Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SISWA DI SMKN 1 BINTAN UTARA, KABUPATEN BINTAN Hardini, Widi; Cherryline, Violetta; Abnur, Asman; Budhiartha, I Nyoman; Lapotulo, Nensi; Saputra, Eryd; Simangunsong, Estheria Morhencie
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2025): Batara Wisnu | Januari - April 2025
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bw.v5i1.344

Abstract

Community service (PKM) is one form of real contribution from higher education in improving Indonesia's education quality. This activity aims to develop students' skills at SMKN 1 North Bintan, Bintan Regency, through structured and needs-based training. The methods used include lectures, discussions, and direct practice. The evaluation results showed an increase in student skills by 30% based on pre-test and post-test data. This article comprehensively discusses the implementation of this PKM, including its implications and potential for development
PERAN EKONOMI KREATIF DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN INOVASI PRODUK PARIWISATA DI KOTA BATAM MELALUI PERSPEKTIF KEWIRAUSAHAAN Lubis, Arina Luthfini; Fatimah, Zahara; Abnur, Asman
JURNAL MATA PARIWISATA Vol. 4 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : PUSLITABMAS - BATAM TOURISM POLYTECNIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jmp.v4i1.360

Abstract

Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung pengembangan kewirausahaan, khususnya di Kota Batam yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi produk pariwisata melalui perspektif kewirausahaan. Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan eksplanatori, penelitian ini melibatkan 100 pelaku usaha kreatif di sektor pariwisata Kota Batam sebagai responden. Data primer dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan wawancara semi-terstruktur untuk memperkaya analisis. Data sekunder diperoleh dari laporan resmi dan publikasi terkait. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan distribusi data dan regresi linier untuk menguji hubungan antara variabel ekonomi kreatif, kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden menyatakan ekonomi kreatif secara signifikan mendorong kewirausahaan melalui inovasi dan diversifikasi produk wisata. Sebanyak 65% pelaku usaha memanfaatkan media sosial untuk promosi, sementara 70% menyatakan kolaborasi dengan industri pariwisata meningkatkan eksposur produk kreatif. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah akses pembiayaan (60%) dan kurangnya pelatihan manajerial (55%). Inovasi produk berbasis budaya lokal diapresiasi oleh 75% wisatawan, yang turut meningkatkan daya tarik Kota Batam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ekonomi kreatif dan kewirausahaan berkontribusi pada pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Batam. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam peran pemerintah dan komunitas lokal, serta menggunakan metode campuran untuk analisis yang lebih komprehensif.
THE ROLE of PRODUCT CHARACTERISTICS and PRICE DISCOUNTS in ENHANCING CUSTOMER SATISFACTION and LOYALTY Abnur, Asman; Edy wibowo, Agung; Syaiful, Hendra; Christian Lumban Tobing, Vargo; Wasiman, Wasiman; Nyoman Budhiartha, I
JIM UPB (Jurnal Ilmiah Manajemen Universitas Putera Batam) Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jimupb.v13i2.10038

Abstract

This study aims to examine the role of product characteristics and price discounts in building customer satisfaction and loyalty. The study is motivated by the growing competition among café businesses, where customer retention and satisfaction are crucial for business sustainability. This research explores whether product features and price discounts can effectively shape customer loyalty, either directly or through the mediating role of customer satisfaction. Using a quantitative approach, data were collected through purposive sampling involving 114 respondent who had previously visited MoMoo Café, located in a popular culinary tourism area. The analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to test the proposed hypotheses. The results show that price discounts do not have a direct and significant effect on customer loyalty. However, discounts were found to significantly influence customer satisfaction, which in turn significantly affects customer loyalty. This indicates that although discounts do not directly create loyal customers, they enhance satisfaction through the perception of value received, which subsequently drives loyalty. In contrast, product characteristics were found to have no significant influence, either directly on loyalty or on customer satisfaction. These findings highlight the importance of customer satisfaction as a strategic mediator in the formation of loyalty. Therefore, businesses operating in tourist areas should not rely solely on price promotions but should focus on creating a satisfying customer experience. Enhancing service quality, ambiance, and emotional engagement with the brand can result in more sustainable loyalty than price-based incentives alone. This study contributes to the consumer behavior literature in the tourism context by emphasizing the indirect role of price discounts and the central position of satisfaction in building long-term customer relationships.
SOSIALISASI KEGIATAN PEREMPUAN RELAWAN “ BUNDO KANDUANG BATAM “ DALAM UPAYA PEMBENTUKAN CHARACTER BUILDING MEMPERSIAPKAN SDM TEMPATAN DI BIDANG HOSPITALITY Amalia, Eva; Abnur, Asman; Rais, Syafruddin
Jurnal Tiyasadarma Vol. 1 No. 2 (2024): Januari 2024 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepariwisataan khususnya yang terkait dengan pembangunan Sumber Daya Manusia, diperoleh melalui peningkatan karakter SDMnya . Upaya pendidikan karakter dengan berbagai metode pembelajaran dianggap sebagai sarana untuk mencapai tujuan ini. Dengan pendekatan ini, pengembangan pariwisata diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal dengan memperhitungkan faktor-faktor tersebut. . Salah satu upaya pendidikan karakter yang telah berjalan secara adat adalah keberadaan Bundo Kanduang sebuah organisasi sosial kemasyarakatan Sumatera Barat yang diilhami dari sosok yang disegani dalam kehidupan masyarakat Minangkabau Penguatan Peran Perempuan melalui kolaborasi dengan Bundo Kanduang dapat menjadi sarana untuk memberdayakan perempuan dalam mendukung pendidikan karakter. Ini menciptakan ruang bagi perempuan untuk berperan aktif dalam membentuk nilai-nilai positif dalam masyarakat. Pemilihan mitra yang tepat, seperti Bundo Kanduang, tidak hanya memberikan landasan budaya yang kuat untuk pendidikan karakter, tetapi juga memastikan bahwa program tersebut mengakar dalam konteks sosial dan budaya setempat.
PERSEPSI KESIAPAN BERWIRAUSAHA: MINDSET WIRAUSAHA, SELF-EFFICACY, DAN MOTIVASI DIRI Abnur, Asman; Wibowo, Agung Edy; Budhiartha, I Nyoman
JURSIMA Vol 13 No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 2026
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v13i1.1289

Abstract

This study aims to identify differences in the perception of entrepreneurial readiness based on three main components, namely entrepreneurial mindset, self-efficacy, and self-motivation in three groups of students of the Culinary Arts, Culinary, and Room Division Study Programs. The quantitative method was used in this study with a comparative analysis design through a mean difference test. The research sample amounted to 47 students who were selected using purposive sampling techniques, with the criteria that they had taken courses in entrepreneurship, human resource management and study program practice in each learning. The results of the study show that there is a significant difference in the perception of entrepreneurial readiness between study programs. The results of the study confirm that the Culinary Study Program is considered the most prepared in terms of mindset, self-efficacy, and self-motivation because of its learning characteristics that are applicative, based on direct practice, and provide concrete experience in the production process and product innovation, the opportunity to develop products in real terms that strengthen self-confidence and give rise to higher motivation to start a business because they believe they have commodity value works in the future. These findings can be the basis for the development of a more comprehensive and equitable entrepreneurial learning strategy across vocational study programs.
Pendampingan Partisipatif dalam Pemetaan Potensi Desa Wisata Tulang Kecamatan Selat Gelam Saputra, Eryd; I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa; Hardini, Widi; I Nyoman Budiartha; Abnur, Asman; Cherryline, Violetta; Rais, Syafruddin; Lapotulo, Nensi
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.692

Abstract

Desa Tulang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang belum dikelola secara optimal sebagai destinasi wisata berbasis komunitas. Minimnya pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pariwisata menjadi tantangan utama dalam mewujudkan Desa Tulang sebagai destinasi wisata alternatif yang berdaya saing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendampingi masyarakat Desa Tulang dalam pemetaan potensi wisata desa sebagai destinasi alternatif di Kabupaten Karimun. Mitra dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Desa Tulang dan Kelompok Masyarakat Peduli Wisata (Pokdarwis) setempat. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari perangkat desa, pemuda, dan pelaku usaha lokal. Pendekatan dilakukan melalui observasi, wawancara, diskusi. Latar belakang alam yang memukau, berupa hutan mangrove, perairan tenang, dan perbukitan hijau, memperkuat keyakinan bahwa Desa Tulang memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata alternatif di wilayah pesisir Kabupaten Karimun. Kegiatan pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat strategi pengembangan Desa Wisata Tulang sebagai destinasi alternatif yang berdaya saing dan berkelanjutan.