Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS HUKUM PIDANA TERHADAP BLAMING THE VICTIM: (Studi Pelecehan Seksual di Perguruan Tinggi) Herlangga; Kamaruddin; Gamlan Dagani
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 3 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Maret 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v3i2.680

Abstract

Blaming the victim dalam pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi masih sering dijumpai. Korban kerap dipandang sebagai pemicu atau penyebab terjadinya pelecehan oleh pelaku, khususnya dalam konteks perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode doctrinal research dengan sumber data yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui sistem kartu, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan fakta, serta pendekatan konseptual. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa dengan diterbitkannya Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 serta peraturan perundang-undangan terkait perlindungan korban pelecehan seksual, diharapkan dapat mengurangi angka kejadian pelecehan dan meningkatkan keberanian korban untuk melaporkan kasus yang dialami. Selain itu, kehadiran Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 memberikan payung hukum yang kuat untuk melindungi korban dari intervensi maupun diskriminasi, termasuk blaming the victim yang selama ini menjadi hambatan dalam penegakan keadilan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya sosialisasi dan implementasi regulasi yang lebih optimal agar perlindungan terhadap korban pelecehan seksual di perguruan tinggi dapat berjalan efektif.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI TERHADAP PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF RESTORATIVE JUSTICE Ramadan Saputra; Kamaruddin; Faisal Abdaud
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 3 No. 1 (2024): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v3i1.690

Abstract

Latar belakang penelitian ini berkaitan dengan maraknya praktik pinjaman online yang melibatkan korporasi sebagai pihak yang memfasilitasi transaksi tersebut. Fenomena ini sering kali menimbulkan masalah hukum, terutama terkait dengan pertanggungjawaban pidana yang dikenakan kepada korporasi. Di sisi lain, pendekatan hukum yang konvensional sering kali tidak mampu memberikan solusi yang adil bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para konsumen yang dirugikan. Oleh karena itu, penerapan perspektif restorative justice dalam penyelesaian perkara pidana korporasi atas pinjaman online perlu untuk diteliti lebih lanju. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana korporasi terhadap praktik pinjaman online serta mengeksplorasi potensi penerapan restorative justice dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang menelaah berbagai sumber hukum, jurnal, buku, serta dokumen terkait lainnya. Penelitian ini menganalisis aspek-aspek hukum yang relevan dengan pertanggungjawaban pidana korporasi dan mengkaji bagaimana prinsip restorative justice dapat menjadi alternatif penyelesaian yang lebih humanis dan efekt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana korporasi atas pinjaman online perlu dilihat dari sudut pandang yang lebih luas, dengan mempertimbangkan aspek tanggung jawab sosial korporasi dan dampaknya terhadap masyarakat. Selain itu, penerapan restorative justice dapat memberikan solusi yang lebih berimbang antara kepentingan hukum, sosial, dan ekonomi, serta dapat membantu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh pinjaman online.