Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Validasi dan Perbandingan Metode QuEChERS EN 15662:2008 dan AOAC 2007.01 untuk Analisis Residu Pestisida pada Kentang (Solanum tuberosum L.) Menggunakan LC-MS/MS Yesan, Cantikha Fortuna; Nuraliyah, Andi; Adhani, Lisa
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v9i1.80-89

Abstract

ABSTRAKResidu pestisida pada kentang dapat membahayakan kesehatan jika melebihi batas aman, sehingga diperlukan metode analisis yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode QuEChERS EN 15662:2008 dan QuEChERS AOAC 2007.01 untuk analisis residu dimethoate dan methidathion. Hasil menunjukkan metode QuEChERS EN 15662:2008 memiliki koefisien determinasi (R²) sebesar 1 dan 0,9966, menunjukkan linearitas yang sangat baik dengan LoD dan LoQ masing-masing 0,000003 μg/kg dan 0,000009 μg/kg untuk dimethoate, serta 0,000003 μg/kg dan 0,000008 μg/kg untuk methidathion, menunjukkan sensitivitas tinggi. Metode QuEChERS AOAC 2007.01 memiliki R² sebesar 0,9888 dan 0,9858, menunjukkan linearitas yang sangat baik dengan LoD dan LoQ 0,0028 μg/kg dan 0,0094 μg/kg untuk dimethoate, serta 0,1221 μg/kg dan 0,4069 μg/kg untuk methidathion, menunjukkan sensitivitas lebih rendah. Hasil validasi menunjukkan metode QuEChERS EN 15662:2008 lebih optimal untuk analisis dimethoate dan methidathion, sementara QuEChERS AOAC 2007.01 lebih baik untuk dimethoate tetapi kurang sensitif terhadap methidathion.Kata kunci: Kentang, LC-MS/MS, QuEChERS, Residu Pestisida, Validasi MetodeABSTRACTPesticide residues in potatoes can be harmful to health if they exceed safe limits, so an accurate analysis method is needed. This study aims to validate the QuEChERS EN 15662:2008 and QuEChERS AOAC 2007.01 methods for dimethoate and methidathion residue analysis. Results showed the QuEChERS EN 15662:2008 method had a coefficient of determination (R²) of 1 and 0.9966, showing excellent linearity with LoD and LoQ of 0.000003 μg/kg and 0.000009 μg/kg for dimethoate, respectively, and 0.000003 μg/kg and 0.000008 μg/kg for methidathion, indicating high sensitivity. The QuEChERS AOAC 2007.01 method had R² of 0.9888 and 0.9858, showing excellent linearity with LoD and LoQ of 0.0028 μg/kg and 0.0094 μg/kg for dimethoate, and 0.1221 μg/kg and 0.4069 μg/kg for methidathion, showing lower sensitivity. Validation results showed that the QuEChERS EN 15662:2008 method was optimal for dimethoate and methidathion analysis, while QuEChERS AOAC 2007.01 was better for dimethoate but less sensitive for methidathion.Keywords: Potato, LC-MS/MS, QuEChERS, Pesticide Residues, Method Validation
PEMODELAN CATHODIC ELECTRODEPOSITION COATING PADA RANGKA SEPEDA MOTOR MATIC Safira, Linda; Nuraliyah, Andi; Hernowo, Pandit
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 5, No 1 (2025): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v5i1.62

Abstract

Pengecatan merupakan suatu proses pelapisan warna terhadap permukaan benda dalam bentuk cair atau bubuk. Dalam pengecatan rangka sepeda motor matic metode yang digunakan berupa cathodic electrodeposition coating, penggunaan metode ini bertujuan agar cat yang menempel pada rangka sepeda motor memiliki ketebalan yang sama. Daya rekat cat yang menempel pada rangka sepeda motor matic yang berbahan dasar baja (steel) dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti pH larutan cat, kemampuan tidak menguap cat dan kuat arus listrik pada tangki cat. Untuk menentukan faktor yang paling mempengaruhi ketebalan cat dapat menggunakan metode statistic regresi linear berganda menggunakan microsoft excel 2019. Berdasarkan metode yang digunakan diperoleh persamaan Y=69,9000+8,0647P-0,0504Q+ 0,0203R±1,3575. Melalui uji t student dan uji simultan (uji F) dengan nilai signifikansi sebesar 5% maka didapatkan hipotesis bahwa kuat arus listrik merupakan faktor yang paling mempengaruhi ketebalan cat pada rangka sepeda motor
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan Hasaya, Haudi; Nuraliyah, Andi; Spalanzani, Widya; Hastowo, Muhammad Agung; Ramadhan, Faizal; Naufaldi, Zulfikri; Timotius, Unggul; Pratama, Andhika Rifqy; Prasetyo, Muhammad Rehan; Hakim, Fathurrahman; Zaki, Abrori; Fahrizi, Irzal; Putri, Dyah Ardhana Mahda
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/q6tx8237

Abstract

In Indonesia, including at the Faculty of Engineering, the higher education curriculum integrates Real Work Lecture Activities (KKN). KKN aims to improve students' ability to solve community problems using science and technology. This article discusses the implementation of KKN at the Faculty of Engineering (2025),, with special emphasis on the role of students in environmental management, community welfare, and local infrastructure development. Through involvement in construction, design, and infrastructure maintenance projects, students learn to collaborate with communities, improve their technical abilities, and understand how engineering projects have a social impact. Students' social awareness and responsibility as prospective engineers are also increased through the application of problem-based learning and community service. The results of KKN at the Faculty of Engineering really help academic development and sustainable development and quality of life.
Komparasi Metode Always Better Control, Economic Order Quantity dan Reorder Point Untuk Analisis Pengendalian Persediaan Spalanzani, Widya; Prinandar, Angga; Nuraliyah, Andi; Zani, Yelly Febrina
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v4i2.135

Abstract

Family Farma Pharmacy is a pharmacy that provides pharmaceutical services in Bekasi Regency. There are 50 types of medicines provided in this pharmacy, but there is no medicine grouping yet. Medicine inventory control is still done manually or by monitoring medicine stocks one by one. So there is no precise and effective calculation to determine total reorders. Therefore, the aim of this research is to grouping medicines, control medicine supplies and reorder it. The methods used are Always Better Control (ABC), Economic Order Quantity (EOQ), and Reorder Point (ROP). The findings obtained were by grouping 50 types of medicines to obtain 10 types of medicines belonging to group A, 10 types of medicines in Group B, and 30 types of medicines in Group C based on the results of the ABC method. Then the EOQ results showed that the optimal order for Cataflam 50 Mg was made for 158 strips. By reordering the Cataflam 50 Mg medicine when the medicine stock reaches 15 strips in each product inventory which still has 23 strips remaining based on the ROP results.
PENGOLAHAN KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK DI DESA PURNAKARYA, KECAMATAN TANRALILI, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN Zaman, Nur; Bachtiar, Erniati; Gala, Selfina; Nuraliyah, Andi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v6i2.3411

Abstract

Salah satu usaha peternakan sapi yang berpotensi untuk menghasilkan teknologi biogas dan pupuk organik adalah peternakan Kareem Farm yang berlokasi di Jalan Reformasi Dusun Tangnga, Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Peternakan tersebut telah memiliki kandang sapi dengan kapasitas 40 ekor sapi, namun yang ada sekarang terdapat 28 ekor dengan jenis yang berbeda. Permasalahan utama pada usaha peternakan sapi Kareem Farm adalah menumpuknya limbah/kotoran sapi disekitar kandang. Kondisi sekarang, satu ekor sapi menghasilkan 8 kg kotoran perhari. Dalam satu hari dapat menghasilkan sekitar 224 kg limbah/kotoran. Kotoran tersebut hanya dibuang disekitar kandang dan belum dapat diolah dan dimanfaatkan dengan baik karena keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang potensi ekonomi/bisnis dan pengolahan limbah ternak sapi menjadi nilai tambah ekonomi.  Banyaknya limbah kotoran sapi yang mencapai 224 kg per hari membuat limbah kotoran tersebut setiap harinya semakin menumpuk di sekitar kandang, hal ini membuat lingkungan kandang sapi menjadi semakin kotor, kuantitas kotoran yang semakin hari semakin banyak, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap dan menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan disekitar masyarakat. Timbulnya bau tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial, karena mengganggu masyarakat yang bermukim disekitarnya. Permasalahan tersebut dieselesaikan dengan Masukanya PKM pengolahan kotoran ternak sapi menjadi suatu produk yakni Biogas dan Pupuk Organik. Intalasi biogas dan pelatihan biogas dan pupuk organik dari ternak sapi telah dilakukan pada peternakan Kareem Farm dan masyarakat sekitarnya peternakan tersebut. Disamping itu terbentuk kelompok tani “Tangnga Jaya”. Disamping itu masyarakat lebih tertarik dengan pembuatan pupuk organik dengan menggunakan cacing yang lebih mudah, murah dan bahan bakunya dapat diperoleh dari lingkungan masyarakat.
Membangun Persepsi Generasi Muda Dalam Menjaga Lingkungan Dengan Cara Literasi Think Green Dengan Komposter Kustiyah, Elvi; Naidir , Ferra; Nuraliyah , Andi; Hasaya , Haudi; Ismaniah, Ismaniah
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol5.iss2.art3

Abstract

The importance of young people's awareness of the environment requires literacy or understanding how to treat waste. Our target is teenagers, so we chose Bina Karya Mandiri Bekasi Vocational School for this literacy, the accumulation of rubbish which causes environmental conditions to be less clean and will have an impact on health. This community service is carried out using a participatory training approach. Through waste management literacy by turning it into compost using the composter method, people can expand their knowledge and also provide solutions to existing problems. This literacy is carried out by holding seminars, providing facilities in the form of colored trash cans for sorting types of waste, as well as carrying out practices and assistance in making compost with a composter as a means of making compost at home at Binakarya Mandiri Vocational School Bekasi.
Perancangan reaktor fotokatalis untuk aplikasi degradasi limbah tekstil David, Yoga Pratama; Nuraliyah, Andi
Sustainable Urban Development and Environmental Impact Journal Vol. 1 No. 2: (Agustus) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/sudeij.v1i2.2024.1101

Abstract

Pendahuluan: Industri tekstil saat ini mengalami kemajuan pesat, tidak terlepas pula dari hasil akhir proses produksi yang menghasilkan limbah cair sehingga berdampak pada permasalahan lingkungan khususnya pada pencemaran perairan. Methylene blue merupakan zat pewarna yang sering digunakan dalam industri tekstil yang sulit untuk didegradasi sehingga perlu diatasi dalam proses pengolahan limbah. Salah satu alternatif pengolahan limbah tekstil adalah menggunakan prinsip fotokatalis. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang reaktor fotokatalis yang dapat digunakan untuk mendegradasi zat methylene blue dengan nanotube TiO2. Metode: Penelitian ini pun menggunakan tiga variabel pendukung dalam proses perancangan reaktor fotokatalis, yaitu variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol. Untuk prosedur perancanggan reaktor fotokatalis terdapat dua tahapan. Pertama, tahap perancangan reaktor yang dilengkapi dengan dua kipas. Kedua, tahap degradasi limbah cair industri. Temuan: Reaktor fotokatalis yang telah terbentuk dapat diaplikasikan untuk mendegradasi zat pewarna methylene blue dengan katalis nanotube TiO2. Selanjutnya, pembentukan reaktor fotokatalis memberikan hasil bermanfaat yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh praktikan dikemudian hari. Kesimpulan: Reaktor fotokatalis diharapkan dapat digunakan sebagai alat uji sampel TiO2. Hasil penelitian pun dapat memberikan alternatif untuk mendegradasi limbah cair pada industri teksti dan nilai ekonomis dalam pengolahan limbah cair.