Teguh Andibowo
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH PROGRAM PELATIHAN KECEPATAN (SPEED) TERHADAP AKSELERASI DAN KECEPATAN MAKSIMUM Teguh Andibowo; Kodrad Budiyono; Hartini; Erik Teguh Prakosa; Ardya Resti Prasasti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3204

Abstract

The aim of this research is to analyze about: ( 1 ) the influence, training programs speed acceleration in football player against the increasing; ( 2 ) influence training programs to speed the maximum speed on football player; and ( 3 ) the difference influence a training program to increasing speed and acceleration of maximum speed on football player.This research is football SSB Safo Jomblo selection with a total sample of 22 athletes. This type of research used in this study is a quantitative quasi-experimental methods. The design of this study used only matching design, and data analysis using Manova. The process of data collection was done with a test run of 30 meters for acceleration and run of 30 meters tests for maximum speed at the time of the pretest and posttest. Furthermore, the data were analyzed using SPSS 19.0 series. The results showed: (1) there is a significant influence on the speed of accelerated training programme on football player; (2) there is a significant effect of speed training program to increase maximum speed on soccer player; (3) there is a difference between training programs effect the speed of increase in acceleration and maximum speed on the soccer players. Based on the above analysis, it can be inferred that there is an increase in acceleration and maximum speed for experimental group and the control group after being given training speed from the results of the t-test.
IMPLEMENTASI METODE LATIHAN MODIFY RULES PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Andibowo, Teguh; Kodrad Budiyono; Eriek Satya Haprabu; Rustam Yulianto; Dwi Gunadi; Galih Putri Miranti
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2974

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini memiliki banyak manfaat, antara lain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, keterampilan gerak, dan kerja sama tim. Namun, olahraga ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, terutama bagi anak-anak usia dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bermain sepak bola anak-anak usia dini di SSB Safo Jomblo, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan menerapkan metode latihan modify rules. Metode yang digunakan adalah dengan bentuk kegiatan dalam pelatihan sepakbola ini dengan menggunakan pendekatan langsung, demontrasi, diskusi, praktek dan evaluasi terhadap serapan dari siswa yang ikut langsung di lokasi yaitu di desa Waru Slogohimo, Metode latihan modify rules merupakan metode latihan yang memodifikasi peraturan pertandingan sepak bola sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak usia dini. Modifikasi peraturan pertandingan sepak bola pada metode latihan modify rules dapat dilakukan dalam berbagai aspek, antara lain: Ukuran lapangan, Jumlah pemain, Waktu pertandingan, Peraturan permainan. Modifikasi peraturan pertandingan sepak bola ini bertujuan untuk membuat permainan sepak bola menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi anak-anak usia dini. Dengan demikian, anak-anak usia dini dapat lebih mudah mempelajari keterampilan bermain sepak bola. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu dari bulan Agustus hingga Oktober 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 20 anak-anak usia dini yang berusia 7-12 tahun. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa implementasi metode latihan modify rules dapat meningkatkan kemampuan bermain sepak bola anak-anak usia dini. Hal ini terlihat dari hasil tes penguasaan bola, tes passing, dan tes dribbling. Pada tes penguasaan bola, rata-rata skor anak-anak meningkat dari 6,5 menjadi 8,2. Pada tes passing, rata-rata skor anak-anak meningkat dari 6,2 menjadi 7,8. Pada tes dribbling, rata-rata skor anak-anak meningkat dari 6,0 menjadi 7,5.
APLIKASI POTENSI KETERAMPILAN GERAK DASAR DALAM PERMAINAN FUTSAL PADA PEMAIN FUTSAL PEMULA AKADEMI HUPERNAKO SURAKARTA Rendra Agung Prabowo; Mahardika, Wisnu; Teguh Andibowo; Slamet Sudarsono; Erik Teguh Prakoso; Kristina Widyasari
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3700

Abstract

Ilmu kepelatihan olahraga adalah ilmu yang mempelajari masalah– masalah latihan olahraga, kondisi fisik, mental, gizi, perwasitan, pertandingan dan penilaian, dalam rangka mencapai tujuan olahraga. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan fungsional jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun Kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul khususnya pada generasi muda yang aktif mengikuti kegiatan olahraga dari pada yang tidak aktif mengikutinya Tujuan dalam proposal pengabdian ini yaitu, untuk memberikan informasi, pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan melalui kegiatan pelatihan, serta berpartisipasi di dalam mengembangkan kompetensi dibidang olahraga khususnya pada cabang olahraga futsal di Surakarta. Metode yang akan digunakan di dalam pengabdian ini menggunakan metode pendekatan praktek terbimbing berdasarkan kajian ilmiah bidang keolahragaan. Setelah melaksanakan pelatihan ini, maka dapat disimpulkan bahwa para atlet Surakarta disaat latihan lebih terarah dan bersungguh setelah menerapkan latihan dengan keterampilan gerak dasar futsal yang maksimal. Pembinaan atlet surakarrta Dalam pengabdian masyarakat ini, berlangsung pada 10 April 2024 sampai 9 Mei 2024 dihadiri 21 peserta. Kegitan berupa penyampaian materi dan praktek langsung implementasi model latihan gerak dasar futsal khusunya. Para atlet kota Surakarta dibagi dalam 2 kelompok agar aplikasi gerak dasar futsal lebih efektif dilatihkan. Para pemain melakukan praktek langsung setelah diberikan penjelasan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil praktek setiap sesi pertemuan dilakukan pendampingan evaluasi latihan secara terstruktur.
Analisis Pukulan Gyaku Tsuki Pada Siswa Remaja Karate Dojo Kabupaten Karanganyar Tahun 2024 Galih Putri Miranti; Teguh Andibowo; Slamet Sudarsono; Rendra Agung Prabowo; Wisnu Mahardika; Erik Teguh Prakoso6
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6728

Abstract

The purpose of this study was to determine the ability of Gyaku tsuki Punches in Karanganyar Regency Karate Dojo Youth Students in 2024. This research method is quantitative descriptive research with the characteristics of the absence of hypotheses and the data obtained will be presented. The method used is a survey, with a research instrument in the form of a skill test of the basic technique of gyaku tsuki punches performed 2x attacking which aims to determine the Analysis of Gyaku Tsuki Punches on Teenage Karate Dojo Students Karanganyar Regency Year 2023. The sample of this study were karate students with the age category 12-17 years totaling 20 people. Based on the results of data analysis, that those who have punch skills in the good category with a score of 12 - 16 are 4 students or 20% of the total sample, then those who have punch skills in the sufficient category with a score of 8 - 4 are 13 students or 65% of the total sample, and those who have punch skills in the deficient category with a score of 4 - 7 are 3 students or 15% of the total sample studied. Based on the results of research and discussion, it is concluded that: students who are classified as "good" are 4 students (20%), "enough" are 13 students (65%), and "less" are 3 students (15%). The results of the study concluded that the gyaku tsuki punch skills of adolescent karate dojo students in Karanganyar Regency in 2024 were in the sufficient category.
Pengaruh Gaya Hidup Digital Terhadap Kesehatan Mental Dan Interaksi Sosial Remaja Di Surakarta Usmani Haryati; Andibowo, Teguh; Ayu Putri Budiarti, Laras; Purida, Vanisa
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4468

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari gaya hidup digital berdampak pada kesehatan mental dan interaksi sosial remaja. Penelitian ini melibatkan 30 remaja berusia 13-18 tahun yang menggunakan media digital yang canggih. Data dianalisis menggunakan regresi linier dan korelasi setelah dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital berdampak besar pada kesehatan mental remaja; penggunaan perangkat digital yang lebih tinggi, khususnya media sosial, dikaitkan dengan peningkatan kecemasan, depresi, dan gangguan tidur. Penelitian ini menemukan bahwa terlalu banyak interaksi digital menyebabkan perasaan kesepian dan hubungan interpersonal yang lebih buruk. Remaja mengalami tekanan sosial untuk mendapatkan validitas melalui media sosial, yang dapat membahayakan harga diri mereka. Studi ini menunjukkan bahwa interaksi tatap muka dan penggunaan media digital seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan sosial remaja.
PENGUATAN PERKEMBANGAN FISIK DAN DISIPLIN ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN LARI KECIL BERBASIS JOYFUL LEARNING DI PAUD–TK KARANGANYAR Teguh Andibowo; Rustam Yuliyanto; Hartini; Ronny Suryo Narbito; Aan Budi Santoso; Moh.Habib
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5788

Abstract

Melalui penggunaan permainan lari yang menyenangkan, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan fisik anak usia dini dan menanamkan nilai disiplin. Lari kecil adalah contoh aktivitas fisik yang mengoptimalkan perkembangan motorik kasar, koordinasi, dan kebugaran jasmani anak. Di PAUD–TK Karanganyar, TK-PAUD Nurul Iman, program dijalankan dengan mitra kegiatan guru, peserta didik, dan orang tua. Participatory Action Research (PAR) adalah pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi kegiatan. Agar anak merasa gembira dan termotivasi untuk bergerak aktif, permainan lari kecil dikemas dengan cara yang menyenangkan untuk belajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak telah ditingkatkan, terutama dalam hal keseimbangan, koordinasi, dan kecepatan reaksi gerak. Selain itu, anak menunjukkan perubahan perilaku yang baik, seperti kesadaran waktu yang lebih baik, keteraturan, dan kedisiplinan dalam melakukan kegiatan. Program ini juga meningkatkan peran orang tua dan guru dalam mengajarkan nilai karakter melalui kegiatan fisik sederhana dan menyenangkan.
PENGARUH SENAM AERO DANCE DAN SENAM AEROBIK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN AEROBIK DI SANGGAR SENAM SAHABAT AERO SPORT KABUPATEN WONOGIRI Karisma Sari, Yudi; Hartini; Andibowo, Teguh; Teguh Prakoso, Erik
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.6195

Abstract

Program latihan di pusat kebugaran sering kali belum disesuaikan secara optimal dengan tujuan kebugaran anggota, sehingga hasil latihan kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam aero dance dan senam aerobik terhadap peningkatan kapasitas aerobik. Metode yang digunakan adalah Ex post Facto dengan Harvard Step Test sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kemampuan aerobik yang signifikan antara tes awal dan tes akhir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada kelompok senam aero dance, nilai tes akhir mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tes awal dengan nilai t hitung sebesar 9,20. Demikian pula pada kelompok senam aerobik, tes akhir menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tes awal dengan nilai t hitung sebesar 12,42. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara efektivitas senam aero dance dan senam aerobik. Oleh karena itu, disarankan agar program latihan dirancang dan dilaksanakan secara terencana sesuai dengan tujuan latihan untuk memperoleh hasil yang optimal. Kata kunci: Senam Aero Dance, Senam Aerobik, dan Kemampuan aerobik.
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA TINGKAT INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA TAHUN 2026 Slamet Santoso; Shodiq Hutomono; Teguh Andibowo; Teguh Santosa; Erik Teguh Prakoso; Faridha Isnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7085

Abstract

Technological advancements should be leveraged to revitalize traditional games, making them more engaging and ensuring their preservation for future generations. However, technology can also negatively impact traditional games, as children today often no longer play them. Driven by a passion for culture, academics have felt compelled to preserve local wisdom and traditional games. Efforts to conserve and reintroduce these nearly extinct traditional games have taken the form of international-level training sessions and competitions for "Goara-Goara." Goara-Goara is a composite of Indonesian traditional sports and games, integrated into a single, unique, engaging, and enjoyable new game. This innovative game incorporates seven to eight traditional activities, such as *rangku alu* (bamboo dance), sack racing, progressive jump rope, *suda manda* (hopscotch), bamboo stilts, *boy-boyan* (ball-and-tile game), and—optionally—bamboo climbing. The project was implemented in three stages: 1) promoting Goara-Goara via social media and sharing information with training organizers; 2) conducting a 10-hour Goara-Goara training session; and 3) hosting an international Goara-Goara competition. Participants hailed from 11 countries—Bangladesh, Afghanistan, Pakistan, Sudan, Yemen, the Philippines, The Gambia, Uganda, Timor-Leste, Japan, and Indonesia—with a total of 175 participants. These training and competition activities were organized and funded by the UTP Institute for Research and Community Service, in collaboration with the Office of International Affairs and with support from the UTP PPG FKIP (Teacher Professional Education Program).
STUDI TENTANG PENERAPAN PERMAINAN FUTSAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI KARAKTER PADA ANAK USIA DINI Teguh Andibowo; Danang Adhi Kusuma; Muhammad Ilham Dewanto; Muhammad Ilham Saputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.59776

Abstract

The purpose of this research is to examine how futsal games affect the character development of early childhood children at PAUD and TK Nurul Iman Karanganyar. This study was conducted using a mixed-methods approach, which involved the use of observation and interviews in addition to a one-group pretest-posttest experimental design. There were 30 children aged 5–8 years who were the subjects of the study. They attended futsal classes for six months and practiced twice a week. Qualitative data were obtained through observations and interviews with teachers and parents, while quantitative data were obtained through character questionnaires measuring elements of discipline, cooperation, responsibility, sportsmanship, and leadership. Quantitative data analysis used paired sample t-tests, while qualitative data analysis used thematic analysis. The research results show a significant difference between the pretest and posttest scores in the futsal program and all character indicators, with an average increase of 36.4%. Interview and observation results also indicate that children have become more disciplined, cooperative, responsible, athletic, and more confident in class. The results show that futsal is an effective tool for teaching character to early childhood through enjoyable and meaningful play activities. According to this research, futsal can be included as one of the strategies for teaching character in early childhood education and kindergarten.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MELALUI TES TKPN PADA SISWA KELAS IV, V DAN VI SD NEGERI BANDUNGAN 02 KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2024 Istiqomah; Teguh Andibowo; Kuncoro, Bagus; Satrio Sakti Rumpoko; Ninda Beny Asfuri; Sunjoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7138

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini yaitu untuk mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani Melalui Tes TKPN Siswa Kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Tahun 2024. Tes TKPN ini dikemukakan oleh Kemenpora pada tahun 2022 dengan instrumen tes seperti V Sit Reach 30 Detik, Pacer Test, Test Sit Up 60 Detik, Squat Thurst 30 detik dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Metode Pengabdian Masyarakat yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes TKPN ada 5 instrumen tes yang diantaranya: V Sit Reach 30 Detik, Pacer Test, Test Sit Up 60 Detik, Squat Thurst 30 detik dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Populasi Pengabdian Masyarakat: siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02. Sampel Pengabdian Masyarakat: siswa kelas IV, VI dan VI SD Negeri Bandungan 02. Teknik pengambilan sampel: Total Sampling. Jumlah siswa yang mengikuti tes: 82 siswa. Dalam pengolahan data menggunakan analisis statistika deskriptif dan persentase. Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang terdapat 4 kategori yaitu dalam kategori “Baik sekali” sebesar 4% (3 siswa ), “ Baik” 19% (16 siswa), “Cukup” 72% (59 siswa), “Kurang” 5% (4 siswa), “Kurang sekali” 0%. Berdasarkan hasil Pengabdian Masyarakat Tingkat Kebugaran Pelajar Nusantara pada siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang frekuensi terbanyak pada kategori “Cukup” dengan presentase 59 siswa (72%). Kemudian hasil IMT pada siswa kelas IV, V dan VI SD Negri Bandungan 02 masuk dalam kriteria gizi baik (normal) memiliki besar persentase sebesar 48% sebanyak 39 siswa.