I Komang Putra
Universitas Warmadewa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Program Pengelolaan dan Benchmarking Wisata Alam Berkelanjutan di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Ni Luh Putu Indiani; I Made Sara; Suparto Wijoyo; Rosa Ristawati; Putu Ayu Sita Laksmi; Gede Sanjaya Adi Putra; I Made Aditya Pramartha; Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi; I Komang Putra; I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.782 KB)

Abstract

Desa Wisata Taro memiliki daya tarik wisata alam yang asri berupa hutan bambu yang terkonservasi oleh desa, sungai yang bersih serta peternakan lembu putih yang dikelola secara adat dan diternak dengan baik oleh warga desa. Dari hasil observasi, ditemukan beberapa permasalahan yaitu: pengelolaan desa wisata belum optimal, pengurus desa wisata belum mengetahui dasar hukum yang tepat dalam pengelolaan desa wisata, dan permasalahan yang tidak kalah penting adalah kurangnya wawasan pengurus Desa Wisata Taro mengenai metode yang tepat dalam pengelolaan wisata alam berkelanjutan. Solusi yang ditawarkan untuk permasalahan pertama adalah melakukan kegiatan loka karya. Kemudian untuk permasalahan kedua diberikan penyuluhan terkait dasar hukum pengelolaan desa wisata. Solusi permasalahan ketiga adalah benchmarking metode pengelolaan wisata alam berkelanjutan yang diterapkan di Swiss. Secara garis besar metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas identifikasi masalah, observasi, analisis situasi, seminar/penyuluhan/benchmarking. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan indikator: tercapainya tujuan kegiatan, tercapainya target yang telah direncanakan, dan keberlanjutan program. Tingkat ketercapaian ketiga indikator ini menunjukkan nilai di atas 75% sehingga kegiatan pengabdian ini telah berjalan baik. Sebagai bentuk keberlangsungan proram, promosi Desa Wisata Taro perlu terus dilakukan dan diperbaharui agar meningkatkan daya tariknya, masyarakat Desa Taro perlu mengimplementasikan materi dari penyuluhan dasar hukum pengelolaan desa wisata, dan hasil benchmarking metode pengelolaan sustainable tourism perlu dijadikan referensi oleh pengelola Desa Wisata Taro dalam mengelola dampak pariwisata terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan
Pemberdayaan Kelompok Swadaya pengerajin Ukiran Bali “Anjatta” Dalam Mendukung Produksi Ukiran Di Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati I Komang Putra; IGA Athina Wulandari; Gede Sanjaya Adi Putra
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1296

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kelompok swadaya pengerajin ukiran "Anjatta" di Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar, untuk ekspansi pasar internasional. PKM juga bertujuan meningkatkan pengetahuan mereka dalam pengelolaan produksi dan keuangan. Metodenya melibatkan Focus Group Discussion (FGD) tentang produksi, ceramah tentang peluang ekspor, dan pelatihan pencatatan transaksi. Bantuan sarana produksi juga diberikan untuk meningkatkan produksi. Hasil observasi dan pengujian menunjukkan PKM membantu anggota Anjatta memahami pengelolaan produksi, keuangan, dan peluang ekspor serta meningkatkan produksi. Untuk keberlanjutan, disarankan melatih pemanfaatan market place dan e-commerce untuk penjualan internasional. Empowerment Of Balinese Carving Craftsmen Self-Help Group In Supporting Increased Production In Batubulan Kangin Village, Sukawati District  The Community Service Program (PKM) aims to increase the production capacity of the self-help group of "Anjatta" carving craftsmen in Batubulan Kangin Village, Sukawati, Gianyar, for international market expansion. PKM also aims to increase their knowledge in production and financial management. The method involves Focus Group Discussions (FGD) about production, lectures about export opportunities, and transaction recording training. Assistance for production facilities is also provided to increase production. Observation and test results show that PKM helps Anjatta members understand production management, finance and export opportunities and increase production. For sustainability, it is recommended to train in the use of market places and e-commerce for international sales.
Program Kemitraan Masyarakat: Pemberdayaan Bank Sampah Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Lingkungan Dalam Menperpanjang Umur Bumi di Desa Paksebali Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung Sanjaya Adi Putra; Komang Putra; I Made Aditya Pramartha
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1312

Abstract

Tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat desa paksebali tentang lingkungan, khususnya tata cara pengelolaan sampah, dan pemilahan sampah. Selain untuk melatih pengurus bank sampah dalam hal tata Kelola keuangan dan tata Kelola organisasi yang baik.  Pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi serta latihan. Dengan dilakukan Program Kemitraan Masyarakat ini pihak pengelola bank sampah “Wangun Arta” dapat memahami prosedur atau proses pengelolaan bank sampah dengan baik dan benar serta dapat melakukan pencatatan keuangan secara manual. Selain Itu PKM ini dapat meningkatkan kualitas dan kesadaran penduduk di desa Pakse Bali Klungkung dalam menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.  Community Partnership Program: Empowerment of Waste Banks as a Form of Concern for the Environment in Prolonging the Life of the Earth in Paksebali Village, Dawan District, Klungkung Regency  The aim of this community partnership program is to increase the insight and knowledge of the Paksebali village community about the environment, especially waste management procedures and waste sorting. Apart from training waste bank administrators in terms of financial management and good organizational governance. The implementation of Community Partnership Program activities is carried out using lecture, tutorial, discussion and training methods. By carrying out this Community Partnership Program, the management of the "Wangun Arta" waste bank can understand the procedure or process of managing the waste bank properly and correctly and can carry out financial records manually. Apart from that, this PKM can improve the quality and awareness of residents in Pakse Bali Klungkung village in maintaining cleanliness and the surrounding environment.
Character Building pada Pekerja Seks Komersial dan Orang dengan HIV AIDS melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Penanaman Nilai-Nilai Agama Dewa Putu Yudi Pardita; I Komang Putra; I Putu Gde Chandra Artha Aryasa; Putu Ayu Sita Laksmi; I Gde Wedana Arjawa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1406

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membantu PSK dan ODHA dalam meningkatkan keterampilan dan kemampuan kewirausahaan mereka. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai hal seperti manajemen keuangan, pemasaran, pengelolaan usaha, serta kemampuan untuk berkomunikasi dan bernegosiasi dengan konsumen. Program dilaksanakan dalam beberapa tahap dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Hasil dan manfaat yang diperoleh dalam proses pelaksanaan program antara lain peserta dapat mengalami perubahan positif dalam sikap dan perilaku mereka. Mereka mulai menerapkan etika, keadilan, dan kepedulian dalam interaksi sehari-hari, memungkinkan mereka untuk lebih terlibat dalam masyarakat dan menghadapi stigma dengan lebih kuat. Disamping itu, peserta mendapatkan gambaran mengenai peluang usaha dengan modal yang kecil walaupun dengan prospek keuntungan yang tidak terlalu besar melalui pengenalan platform e-commerce yang memberikan inspirasi bagi peserta dalam memulai usaha secara online. Character Building for Commercial Sex Workers and People Living with HIV AIDS through Entrepreneurship Training and Religious Values Inculcation This Community Service aims to help prostitutes and PLWHA improve their entrepreneurial skills and abilities. In this training, participants will learn various things such as financial management, marketing, business management, as well as the ability to communicate and negotiate with consumers. The program is implemented in several stages using various interactive and participatory learning methods. The results and benefits obtained in the program implementation process include participants being able to experience positive changes in their attitudes and behavior. They begin to apply ethics, fairness, and caring in their daily interactions, allowing them to become more involved in society and confront stigma more strongly. Apart from that, participants got an idea of business opportunities with small capital even though the profit prospects are not too big through the introduction of an e-commerce platform which provides inspiration for participants in starting an online business