Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Isolasi, Karakterisasi dan Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Ampas Susu Kedelai (Okara) Winanda, Witri; Maulidayanti, Sharfina; Nadila, Syifa Intan
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.18322

Abstract

Susu kedelai merupakan produk minuman hasil ekstraksi biji kedelai yang kaya protein nabati, asam amino serta komponen bioaktif lainnya. Proses dari pembuatan susu kedelai menghasilkan ampas kedelai (okara) yang umumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas kedelai mengandung nutrisi yang berpotensi untuk mendukung pertumbuhan bakteri asam laktat. Peran utama bakteri asam laktat adalah memproduksi senyawa antimikroba yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi bakteri asam laktat yang dihasilkan dari isolasi ampas susu kedelai terhadap bakteri Enterococcus faecalis dan Acinetobacter baumannii. Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah limbah padat dari proses pembuatan susu kedelai. Teknik isolasi BAL dilakukan dengan metode spread plate menggunakan media MRSA yang diperkaya kalsium karbonat 1%. Karakterisasi BAL ditentukan melalui uji makroskopik, mikroskopik dan biokimia, sedangkan untuk uji aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi sumuran menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA). Penelitian ini berhasil mengisolasi satu isolat yang sesuai dengan karakteristik bakteri asam laktat, yakni cocobacil, Gram positif, katalase negatif. Isolat tersebut yaitu AK yang tahan pada kondisi asam (pH 2,5) serta dapat tumbuh pada medium dengan kadar garam empedu 3%. Hasil uji aktivitas antimkroba dari ekstrak kasar isolat BAL tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakateri patogen A. baumannii dan E. faecalis. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan kondisi fermentasi, melakukan ekstraksi dengan pelarut yang sesuai serta dilakukan identifikasi gen molekuler. Kata Kunci: Ampas susu kedelai, Antimikroba, E. faecalis, A. baumannii
ISOLASI DAN KARAKTERISASI MOLEKULAR 16S rRNA PROBIOTIK DARI MINUMAN FERMENTASI KULIT BIJI KOPI SEBAGAI ANTI INFEKSI PENYAKIT TROPIS Maulidayanti, Sharfina; Andini, Futri; Situmorang, Ing Mayfa Br; Tanjung, Asbar; Ningrum , Isra Jannatin
Berita Biologi Vol 24 No 3 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.11939

Abstract

Penyakit infeksi tropis yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan, terutama dengan meningkatnya kasus resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi probiotik dari minuman fermentasi kulit biji kopi (Coffea sp.) sebagai alternatif alami untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen tersebut. Isolasi dan karakterisasi fenotipik dilakukan terhadap bakteri asam laktat (BAL), meliputi pengamatan morfologi koloni, pewarnaan Gram, uji katalase, dan uji motilitas. Selain itu, dilakukan uji ketahanan terhadap pH rendah dan garam empedu, serta uji daya hambat terhadap E. coli dan S. typhi. Hasil menunjukkan bahwa isolat BAL yang diperoleh memiliki ciri khas, yaitu morfologi koloni bulat putih, bersifat Gram positif, non-motil, dan katalase negatif. Isolat juga mampu bertahan pada kondisi ekstrem, yakni pH 3 hingga 7 serta garam empedu 3%. Uji daya hambat menunjukkan kemampuan antibakteri yang baik, dengan zona hambat terhadap E. coli sebesar 27,25 mm dan terhadap S. typhi sebesar 22,5 mm, yang termasuk dalam kategori susceptible hingga intermediate. Analisis genotip melalui sekuensing gen 16S rRNA menunjukkan bahwa isolat memiliki persentase homologi sebesar 98,7% dengan Lacticaseibacillus rhamnosus, mengidentifikasikannya sebagai spesies tersebut. Dengan demikian, Lacticaseibacillus rhamnosus dari fermentasi kulit biji kopi menunjukkan potensi sebagai kandidat probiotik alami, yang dapat digunakan dalam pengendalian infeksi bakteri tropis seperti E. coli enteropatogenik dan S. typhi.