Teguh Andibowo
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LIFE MODEL DAN MODEL VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN FOREHAND VOLLEY TENIS LAPANGAN DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-TANGAN TEGUH ANDIBOWO; M. FURQON H; MUCHSIN DOEWES
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 15 No. 3 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v15i3.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh antara model pembelajaran life model dan model video terhadap kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan, (2) Perbedaan kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan antara mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi, sedang dan rendah, (3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa putra Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, besarnya sampel yang diambil yaitu sebanyak 60 mahasiswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan ANAVA. Sebelum diuji dengan ANAVA, terlebih dulu menggunakan uji prasyarat analisis data dengan uji normalitas sampel (Uji Lilliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05 %). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh antara model pembelajaran life model dan model video terhadap kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan. Pengaruh model pembelajaran life model lebih baik dari pada model video, (2) ada perbedaan kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan antara mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi, sedang dan rendah. Kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan pada mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi lebih baik dari pada mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang, mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang lebih baik dari pada mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan rendah, (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan pukulan forehand volley tenis lapangan. Mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi lebih cocok jika diberikan life model. Mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan sedang lebih cocok jika diberikan model video. Sedangkan mahasiswa yang memiliki koordinasi mata-tangan rendah lebih cocok jika diberikan life model.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DENGAN METODE KESELURUHAN INDIVIDU DAN KESELURUHAN BERPASANGAN TERHADAP KETERAMPILAN TENDANGAN MAE GERI CHUDAN KARATE PADA DOJO INKAI WONOGIRI (Study Eksperimental pada Kohay Dojo Inkai Wonogiri Tahun 2018) Teguh Andibowo; Eriek Satya Haprabu
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 18 No. 2 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v18i2.735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Ada perbedaan pengaruh latihan dengan metode keseluruhan individu dan keseluruhan berpasangan terhadap keterampilan tendangan mae geri chudan karate pada kohay putra Dojo Inkai Wonogiri tahun 2018. (2) Metode latihan yang lebih baik pengaruhnya antara metode keseluruhan individu dan keseluruhan berpasangan terhadap keterampilan tendangan mae geri chudan karate pada atlet putra Dojo Inkai Wonogiri tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pretest – posttest design. Populasi penelitian ini kohay putra Dojo Inkai Wonogiri berjumlah 30 atlet. Sampel penelitian sebanyak 30 atlet dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes pengukuran penampilan keterampilan karate (teknik tendangan mae geri). Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik, sedangkan penghitungannya menggunakan uji perbedaan dengan uji t pada taraf signifikansi 5% dan penghitungan presentase peningkatan. Untuk memenuhi asumsi hasil penelitian dilakukan uji reliabilitas dan uji persyaratan analisis yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Simpulan penelitian ini sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan dengan metode keseluruhan individu dan metode keseluruhan berpasangan terhadap keterampilan tendangan mae geri chudan karate pada kohay putra Dojo Inkai Wonogiri Tahun 2018, (t hitung = 1,5 > t tabel 5% = 2,145). (2) Metode keseluruhan berpasangan lebih baik pengaruhnya dari pada metode keseluruhan individu terhadap keterampilan tendangan mae geri chudan karate pada kohay putra Dojo Inkai Wonogiri Tahun 2018. Kelompok 1 (metode keseluruhan berpasangan) memiliki peningkatan keterampilan tendangan mae geri chudan karate sebesar 15,6%. Sedangkan kelompok 2 (metode keseluruhan individu) memiliki peningkatan sebesar 15,3%.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN POLA PUKULAN TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULU TANGKIS PADA SISWA EXTRAKURIKULER BULU TANGKIS Muchhamad Sholeh; Teguh Andibowo
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 22 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v22i1.1823

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui (1). Untuk mengetahui Perbedaan pengaruh pendekatan sistem latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. (2). Untuk mengetahui manakah yang lebih baik pengaruhnya antara pendekatan sistem latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian adalah pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 45. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Sempel dalam penelitian ini adalah pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021yang berjumlah 30 orang.. Variabel penelitian ini yaitu latihan keterampilan lob dengan latihan drill dan pola pukulan sebagai variabel bebas serta keterampiran pukulan lob bulu tangkis variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes untuk mengetahui kemampuan pukulan lob bulutangkis menggunakan “Untuk mengukur kemampuan pukulan lob bulutangkis dengan high clear test dari Frank Verducci (1980: 30). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaituthitung= 0.5261 lebih besar dari pada ttabel= 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2). Metode drill lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan pola pukulan terhadap keterampilan lob bulutangkis pada siswa putra extrakurikuler Bulu Tangkis UKM Bulutangkis UTP Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan persentase peningkatan terhadap keterampilan lob bulutangkis menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode drill) adalah 39.72% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan metode pola pukulan) adalah 40.438%. Kata Kunci : latihan drill, pola pukulan, lob bulutangkis
PENGARUH METODE LATIHAN DRIBBLE SHOOT DAN THROUGH PASS SHOOT TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING DALAM SEPAKBOLA (Study Eksperimen pada SSB Safo Jomblo Slogohimo Usia 14-16 Tahun 2022) Teguh Andibowo; Muchhamad Sholeh; Erik Teguh Prakoso; Firman Adityatama; kodrad Budiyono
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 22 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v22i2.2139

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Drible Shoot dan Through Pass Shoot Terhadap Kemampuan Shooting Dalam Sepakbola Pada Anak Usia 14-16 Tahun SSB Safo Jomblo Slogohimo Tahun 2022, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara kemampuan Shooting antara latihan Shooting dengan Drible Shoot dan Through Pass Shoot terhadap kemampuan Shooting dalam sepakbola pada Anak Usia 14-16 Tahun SSB Safo Jomblo Slogohimo tahun 2022. Sampel penelitian adalah Anak Usia 14-16 Tahun SSB Safo Jomblo Slogohimoyang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik porpusive sampling. Variabel penelitian ini yaitu hasil peningkatan kemampuan Shootingdengan metode latihan Shooting dengan Drible Shoot dan Through Pass Shoot sebagai variabel bebas kemampuan Shooting sebagai variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Menggunakan tes keterampilan hasil menendang bola dari plooyer, (1970 : 152-157). Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh latihan Shooting dengan Drible Shoot dan Through Pass Shoot terhadap kemampuan Shooting dalam permainan sepakbola pada Anak Usia 14-16 Tahun SSB Safo Jomblo Slogohimotahun 2022. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 6,3494 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan Drible Shoot lebih baik pengaruhnya dari pada Through Pass Shoot terhadap kemampuan Shooting dalam permainan sepakbola pada Anak Usia 14-16 Tahun SSB Safo Jomblo Slogohimo tahun 2022. Berdasarkan persentase kemampuan Shooting menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan metode latihan Drible Shooting) adalah 10,341% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan latihan Through Pass Shoot) adalah 9,852%. Kata Kunci: Dribble Shoot, Through Pass Shoot, Kemampuan Shooting, Sepakbola
PENINGKATAN KEMAMPUAN PUKULAN BACKHAND ATLET BULUTANGKIS UTP SURAKARTA Teguh Andibowo; Mochhamad Sholeh; Muh. Ikhwan Iskandar; Rendra Agung Prabowo; Kodrad Budiyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 2 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan april 2022 – mei 2022, Pukul 15.00-17.00 wib bertempat di Aula UTP Surakarta. Peserta berjumlah 25 atlet. Peserta sangat antusias untuk mengikuti materi latihan. Sebelum praktek diberikan, secara singkat peserta diberikan materi tentang sejarah perkembangan olahraga bulutangkis yang sudah sangat bermasyarakat, selain itu teknik bulutangkis dan latihan Komponen fisik bulutangkis dapat meningkat dengan signifikan. Metode yang digunakan adalah dengan bentuk kegiatan dalam pelatihan olahraga bulutangkis ini dengan menggunakan pendekatan langsung, demontrasi, diskusi, praktek dan evaluasi terhadap serapan dari atlet yang ikut langsung di lokasi yaitu di aula FKIP UTP Surakarta, metode latihan memiliki efektifitas yang berbeda dalam peningkatan hasil belajar Ketepatan Backhand dalam olahraga bulutangkis pada Atlet Bulutangkis UTP Surakarta. Oleh karena itu, dalam menerapkan metode latihan yang bertujuan untuk mengembangkan atau peningkatan hasil Ketepatan Backhand dalam olahraga bulutangkis harus menggunakan metode latihan yang tepat dan sesuai dengan keadaan atlet. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih dan menentukan metode latihan yang tepat, khususnya untuk peningkatan hasil Ketepatan Backhand.
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN PANJURA MALANG DENGAN ANAK YANG TINGGAL BERSAMA ORANG TUANYA SENDIRI Andriyani Utari Putri; Erik Teguh Prakoso; Usmani Haryanti; Teguh Andibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 4 No 1 (2023): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan dilapangan Tingkat Kemandirian Anak yang Tinggal di Panti Asuhan Panjura Malang dengan Anak yang Tinggal Bersama Keluarganya Sendiri di SMK PGRI 07 Malang memiliki perbedaan, misalnya disiplin waktu dan kerapian. Kerapkali anak yang tinggal bersama keluarganya sendiri kedisiplinan waktunya masih berkurang dibandingkan yang tinggal di Panti Asuhan. Kegiatan pengabdian ini untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Kemandirian anak yang tinggal di Panti Asuhan Panjura dengan Anak yang Tinggal Bersama Orang Tuanya Sendiri di SMK PGRI 07 Malang. Metode dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, metode diskusi, metode intrepetasi hasil. Hasil dari pengabdian ini dapat disimpulkan bahawa bahwa ada perbedaan tingkat kemandirian anak yang tinggal di Panti Asuhan Panjura Malang dengan anak yang tinggal bersama Orang Tuanya Sendiri. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa: Anak yang tinggal di Panti Asuhan memiliki tingkat kemandirian yang sangat baik, sehingga mereka dapat mengendalikan, mengatur diri mereka tanpa harus melibatkan banyak orang lain dalam hidup mereka. Dan dengan kemandirian yang mereka miliki ini mereka mempunyai kemampuan lebih baik dalam menjalin hubungan timbal balik dengan orang lain
PELATIHAN QUICK SMASH PADA KLUB AMATIR VOLI SIMO BOYOLALI Muh. Ikhwan Iskandar; Eriek Satya Haprabu; Rendra Agung Prabowo; Totong Umar; Teguh Andibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 4 No 1 (2023): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quick smash adalah jenis smash bola voli yang dilakukan ketika bola berada di ketinggian sekitar 30 sentimeter di atas jaring net. Dalam melakukan quick smash pemain harus memperhatikan kecepatan langkah dan timing yang pas. Selain itu kerjasama antara pemukul dan tosser sangat dibutuhkan dalam melakukan teknik ini, karena biasanya pemukul akan mengambil ancang-ancang dan melompat lebih dulu tepat sebelum tosser memberikan umpan. Dari hasil analisis yang diperoleh setelah dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan quick smash setelah 1,5 bulan latihan dengan metode yang telah ditentukan oleh tim pengabdian bersama pelatih. Tingkat kepuasan pelatih dan atlet juga meningkat setelah dilakukan pengabdian oleh tim pengabdian dari UTP Surakarta.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN DINAMIS DENGAN KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA O’BRIEN Herrywansyah; Teguh Andibowo
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 23 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v23i1.2487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2022.(2) Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2022. (3) Hubungan antara Keseimbangan DinamisTerhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2022 (4) Hubungan antara Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot LenganDanKeseimbangan Dinami Terhadap Kemampuan Tolak Peluru Gaya O’brien Pada Siswa Putri Kelas XII SMKTri Sakti GemolongTahun 2022. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi Hubungan korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan bola SMP Budi UtomoSurakartadan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Nopember tahun 2022. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1)Tes dan pengukuran Kekuatan otot tungkai dengan push dinamometry test(Ismaryati, 2008: 116-117). (2) Tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan push-up test (Widiastuti, 2011: 97). (3) Tes dan pengukuran keseimbangan dinamis dengan modifikasi bass test (Ismaryati, 2008: 51-53). (4) Tes dan pengukuran tolak peluru gaya O’brien menggunakan petunjukpelaksanaan testolak peluru gaya O’brien (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, 1996: 142). Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka simpulan yang dapat diperoleh adalah: (1) Ada hubungan yang signifikanantara Kekuatan Otot Tungkai dengan Tolak Peluru Gaya O’brien , rhitung = 0.418 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Lengan dengan Tolak Peluru Gaya O’brien, rhitung = 0.411> rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Keseimbangan Dinamis dengan Tolak Peluru Gaya O’brien, rhitung = 0.489 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Lengandan Keseimbangan Dinamis dengan Tolak Peluru Gaya O’brien, R2y(123) sebesar 0.401 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 8.6053 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89.
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN STOP-FREEZA DAN MODIFY RULES TERHADAP KEMAMPUAN PASSING SEPAKBOLA (Study Eksperimen pada SSB Safo Jomblo Slogohimo Usia 14-16 Tahun 2023) Kodrad Budiyono; Ronny Suryo Narbito; Teguh Andibowo; Muh. Ikhwan Iskandar
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 23 No. 2 (2023): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v23i2.2821

Abstract

ABSTRAK Permainan sepakbola membutuhkan keterampilan teknis yang baik, dan kemampuan passing menjadi salah satu aspek penting dalam permainan tersebut. Untuk mengembangkan kemampuan passing para pemain, berbagai metode latihan telah dikembangkan. Dalam penelitian ini, dibandingkan dua metode latihan yaitu Stop-Freeza dan Modify Rules untuk melihat perbedaan pengaruhnya terhadap kemampuan passing dalam sepakbola. Metode Stop-Freeza adalah pendekatan latihan yang menekankan pada kecepatan dan akurasi passing. Latihan dilakukan dengan memberikan tekanan pada pemain untuk melakukan passing dengan cepat tanpa membuat kesalahan. Sementara itu, metode Modify Rules melibatkan modifikasi aturan permainan seperti waktu terbatas atau area bermain yang lebih kecil untuk meningkatkan keterampilan passing. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest group dengan dua kelompok subjek. Kelompok pertama menjalani latihan dengan metode Stop-Freeza, sementara kelompok kedua menggunakan metode Modify Rules. Setelah periode latihan tertentu, kedua kelompok subjek diuji kemampuan passing mereka dalam situasi permainan yang serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan, yaitu Stop-Freeza dan Modify Rules, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan passing pemain sepakbola. Namun, terdapat perbedaan dalam pengaruh antara kedua metode tersebut. Kelompok yang menjalani latihan dengan metode Stop-Freeza mengalami peningkatan kemampuan passing yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan metode Modify Rules. Dalam konteks pengembangan sepakbola, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang strategi latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan passing. Pelatih dan pemain dapat mempertimbangkan metode Stop-Freeza sebagai pendekatan yang efektif untuk mengembangkan keterampilan teknis dalam hal passing. Modifikasi aturan permainan seperti yang digunakan dalam metode Modify Rules juga dapat menjadi alternatif yang menarik untuk melibatkan pemain dalam situasi latihan yang lebih menantang. Kata Kunci: metode latihan, Stop-Freeza, Modify Rules, kemampuan passing, sepakbola
PENGARUH PROGRAM PELATIHAN KECEPATAN (SPEED) TERHADAP AKSELERASI DAN KECEPATAN MAKSIMUM Teguh Andibowo; Kodrad Budiyono; Hartini; Erik Teguh Prakosa; Ardya Resti Prasasti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3204

Abstract

The aim of this research is to analyze about: ( 1 ) the influence, training programs speed acceleration in football player against the increasing; ( 2 ) influence training programs to speed the maximum speed on football player; and ( 3 ) the difference influence a training program to increasing speed and acceleration of maximum speed on football player.This research is football SSB Safo Jomblo selection with a total sample of 22 athletes. This type of research used in this study is a quantitative quasi-experimental methods. The design of this study used only matching design, and data analysis using Manova. The process of data collection was done with a test run of 30 meters for acceleration and run of 30 meters tests for maximum speed at the time of the pretest and posttest. Furthermore, the data were analyzed using SPSS 19.0 series. The results showed: (1) there is a significant influence on the speed of accelerated training programme on football player; (2) there is a significant effect of speed training program to increase maximum speed on soccer player; (3) there is a difference between training programs effect the speed of increase in acceleration and maximum speed on the soccer players. Based on the above analysis, it can be inferred that there is an increase in acceleration and maximum speed for experimental group and the control group after being given training speed from the results of the t-test.