction. TheOdataOcollectionOtechniques of thisOstudyOincludeOreading techniques, note-takingOtechniques the instrument of corpus of data. TheOdataOanalysisOtechnique Miles dan Huberman beginsOwith dataOreduction, data presentation, andOendsOwith conclusions and verification. Based on the results of this analysis, it can be concluded that there is criticism of the preservation of marine nature towards readers in the form of representations of nature and human behavior that destroy the sea and are accompanied by the consequences of this destruction through the main character named Cola or plastic bottles.
Puisi Indonesia Mutakhir: Kajian Semioekokritik Putra, Dhodhi Susatya Eka; Marzuqi, Iib; Sutardi, Sutardi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 10, No 2 (2025): Metalingua, Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v10i2.32344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: a) makna denotasi ekologis puisi Indonesia; b) makna konotasi ekologis puisi Indonesia; c) makna mitos lingkungan puisi Indonesia, d) makna interaktivitas teks-alam puisi Indonesia, e) makna ekologi multilapis puisi Indonesia; dan respons pembaca. Teori payung yang digunakan semioekokritik. Penelitian ini berpendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data didasarkan pada pembacaan secara kritis, pengkodean (baca: coding), dan interpretasi. Data penelitian berupa kata, frase, kalimat, dan wacana puisi Indonesia yang bertema lingkungan alam. Teknik analisis data yang digunakan semiotika Riffaterre, melalui langkah-langkah: pembacaan secara heuristik dan pembacaan secara hermeneutika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  (1) Puisi-puisi Indonesia yang dijadikan sumber data mengandung makna denotasi-ekologis pohon, bunga, rumput, ilalang, tumbuh-tumbuhan, burung, cengkerik, semut, orang tua, kota, dan kereta, (2) Puisi-puisi Indonesia mengandung makna konotasi-ekologis perasaan yang memiliki daya pikat tetapi rentan terhadap kerusakan, (3) Puisi-puisi Indonesia mengandung makna mitos-ekologis kondisi fisik pohon sebagai simbol keterikatan pada masa lalu dan sejarah, (4) Puisi-puisi Indonesia mengandung makna interaktivitas teks-alam puisi Indonesia dengan pembaca atau ajakan si aku lirik kepada pembaca untuk berdialog dengan alam.