Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengelolaan Keuangan Bisnis Modern Melalui Digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Keris Blahbatuh,Kabupaten Gianyar Bali I Nyoman Sutapa; A A Istri Krisna Gangga Dewi; I Gusti Agung Ayu Sekarini
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i3.1490

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kelompok pengerajin keris Blahbatuh dalam mengelola keuangan bisnis berbasis digital. Metode pelaksanakan pengabdian ini menggunakan workshop, pendampingan, dan bimbingan teknis. Mitra pengabdian ini adalah kelompok pengrajin keris Nami Pusaka di kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Metode pelaksanakan pengabdian ini menggunakan workshop, pendampingan, dan bimbingan teknis. Instrumen evaluasi kegiatan ini menggunakan pre-test dan post-test yang selanjutnya dinanalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kelompok pengerajin keris Blahbatuh mengalami peningkatan dalam hal pencatatan keuangan sebesar 58%, terkait digital marketing sebesar 52%, dan terkait sistem informasi sebesar 47%. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini berperan dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan ditahap evaluasi. Alat investasi untuk mitra diberikan berupa alat penunjang kegiatan produksi dan alat untuk mengelola keuangan.
Pemberdayaan Kelembagaan Petani Melalui Pemasaran Digital Hasil Tani di Subak Sidakarya Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar Provinsi Bali Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi; I Putu Iwan Pramana Putra; Ni Luh Made Indah Murdyani Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9668

Abstract

Meskipun perkembangan teknologi begitu pesat, namun anggota Subak Sidakarya belum menerapkan digital marketing, selain itu juga belum optimalnya kelembagaan petani membuat mereka kalah dalam persaingan pasar. Terdapat tiga metode yang digunakan yaitu observasi, persiapan dan pelaksanaan pengabdian Masyarakat yang berupa sebuah penyuluhan. Penyuluhan dilakukan di Balai Subak Sidakarya dengan memaparkan dua materi yaitu Kelembagaan Petani dan Digital Marketing, dengan begitu petani mengetahui dan memahami bahwa pelaksanaan kegiatan usahatani sangat penting dalam proses produksi on-farm dan off-farm dengan cara membentuk sebuah UPH agar membantu petani menambah nilai produk hasil pertaniannya. Selain itu, petani juga memahami bahwa penggunaan social media dalam kegiatan marketing sangat membantu, karena produk yang dipasarkan oleh petani dapat dipasarkan keluar daerah dan keluar negeri.
Improving Ecotourism and MSMES Competence Through Ecotravel and Local Business Boost in Puhu Payangan Village, Gianyar DEWI, Anak Agung Istri Krisna Gangga; PURNAMI, A.A Sri; KURNIAWATI, Ni Putu Ayu Tika
Community Services: Sustainability Development Vol. 1 No. 3 (2024): Community Services: Sustainability Development (July - October 2024)
Publisher : PT Batara Swastika Harati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61857/cssdev.v1i3.55

Abstract

This study aims to identify the potential challenges faced by Puhu Village, Payangan District, and Gianyar Regency in efforts to develop a tourism-based economy and empower MSMEs in the local village. Puhu Village is one of the villages in Bali that has abundant natural and cultural wealth, but has yet to be fully utilized. This study uses a qualitative approach with field observation methods, in-depth interviews, and secondary data analysis to collect relevant information. The study results indicate that Puhu Village has great potential in developing nature-based tourism sectors, such as agrotourism and ecotourism, supported by natural beauty, local wisdom, and local traditions. However, several challenges must be overcome, including a lack of supporting infrastructure, minimal promotion, and low community participation in tourism activities. This study recommends improving infrastructure, training for local communities, and more effective MSME promotion strategies to support economic development in Puhu Village. With proper management, the potential of this village can be developed sustainably and provide economic benefits to the local community without ignoring aspects of environmental and cultural preservation.
Optimization of The Potential of Petirtan Melunjung Waterfall in Belanga Village Through Digital Marketing KURNIAWATI, Ni Putu Ayu Tika; PUTRA, I Wayan Gede Yogiswara Darma; DEWI, Anak Agung Istri Krisna Gangga
Community Services: Sustainability Development Vol. 1 No. 3 (2024): Community Services: Sustainability Development (July - October 2024)
Publisher : PT Batara Swastika Harati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61857/cssdev.v1i3.61

Abstract

Belanga Village, located in Kintamani District, Bangli Regency, Bali, is known for its stunning natural beauty, especially Mount Batur and Lake Batur. This village features characteristics such as quality orange and coffee farming, the serene Petirtan Melunjung waterfall, and close access to the Kintamani centre for tourists. In Belanga Village is the Petirtan Melunjung Waterfall, a captivating place with a tranquil atmosphere and deep Balinese spiritual and cultural essence. Despite facing challenges like inadequate infrastructure and suboptimal marketing, lecturers and KKN students from Warmadewa University are working to provide training and assistance to the local tourism awareness group (Pokdarwis) on digital marketing and content creation in the form of videos and photos. This training will likely increase tourist visits, both domestic and international, to the Petirtan Melunjung waterfall and optimize the village's tourism potential. This can also serve as a natural tourist attraction to enjoy the beauty of Belanga Village, Kintamani.
PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN PETANI MELALUI PEMASARAN DIGITAL HASIL TANI DI SUBAK SIDAKARYA KECAMATAN DENPASAR SELATAN KOTA DENPASAR PROVINSI BALI Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi; I Putu Iwan Pramana Putra; Ni Luh Made Indah Murdyani Dewi
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 6, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/26vk6x47

Abstract

Meskipun perkembangan teknologi begitu pesat, namun anggota Subak Sidakarya belum menerapkan digital marketing, selain itu juga belum optimalnya kelembagaan petani membuat mereka kalah dalam persaingan pasar. Terdapat tiga metode yang digunakan yaitu observasi, persiapan dan pelaksanaan pengabdian masyarakat yang berupa sebuah penyuluhan. Penyuluhan dilakukan di Balai Subak Sidakarya dengan memaparkan dua materi yaitu Kelembagaan Petani dan Digital Marketing, dengan begitu petani mengetahui dan memahami bahwa pelaksanaan kegiatan usahatani sangat penting dalam proses produksi on-farm dan off-farm dengan cara membentuk sebuah UPH agar membantu petani menambah nilai produk hasil pertaniannya. Selain itu, petani juga memahami bahwa penggunaan social media dalam kegiatan marketing sangat membantu, karena produk yang dipasarkan oleh petani dapat dipasarkan keluar daerah dan keluar negeri.
Optimalisasi Pembukuan dan Pemasaran Berbasis Digital Kelompok Industri Kecil Menengah Pengrajin Perak di Desa Batubulan Pramartha, I Made Aditya; I Putu Gde Chandra Artha Aryasa; Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i3.65047

Abstract

Pasca pandemi Covid-19, perkembangan industri kerajinan perak yang ada di Desa Batubulan mulai mengalami pertumbuhan. Namun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh para pengrajin perak khususnya  pada bidang operasional dan pemasaran. Berdasarkan hasil wawancara salah satu kelompok pengrajin perak, mekanisme penerimaan pesanan dan pencatatan transaksi masih dilakukan secara konvensional serta proses pemasaran produk terbatas pada pemiliki artshop di Kecamatan Sukawati. Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah melakukan transfer pengetahuan terkait proses pembukuan dan pemasaran berbasis digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Kegiatan terdiri dari tiga tahapan yakni implemetasi dukungan teknologi dasar, optimalisasi pembukuan berbasis digital, dan optimalisasi pemasaran berbasis digital. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre-test dan post-test serta monitoring mingguan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan dapat memberikan dampak berupa meningkatnya persepsi pemahaman mitra terhadap peranan teknologi digital, pembukuan berbasis digital, dan pemasaran berbasis digital. Proses transfer pengetahuan kepada mitra dalam kegiatan ini dilakukan dengan efektif melalui rangkaian tahap sistematis yakni sosialisasi, pelatian, dan pendampingan. Kegiatan pendampingan perlu konsisten dilakukan untuk memastikan implementasi teknologi telah berjalan dengan baik.
Multidisciplinary Collaboration of Students in KKN PMM for Sustainable Development in Bukian Village, Payangan District, Gianyar KURNIAWATI, Ni Putu Ayu Tika; PUTRA, I Wayan Gde Yogiswara Darma; DEWI, Anak Agung Istri Krisna Gangga
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2025)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v4i2.1590

Abstract

The Regular PMM KKN Program Period II in Bukian Village, Payangan District, Gianyar Regency, Bali, is a form of implementation of the tridharma of higher education through community service based on village potential and problems. Activities carried out by Warmadewa University students include strengthening community capacity in the fields of health (optimization of intergenerational posyandu, integrated health checks, stunting prevention), education (children's financial literacy, bullying prevention, local culture-based pasraman kilat), economy (empowerment of MSMEs through promotional media, development of the Magenda Park tourist village), and environment (making trash sepit, managing organic waste into compost and community service in Magenda Park). Each program is designed in line with the SDGs targets, is promotive and preventive oriented, and is implemented with a participatory approach through the involvement of village officials, posyandu cadres, schools, and the local community. The results of the activities show an increase in collective awareness in health management, strengthening cultural identity, economic literacy, and community participation in protecting the environment. These findings indicate that the success of the KKN program lies not only in the achievement of short-term activities, but also in strengthening the capacity of the community to transform towards independent, competitive, and sustainable village development.
Penguatan Tata Kelola Keuangan Pada Jaringan Ekowisata Desa (JED) di Bali : Pengabdian Anak Agung Gede Krisna Murti; Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi; Luh Diah Citra Resmi Cahyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2849

Abstract

This community service program aims to strengthen financial governance within the Jaringan Ekowisata Desa (JED) in Bali, which has been facing challenges such as inconsistent manual bookkeeping, low financial literacy, and the absence of standard operating procedures (SOP). The program was implemented using a participatory approach that engaged JED management and village representatives throughout all stages of the activities, including problem identification, financial literacy training, SOP formulation, and the implementation of  digital bookkeeping system. The results indicate significant improvements in participants’ understanding of financial recording and reporting, the establishment of an agreed financial SOP, and the effective use of digital bookkeeping systems across all partner villages. This transformation has led to more transparent, accountable, and efficient financial governance while also increasing youth involvement in village financial management. The program recommends continued capacity building through mentoring, regular monitoring, and the development of more adaptive digital systems to ensure replication in other tourism villages across Indonesia.
The Role of Price Fairness in Mediating the Effect of Product Quality and Service Quality on Repurchase Intention (A Study of Honda Car Customers in Bali) PUTRA, I Putu Iwan Pramana; KURNIAWATI, Ni Putu Ayu Tika; DEWI, Anak Agung Istri Krisna Gangga; PRAMANA, Made Surya
Journal of Governance, Taxation and Auditing Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Governance, Taxation and Auditing (July - September 2025)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of price fairness as a mediating variable in the relationship between product quality, service quality, and repurchase intention among Honda car customers in Bali. The intense competition in the automotive industry in Bali requires companies to focus not only on product and service quality but also on effective pricing strategies to retain customers. Despite its importance, research on the role of price fairness as a mediator in this context is still limited. This study uses a quantitative approach with a survey method distributed to 160 respondents who are Honda car customers in Bali, selected using a purposive sampling technique. Primary data were collected through a questionnaire with a Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS software. The results show that product quality does not have a significant direct effect on repurchase intention, and service quality has a positive and significant effect on repurchase intention. Furthermore, the findings confirm that price fairness significantly mediates the relationship between product quality and repurchase intention, as well as the relationship between service quality and repurchase intention. The output of this research is expected to provide strategic recommendations for Honda dealers in increasing customer retention through a better understanding of the role of price fairness.
PKM Praktik Economy Digital Dan Participatory Approach Untuk Penguatan Kelembagaan Paguyuban Pedagang Pasar Seni Sukawati DEWI, Kadek Goldina Puteri Dewi; DEWI, Anak Agung Istri Krisna Gangga; NURAK, Anastacia Patricia Novlina
Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni – September 2023)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ahjpm.v2i2.738

Abstract

Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dalam dunia ekonomi sangat menunjang dalam pemasaran suatu produk tak terlebih produk lokal. Pengembangan ekonomi digital ini juga didorong oleh adanya pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung menggunakan platform digital di berbagai sektor. Pasar Seni Sukawati termasuk salah satu pasar seni tradisional di Bali, yang mendapat hibah dari pemerintah pusat untuk direvitalisasi menjadi Pasar Seni Modern. Perubahan pada Pasar Seni Sukawati (revitalisasi) menuntut para pedagang untuk terus berevolusi ke arah yang lebih baik. Hal ini menjadi permasalahan yang besar bagi pedagang pasar seni Sukawati karena membutuhkan proses adaptasi dari revitalisasi jumlah kunjungan dan pendapatan pedagang yang masih sedikit. Berdasarkan adanya beberapa permasalahan yang dihadapi mitra, maka kegiatan program kemitraan masyarakat ini memiliki tujuan untuk pemberdayaan paguyuban pedagang Pasar Seni Sukawati dengan digitalisasi ekonomi (economy digital) yaitu memberikan sosialisai dan pelatihan pembuatan laporan keuangan akuntansi yang terdigitalisasi, Menyusun dan mempraktikan strategi promosi yang terdigitalisasi, dan pendekatan partisipan (participatory approach) yakni kegiatan agar mampu mengenal, memahami, dan menangani permasalahan dalam penyelenggaraan organisasi.