Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TENAGA PENOLONG PERSALINAN PADA IBU HAMIL TM III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOGANG KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2021 Parwati, Ni Wayan Manik; Elisabeth Sianipar, Christine; Yulia Raswati Teja, Ni Made Ayu
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/.v12i2.238

Abstract

ABSTRAK Salah satu indikator yang menggambarkan kesejahteraan masyarakat di suatu negara adalah Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi dan Balita (AKB dan AKABA). Hasil SUPAS tahun 2015 AKI di Indonesia sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Komplikasi dan kematian maternal serta bayi baru lahir sebagian besar terjadi pada masa disekitar persalinan. Salah satu penyebabnya adalah persalinan yang ditolong oleh tenaga non kesehatan yang tidak memiliki kompetensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan pada ibu hamil TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Mogang Kabupaten Samosir Tahun 2021. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Analitik Korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil TM III yang ada di wilayah kerja Puskesmas Mogang. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu hamil TM III yang memenuhi kriteria inklusi yang berjumlah 54 orang. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan batas kemaknaan statistik yaitu P value < 0,05 ditemukan beberapa variabel yang menunjukkan hubungan yang bermakna yaitu pendidikan, pengetahuan, sikap, aksesibilitas dan dukungan keluarga terhadap pemilihan tenaga penolong persalinan, dan tidak ditemukan hubungan yang bermakna pada variabel umur, paritas, pemeriksaan kehamilan dan dukungan tenaga kesehatan. Simpulan dari penelitian diperoleh proporsi responden yang memilih tenaga kesehatan sebagai tenaga penolong persalinan berjumlah 66,7% dan 33,3% memilih non tenaga kesehatan, faktor-faktor yang memiliki hubungan dalam pemilihan tenaga penolong persalinan adalah faktor predisposisi (pendidikan, pengetahuan dan sikap), faktor pendukung (aksesibilitas) dan faktor pendorong (dukungan keluarga).
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Regulasi Emosi Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan Parwati, Ni Wayan Rika; Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.20702

Abstract

ABSTRACT Pregnant women who experience hormonal changes cause them to have negative emotions, including jealousy and feeling more sensitive so that they need more support or attention. Psychological stress in pregnant mother is a serious health problem, however, it can be overcome with the right intervention. Prenatal yoga is a non-pharmacological intervention in overcoming psychological stress in pregnant women. To determine the effect of prenatal yoga toward emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV South Denpasar. This study employed pre-experimental design with one group pre-test and post-test design. There were 37 respondents recruited as the sample using non-probability sampling with purposive sampling technique. The data were collected using self-completed questionnaire. Furthermore, the data normality test was analysed by using Shapiro Wilk test with the Paired T-Test analysis test. The finding showed that there was an increase in the average value of emotional regulation in pregnant mother before and after being given prenatal yoga with mean value before intervention was 42.03 and after intervention was 43.70. Thus, it could be stated that here was a significant effect of prenatal yoga on emotional regulation in pregnant mother with p-value of 0.001 (<0.05). Prenatal yoga has been proven to have an effect on emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV, South Denpasar.  Keywords: Prenatal Yoga, Emotional Regulation, Pregnant Mother  ABSTRAK Ibu hamil yang mengalami perubahan hormonal mengakibatkan mereka memiliki emosi negatif, diantaranya mudah cemburu dan merasa lebih sensitif sehingga memerlukan dukungan atau perhatian yang lebih. Tekanan psikologis pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut bisa diatasi dengan intervensi yang tepat. Prenatal yoga merupakan intervensi non farmakologis dalam mengatasi tekanan psikologis ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperiment, jenis penelitian one group pre post test design. Sampel sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data self-completed questionnaire. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Uji normalitas data yaitu uji Shapiro Wilk dengan uji analisa Paired T-Test. Terjadi peningkatan nilai rata-rata regulasi emosi pada ibu hamil sebelum dan setelah diberikan prenatal yoga dengan nilai mean sebelum intervensi (42,03) dan setelah intervensi (43,70). Ada pengaruh signifikan dari prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan, dengan nilai p-value 0,001 (<0,05). Prenatal yoga terbukti berpengaruh terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Kata Kunci: Prenatal Yoga, Regulasi Emosi, Ibu Hamil
CROSS SECTIONAL STUDY : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEK PADA KOMUNITAS IBU HAMIL Mastryagung, Gusti Ayu Dwina; Rato, Leni Nopliana Delu Mila; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v10i1.6289

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan rangkaian proses alami dan fisiologis yang terjadi dalam tubuh wanita. Ketidakseimbangan asupan gizi, terutama antara energi dan protein selama masa kehamilan, sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK pada ibu hamil merupakan masalah yang bersifat multifaktorial, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi, usia saat hamil, serta jumlah paritas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya KEK pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 175 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan usia ibu hamil terhadap kejadian KEK (α < 0,05) Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jumlah paritas dengan kejadian KEK (nilai P = 0,838; > 0,05) Kesimpulan: bahwa usia dan pengetahuan berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KUALITAS TIDUR, DAN PENERAPAN ISI PIRINGKU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KUTA UTARA Wulandari, Ni Luh Putu Sinta; Teja, Ni made Ayu Yulia Raswati; Dewi, Ni Wayan Ervianan Puspita
Menara Medika Vol 8, No 1 (2025): VOL 8 NO 1 SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i1.6798

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terjadi pada 56 juta wanita di seluruh dunia, dengan dua pertiga kasus berada di Asia. Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi anemia diatas rata-rata prevalensi dunia yang disumbangsihkan dari salah satu laporan kasus di UPTD Puskesmas Kuta Utara yang termasuk tiga besar kasus anemia tertinggi di Kabupaten Badung. Kondisi ini berdampak serius terhadap kematian pada ibu dan janin, sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kualitas tidur, dan penerapan isi piringku dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah UPTD Puskesmas Kuta Utara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross- sectional. Jenis sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jenis consecutive sampling dengan jumlah sampel 110 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan, form pencatatan dan pelaporan puskesmas serta kuesioner PSQI untuk kualitas tidur dan kuesioner isi piringku melalui metode wawancara. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: penelitian menunjukan sebagian besar responden berusia ≤ 27 tahun, berpendidikan SMA/Sederajat, memiliki status ekonomi berkecukupan, bekerja sebagai karyawan swasta, hamil kehamilan pertama, tidak mengalami anemia, memiliki status gizi normal, mengalami gangguan tidur ringan, dan telah menerapkan isi piringku serta adanya hubungan status gizi (p=0,008), kualtias tidur (p0,001), dan penerapan isi piringku (p=0,048) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Diskusi: Perlu dilakukan intervensi gizi, edukasi kualitas tidur dan penerapan isi piringku untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. 
Efektivitas Media Audio Visual Screening Prakonsepsi terhadap Pengetahuan dan Motivasi Wanita Usia Subur (WUS) Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati; Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Fitriani, Pande P Elza
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i9.15319

Abstract

ABSTRACT                                Preconception health is an essential aspect of primary and preventive care efforts. Preconception care is considered a major component of health care for women of childbearing age. Lack of knowledge is one of the factors that causes women's low access to preconception health services. With knowledge, a good level of education and economic factors, it will also lead to good behavior, thus giving rise to a person's motivation in a better direction. This research aims to determine the effectiveness of preconception audio visual screening media on the knowledge and motivation of women of childbearing age. Quasi-experimental research with a one group pre-test and post-test research design without control design. The sample for this study consisted of 105 WUS. The instruments used were audio-visual media and questionnaires related to knowledge and motivation for preconception screening in WUS. Bivariate analysis with the Wilcoxon statistical test. Based on statistical tests using the Wilcoxon test, it shows that there is a significant difference in the knowledge and motivation of WUS before and after being given audio visual media about premarital screening with a p value <0.001, it can be concluded that audio visual media is effective in increasing knowledge and motivation for preconception screening in women of childbearing age (WUS). Keywords: Effectiveness of Audio Visual, Preconception Screening, Knowledge,                 Motivation, Women of Childbearing Age  ABSTRAK Kesehatan prakonsepsi merupakan aspek esensial dari upaya asuhan primer dan preventif. Pelayanan prakonsepsi dianggap sebagai komponen utama pelayanan kesehatan pada wanita usia subur. Kurangnya pengetahuan merupakan salah satu factor yang menyebabkan rendahnya akses wanita terkait pelayanan kesehatan prakonsepsi. Dengan pengetahuan, tingkat pendidikan dan factor ekonomi yang baik makan akan menyebabkan perilaku yang baik pula, sehingga menimbulkan motivasi seseorang untuk kearah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media audio visual screening prakonsepsi terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur.  Penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian one group Pre-test and Post-test without control design. Sampel penelitian ini berjumalh 105 WUS. Instrumen yang digunakan adalah media audio visual dan kuesioner terkait pengetahuan dan motivasi screening prakonsepsi pada WUS. Analisis bivariat dengan uji statisti Wilcoxon. Berdasarkan uji statistic dengan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang siginifikan pada pengetahuan dan motivasi WUS sebelum dan setelah diberikan media audio visual tentang skrining pranikah dengan p value <0.001, sehingga dapat disimpulkan media audio visual efektif meningkatkan pengetahuan dan motivasi skrining prakonsepsi pada WUS. Kata Kunci: Efektivitas Audio Visual, Skrining Prakonsepsi, Pengetahuan,                  Motivasi, Wanita Usia Subur
Edukasi Pengenalan Menopause Pada Wanita Usia Subur di Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Pangruating Diyu, Ida Ayu Ningrat; Kamaryati, Ni Putu; Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13228

Abstract

ABSTRAK  Menopause merupakan masa yang penting bagi kehidupan wanita. Seiring memasuki menopause disertai pula dengan kemunculan gejala-gejala menopause atau menopausal symptoms. Masa menopause dan menopausal symptoms yang muncul seringkali menimbulkan ketakutan dan kecemasan pada wanita usia subur yang belum memahami mengenai menopause. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penetahuan wanita usia subur di desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi Badung terkait menopause dan menopausal symptoms. Kegiatan diawali dengan memberikan pre-test bagi peserta kemudian edukasi melalui penyuluhan mengenai menopause dan menopausal symptoms dan diakhiri dengan diskusi serta post-test. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada wanita usia subur mengenai menopause dan menopausal symptoms. Dari 30 peserta sebanyak 26 (86.67%) peserta memiliki pengetahuan yang baik terkait menopause dan menopausal symptoms dan hanya 4 (13.33%) peserta saja yang pengetahuannya masih kurang setelah diberikan edukasi. Semakin baik pemahaman wanitau usia subur mengenai menopause maka akan semakin baik penerimaan mereka terhadap perubahan yang dialami ketika memasuki masa menopause sehingga akan lebih bijak serta siap menghadapi masa menopause. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam mengidentifikasi kebutuhan pengetahuan yang diperlukan oleh wanita usia subur ketika memasuki masa menopause dan rutin memberikan edukasi terkait menopause sehingga kecemasan dan ketakutan wanita usia subur ketika memasuki masa menopause dapat teratasi. Kata Kunci: Menopause, Gejala-Gejala Menopause, Edukasi, Pengetahuan  ABSTRACT  Menopause is an important time in a woman's life. Women who are menopause it is accompanied by the onset of menopausal symptoms. Menopause and menopausal symptoms that appear often cause fear and anxiety in women who have not yet understood about menopause. The aim of this study was to increase knowledge of women in the Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung related menopause and menopausal symptoms. The activity begins with pre-testing the participants, then educating them about menopause and menopausal symptoms and ends with discussions also post-tests. As a result of this study was there has been an increase in knowledge among women about menopause and menopausal symptoms. Of the 30 participants, 26 (86.67%) had good knowledge of menopause and menopausal symptoms, and only 4 (13.33%) had insufficient knowledge after being educated. The better women understand menopause, the better their acceptance of the changes they experience when they enter the menopausal period, the wiser and more prepared they will be to cope with it. Health professional plays an important role in identifying the knowledge needs of women when entering menopause and regularly providing menopausal-related education so that the anxiety and fears of women e as they enter menopauses can be overcome. Keywords: Menopause, Menopausal Symptoms, Education, Knowledge
Gambaran Kualitas Tidur Pada Wanita dengan Kanker Payudara dan Kanker Servik yang Menjalani Kemoterapi Pangruating Diyu, Ida Ayu Ningrat; Kamaryati, Ni Putu; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati; Yudari, Ni Made Adi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.12708

Abstract

ABSTRACT Breast cancer and cervical cancer are the most common cause for death in women. The prevalence of breast and cervical cancer are increasing every year. Chemoterapy is usual treatment for cancer which can affect sleep quality. Quality of sleep is important to identify where can impact patient’s quality of life. The purpose of this study was to determine prevalence of poor sleep quality and the domains that contribute to it. This study used quantitative descriptive approach with 80 breast and cervical cancer patients undergoing chemotherapy. Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI) was used to measured the quality of sleep, a score of >5 indicates poor sleep quality. The data was analyze using univariate analysis. Most of the respondent (70%) have poor sleep quality. In the sleep quality domain, the most complaining problem were sleep disturbance (51.2%) and sleep latency (46.2%). Poor sleep quality is a significant problem experienced by patient breast and cervical cancer undergoing chemotherapy. The quality of sleep must be regularly assesed in order to provide appropriate interventions and treatments.  Keywords: Breast Cancer, Cervical Cancer, Chemoteraphy,Sleep Quality, PSQI  ABSTRAK Kanker payudara dan kanker servik merupakan jenis kanker yang menjadi penyebab utama kematian dalam kasus kanker dengan jumlah penderita yang meningkat setiap tahunnya. Kemoterapi menjadi salah satu terapi bagi pasien kanker yang menimbulkan efek samping penurunan kualitas tidur. Kualitas tidur penting untuk diidenfifikasi karena memilik peran penting dalam kualitas hidup pasien. Mengetahui prevalensi gangguan tidur dan domain yang berperan dalam penurunan kualitas tidur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif pada 80 pasien kanker payudara dan kanker servik yang menjalani kemoterapi. Kualitas tidur diukur dengan kuesioner Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan skor >5 menunjukan kualitas tidur yang buruk. Data dianalisis teknik analisa data univariate untuk variable yang diteliti. Sebanyak 70% responden melaporkan kualitas tidur yang buruk. Pada domain kualitas tidur responden melaporkan kualitas yang buruk pada gangguan tidur malam (51.2%) dan kesulitan memulai tidur atau latensi tidur (46.2%). Penurunan kualitas tidur merupakan permasalahan yang signifikan dialami oleh pasien kanker payudara dan kanker servik yang menjalani kemoterapi. Kesulitan tidur yang dialami sebaiknya dikaji secara rutin sehingga intervensi dan treatment yang sesuai dapat diberikan untuk meningkatkan kualitas tidurnya Kata Kunci: Kanker Payudara, Kanker Servik, Kemoterapi, Kualitas Tidur, PSQI
Efektivitas Video Edukasi Premenstrual Syndrom terhadap Pengetahuan, Perilaku dan Tingkat Kecemasan pada Remaja Putri Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Indriana, Ni Putu Riza Kurnia; Diyu, Ida Ayu Ningrat Pangruating
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.17926

Abstract

ABSTRACT Premenstrual syndrome (PMS) is a symptoms of physical and mental disorders, which usually appear from one week to several days before menstruation comes, and disappear after menstruation comes, although sometimes it lasts until menstruation stops. PMS which occurs in teenagers can reduce productivity in carrying out daily activities. PMS symptoms in teenagers can affect their performance at school. The incidence of PMS affects activities at school, for example: decreased concentration in learning, disruption of communication with friends, it is also possible that there will be a decrease in learning productivity and an increase in absenteeism and attendance. The purpose this research was to determine the effectiveness of premenstrual syndrome educational videos on the knowledge, behavior and stress levels of teenager at Senior high School 1 Dawan Klungkung. This research are pre-experimental design with  one-group pretest-post-test desaign. This research location was at Senior high School 1  DawanKlungkung. Analysis data was used univariate analysis, bivariate analysis with Wilcoxon test. The results of this study show that educational videos are effective in increasing knowledge and behavior as well as reducing the anxiety level of teenager with premenstrual syndrome with a p value of 0.0001. Educational videos are effective to increasing knowledge and behavior as well as reducing the anxiety level of teenager with premenstrual syndrome  Keywords: Educational Video, Knowledge, Behavior and Anxiety Level  ABSTRAK Premenstrual syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik dan mental, yang biasanya muncul mulai satu minggu sampai beberapa hari sebelum datangnya haid, dan menghilang sesudah haid datang, walaupun kadang berlangsung sampai haid berhenti PMS yang terjadi pada remaja dapat menurunkan produktivitas dalammelakukan aktivitas sehari-hari. Gejala-gejala PMS pada remaja dapat berpengaruh terhadap prestasinya di sekolah. Kejadian PMS mempengaruhi kegiatan di sekolah, misalnya: penurunan konsentrasi belajar, terganggunya komunikasi dengan teman juga dimungkinkan terjadi penurunan produktivitas belajar dan peningkatan absensi kehadiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas video edukasi premenstrual syndrom dengan pengetahuan, perilaku dan tingkat stress remaja putri di SMAN 1 Dawan Klungkung. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain pre eksperimental dengan pendekatan one- group pretest-post-test. Tempat penelitian yaitu di SMA 1 Dawan Klungkung. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa video edukasi efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku serta penurunan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome dengan p value 0,0001. Video edukasi efektif dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku serta penurunan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome Kata Kunci: Video Edukasi, Pengetahuan, Perilaku dan Tingkat Kecemasan