Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH KEPRIBADIAN HARDINESS TERHADAP COUNTERPRODUCTIVE WORK BEHAVIOR (CWB) PADA ANGGOTA POLRES MINAHASA SELATAN Excelia Masinambow; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i2.7305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepribadian hardiness dalam mempengaruhi counterproductive work behavior. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, untuk menjelaskan tentang Pengaruh Kepribadian hardiness dengan counterproductive work behavior (CWB) pada Anggota Polres Minahasa Selatan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah counterproductive work behavior (Y) dan variabel independen hardiness (X). Teknik analisis data dilakukan dengan analisis: (1) Uji Asumsi Dasar yaitu uji normalitas dan uji linieritas, lalu (2) uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian hardiness berpengaruh signifikan terhadap counterproductive work behavior, pengaruh yang didapat berdasarkan hasil penelitian yaitu memiliki pengaruh positif. Semakin tinggi kepribadian hardiness maka akan semakin tinggi pula counterproductive work behavior pada anggota Polres Minahasa Selatan, begitu pula sebaliknya semakin tinggi counterproductive work behavior maka akan semakin tinggi kepribadian hardiness pada anggota Polres Minahasa Selatan.
GUILTY FEELING SUAMI ISTRI YANG MENIKAH USIA REMAJA DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Efelin Y. S. Oley; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i2.7306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Guilty feeling suami dan istri yang menikah usia remaja di Desa Tanggari Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Guilty feeling adalah suatu perasaan bersalah yang datang akibat dari perbuatan dan tindakan yang telah dilakukan oleh seseorang seperti melakukan kejaharan, tindakan yang dirasa tidak pantas untuk dilakukan karena sebuah kegagalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan rasa bersalah yang dialami baik berhubungan dengan diri sendiri, berhubungan dengan orang lain maupun berhubungan dengan lingkungan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi rasa bersalah yaitu secara Internal terhadap keluarga terdekat dan eksternal terhadap masyarakat. Hasil yang didapat pada individu adanya rasa bersalah terkait pernikahan usia remaja.
PERBEDAAN PSYCHOLOGYCAL WELL-BEING PADA PASUTRI YANG TINGGAL MANDIRI DAN TINGGAL DENGAN ORANGTUA ATAU MERTUA Avni D. Pangemanan; Tellma M. Tiwa; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Ketika menikah, salah satu hal yang diharapkan adalah adanya kepuasan dalam pernikahan dengan dirasakannya perasaan bahagia, adanya penerimaan dari pasangan serta adanya hubungan yang baik dan rencana masa depan. Hal ini dapat digambarkan dalam kriteria dari Psychologycal Well Being. Situasi akan adanya kebahagiaan dalam keluarga akan memungkinkan terciptanya kesejahteraan baik secara fisik maupun psikis pada pasangan dalam pernikahan. Penelitian ini berisi tentang bagaimana kondisi kesejahteraan psikologi (Psychologycal Well-Being) pada pasangan suami istri baik yang tinggal dengan orangtua maupun yang tinggal mandiri. Sebab tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan psychologycal well-being pada pasutri yang tinggal mandiri dan tinggal dengan orangtua di wilayah Kelurahan Taratara Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis survey komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan suami istri yang tinggal mandiri memiliki tingkat Psychologycal Well-Being lebih tinggi dibandingkan pasangan suami istri yang tinggal dengan orangtua.
ORIENTASI PEMILIHAN KARIR PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI KABUPATEN MINAHASA SULAWESI UTARA Aprilia T. Poluakan; Deetje J. Solang; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i2.7391

Abstract

Orientasi pemilihan karir adalah usaha seseorang atau mengambil satu diantara banyak pekerjaan yang memberikan harapan untuk maju dan sesuai dengan yang diminati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui orientasi pemilihan karir pada wanita usia produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif koparatif. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner pada sampel yang berjumlah 100 wanita usia 17-35 tahun dengan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis uji one-way anova dengan bantuan program SPSS 22. Tidak terdapat perbedaan pemilihan karir antara person oriented dan non-person oriented. Dimana hasil uji diketahui bahwa nilai signifikan (2-tailed) pada uji Independent sample T test adalah 0.244. Tidak terdapat perbedaan pemilihan karir person oriented berdasarkan bidang pekerjaan dengan nilai signifikasikan adalah 0.306. Terdapat perbedaan pemilihan karir non-person oriented berdasarkan bidang pekerjaan dengan nilai signifikasi adalah 0.076 dimana kurang dari batas kritis 0,05. Diketahui bahwa pada bidang pekerjaan teknologi memiliki perbedaan dengan luar ruangan dengan nilai signifikasi 0,00. Tidak terdapat perbedaan pemilihan karir person oriented dan non-persen oriented berdasarkan rentang usia dengan nilai signifikasi pemilihan karir person oriented adalah 0.193 dan non-person oriented adalah 0.076.
SUBJECTIVE WELL-BEING WANITA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI FATHERLESS DI MANADO Anggun Cahyani; Jofie H. Mandang; Great E. Kaumbur
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 4 (2023): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v4i4.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being dan kondisi subjective well-being wanita dewasa awal yang mengalami fatherless di Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 1 orang wanita dewasa awal yang mengalami fatherless di manado. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being subjek yaitu keluarga, agama, dan dukungan sosial. Sedangkan kondisi subjective well-being subjek pada aspek kepuasan hidup memiliki beberapa momen berpergian atau berlibur bersama ibu dan saudara atau teman-teman, ibu dan saudara serta teman yang selalu disisi subjek serta lulus dari perguruan tinggi dan mendapat gelar S1. Efek negatifnya adalah sedih ketika mengingat masa lalu saat keluarga masih lengkap. Dari hasil tersebut menunjukan subjek memiliki subjective well-being yang tinggi dimana subjek lebih banyak merasakan afek positif di banding afek negative.
Pengaruh Kematangan Emosi terhadap Self Image Anak Binaan LPKA Kelas II Tomohon Memah, Gleydis Patrisia; Solang, Deetje; Kaumbur, Great Erick
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1653

Abstract

Tujuan yang ada pada penelitian ini ialah untuk mengetahui tentang adanya pengaruh kematangan emosi terhadap self image anak binaan yang ada di LPKA II Tomohon. Pendekatan dalam penelitian ini yang digunakan ialah kuantitatif, dengan membuat instrument dan membagikan kuesioner kepada responden yang ada dan sempel yang diambil dalam penelitian ini ialah 56 sempel dari 117 populasi yang ada di LPKA kelas II Tomohon yang ada. Dari penelitian yang dilakukan  ditemukan bahwasannya pada koefisien korelasi terdapat pengaruh antara variabel kematangan emosi terhadap self image sebesar 10,4% yang dimana 89.9% lainnya merupakan pengaruh pada faktor lainnya. Untuk itu pada nilau korelasi dari penelitian ini sebesar 0.322 atau 32.2% yang dimana pada tabel koefisien korelasi pada kategori rendah.  
PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR KOTA BITUNG Korompis, Alisya F. M.; Tiwa, Tellma M.; Kaumbur , Great E.
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v5i3.9529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh perceived organizational support terhadap turnover intention pada karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 75 karyawan bagian produksi dan teknik yang digunakan dalam penentuan sampel yaitu teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner skala 5 poin untuk menjawab pernyataan. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik regresi linear sederhana dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistic 26. Hasil analisis menunjukan bahwa perceived organizational support mempunyai pengaruh sebesar 32,1% (p=0,000 ; p < 0,05) terhadap turnover intention pada karyawan bagian produksi. Arah pengaruhnya adalah negatif atau secara berlawanan, yang artinya bahwa semakin tinggi perceived organizational support yang dirasakan karyawan PT Indofood CBP Sukses Makmur Kota Bitung maka semakin rendah tingkat intensi turnover pada karyawan.
ANALISIS PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA WANITA YANG MENJADI SINGLE PARENT PASCA KEMATIAN SUAMI DI KOTA TOMOHON Rawung, Queenry C.; Solang, Deetje J.; Kaumbur, Great E.
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v5i3.9678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis atau pemahaman mengenai diri sendiri dimana seseorang mampu untuk menerima diri sendiri, mampu untuk menbentuk hubungan sosial yang positif serta menunjukan kemandirian dan mampu untuk mengembangkan atau mengaktualisasi dirinya atau yang biasa disebut dengan psychological well-being, yang dilakukan pada wanita yang menjadi single parent pasca kematian suami di Kota Tomohon. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kesejahteraan yang didapatkan oleh para subjek menggunakan 6 fokus penelitian yaitu gambaran kepuasan hidup, gambaran hubungan posotif dengan orang lain, gambaran emosi positif kemampuan untuk menjadi mandiri, kemampuan untuk mengembangkan diri serta bagaimana kemampuan untuk melewati pengalaman buruk pasca kematian suami. Penelitian ini menggunakan peneliti sendiri sebagai instrument utama dalam penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang berfokus pada pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan dalam periode penelitian selama 3 bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi terhadap 3 subjek yang ditetapkan. Hasil penelitian dari ketiga subjek menunjukan perbedaan yang mencolok antar dua subjek pertama dengan satu subjek terakhir. Subjek pertama dan kedua mampu untuk menunjkan terpenuhinya kesejahteraan dalam aspek psikologis maupu dalam aspek ekonomi dan kehidupan sosial subjek. Sementara untuk subjek ketiga belum menunjukan terpenuhinya kesejahteraan baik secara psikologis maupun secara ekonomi namun dapat menyesuakan diri dengan lingkungan sosialnya.
PENGARUH RETENSI KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN CV PITU Kumolontang, Christian M.; Rindengan, Mersty E.; Kaumbur , Great E.
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v5i4.10556

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh retensi karyawan terhadap kepuasan kerja di CV PITU. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik simple random sampling, penelitian ini melibatkan 70 karyawan sebagai subjek. Hasil penelitian menunjukkan nilai konstanta sebesar 0,339, yang mengindikasikan bahwa setiap kenaikan retensi sebesar 1% akan meningkatkan nilai partisipan sebesar 0,433. Hal ini membuktikan adanya pengaruh positif retensi karyawan terhadap kepuasan kerja dengan tingkat signifikansi sebesar 0,947, yang lebih kecil dari ambang probabilitas 0,05. Selain itu, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,629 menunjukkan bahwa retensi karyawan berkontribusi sebesar 62,9% terhadap kepuasan kerja, sementara 37,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Hasil analisis ini mengonfirmasi adanya hubungan yang signifikan dan positif antara retensi karyawan dan kepuasan kerja. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi retensi karyawan di CV PITU, semakin tinggi pula kepuasan kerja mereka, dan sebaliknya, semakin rendah retensi karyawan, semakin rendah pula tingkat kepuasan kerja mereka.
REGULASI KONTROL DIRI REMAJA DALAM MENGHIDARI PERILAKU DELIKUENSI DI SEKOLAH SMKS KRISTEN LIRUNG Taruh, Kristianto S.; Tiwa, Tellma M.; Kaumbur , Great E.
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v5i4.10576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi kontrol diri remaja dalam menghindari perilaku delinkuensi di SMKS Kristen Lirung. Perilaku delinkuensi merujuk pada kenakalan remaja yang bertentangan dengan nilai sosial dan hukum, serta menimbulkan keresahan di masyarakat. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga siswa mampu mengatur kontrol diri untuk menghindari perilaku delinkuensi. Mereka menggunakan berbagai upaya yang sesuai dengan keyakinan masing-masing untuk meningkatkan regulasi diri. Dukungan dari lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya turut berperan penting dalam membangun kemampuan kontrol diri. Secara keseluruhan, regulasi kontrol diri para siswa ini termasuk dalam kategori baik