Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Usulan Alat Sensor Alarm Mesin Rajut Berbasis Poka Yoke Untuk Meminimasi Defect Pada Proses Rajut Kaos Kaki Di Pt Xyz Sandhika, Preity Shinta Adriana; Damayanti, Dida Diah; Oktafiani , Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ merupakan perusahaan fashion yangmemproduksi kaos kaki mengalami permasalahan tingginyatingkat defect pada produk kaos kaki jempol selama periodeJuni hingga November 2023. Meskipun permintaan tinggi, rataratadefect rate mencapai 4.04%, melampaui batas toleransiperusahaan sebesar 3%. Dari enam tahap produksi kaos kaki,yaitu rajut, obras, bolak-balik, oven, sortir, dan pengemasan,terdapat beberapa jenis defect, seperti lubang, noda, turun size,belang, dan bahan baku. Analisis Pareto menunjukkan bahwajenis defect yang paling dominan adalah lubang, dengan tingkatdefect sebesar 33% yang berasal dari proses rajut. Berdasarkanmasalah tersebut, dilakukan analisis tahap-tahap pada prosesrajut menggunakan analisis Failure Mode and Effect Analysis(FMEA). Mode kegagalan dengan nilai Risk Priority Number(RPN) tertinggi adalah jarum rusak sebesar 392 dan jarumpatah sebesar 336. Untuk merancang solusi dari permasalahanyang ada, digunakan metode poka yoke yang bertujuanmencegah cacat produk. Usulan perbaikan meliputipenggantian jarum secara serentak sesuai umur pakainya,dibantu oleh alat sensor alarm. Alat ini dirancang untukmengatasi masalah pada penggunaan jarum yang tidak digantisaat umur pakainya telah habis. Alat ini dirancang untukmendeteksi dini dan mencegah kegagalan sehingga kualitasproduk dapat ditingkatkan dan defect yang disebabkan olehjarum pada mesin rajut dapat dikurangi. Kata kunci — Lean Manufacturing, defect, FMEA, poka yoke, sensor
Analisis Perbandingan Kekuatan Pada Gas Cylinder Kursi Dengan Menerapkan Thin Walled Bionic-Bamboo Menggunakan Finite Element Method Hawari, Lativ; Oktafiani, Ayudita; Rachmat, Haris
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era modern, kenyamanan menjadi prioritas, terutama dalam aktivitas yang melibatkan durasi duduk yang lama seperti bermain video game. Gas cylinder merupakan komponen penting pada kursi gaming yang dipengaruhi oleh beban dan material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan kekuatan gas cylinder kursi gaming dengan menerapkan struktur bambu bionik berdinding tipis menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Simulasi FEM digunakan untuk memahami efek dari berbagai material, seperti stainless steel, aluminium alloy, dan plastik ABS, serta variasi diameter nodus pada struktur bambu bionik. Beban sebesar 1500 N digunakan untuk mewakili berat rata- rata pengguna kursi gaming. Metode Grey Relational Analysis (GRA) digunakan untuk mengevaluasi kinerja berbagai desain berdasarkan deformasi dan tegangan yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur bambu bionik dengan nodus heksagonal berdiameter 2 mm (BSS2-2) memiliki performa terbaik dengan deformasi dan tegangan lebih rendah dibandingkan desain silinder gas eksisting. Grey Relational Grade dari BSS2-2 mencapai 0.9997, sementara desain eksisting memiliki nilai 0.9620. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan struktur bambu bionik berdinding tipis dapat secara signifikan meningkatkan kekuatan dan ketahanan gas cylinder pada kursi gami Kata kunci— FEM, GRA, THIN-WALLED BIONIC BAMBOO, Cylinder Gas, Deformasi, Tegangan.
Usulan Pengaturan Penggunaan Lift Dengan Algoritma Genetika Untuk Minimasi Waiting Time Lift Di Gedung Tult Lukman, Harits Faishal; Oktafiani, Ayudita; Nopendri, Nopendri
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan transportasi vertikal, khususnya lift, merupakan komponen penting dalam pengelolaan gedung-gedung modern seperti Gedung TULT di Telkom University. 5 dari 10 lift pada gedung ini mengalami ketidaksetaraan beban kerja sehingga waktu tunggu antar-lift tidak merata, khususnya selama periode sibuk seperti pergantian kelas dan jam makan siang. Ketidaksetaraan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan inefisiensi dalam penggunaan fasilitas lift. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penjadwalan lift di Gedung TULT dengan menggunakan algoritma genetika untuk meminimalkan waktu tunggu pengguna lift, serta meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penggunaan fasilitas tersebut. Dalam penelitian ini, model penjadwalan lift dioptimalkan dengan mempertimbangkan berbagai parameter seperti jumlah lift, jumlah lantai, dan pola penggunaan selama periode puncak. Data asli mengenai waktu tempuh lift dan jumlah lantai yang dilayani dikumpulkan untuk membangun model simulasi. Algoritma genetika diterapkan untuk mencari solusi optimal yang dapat mengurangi waktu tunggu rata-rata dan distribusi beban antar-lift. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan algoritma genetika dapat secara signifikan mengurangi waktu tunggu total lift di Gedung TULT. Data simulasi memperlihatkan penurunan average waiting time dari 177 detik pada penjadwalan awal menjadi 135 detik pada penjadwalan yang dioptimalkan Perbaikan ini dicapai melalui penyesuaian jadwal dan pembagian beban lift yang lebih merata, yang pada gilirannya mengurangi ketidaknyamanan pengguna dan meningkatkan efisiensi operasional lift. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penerapan teknik optimasi dalam pengelolaan fasilitas transportasi vertikal untuk meningkatkan pengalaman pengguna di gedung-gedung dengan intensitas tinggi. Kata kunci— Algoritma Genetika, Lift, Waiting Time, Lantai, Penjadwalan
Perancangan Alat Deteksi Defect Kemasan Gelas Plastik Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) Di PT XYZ Wirayudha, Umar; Rachmat, Haris; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam sektor F&B Food & Beverages. Produk utama dari PT. XYZ berupa gelas plastik untuk minuman ringan dan juga sedotan plastik dengan berbagai macam ukuran. Dengan memudarnya pandemi COVID-19, demand dari produk makanan dan minuman kembali naik. Mengikuti kenaikan tersebut, perusahaan harus meningkatkan jumlah produksinya untuk dapat memenuhi demand pelanggan. Naiknya jumlah produksi memunculkan masalah tingkat defect yang tinggi akibat berkurangnya kemampuan pengendalian kualitas produksi dalam meredam produk cacat. Salah satu masalah yang menyebabkan berkurangnya kemampuan pengendalian tersebut adalah ketidakseimbangan antara kecepatan produksi dengan kecepatan pengendalian yang masih dilakukan oleh tenaga kerja manusia. Penelitian ini berfokus untuk merancang sebuah alat dengan metode Quality Function Deployment (QFD) yang dapat menyelesaikan masalah pengendalian kualitas produksi. Produk yang diusulkan berupa sensor visual yang dapat mendeteksi cacat pada produk gelas plastik dan memberikan peringatan kepada operator. Hasil yang diharapkan setelah menerapkan alat usulan ini adalah meningkatnya efisiensi dari proses pengendalian kualitas produksi. Kata kunci: Otomasi, QFD, Industri 4.0, Pengendalian Kualitas, Sensor Visual
Perancangan Aktivitas 5s Untuk Meminimasi Waste Motion Pada Proses Produksi Jaket Di CV Xyz Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Assidiq, 1stMuhammad Rezki; Suryadhini, Pratya Poeri; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur di bidang produksi jaket yang mengalami pemborosan waste motion dalam proses produksi. Kondisi aktual perusahaan sering terlambat dalam pengiriman kepada pelanggan. Hal ini menyebabkan complain pelanggan kepada perusahaan. Oleh sebab itu diperlukan identifikasi terkait penyebab dari permasalahan pada lantai produksi. Identifikasi penyebab akar permasalahan dilakukan menggunakan fishbone diagram. Selain itu dilakukan identifikasi jenis dan penyebab waste menggunakan value stream mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Usulan yang akan dilakukan untuk dapat mengurangi aktivitas yang mengakibatkan waste motion pada proses produksi jaket CV XYZ adalah penerapan aktivitas 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke). Perancangan seiri berupa red tag dan log register, perancangan seiton berupa tempat pentimpanan item serta labeling, perancangan seiton berupa tempat penyimpanan alat kebersihan serta checklist aktivitas kebersihan, perancangan seiketsu berupa pembuatan jadwal piket dan aturan kerja 5S, dan perancangan shitsuke yaitu pembuatan display, checksheet audit serta aktivitas pembiasaan 5S. Sehingga dengan adanya usulan aktivitas 5S operator dapat lebih produktif. Kata kunci— Waste Motion, Lean manufacturing, 5S, Efisiensi Produksi, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping
Optimasi Nilai Surface Roughness dan Material Removal Rate Pemesinan Milling Hauw Gan ZX 7550Z Menggunakan Metode Taguchi dan Grey Relational Analysis Miftah, Nadila Attin; Atmaja, Denny Sukma Eka; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Pada proses milling, produk yang dihasilkan harus memiliki kualitas tinggi dalam waktu yang singkat. Kualitas berhubungan dengan surface roughness sedangkan produktivitas berhubungan dengan material removal rate. Keduanya saling ketergantungan dan korelasi yang kompleks sehingga sulit untuk dipahami karena banyak faktor yang mempengaruhi seperti parameter pemesinan. Sebagian besar parameter pemotongan dipilih berdasarkan pengalaman atau mengacu pada handbook sehingga tidak menjamin bahwa yang dipilih adalah parameter yang optimum. Apabila yang dipilih salah atau tidak optimal maka menyebabkan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk optimasi multi-respon pada proses pemesinan milling material alumunium alloy 6061 T6 menggunakan metode Taguchi dan grey relational analysis. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan tiga parameter input yaitu spindle speed, feed rate, dan depth of cut berdasarkan L9 orthogonal array yang dirancang menggunakan metode Taguchi. Nilai surface roughness (Ra = 0,395 µm) dan material removal rate (MRR = 105 mm3/min) optimum dicapai pada kombinasi parameter  spindle speed 1400 rpm, feed rate 15 mm/min, dan depth of cut 0,7 mm.Kata kunci- surface roughness, material removal rate, Taguchi, grey relational analysis
Scheduling N Jobs on Identical Parallel Machines in PT XYZ to Reduce Total Tardiness Using Earliest Due Date Rules and Job Splitting Property Giovanny, Tengku Khalida Zia; Damayanti, Dida Diah; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract-This research focus on reducing total tardiness on single-stage identical parallel machine in PT XYZ. The method used are EDD rules where the job is sorted based on earliest due date and job splitting property where the job is split between the machine with maximum tardiness and the machine with minimum tardiness. The proposed method managed to yield successful result by decreasing the total tardiness up to 33%. Keywords- identical parallel machine scheduling, EDD, job splitting property
Perancangan Usulan Tata Letak Fasilitas Produksi PT Gerlink Mandiri untuk Mengurangi Jarak Perpindahan Material pada Produk Endoscopy dengan Menggunakan Algoritma BLOCPLAN Alip, Muhammad Yusuf; Suryadhini, Pratya Poeri; Oktafiani , Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Gerlink Utama Mandiri merupakanperusahaan yang fokus utama yaitu pada pembuatan produkalat kesehatan. Dalam beberapa bulan terakhir PT GerlinkUtama Mandiri mulai memproduksi produk baru yangmengakibatkan perusahaan harus menambah gedung produksibaru karena area produksi sebelumnya tidak dapatmenampung fasilitas tambahan serta memunculkanpermasalahan utama yaitu total jarak perpindahan materialproduk endoscopy yang semakin bertambah karena mesinmesin belum sesuai dengan kedekatan fasilitas. Tugas akhir iniberfokus pada tahapan proses mekanik dalam pembuatanendoscopy. Tujuan analisis ini adalah menghasilkan rancangantata letak fasilitas usulan baru yang efektif dan efisien agardapat meminimalkan total perpindahan material sehinggamendapatkan tata letak fasilitas yang optimal. Dalam penelitianini, metode yang digunakan untuk perancangan tata letakfasilitas adalah Algoritma BLOCPLAN.Dalam Proses perancangan usulan yang dibuat dilakukanyaanalisis lebih lanjut terhadap rancangan yang diusulkan olehAlgoritma BLOCPLAN perlu adanya penyesuaian terhadapkondisi aktual lapangan. Menambahkan beberapa penyesuaiandari hasil rancangan Algoritma BLOCPLAN sehingga mampumeminimalkan total jarak perpindahan material dengan jaraktempuh yang lebih kecil pada produk Endoscopy. Darirancangan tersebut usulan Algoritma dapat mengurangi jarakperpindahan produk Endoscopy dan dapat memperoleh tingkatefektivitas dan efisensi sebesar 595 meter dan 40%. karenamayoritas mesin sudah didekatkan sesuai dengan tingkatkedekatan fasilitas dan menjauhkan mesin yang tidak terpakaiyang dapat menghambat pergerakan operator saat berkerja. Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas, Perpindahan Material,Produk Baru, BLOCPLAN
Usulan Perancangan Tata Letak Fasilitas Di Bengkel Produksi PT. Gerlink Utama Mandiri Guna Meminimalisir Jarak Perpindahan Material Pada Produk Dental Aerosol Menggunakan Algoritma CORELAP Fahriandoni, Syafiq Kemal; Suryadhini, Pratya Poeri; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Gerlink Utama Mandiri merupakanperusahaan yang berfokus pada produksi alat kesehatan yangbernama dental aerosol. Dalam dua bulan terakhir, PT. GerlinkUtama Mandiri mulai membuat produk baru yangmengakibatkan perusahaan harus menambah gedung produksibaru akibat bengkel produksi yang tidak mampu menampungfasilitas tambahan serta memunculkan permasalahan utamayaitu total jarak perpindahan material yang semakinbertambah karena proses produksi yang harus melewati keduagedung tersebut. Tugas akhir ini hanya berfokus pada tahapanmekanik dalam produksi dental aerosol. Tujuan dari analisis iniyaitu merancang usulan penempatan mesin secara teratur agardapat meminimalisir total jarak perpindahan material danpergerakan operator.Dalam melakukan penelitian ini, metode yang digunakanuntuk membantu mengkonstruksikan rancangan usulan tataletak fasilitas adalah algoritma CORELAP. Kemudianrancangan usulan tidak dicerna secara mentah melainkanmenambahkan beberapa penyesuaian tambahan di lapanganpada hasil rancangan algoritma CORELAP sehingga mampumeminimalisir total jarak perpindahan material dengan jaraktempuh yang lebih kecil pada produk dental aerosol. Darirancangan usulan algoritma CORELAP juga mampumemperoleh tingkat efektivitas dan efisiensi total jarakperpindahan material sebesar 378 m dan 50% karena mayoritasmesin yang digunakan dalam memproduksi dental aerosol telahditempatkan secara berdekatan agar tidak menghambatperpindahan material dan pergerakan operator saat kegiatanproduksi. Kata kunci — Tata Letak Fasilitas, Perpindahan Material,Penambahan Gedung Produksi, CORELAP.