Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KUALITAS TIDUR, DAN PENERAPAN ISI PIRINGKU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KUTA UTARA Wulandari, Ni Luh Putu Sinta; Teja, Ni made Ayu Yulia Raswati; Dewi, Ni Wayan Ervianan Puspita
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6798

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terjadi pada 56 juta wanita di seluruh dunia, dengan dua pertiga kasus berada di Asia. Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi anemia diatas rata-rata prevalensi dunia yang disumbangsihkan dari salah satu laporan kasus di UPTD Puskesmas Kuta Utara yang termasuk tiga besar kasus anemia tertinggi di Kabupaten Badung. Kondisi ini berdampak serius terhadap kematian pada ibu dan janin, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kualitas tidur, dan penerapan isi piringku dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah UPTD Puskesmas Kuta Utara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross- sectional. Jenis sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jenis consecutive sampling dengan jumlah sampel 110 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan, form pencatatan dan pelaporan puskesmas serta kuesioner PSQI untuk kualitas tidur dan kuesioner isi piringku melalui metode wawancara. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukan sebagian besar responden berusia ≤ 27 tahun, berpendidikan SMA/Sederajat, memiliki status ekonomi berkecukupan, bekerja sebagai karyawan swasta, hamil kehamilan pertama, tidak mengalami anemia, memiliki status gizi normal, mengalami gangguan tidur ringan, dan telah menerapkan isi piringku serta adanya hubungan status gizi (p=0,008), kualtias tidur (p0,001), dan penerapan isi piringku (p=0,048) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Diskusi: Perlu dilakukan intervensi gizi, edukasi kualitas tidur dan penerapan isi piringku untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. 
Efektivitas Media Audio Visual Screening Prakonsepsi terhadap Pengetahuan dan Motivasi Wanita Usia Subur (WUS) Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati; Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Fitriani, Pande P Elza
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i9.15319

Abstract

ABSTRACT                                Preconception health is an essential aspect of primary and preventive care efforts. Preconception care is considered a major component of health care for women of childbearing age. Lack of knowledge is one of the factors that causes women's low access to preconception health services. With knowledge, a good level of education and economic factors, it will also lead to good behavior, thus giving rise to a person's motivation in a better direction. This research aims to determine the effectiveness of preconception audio visual screening media on the knowledge and motivation of women of childbearing age. Quasi-experimental research with a one group pre-test and post-test research design without control design. The sample for this study consisted of 105 WUS. The instruments used were audio-visual media and questionnaires related to knowledge and motivation for preconception screening in WUS. Bivariate analysis with the Wilcoxon statistical test. Based on statistical tests using the Wilcoxon test, it shows that there is a significant difference in the knowledge and motivation of WUS before and after being given audio visual media about premarital screening with a p value <0.001, it can be concluded that audio visual media is effective in increasing knowledge and motivation for preconception screening in women of childbearing age (WUS). Keywords: Effectiveness of Audio Visual, Preconception Screening, Knowledge,                 Motivation, Women of Childbearing Age  ABSTRAK Kesehatan prakonsepsi merupakan aspek esensial dari upaya asuhan primer dan preventif. Pelayanan prakonsepsi dianggap sebagai komponen utama pelayanan kesehatan pada wanita usia subur. Kurangnya pengetahuan merupakan salah satu factor yang menyebabkan rendahnya akses wanita terkait pelayanan kesehatan prakonsepsi. Dengan pengetahuan, tingkat pendidikan dan factor ekonomi yang baik makan akan menyebabkan perilaku yang baik pula, sehingga menimbulkan motivasi seseorang untuk kearah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media audio visual screening prakonsepsi terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur.  Penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian one group Pre-test and Post-test without control design. Sampel penelitian ini berjumalh 105 WUS. Instrumen yang digunakan adalah media audio visual dan kuesioner terkait pengetahuan dan motivasi screening prakonsepsi pada WUS. Analisis bivariat dengan uji statisti Wilcoxon. Berdasarkan uji statistic dengan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang siginifikan pada pengetahuan dan motivasi WUS sebelum dan setelah diberikan media audio visual tentang skrining pranikah dengan p value <0.001, sehingga dapat disimpulkan media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan dan motivasi skrining prakonsepsi pada WUS. Kata Kunci: Efektivitas Audio Visual, Skrining Prakonsepsi, Pengetahuan,                  Motivasi, Wanita Usia Subur
Edukasi Pengenalan Menopause Pada Wanita Usia Subur di Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Pangruating Diyu, Ida Ayu Ningrat; Kamaryati, Ni Putu; Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13228

Abstract

ABSTRAK  Menopause merupakan masa yang penting bagi kehidupan wanita. Seiring memasuki menopause disertai pula dengan kemunculan gejala-gejala menopause atau menopausal symptoms. Masa menopause dan menopausal symptoms yang muncul seringkali menimbulkan ketakutan dan kecemasan pada wanita usia subur yang belum memahami mengenai menopause. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penetahuan wanita usia subur di desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi Badung terkait menopause dan menopausal symptoms. Kegiatan diawali dengan memberikan pre-test bagi peserta kemudian edukasi melalui penyuluhan mengenai menopause dan menopausal symptoms dan diakhiri dengan diskusi serta post-test. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada wanita usia subur mengenai menopause dan menopausal symptoms. Dari 30 peserta sebanyak 26 (86.67%) peserta memiliki pengetahuan yang baik terkait menopause dan menopausal symptoms dan hanya 4 (13.33%) peserta saja yang pengetahuannya masih kurang setelah diberikan edukasi. Semakin baik pemahaman wanitau usia subur mengenai menopause maka akan semakin baik penerimaan mereka terhadap perubahan yang dialami ketika memasuki masa menopause sehingga akan lebih bijak serta siap menghadapi masa menopause. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam mengidentifikasi kebutuhan pengetahuan yang diperlukan oleh wanita usia subur ketika memasuki masa menopause dan rutin memberikan edukasi terkait menopause sehingga kecemasan dan ketakutan wanita usia subur ketika memasuki masa menopause dapat teratasi. Kata Kunci: Menopause, Gejala-Gejala Menopause, Edukasi, Pengetahuan  ABSTRACT  Menopause is an important time in a woman's life. Women who are menopause it is accompanied by the onset of menopausal symptoms. Menopause and menopausal symptoms that appear often cause fear and anxiety in women who have not yet understood about menopause. The aim of this study was to increase knowledge of women in the Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung related menopause and menopausal symptoms. The activity begins with pre-testing the participants, then educating them about menopause and menopausal symptoms and ends with discussions also post-tests. As a result of this study was there has been an increase in knowledge among women about menopause and menopausal symptoms. Of the 30 participants, 26 (86.67%) had good knowledge of menopause and menopausal symptoms, and only 4 (13.33%) had insufficient knowledge after being educated. The better women understand menopause, the better their acceptance of the changes they experience when they enter the menopausal period, the wiser and more prepared they will be to cope with it. Health professional plays an important role in identifying the knowledge needs of women when entering menopause and regularly providing menopausal-related education so that the anxiety and fears of women e as they enter menopauses can be overcome. Keywords: Menopause, Menopausal Symptoms, Education, Knowledge
Pengaruh Penggunaan Media Booklet terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun di Puskesmas Pupuan I Tabanan Ni Nyoman Ayu Trisya Utari; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22016

Abstract

ABSTRACT The increasing incidence of children with developmental delays can be related to various factors, one being the insufficient awareness of parents regarding child development, which reduces their ability to give appropriate stimulation and identify delays in growth and development. Implementing booklet media for health education on child development is an effective method to improve the understanding and attitudes of women regarding this issue. To determine the effect of the implementation of booklet media on mothers' knowledge and attitudes about the development of toddlers aged 3-5 years at public health center Pupuan I. This study employed a pre-experimental design featuring a one-group pretest-posttest approach. There were 170 mothers who had toddlers aged 3-5 years at the public health center Pupuan recruited as a sample of the study. The data were analyzed using the Wilcoxon test.The findings showed that the average of the pretest was 64.50 (moderate knowledge), which increased to 76.88 (good knowledge). The average attitude of the pretest was 65.94 (negative attitude), which increased to 73.66, an increase of 7.72 points (positive attitude). There was a difference in the knowledge and attitude of mothers before and after being given a booklet media intervention with a p-value of 0.00 (0.05). In the attitude variable, the obtained p-value was 0.00 (0.05). There is an effect of booklet media on the knowledge and attitude of mothers about the development of toddlers aged 3-5 years at public health center Pupuan I. Keywords: Toddlers aged 3-5, Booklet, Knowledge, Development, Attitude.  ABSTRAK Tingginya kasus anak yang mengalami keterlambatan perkembangan disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya pengetahuan orang tua yang kurang tentang tumbuh kembang anak. Sehingga, kurang memberikan stimulasi dan mendeteksi adanya keterlambatan tumbuh kembang. Pendidikan kesehatan tentang tumbuh kembang anak dengan media booklet menjadi solusi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang tumbuh kembang anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang perkembangan anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Pupuan I. Jenis penelitian ini pre-eksperimental menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 170 ibu yang memiliki balita berusia 3-5 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pupuan I. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Rata-rata pada saat pretest sebesar 64,50 (pengetahuan cukup) meningkat menjadi 76,88 (pengetahuan baik). rata rata sikap pada saat pretest sebesar 65,94 (sikap negatif) meningkat menjadi 73,66 peningkatan sebesar 7,72 poin (sikap positif). Terdapat perbedaan bahwa pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah diberikan intervensi media booklet dengan p-value 0,00 (0,05). Pada variabel sikap diperoleh p-value 0.00 (0,05). Terdapat pengaruh dari media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang perkembangan anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Pupuan I. Kata Kunci: Balita, Booklet, Pengetahuan, Perkembangan, Sikap.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pemanfaatan Buku Kia di RSUD S.K.Lerik Kota Kupang Jeane Herlophina Therik; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22007

Abstract

ABSTRACT Complications during pregnancy can be prevented by recognizing danger signs. One way to recognize danger signs is by using the KIA (Child Health and Child Health) book. Poor knowledge of danger signs among pregnant women can lead to increased maternal mortality rates. To determine the correlation between knowledge and attitude of pregnant women about pregnancy danger signs towards the use of Maternal and Child Health (KIA) book in the Obstetrics and Gynecology Polyclinic at S.K.Lerik General Hospital, Kupang City. The study employed analytical correlative design with cross-sectional approach. The population of the study was all pregnant women from the 1stto 3rd trimester who visited the Obstetrics and Gyneclogy Polyclinic at S.K.Lerik General Hospital, Kupang City. There were106 respondents recruited as the sample through purposive sampling technique. The data were collected using questionnaire and analysed by using Spearman Rho test analysis. The findings showed that there was significant correlation between knowledge and attitudes which obtained ρ value 0.015, with correlation coefficient of 0.236. This meant that there was weak and positive correlation between the variables. The analysis between knowledge and utilization of KIA book obtained ρ value 0.593, it was insignificant because  0.05. Furthermore, there was significant correlation between attitudes and utilization of KIA book which obtained ρ value 0.000 with a correlation coefficient of 0.494. This meant that there were moderate positive correlation between the variables. The higher the knowledge of pregnant women, the better the attitude of pregnant women towards the utilization of KIA book, and the higher the attitude of pregnant women, the better they are in utilizing KIA book. Meanwhile, knowledge does not affect pregnant women in utilizing KIA books. Keywords: Knowledge, Attitude, Utilization of KIA Books. ABSTRAK Penyulit atau komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan dapat dicegah dengan mengetahui tanda bahaya selama kehamilan. Salah satu cara mengetahui tanda bahaya kehamilan yaitu dengan memanfaatkan buku KIA. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya dapat menyebabkan meningkatnya Angka Kematian Ibu. Mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pemanfaatan buku KIA di Poli Kandungan RSUD.S.K.Lerik Kota Kupang. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua ibu hamil dari trimester 1-3 yang datang berkunjung di Poli Kadungan RSUD S.K.Lerik Kota Kupang dengan jumlah sampel 106 responden. Teknik sampling berupa non probability sampling menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan analisis uji Spearman rho. Analisis hubungan pengetahuan dan sikap didapat 0.015, karena   0.05, maka disebut signifikan, dengan koefisien korelasi 0.236. Artinya, tingkat kekuatan hubungannya lemah dengan arah hubungan kedua variabel tersebut searah. Analisis hubungan antar pengetahuan dan pemanfaatan buku KIA didapat  sebesar 0.593, karena   0.05, maka disebut tidak signifikan. Analisis hubungan sikap dan pemanfaatan buku KIA didapat  sebesar 0.000, karena   0.05, maka disebut signifikan, dengan koefisien korelasi 0.494. Artinya, tingkat kekuatan hubungannya sedang dengan arah hubungan kedua variabel tersebut searah. Semakin tinggi pengetahuan ibu hamil maka semakin baik sikap ibu hamil terhadap pemanfaatan buku KIA, dan semakin tinggi sikap ibu hamil maka semakin baik dalam memanfaatkan buku KIA, sedangkan pengetahuan tidak mempengaruhi ibu hamil dalam pemanfaatan buku KIA. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pemanfaatan Buku KIA
Gambaran Kualitas Tidur Pada Wanita dengan Kanker Payudara dan Kanker Servik yang Menjalani Kemoterapi Ida Ayu Ningrat Pangruating Diyu; Ni Putu Kamaryati; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Made Adi Yudari
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.12708

Abstract

ABSTRACT Breast cancer and cervical cancer are the most common cause for death in women. The prevalence of breast and cervical cancer are increasing every year. Chemoterapy is usual treatment for cancer which can affect sleep quality. Quality of sleep is important to identify where can impact patient’s quality of life. The purpose of this study was to determine prevalence of poor sleep quality and the domains that contribute to it. This study used quantitative descriptive approach with 80 breast and cervical cancer patients undergoing chemotherapy. Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI) was used to measured the quality of sleep, a score of 5 indicates poor sleep quality. The data was analyze using univariate analysis. Most of the respondent (70%) have poor sleep quality. In the sleep quality domain, the most complaining problem were sleep disturbance (51.2%) and sleep latency (46.2%). Poor sleep quality is a significant problem experienced by patient breast and cervical cancer undergoing chemotherapy. The quality of sleep must be regularly assesed in order to provide appropriate interventions and treatments.  Keywords: Breast Cancer, Cervical Cancer, Chemoteraphy,Sleep Quality, PSQI  ABSTRAK Kanker payudara dan kanker servik merupakan jenis kanker yang menjadi penyebab utama kematian dalam kasus kanker dengan jumlah penderita yang meningkat setiap tahunnya. Kemoterapi menjadi salah satu terapi bagi pasien kanker yang menimbulkan efek samping penurunan kualitas tidur. Kualitas tidur penting untuk diidenfifikasi karena memilik peran penting dalam kualitas hidup pasien. Mengetahui prevalensi gangguan tidur dan domain yang berperan dalam penurunan kualitas tidur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif pada 80 pasien kanker payudara dan kanker servik yang menjalani kemoterapi. Kualitas tidur diukur dengan kuesioner Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan skor 5 menunjukan kualitas tidur yang buruk. Data dianalisis teknik analisa data univariate untuk variable yang diteliti. Sebanyak 70% responden melaporkan kualitas tidur yang buruk. Pada domain kualitas tidur responden melaporkan kualitas yang buruk pada gangguan tidur malam (51.2%) dan kesulitan memulai tidur atau latensi tidur (46.2%). Penurunan kualitas tidur merupakan permasalahan yang signifikan dialami oleh pasien kanker payudara dan kanker servik yang menjalani kemoterapi. Kesulitan tidur yang dialami sebaiknya dikaji secara rutin sehingga intervensi dan treatment yang sesuai dapat diberikan untuk meningkatkan kualitas tidurnya Kata Kunci: Kanker Payudara, Kanker Servik, Kemoterapi, Kualitas Tidur, PSQI
Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pemenuhan Nutrisi dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (Kek) di Desa Ubung Kaja Denpasar Bali Putu Yuliastri; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22013

Abstract

ABSTRACT Chronic Energy Deficiency is a condition in which adolescent girls or women experience long-term or chronic malnutrition. Adolescents are a priority target for nutrition education because adolescence is the transition period from childhood to adulthood. This study aimed to determine the relationship between adolescent girls' knowledge of nutritional needs and the incidence of chronic energy deficiency in Ubung Kaja Village. This research was a correlative analytical study with a cross-sectional approach. The sampling technique used simple random sampling that met the inclusion and exclusion criteria. A sample of 104 respondents was selected. The data collection tool was a questionnaire. The validity test used face validity. The chi-square statistical test was used to analyze the data. The results showed that the majority of respondents (63 respondents) did not experience CED, while the majority (43 respondents) had good knowledge (41.3%). The chi-square test showed a relationship between adolescent girls' knowledge of nutritional needs and the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in Ubung Kaja Village (p 0.001). Adolescent girls' knowledge of nutritional needs is associated with the incidence of Chronic Energy Deficiency. Village governments and health workers are expected to routinely promote good nutrition to prevent chronic energy deficiency syndrome (CED) in adolescent girls. Keywords: Chronic Energy Deficiency, Nutritional, Knowledge, Adolescents.  ABSTRAK Kekurangan Energi Kronis adalah keadaan dimana remaja putri atau wanita mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. Remaja menjadi prioritas sasaran edukasi gizi karena masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi dengan kejadian kekurangan energi kronis di Desa Ubung Kaja. Jenis penelitian ini merupakan analitis korelatif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel sebanyak 104 responden. Alat pengumpulan berupa kuesioner. Uji validitas yang digunakan adalah face validity. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi-square.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami KEK sebanyak 63 orang (60,6%), sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 43 orang (41,3%). Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi terhadap kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Ubung Kaja (p : 0,001). Pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis. Diharapkan pemerintah desa dan petugas kesehatan untuk rutin mempromosikan terkait pemenuhan nutrisi yang baik untuk mencegah KEK pada remaja putri. Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronis, Nutrisi, Pengetahuan, Remaja.
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Regulasi Emosi Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan Ni Wayan Rika Parwati; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.20702

Abstract

ABSTRACT Pregnant women who experience hormonal changes cause them to have negative emotions, including jealousy and feeling more sensitive so that they need more support or attention. Psychological stress in pregnant mother is a serious health problem, however, it can be overcome with the right intervention. Prenatal yoga is a non-pharmacological intervention in overcoming psychological stress in pregnant women. To determine the effect of prenatal yoga toward emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV South Denpasar. This study employed pre-experimental design with one group pre-test and post-test design. There were 37 respondents recruited as the sample using non-probability sampling with purposive sampling technique. The data were collected using self-completed questionnaire. Furthermore, the data normality test was analysed by using Shapiro Wilk test with the Paired T-Test analysis test. The finding showed that there was an increase in the average value of emotional regulation in pregnant mother before and after being given prenatal yoga with mean value before intervention was 42.03 and after intervention was 43.70. Thus, it could be stated that here was a significant effect of prenatal yoga on emotional regulation in pregnant mother with p-value of 0.001 (0.05). Prenatal yoga has been proven to have an effect on emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV, South Denpasar.  Keywords: Prenatal Yoga, Emotional Regulation, Pregnant Mother  ABSTRAK Ibu hamil yang mengalami perubahan hormonal mengakibatkan mereka memiliki emosi negatif, diantaranya mudah cemburu dan merasa lebih sensitif sehingga memerlukan dukungan atau perhatian yang lebih. Tekanan psikologis pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut bisa diatasi dengan intervensi yang tepat. Prenatal yoga merupakan intervensi non farmakologis dalam mengatasi tekanan psikologis ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperiment, jenis penelitian one group pre post test design. Sampel sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data self-completed questionnaire. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Uji normalitas data yaitu uji Shapiro Wilk dengan uji analisa Paired T-Test. Terjadi peningkatan nilai rata-rata regulasi emosi pada ibu hamil sebelum dan setelah diberikan prenatal yoga dengan nilai mean sebelum intervensi (42,03) dan setelah intervensi (43,70). Ada pengaruh signifikan dari prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan, dengan nilai p-value 0,001 (0,05). Prenatal yoga terbukti berpengaruh terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Kata Kunci: Prenatal Yoga, Regulasi Emosi, Ibu Hamil
Gambaran Perilaku dan Motivasi Cuci Vagina pada Wanita Usia Subur dengan Servisitis di Puskesmas II Denpasar Selatan Purnama Dewi, Komang Ayu; Nurtini, Ni Made; Yulia Raswati Teja, Ni Made Ayu
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v2i1.33

Abstract

Pendahuluan: Servisitis merupakan kasus yang paling sering dijumpai di Bali dan Denpasar khususnya di Puskesmas II Denpasar Selatan. Salah satu etiologi non infeksi penyebab dari servisitis adalah perilaku cuci vagina. Cuci vagina adalah proses pembilasan atau pembersihan vagina dengan memaksa air atau cairan lain masuk ke dalam rongga vagina untuk membersihkan atau membilas keputihan dan lainnya. Peneliti tertarik mengetahui tentang gambaran dan motivasi perilaku cuci vagina pada WUS dengan servisitis di Puskesmas II Denpasar Selatan. Metodologi: sampel dalam penelitian ini adalah WUS dengan servisitis yang berkunjung ke Puslesmas II Denpasar Selatan selama bulan Januari – Pebruari 2018, yaitu sebanyak 44 orang. Hasil: Sebagian besar WUS dengan servisitis melakukan cuci vagina dengan menggunakan air saja yaitu 26 orang (59.09%), melakukan cuci vagina pada saat buang air kecil yaitu sebanyak 25 orang (56.82%), melakukan cuci vagina di rumah/tempat tinggal yaitu 38 orang (86.36%) dan melakukan cuci vagina sendiri yaitu 36 orang (81.82%). Sebagian besar motivasi perilaku cuci vagina pada WUS dengan servisitis karena merasa kotor yaittu sebanyak 23 orang (52.27%). Diskusi: Masih ada WUS yang melakukan cuci vagina dengan air sirih, sabun mandi dan sabun khusus untuk cuci vagina. Penggunaan cairan selain air untuk cuci vagina ini mengakibatkan terjadinya kerusakan flora normal pada vagina sehingga mempermudah bakteri yang tidak menguntungkan untuk masuk dan menyebabkan infeksi pada vagina, servisitis atau penyakit kelamin lainnya.
CROSS SECTIONAL STUDY : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEK PADA KOMUNITAS IBU HAMIL Gusti Ayu Dwina Mastryagung; Leni Nopliana Delu Mila Rato; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan rangkaian proses alami dan fisiologis yang terjadi dalam tubuh wanita. Ketidakseimbangan asupan gizi, terutama antara energi dan protein selama masa kehamilan, sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK pada ibu hamil merupakan masalah yang bersifat multifaktorial, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi, usia saat hamil, serta jumlah paritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya KEK pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 175 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan usia ibu hamil terhadap kejadian KEK (α < 0,05) Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jumlah paritas dengan kejadian KEK (nilai P = 0,838; > 0,05) Kesimpulan: bahwa usia dan pengetahuan berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.