Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Strategi Pembelajaran, Suasana Akademik dan Sarana Prasarana dengan Kualitas Praktek Belajar Lapangan dalam Mewujudkan Penerapan Program Kampus Merdeka Yusnaini Yusnaini; Halimatussakdiyah Lubis; Fika Lestari
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.082 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2450

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan perubahan global yang berdampak pada aspek ekonomi berupa pengangguran. Hal ini menjadi perhatian khusus terhadap bidang pendidikan agar menghasilkan lulusan yang berkompetensi sesuai bidang keilmuannya. Program kampus merdeka mendukung mahasiswa menguasai berbagai keilmuan dan berinovasi dengan kemajuan teknologi digital dalam rangka beradaptasi dengan dunia kerja. Praktek belajar lapangan berorientasi untuk mewujudkan pembelajaran yang berkualitas tinggi dalam rangka mendukung penerapan program kampus merdeka. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas praktek belajar lapangan meliputi strategi pembelajaran, suasana akademi dan sarana prasarana. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan strategi pembelajaran, suasana akademik dan sarana prasarana dengan kualitas praktek belajar lapangan dalam mewujudkan penerapan program kampus merdeka. Sampel penelitian berjumlah 42 mahasiswa Universitas Nurul Hasanah Kutacane. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan strategi pembelajaran dan sarana prasaranadengan kualitas praktek belajar lapangan (ρ-value 0,006 dan ρ-value 0,002) serta tidak ada hubungan suasana akademik dengan kualitas praktek belajar lapangan (ρ-value 0,927). Berdasarkan penelitian ini diharapkan bahwa perguruan tinggi mendukung peningkatkan kualitas praktek belajar lapangan melalui pengadaan sarana prasarana penunjang, menciptakan suasana akademik dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan praktek belajar lapangan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BAKTI SOSIAL PEDULI LINGKUNGAN PADA KORBAN BANJIR DI KECAMATAN DARUL HASANAH, KABUPATEN ACEH TENGGARA Halimatussakdiyah Lubis; Yusnaini Yusnaini; Fika Lestari; Sri Mala Hayati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v4i3.199

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, termasuk Kutacane. Survey awal diidentifikasi bahwa banjir telah melanda Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara pada tanggal 1 November 2022 dan masyarakat mengalami kerugian materi yang cukup besar. Dimana, korban banjir kurang memiliki persediaan makanan pokok, baju, selimut dan balita kurang memiliki persediaan susu, pampers dan MPASI. Sedangkan kondisi lingkungan di lokasi banjir, jalan dipenuhi dengan lumpur yang terbawa banjit dan air masih tergenang pada bagian daratan yang lebih rendah. Oleh karena itu, pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial peduli lingkungan pada korban banjir. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survey awal untuk mengidentifikasi korban banjir dan kondisi lingkungan, identifikasi masalah, menganalisis kebutuhan, menetapkan khalayak sasaran dan pelaksanaan program. Pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial terdiri dari 5 (lima) kegiatan yaitu sosialisasi program kepada remaja karang taruna, persiapan bantuan sesuai kebutuhan korban banjir, distribusi bantuan ke lokasi banjir dan gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil capaian kegiatan ini adalah remaja karang taruna berperan aktif dalam kegiatan, bahan bantuan disalurkan langsung kepada panitia posko penerimaan bantuan dan masyarakat sangat antusias melakukan gotong royong.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bakti Sosial Peduli Lingkungan Pada Korban Banjir di Kabupaten Aceh Tenggara Halimatussakdiyah Lubis; Yusnaini Yusnaini; Fika Lestari; Sri Mala Hayati
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia, termasuk Kutacane. Survey awal diidentifikasi bahwa banjir telah melanda Desa Lawe Pinis dan Rambung Teldak Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara pada tanggal 1 November 2022 dan masyarakat mengalami kerugian materi yang cukup besar. Dimana, korban banjir kurang memiliki persediaan makanan pokok, baju, selimut dan balita kurang memiliki persediaan susu, pampers dan MPASI. Sedangkan kondisi lingkungan di lokasi banjir, jalan dipenuhi dengan lumpur yang terbawa banjit dan air masih tergenang pada bagian daratan yang lebih rendah. Oleh karena itu, pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial peduli lingkungan pada korban banjir. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survey awal untuk mengidentifikasi korban banjir dan kondisi lingkungan, identifikasi masalah, menganalisis kebutuhan, menetapkan khalayak sasaran dan pelaksanaan program. Pemberdayaan masyarakat melalui bakti sosial terdiri dari 5 (lima) kegiatan yaitu sosialisasi program kepada remaja karang taruna, persiapan bantuan sesuai kebutuhan korban banjir, distribusi bantuan ke lokasi banjir dan gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil capaian kegiatan ini adalah remaja karang taruna berperan aktif dalam kegiatan, bahan bantuan disalurkan langsung kepada panitia posko penerimaan bantuan dan masyarakat sangat antusias melakukan gotong royong.
Perbandingan Keberagaman Makanan Berdasarkan Minimum Dietary Diversity For Women (MDDW) bagi Kesehatan Reproduksi Wanita Yessy Syahradesi T; Fika Lestari; Yusnaini Yusnaini
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.6992

Abstract

This study aims to analyze the comparison of food diversity based on the Minimum Dietary Diversity for Women (MDDW) for women's reproductive health. The method used is quantitative with a cross-sectional study approach. The results showed differences in food diversity among women of childbearing age in Kutacane City and Lawe Loning Aman Village, Southeast Aceh District. In conclusion, women of childbearing age in Kutacane City consume a variety of foods from more than five food groups compared to women of childbearing age in Lawe Loning Aman Village, who are less diverse in achieving minimum food intake. Therefore, it is hoped that health workers will provide education regarding food diversity in realizing women's reproductive health. Keywords: Diversity of Food, Reproductive Health, Women
Peran Petugas Kesehatan Terhadap Konsumsi Tablet Zat Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Bogor Fika Lestari; Ratna Dewi; Kurniati Nawangwulan; Yusnita Yusfik; Eny Retna Ambarwati; Adity Dwi Treasa; Sri Wahyuni
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8009

Abstract

Anemia in pregnant women can be caused by an increase in oxygen demand so that erythropoietin production in the kidneys also increases. This causes red blood cells (erythrocytes) to increase by 20-30%. This increase is not comparable to the progressive increase in plasma volume, which is 40-45%, so that a hemodilution process (blood thinning) occurs which causes a decrease in Hb concentration. This research method is an analytical survey with a Cross-Sectional research design, namely research on the relationship between two variables in a condition or group of individuals. The results of the Chi-Square test obtained a p Value = 0.020 ≤ α (0.05), this shows that there is a relationship between the role of health workers and the consumption of Fe tablets. The conclusion is that as health workers, they can increase their active role in providing counseling, information counseling and education to pregnant women and their families about consuming Fe tablets and especially to pregnant women to consume Fe tablets during pregnancy.
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Peningkatan Lifestyle Remaja Yang Sehat dan Unggul Di Desa Tuah Mesade Halimatussakdiyah Lubis; Fika Lestari
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v4i1.3564

Abstract

Period most vulnerable to experiencing reproductive health problems such as early pregnancy, unsafe abortion which can cause the death of mother and child, depression, sexually transmitted infections (STIs) such as Human Immunodeficiency Virus (HIV), sexual harassment, infertility, and malignancies such as cervical cancer. Adolescents begin to focus on behavior that is associated with adult status, namely smoking, drinking alcohol, using drugs, and engaging in promiscuous sexual acts which are quite disturbing. Community Service "Reproductive Health Socialization as an Effort to Improve the Healthy and Excellent Lifestyle of Adolescents in Tuah Mesade Village was held on 9-11 February 2024 with a total of 30 participants. Socialization is provided by the community service team regarding the introduction of male and female reproductive organs, how to care for reproductive organs, nutrition in reproductive health, and sexually transmitted infections. The extension participants seemed enthusiastic about the materials presented by the resource persons and were able to be actively involved, so this extension activity took place in a two-way system and many participants asked questions. The presentation of the counseling material was followed by discussion, ice breaking, and distribution of door prizes in the form of a book with the title "Teaching Book on Nutrition in Reproductive Health" to participants who were active during the discussion activities.
Psychological Dimensions and Implications of Adolescent Sexual and Reproductive Health: A Scoping Review of Existing Evidence Yessy Syahradesi; Fika Lestari; Siska Putri Belangi; Dina Andriani; Nur Triningtias Putri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.1478

Abstract

Adolescence is a critical developmental period marked by complex biological, psychological, and social changes that influence sexual and reproductive health (SRH) behaviors. Psychological factors such as attitudes, self-efficacy, mental health, and communication skills play a crucial role in shaping adolescents’ sexual decision-making and preventive behaviors. However, evidence on intervention-based strategies integrating psychological perspectives remains fragmented. This scoping review aimed to map and synthesize intervention-based evidence on adolescent sexual and reproductive health with a focus on psychological perspectives and implications. This review followed the Arksey and O’Malley framework and adhered to PRISMA-ScR guidelines. A comprehensive search was conducted in PubMed, Scopus, Web of Science, CINAHL, and Google Scholar for studies published between 2019 and 2025, identifying 245 records. After screening and eligibility assessment, 11 studies were included. Eligible studies included randomized controlled trials and quasi-experimental designs involving adolescents aged 10-19 years and interventions incorporating psychological outcomes. Data were extracted and synthesized descriptively. Eleven intervention studies from diverse global settings were included. School-based, digital, and family-based interventions consistently improved adolescents’ SRH knowledge, attitudes, self-efficacy, communication skills, and preventive behaviors. Theory-driven and multi-component interventions demonstrated the greatest effectiveness. Psychological and psychosocial factors, including mental health, social norms, and parent-adolescent communication, significantly influenced SRH outcomes. However, gaps were identified in low- and middle-income countries and in long-term behavioral and mental health outcomes. Psychologically informed, theory-based, and multi-component interventions are effective strategies to promote healthy sexual and reproductive behaviors among adolescents.
BODY IMAGE AND SELF-ESTEEM AS PSYCHOLOGICAL DETERMINANTS OF WOMEN’S REPRODUCTIVE HEALTH BEHAVIOR: A NARRATIVE REVIEW Siska Putri Belangi; Yessy Syahradesi Br Tambunan; Dina Andriani; Fika Lestari
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.555

Abstract

Women’s reproductive health behavior is influenced not only by biological and social factors but also by psychological determinants such as body image and self-esteem. This study aimed to synthesize scientific evidence on the role of body image and self-esteem as psychological determinants of women’s reproductive health behavior. A narrative review design was used, with a literature search conducted in PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar for articles published between 2014 and 2025. Studies were selected based on predefined criteria, including those involving women of reproductive age and examining the relationship between body image and/or self-esteem and reproductive or sexual health outcomes. The findings consistently indicated that positive body image and higher self-esteem were associated with better sexual function, greater sexual satisfaction, improved reproductive well-being, and healthier reproductive decision-making. Conversely, negative body image was linked to poorer psychological and sexual well-being. These results highlight the importance of integrating psychosocial interventions into reproductive health promotion to support women’s overall reproductive health outcomes.
Mapping Peer and Family Support Interventions for Cardiometabolic Management in Adults with Diabetes and/or Hypertension: A Scoping Review Dina Andriani Br Karo; Siska Putri Belangi; Fika Lestari; Yessy Syahradesi Br Tambunan; Indri Putri Sari
An Idea Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v5i2.923

Abstract

Diabetes mellitus and hypertension are major cardiometabolic conditions requiring sustained self-management, in which social support from family and peers may facilitate adherence and improve clinical outcomes. However, evidence on the characteristics and implementation of these support interventions remains fragmented. This scoping review aimed to map peer and family support interventions for cardiometabolic management among adults with diabetes mellitus and/or hypertension. A scoping review was conducted following the Arksey and O’Malley framework, with refinements by Levac et al., and reported according to PRISMA-ScR. Literature published in English from 2021 to 2026 was searched in PubMed, Scopus, Web of Science, CINAHL, and Google Scholar. Eligible studies involved adults with diabetes mellitus and/or hypertension and evaluated peer, family, or combined support interventions targeting cardiometabolic management. Data were synthesized descriptively and narratively. Methodological quality was assessed using the appropriate Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal tools. Nine studies were included, comprising randomized controlled trials, quasi-experimental studies, and a single-arm interventional study. Five studies were conducted in Indonesia, with others from China, the United States, Iran, and India. Interventions included family self-management programs, health coaching, family empowerment, telenursing, patient-family partnerships, peer support, and community-based education. Reported outcomes included improved glycemic control, blood pressure control, self-management, dietary and sodium adherence, medication adherence, treatment compliance, patient-family engagement, self-care, and quality of life. JBI appraisal scores ranged from 76.9% to 100%. Peer and family support interventions demonstrate potential to improve both clinical and behavioral outcomes in adults with diabetes mellitus and/or hypertension. Their integration into community and healthcare-based cardiometabolic management may strengthen sustained self-management and treatment adherence.