Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Ezra Science Bulletin

PERAN ASISTEN EDITOR DALAM WORKFLOW PASCAPRODUKSI UNTUK MEWUJUDKAN KESINAMBUNGAN NARATIF FILM BUNGA DI SUPER 8MM STUDIO JAKARTA SELATAN Sriwahyuni; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asisten editor dalam workflow pascaproduksi film Bunga di Super 8mm Studio Jakarta Selatan, khususnya dalam mewujudkan kesinambungan naratif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada kegiatan magang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, serta wawancara informal dengan editor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asisten editor memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek teknis seperti pengelolaan file, sinkronisasi gambar dan audio, serta penyusunan timeline, tetapi juga dalam menjaga kontinuitas narasi visual. Keterampilan manajerial dan pemahaman terhadap struktur cerita menjadi faktor utama dalam mendukung ritme serta kesinambungan emosi antaradegan. Dengan demikian, peran asisten editor terbukti krusial dalam menjaga integritas alur cerita dan memastikan hasil akhir film selaras dengan visi sutradara.
ASISTEN VIDEO JURNALIS DALAM PEMBUATAN NASKAH BERITA PADA PROGRAM NEW KOMPAS RIAU Kintan; Hery Sasongko; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.509

Abstract

Pengabdian ini dilakasnakan untuk mengetahui bagaimana proses dalam pembuatan naskah atau TOR berita sebagai asistent video jurnalis. Proses ini bertanggung jawab ikut serta dalam membantu menyusun narasi berita yang akan di produksi berdasarkan hasil peliputan yang dilakukan oleh jurnalis utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif dengan studi kasus pada kegiatan magang yang dilaksanakan selama tiga bulan. Data diperoleh melalui pascaproduksi, dokumentasi kegiatan, dan wawancara informal bersama jurnalis utama. Hasil yang ditemukan adalah bahwa asisten video jurnalis ikut berperan dalam pembuatan naskah dan informasi dilapangan, serta penyesuaian naskah dengan format visual yang komunikatif, jelas, padat, dan mudah untuk dipahami. Asisten video jurnalis juga berperan menjadi pendukung antara fakta di lapangan dengan penyampaian dalam bentuk berita. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa penerapan kerja sebagai asisten video jurnalis yang kemudian di aplikasikan ke dalam berita News Kompas Tv Riau
TALENT COORDINATOR PADA FILM MUNGKIN KITA PERLU WAKTU PRODUKSI KARUNA PICTURES Fristita, Vania bella; Hery Sasongko; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.517

Abstract

Industri film dan televisi menuntut sumber daya manusia yang memiliki pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis yang sesuai dengan standar profesional. Mata kuliah Riset dan Pengembangan Profesi di Jurusan Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Padangpanjang menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan riset dan pengembangan profesi pada produksi film layar lebar Mungkin Kita Perlu Waktu karya Karuna Pictures. Kegiatan ini dilaksanakan selama 19 hari, sejak 10 Januari hingga 3 Februari 2024, di Jakarta Selatan. Penulis ditempatkan pada Departemen Casting dengan posisi sebagai talent coordinator di bawah Departemen Penyutradaraan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi langsung selama proses pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, serta dokumentasi kegiatan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran talent coordinator memiliki kontribusi penting dalam kelancaran proses produksi, khususnya dalam pengelolaan aktor, penjadwalan, administrasi, dan koordinasi antar departemen. Melalui kegiatan ini, penulis memperoleh pemahaman praktis mengenai sistem kerja industri perfilman profesional serta pengembangan kompetensi yang relevan sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang film dan televisi.
PENATAAN SET ARTISTIK PADA FILM HOME SWEET LOAN DI ARTHERAPHY INDONESIA DEPOK Dicky Wahyudi; Dynia Fitri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.525

Abstract

Riset dan Pengembangan Profesi merupakan mata kuliah wajib di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa ke dalam dunia kerja profesional. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program magang sebagai Set Dresser Artistik Film di Artheraphy Indonesia pada produksi film layar lebar Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie. Pelaksanaan riset meliputi tahapan pra produksi dan produksi, seperti riset visual, perencanaan konsep artistik, penataan set dan properti, serta penyesuaian elemen visual sesuai arahan Art Director. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peran Set Dresser memiliki kontribusi penting dalam membangun atmosfer, mendukung narasi, dan memperkuat unsur mise en scène dalam film. Melalui program ini, penulis memperoleh pengalaman kerja profesional, peningkatan keterampilan teknis dan kreatif, serta pemahaman nyata mengenai sistem kerja dan dinamika produksi di industri perfilman. Kegiatan riset dan pengembangan profesi ini diharapkan dapat menjadi bekal kompetensi bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di bidang artistik film.