Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Kerja, Budaya Organisasi, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Rajawali Perkasa Furniture Eva Aulia Arifah; Mila Sartika; Artha Febriana; Mochammad Eric Suryakencana Wibowo
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1375

Abstract

Studi ini diarahkan untuk mengkaji bagaimana pelatihan, budaya, dan disiplin kerja membentuk kinerja karyawan di PT Rajawali Perkasa Furniture. Dengan pemilihan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 121 responden dari 150 orang peserta, data yang dihimpun diolah dengan analisis regresi linier berganda sehingga diperoleh model persamaan Y = –2,791 + 0,464X₁ + 0,200X₂ + 0,370X₃. Temuan utama studi yakni bahwa ketiga variabel, pelatihan, budaya serta disiplin kerja mampu memengaruhi kinerja karyawan secara kuat baik secara individual maupun bersamaan. Variabel pelatihan kerja memberikan pengaruh paling dominan, diikuti disiplin kerja dan budaya organisasi. Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan angka 0,602, yang mengindikasikan bahwa kontribusi pelatihan kerja, budaya organisasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan mencapai 60,2%, sementara persentase lainnya berasal dari faktor eksternal yang tidak dianalisis. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa pencapaian kinerja karyawan yang lebih optimal dalam industri manufaktur sangat ditentukan oleh kualitas pelaksanaan pelatihan, internalisasi nilai-nilai organisasi, serta konsistensi penerapan disiplin kerja guna mendukung pencapaian hasil kerja yang lebih efisien dan berdaya guna.
Pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja, dan Perceived Organizational Support (POS) Terhadap Retensi Karyawan Pada PT. Saprotan Utama Nusantara Semarang Ardhilla Rossynta Panca; Nanda Adhi Purusa; Diana Aqmala; Mochammad Eric Suryakencana Wibowo
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.1000

Abstract

Saat ini mobilitas karyawan semakin meningkat yang diakibatkan oleh faktor dari ekonomi, lokasi, politik maupun faktor dari internal perusahaan itu sendiri. Oleh itu, retensi karyawan dinilai sangat penting dalam perusahaan. Tujuan dari riset ini ialah melihat pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja, serta Perceived Organizational Support terhadap Retensi Karyawan di PT Saprotan Utama Nusantara Semarang. Sampel yang terolah pada riset ini ialah 130 sampel. Riset ini menerapkan metode pendekatan kuantitatif dengan analisis data regresi linier berganda serta menggunakan uji koefisien determinasi (R2) dengan memakai program SPSS Version 26. Temuan riset ini memperlihatkan variabel Kompensasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, variabel Lingkungan Kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, serta variabel Perceived Organizational Support terbukti berkorelasi secara signifikan serta positif terhadap retensi karyawan.
Social Commerce Tiktok Shop Kahf: Integrasi Social Media Marketing, Influencer Marketing, dan Brand Image Dalam Keputusan Pembelian Muhammad Arif Danendra; Vincent Didiek Wiet Aryanto; Diana Aqmala; Mochammad Eric Suryakencana Wibowo
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19521

Abstract

Perkembangan pesat social commerce melalui platform TikTok Shop menuntut pelaku bisnis untuk menerapkan strategi pemasaran digital yang efektif guna memengaruhi perilaku belanja konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran media sosial dan pemasaran influencer terhadap keputusan pembelian produk Kahf di TikTok Shop, dengan menempatkan citra merek sebagai variabel perantara. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan dalam penelitian ini menggunakan metode survei yang melibatkan 100 konsumen dengan riwayat pembelian produk Kahf di TikTok Shop sebagai responden. Penentuan sampel menggunakan pendekatan purposive sampling, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis SEM-PLS menggunakan SmartPLS 4. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemasaran media sosial dan pemasaran influencer berkontribusi positif dan signifikan dalam meningkatkan citra merek serta keputusan pembelian. Selain itu, citra merek terbukti berperan penting sebagai variabel mediasi dalam memperkuat pengaruh kedua strategi pemasaran tersebut terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi konten digital yang interaktif dan pemilihan influencer yang tepercaya sangat krusial dalam membentuk citra merek yang positif dan mendorong transaksi pembelian di TikTok Shop.
Feminist Leadership Style: Upaya Pembentukan Efektivitas Kerja Pegawai dari Sudut Pandang Karyawan PT. BPR Lawu Artha Sayyida Althaf; Silvia Kusuma Wardani; Mochammad Eric Suryakencana Wibowo; Artha Febriana; Diana Aqmala
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 18 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v18i1.11624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak komunikasi hierarki, pengambilan keputusan, dan suasana ruang kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di PT. BPR Lawu Artha yang dipimpin oleh seorang wanita. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 142 karyawan, sedangkan sampel diambil sebanyak 105 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5 dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi hierarki, pengambilan keputusan, dan suasana ruang kerja secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai. Koefisien determinasi (R2) sebesar 45,9% menunjukkan bahwa ketiga variabel ini secara bersama-sama menjelaskan hampir separuh variasi efektivitas kerja pegawai. Studi ini memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat peran kepemimpinan wanita dalam menciptakan organisasi yang unggul melalui lingkungan kerja yang positif, kolaboratif, dan mendukung efektivitas kerja pegawai.