Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Webinar Patuhi Protokol dan Kenali Vaksin untuk Mencegah Covid-19 di Tiga Gereja Indonesia Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Stevent Sumantri; Riama Marlyn Sihombing; Santa Maya Pramusita; Ester Silitonga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6883

Abstract

ABSTRAK Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. WHO resmi menyatakan bahwa Covid-19 adalah suatu pandemi dan merupakan masalah kesehatan dunia. Angka kejadian Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin meningkat dikarenakan tingkat pengetahuan terhadap pencegahan Covid-19 pada masyarakat masih kurang. Pencegahan yang dimaksud adalah melakukan 5M dan 3T, serta menjalankan program vaksinasi. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Metode menggunakan metode penyuluhan dengan cara ceramah dan demostrasi dalam bentuk webinar melalui aplikasi zoom. Pembicara memberikan webinar tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Sebelum mengikuti webinar masyarakat diuji pengetahuannya dengan mengikuti pre-test. Setelah webinar, masyarakat kembali diuji pengetahuannya dengan mengikuti post-test. Hasil analisis pada pre-test terdapat hanya 35% peserta yang mengerti dan memahami tentang pencegahan dan vaksin Covid-19, sedangkan pada post-test ditemukan 95% peserta sudah mengerti dan memahami tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa webinar ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Kata Kunci: Webinar, Pencegahan dan Vaksin Covid-19, Masyarakat ABSTRACT Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) is an infectious disease caused by SARS-CoV-2. WHO officially declares that Covid-19 is a pandemic and is a global health problem. The number of cases of Covid-19 in Indonesia is increasing day by day because the level of knowledge about preventing Covid-19 in the community is still lacking. Prevention is meant to do 5M and 3T, and run a vaccination program. Objective to increase public knowledge and understanding about Covid-19 prevention and vaccines. Methods using the extension method by way of lectures and demonstrations in the form of webinars through the zoom application. The speaker gave a webinar on Covid-19 prevention and vaccines. Before participating in the webinar, the community's knowledge is tested by taking a pre-test. After the webinar, the community's knowledge was again tested by taking a post-test. The results of the analysis in the pre-test there were only 35% of participants who understood and understood about Covid-19 prevention and vaccines, while in the post-test it was found that 95% of participants already understood and understood Covid-19 prevention and vaccines. Based on the results, it can be concluded that this webinar increases public knowledge and understanding about Covid-19 prevention and vaccines. Keywords: Webinar, Covid-19 Prevention and Vaccine, Society
Gambaran Tingkat Pengetahuan Teknik Rest Ice Compression dan Elevation (Rice) pada Mahasiswa di Satu Universitas Swasta Indonesia Bagian Barat Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Rima Mahuni; Kristian Ata Saetban; Ballsy C. A. Pangkey; Masrida Adolina Panjaitan
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.7577

Abstract

ABSTRACT Acute injury is physical damage to the human body that occurs suddenly. Acute injuries can be treated using the RICE technique, which is a technique that is carried out as soon as possible after the injury and can reduce pain and prevent further injury. Good knowledge of students involved in Football UKM at One Private University in Western Indonesia about the RICE technique so that they can carry out early treatment of acute injuries faster. To describe the level of knowledge of RICE techniques in students at One Private University of Western Indonesia. Using quantitative methods with analytical descriptive research design. The sampling technique used a total sampling of 40 students from UKM Soccer. The research instrument used a questionnaire consisting of 30 statements. This research was conducted on 1-28 February 2022. The data analysis technique used was univariate data analysis. This study shows the level of knowledge of students involved in soccer UKM about RICE techniques in the good category as many as 29 (72.5%) respondents. Characteristics of respondents based on age who participated in UKM Soccer, the average age was 19.95 years with a minimum age of 18 years and a maximum age of 22 years. Then, the characteristics of the respondents based on the most widely found information 34 (85%) respondents had received a lot of information about Rest, Ice, Compression, and Elevation (RICE) techniques and the level of knowledge in the good category about the RICE technique was 29 (72.5%) respondents and the least was the poor knowledge category as many as 1 (2.5%) respondent. Keywords: Acute Injury, R.I.C.E, Risk Factors  ABSTRAK Cedera akut merupakan kerusakan fisik pada tubuh manusia yang terjadi secara tiba-tiba. Cedera akut dapat ditangani dengan menggunakan teknik RICE yaitu teknik yang dilakukan segera mungkin setelah terjadinya cedera dan dapat mengurangi nyeri serta mencegah cedera lebih lanjut. Pengetahuan yang baik dari mahasiswa yang terlibat dalam UKM Sepak Bola di Satu Universitas Swasta Indonesia Bagian Barat tentang teknik RICE sehingga dapat melakukan penanganan awal cedera akut yang lebih cepat. Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan teknik RICE pada mahasiswa di Satu Universitas Swasta Indonesia Bagian Barat. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Teknik sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 40 mahasiswa UKM Sepak Bola. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 30 pernyataan. Penelitian ini dilakukan pada 1-28 Februari 2022. Teknik Analisa data yang digunakan adalah analisa data univariat. penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan mahasiswa yang terlibat UKM sepak bola tentang teknik RICE dalam kategori baik sebanyak 29 (72.5%) responden. Karakteristik responden berdasarkan usia yang mengikuti UKM Sepak Bola, didapatkan hasil rata-rata usia adalah 19.95 tahun dengan usia minimal yaitu 18 tahun dan usia maksimal yaitu 22 tahun. Kemudian, karakteristik responden berdasarkan informasi ditemukan hasil yang paling banyak pernah mendapatkan informasi tentang teknik Rest, Ice, Compression, dan Elevation (RICE) yaitu sebanyak 34 (85%) responden serta tingkat pengetahuan dalam kategori baik tentang teknik RICE sebanyak 29 (72.5%) responden dan paling sedikit adalah kategori pengetahuan kurang berjumlah 1 (2.5%) responden. Kata Kunci: Cedera Akut, R.I.C.E, Tingkat Pengetahuan
WEBINAR VAKSINASI, SKRINING, DAN TATANAN KEBIASAAN BARU SETELAH VAKSIN COVID-19 Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Lia Kartika; Stevent Sumantri; Alice Yvone Pangemanan; Marini Indrya Purwani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1546

Abstract

Covid-19 menjadi bagian dari sejarah masyarakat Indonesia. Kehadirannya melumpuhkan perekonomian dunia dan mengubah tatanan hidup normal masyarakat yang meliputi aktivitas sosial, keagamaan dan pendidikan. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan termasuk vaksinasi Covid-19 yang menjadi harapan baru untuk masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas secara normal. Staf pendidik telah menjadi sasaran prioritas kedua dari pemerintah dalam upaya pemberian vaksinasi ini, akan tetapi informasi tentang Covid-19 semakin berkembang dan bervariasi setiap harinya sehingga memicu kebingungan dan keraguan untuk memercayai antara fakta atau asumsi yang ada. Staf pendidik Sekolah Dian Harapan di seluruh Indonesia memandang perlu untuk mendapatkan informasi langsung dari pakar kesehatan agar dapat memberikan edukasi yang tepat kepada orang tua dan siswa didiknya. Informasi diberikan melalui webinar kesehatan, dengan harapan staf pendidik dapat memperoleh informasi dan pengetahuan yang akuntabel. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman staf pendidik tentang vaksinasi, skrining, dan tatanan kebiasaan baru setelah vaksin Covid-19. Metode: Menggunakan metode penyuluhan dengan ceramah dan demonstrasi secara daring melalui aplikasi zoom. Sebelum dan setelah webinar peserta diuji pengetahuannya dengan mengisi pre-test dan post-test terkait topik dalam webinar. Hasil: Hasil analisis pada pre-test ditemukan nilai rata-rata peserta yaitu 30%, sedangkan pada post-test ditemukan nilai rata-rata peserta yaitu 60%.
PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG MODERN DRESSING PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM : Nurse's Knowledge About Modern Dressing in Diabetic Ulcuses Patients Chaiva Dinar Syafara; Jesika Meliana,; Reivaldi; Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Masrida A. Panjaitan
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 2 (2023): JIKep | Juni 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i2.1501

Abstract

Pendahuluan : Ulkus diabetikum merupakan luka yang biasa terjadi pada kaki penderita diabetes melitus dengan luka terbuka dari lapisan terluar hingga dermis. Salah satu penanganan untuk penyembuhannya yaitu modern dressing. Dengan pengetahuan yang baik tentang modern dressing dari perawat, akan menghasilkan perawatan yang baik. Tujuan: untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Modern dressing pada Pasien Ulkus Diabetikum di Salah Satu Rumah Sakit Swasta Indonesia Bagian Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design penelitian deskriptif analitik. Teknik pengambilan data menggunakan total sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 perawat. Penelitian ini dilakukan pada 6 Februari – 17 April 2022. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah univariat.  Hasil: Berdasarkan karakteristik responden, ditemukan hasil usia terbanyak berada pada rentang 20-35 tahun yaitu 57 responden 86,4%), jenis kelamin responden terbanyak adalah perempuan yaitu 47 (71,2%), tingkat pendidikan terbanyak adalah S1 yaitu 59 responden (89,4%), lama bekerja terbanyak berada pada rentang 1-5 tahun yaitu 30 responden (45,5%). Berdasarkan hasil analisa univariat, Tingkat Pengetahuan Perawat tentang Modern Dressing pada Pasien Ulkus Diabetikum di Satu Rumah Sakit Swasta Indonesia Bagian Barat ditemukan dalam kategori baik yaitu berjumlah 65 responden (98,5%). Kesimpulan: penelitian ini dapat dijadikan sebagai data awal untuk penelitian mengenai hubungan antara karakteristik dengan pengetahuan serta pengaruh modern dressing terhadap penyembuhan ulkus diabetikum.
DETEKSI DINI TINGKAT STRES DAN EDUKASI KESEHATAN: MANAJAMEN STRES UNTUK MENTAL YANG SEHAT Evanny Indah Manurung; Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Martina Pakpahan; Theresia Theresia; Eva Chris Veronica Gultom
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16509

Abstract

Abstrak: Wanita memiliki peranan penting dalam sebuah keluarga, baik sebagai ibu, istri, dan sebagai bagian dari anggota masyakarat. Beberapa kabar yang kita dengar dan bukti yang ada menunjukkan bahwa wanita lebih rentan mengalami kecemasan dan depresi serta keluhan somatik dan fisik yang terkadang tidak dapat dijelaskan secara medis. Tujuan dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan terkait manajemen stres dan melakukan pengkajian tingkat stres. Metode yang dilakukan dengan metode penyuluhan kepada 50 orang suatu gereja di Kabupaten Tangerang. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, peserta diminta untuk mengisi lebar pretest dan postest, mengisi lembar pengkajian tingkat stres, mendengarkan materi tentang manajemen stres, serta melakukan diskusi dan tanya jawan terkait materi. Berdasarkan hasil nilai pretest dan postest terjadi penurunan 2 poin pada rata-rata nilai postest (78) dari rata-rata nilai pretest (80). Oleh karena itu, perlu menyesuaikan metode sosialisasi dengan karakteristik respon dari segi usia.Abstract: Women play an important role in a family, as mothers, wives, and members of the community. Some of the news we hear and the available evidence shows that women are more prone to anxiety and depression as well as somatic and physical complaints that sometimes cannot be explained medically. The purpose of this Community Service is to provide health education related to stress management and assess stress levels. The method used was counseling to 50 people from a church in Tangerang Regency. In the implementation of this activity, participants were asked to fill out a wide pretest and postest, fill out a stress level assessment sheet, listen to material on stress management, and conduct discussions and questions related to the material. Based on the results of the pretest and posttest scores, there was a 2-point decrease in the average posttest score (78) from the average pretest score (80). Therefore, it is necessary to adjust the socialization method with the characteristics of the response in terms of age.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HEMODIALISIS Albertina Pangkey, Ballsy Cicilia; Klaping, Ani Agustin; Katu Lote, Arni Cicilia; Wariso, Putri Aprilly; Silaban, Winda
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 9, No 2: Agustus 2024 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v9i2.1349

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan yang terjadi pada ginjal dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang menetap dan progresif. Terapi yang sering digunakan dalam menangani pasien dengan GGK yaitu hemodialisis (HD). Terapi hemodialisis yang dijalani dalam periode waktu yang lama akan mengakibatkan beberapa komplikasi salah satunya adalah komplikasi intradialitik berupa hipertensi intradialitik dan hipotensi intradialitik, sehingga tekanan darah perlu diukur sebelum dan setelah hemodialisis untuk memastikan keselamatan pasien saat proses hemodialisis. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perubahan tekanan darah pada pasien hemodialisis di satu rumah sakit swasta Indonesia bagian barat. Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi retrospektif dokumentasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 175 rekam medis pasien GGK yang sedang menjalani HD di satu rumah sakit swasta di Indonesia bagian barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisa data univariat. Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai April 2023. Hasil: karakteriktik responden terbanyak yaitu usia dewasa madya 58 (47%), jenis kelamin laki-laki 53 (52%), durasi HD standar 122 (100%), IDWG berat 58 (48%), QoB tinggi 81 (66%), dan lama 45 (36%). Saran: Monitoring terhadap tekanan darah selama hemodialisis penting dilakukan, dan untuk penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada peningkatan tekanan darah selama hemodialisis. Kata Kunci: Faktor-Faktor, Hemodialisis, Perubahan Tekanan Darah
Compliance of Nurses in the Use of Personal Protective Equipment (PPE) During the COVID-19 Pandemic in a Private Hospital in Western Indonesia Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Bella Kezia Elisabeth Purba; Winestin Daeli; Elice Zalukhu; Masrida A. Panjaitan
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 13 No 04 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (JIIKI) Volume 13 Number 04 December 2
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiiki.v13i04.2827

Abstract

Background: Corona Virus Disease (COVID-19) is a respiratory disease caused by SARS-CoV-2, which spreads through droplets, aerosols, and contact with the eyes, nose, or mouth with hands contaminated by the virus. One preventive measure is the use of personal protective equipment (PPE). Nurse compliance in using PPE can have positive impacts on nurses. The research objective is to assess the overview of nurse compliance in the use of PPE during the COVID-19 pandemic. Objectives: This research aims to determine nurse compliance with the use of Personal Protective Equipment (PPE) during the COVID-19 pandemic. Methods: The research method employs a quantitative approach with an analytical descriptive research design. A Purposive sampling technique was used to select 49 nurses as the research sample. The instrument used was a questionnaire, and univariate data analysis was conducted. The study was conducted from March 30 to April 13, 2022. Results: The findings of this research indicate that the level of nurse compliance in using PPE during the COVID-19 pandemic falls into the compliant category, with all 49 nurses (100%) exhibiting compliance. Conclusion: Nurses demonstrate compliance in using PPE during the COVID-19 pandemic.
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19 Pada Mahasiswa Di Satu Universitas Swasta Indonesia Bagian Barat Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Dian Riccen Manullang; Maya Rani Simbolon; Ranita Fitriani Naibaho; Masruda A Panjaitan
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i1.235

Abstract

Background: Vaccination is an option used to prevent the spread of COVID-19. Vaccination is a very reliable primary prevention measure against disease. As for the implementation of vaccination activities, it will cause a reaction known as a Post-Immunization Adverse Event (AEFI). Methods: Quantitative method with descriptive analytic design. Sampling using a total sampling technique with a total of 235 student respondents.The research instrument was the AEFI incidence questionnaire. This studywas conducted from February 01 to 28, 2022 with univariate data analysis. Result: The type of vaccine that caused the most AEFI was the Sinovacvaccine. The type of AEFI experienced by most respondents was pain in theinjection area, totaling 100 respondents (92.6%), and the types of AEFI that were not experienced by respondents were fainting and axillary gland enlargement. Implications: The COVID-19 vaccine raises KIPI, the most common ofwhich is pain in the injection area. Pain is one of the local reactions of KIPIthat falls into the mild category and can be immediately resolved with a coldcompress on the painful area. Keywords: COVID-19; AEFI; Vaccines    
MEMBANGUN GENERASI TANGGAP DARURAT: EDUKASI DAN PELATIHAN FIRST AID PEMUDA DAN REMAJA GEREJA BETHESDA TO'OH AMABI OEFETO NTT Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Janwar Olang; Veronica Paula; Erniyati Fangidae
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2657

Abstract

Pertolongan pertama (First Aid) merupakan upaya awal yang dilakukan sebelum dibawa ke Rumah Sakit ketika seseorang mengalami masalah kesehatan seperti kecelakaan, pingsan, digigit serangga, patah tulang, pendarahan, kejang ataupun kondisi yang mengganggu kesehatan seseorang. Kecelakaan maupun gangguan kesehatan dapat terjadi di mana saja dan tidak dapat diprediksi secara pasti, dapat terjadi di rumah maupun lingkungan lainnya termasuk gereja. Pemuda dan remaja di gereja bisa saja menghadapi cedera, patah tulang, pingsan, serta situasi yang akan menimbulkan masalah bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, langkah-langkah pertolongan pertama secara benar sangat penting. Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada memberikan edukasi dan pelatihan tentang pertolongan pertama di gereja untuk meningkatkan keselamatan jemaat. Metode: Kegiatan PkM menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, dan diskusi. Penyuluhan dan pelatihan dipaparkan oleh tim PkM Fakultas Keperawatan UPH. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dan remaja Gereja Bethesda To'oh Amabi Oefeto NTT yang berjumlah 30 orang, dan kegiatan dievaluasi menggunakan pre dan post-test. Hasil: Kegiatan PkM terlaksana dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan dengan hasil pre/post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi dan pelatihan dengan nilai rata-rata pre-test 42.91 dan post-test 53.95. Kegiatan yang dilakukan dirasakan berdampak bagi remaja dan pemuda dan diharapkan dilakukan secara berkelanjutan.
Location of Signs and Symptoms of Gout Arthritis Patients Magda Fiske Rumambi; Rosiana Sitio; Sari Putri Rohani Sidauruk; Stephany Angeline Kristanti; Ballsy Cicilia Albertina Pangkey
Holistic Nursing and Health Science Vol 8, No 1 (2025): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.8.1.2025.32-41

Abstract

Gouty arthritis is a joint disorder that is on the rise among adults worldwide experiencing pain and swelling. Gouty arthritis often causes significant pain and swelling that can limit physical activity due to joint damage. Recently, lack of detailed information regarding the location pain and swelling. Therefore, this study aimed to identify characteristics (age, gender, BMI, and alcohol consumption), pain location and swelling location in patients with gouty arthritis at a private hospital in Western Indonesia. This study used quantitative methods with a retrospective documentation design. The sampling technique was total sampling, involving 47 medical records from one of the private hospitals in Western Indonesia. Instrument, data analysis The results of the study showed that pain most frequently occurred in the infrapatellar bursa (34%), while swelling was not found in 34% of patients with gout arthritis. The instrument used was a form sheet consisting of demographic data and information regarding location of pain and swelling. The data was analyzed using univariate analysis. Results show that the most pain and swelling were found in the infrapatellar bursa. Further research is recommended to explore effective interventions for managing these symptoms. The high incidence of gouty arthritis in individuals aged 55–65 years highlights the importance of prioritizing screening and early detection efforts for this age group. Given the high frequency of pain and swelling complaints among patients, further research on appropriate management strategies is essential for individuals with gouty arthritis.