Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Problematika Penyesuaian Diri Remaja di Kota Padangsidimpuan Hidayat, Arifin; Harahap, Nurintan Muliani
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2023): AL-IRSYAD: JURNAL BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v5i2.10645

Abstract

Remaja memiliki sifat yang labil dalam konsep dirinya, sehingga tidak jarang ditemukan terpengaruh dengan lingkungan sosialnya, dan terbawa arus dengan teman sebaya. Penyesuaian diri remaja dihadapi anak di kehidupan sehari-hari dan yang menghambat penyesuaian diri yang sehat adalah hubungan anak dengan teman sebaya dan orang dewasa terutama orang tua. Problematika lain yang terdapat pada anak biasanya dalam penyesuaian proses belajar yang baik. Bagi anak yang baru masuk sekolah kemungkinan mengalami kesulitan dalam membagi waktu belajar dengan bermain, dan menyesuaikan diri terhadap pelajaran yang sulit untuk dipahami. Metodologi penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif, dengan instrumen pengumpulan data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja di Kota Padangsidimpuan menghadapi berbagai masalah penyesuaian diri, termasuk perubahan budaya, tekanan akademis, perubahan sosial, dan masalah identitas. Faktor-faktor ini dapat memengaruhi aspek psikologis, sosial, dan emosional remaja. Selain itu, terdapat perbedaan pengalaman penyesuaian diri antara remaja yang berasal dari keluarga tradisional dan keluarga modern. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya faktor-faktor yang dapat mendukung penyesuaian diri remaja di Kota Padangsidimpuan, seperti dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang kondusif, dan program pendukung remaja. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini mencakup perlunya peningkatan peran keluarga, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam memberikan dukungan dan fasilitas yang mendukung penyesuaian diri remaja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman lebih lanjut tentang problematika penyesuaian diri remaja di lingkungan urban, khususnya di Kota Padangsidimpuan, serta memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan remaja dalam menghadapi perubahan kompleks di masyarakat modern.
Kenakalan Remaja di Desa Teluk Piai Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhanbatu Utara Hidayat, Arifin Hidayat
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 4, No 1 (2022): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v4i1.5958

Abstract

Kenakalan remaja di era yang modern ini sangat sering terjadi. Kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma-norma serta ketentuan yang berlaku di lingkungan keluarga, sosial, dan pendidikan. Jika kondisi ini tidak segera di atasi maka perkembangan kenakalan remaja akan semakin luas dan merusak generasi muda. Keluarga memiliki peranan penting dalam menentukan karakter seorang remaja. Remaja adalah masa transisi anak-anak menuju masa dewasa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, sehingga dapat menggambarkan fenomena-fenomena di lapangan,  Adapun hasil penelitannya upaya yang dapat orangtua lakukan seperti memberikan perhatian, kasih sayang serta menasehati setiap kesalahan yang dilakukan jika itu masih bisa, namun jika kesalahan itu sudah fatal berikan punismen yang setimpal. Pola asuh yang dianjurkan untuk orangtua dalam membimbing anak yaitu pola asuh demokratis karena setiap pola asuh yang diberikan mampu untuk mempengaruhi sikap remaja dalam menjalani setiap proses kehidupan yang akan di jalani dimasa yang akan datang. 
Upaya Forum Kerukunan Umat Beragama Tapanuli Selatan dalam Melestarikan Budaya Moderasi Beragama pada Masyarakat Tapanuli Selatan Hidayat, Arifin; Sitompul, Jamilah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.14671

Abstract

The development of religious harmony is part of the harmony of society and the nation, which must be realized, maintained and developed. The formation of religious harmony is part of the practice of religious teachings and the values of Pancasila as the Indonesian people's philosophy of life. Apart from that, it is also to avoid loss of life and property, as has happened to several regions in Indonesia and several parts of the world. In the Joint Regulations of the Minister of Religion and Minister of Home Affairs Number 9 of 2006 and number 8 of 2006 in chapter 2 article 4 it is emphasized that maintaining religious harmony in the Regency/City is the duty and obligation of the Regent/Mayor. So through these duties and obligations a religious harmony forum was formed which became the pioneer and driving force to maintain religious harmony. Through the movement of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia which stated that Indonesian people should have an attitude of religious moderation in harmony with religious harmony forums that aim to maintain religious harmony in Indonesia. So don't hope that forums for religious harmony can provide understanding to the public in maintaining religious harmony, especially in the frame of religious moderation.
ECO FUTURE DE DURIO: INOVASI KULIT BUAH DURIAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA SAMBIREJO DENGAN MENERAPKAN KONSEP ZERO WASTE Sa’diyah, Chalimatus; Syah, Ahmad Firman; Firdaus, Santika Aliyah; Fauziah, Fariska Nur; Hidayat, Arifin; Wicaksono, Banu; Lestari, Erma Rahayu
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v2.i3.165

Abstract

Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, merupakan salah satu desa di Kabupaten Jombang yang terkenal sebagai penghasil buah durian. Banyaknya pohon durian di desa ini mendorong masyarakat setempat untuk membuka usaha wisata durian. Namun, wisata durian ini juga menyumbang limbah kulit durian hingga lebih dari satu ton per tahun karena masyarakat hanya mengonsumsi daging buah durian, meninggalkan 65-80% bagian buah lainnya sebagai sampah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Jombang memberikan solusi inovatif dengan memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Sambirejo dalam mengaplikasikan konsep zero waste. Limbah kulit durian diolah menjadi bahan bakar alternatif berupa briket arang dan bahan pangan berupa tepung durian yang bisa dimanfaatkan menjadi berbagai makanan olahan seperti makaroni, mie, dan aneka kue. Metode pelaksanaan program ini meliputi perencanaan, persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Program ini menawarkan pengembangan dan inovasi usaha yang diharapkan dapat mengoptimalkan ekonomi masyarakat setempat dengan memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Diharapkan program ini dapat menjadi model pengelolaan limbah berkelanjutan yang memanfaatkan potensi lokal dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Keberlanjutan program ini juga diharapkan dapat mengurangi penumpukan limbah kulit durian yang terus meningkat seiring banyaknya hasil panen durian di Desa Sambirejo setiap musimnya.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MERAWAT KELUARGA MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN CAREGIVER PASIEN STROKE DI RUMAH Andrianur, Frana; Era, Dwi Prihatin; Hidayat, Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1113

Abstract

Pasien pasca stroke mengalami kelemahan anggota gerak, baik itu anggota gerak atas, bawah atau  bahkan seluruh tubuh yang berefek menjadi ketergantungan pemenuhan Activities of Daily Living (ADL) bagi keluarga atau care giver yang merawat. Perawatan pasien stroke yang lama dan kurang siapnya keluarga ataupun care giver dapat menimbulkan stress, ketegangan, dan beban tersendiri.  Informal care giver menyampaikan bahwa kurang siapnya memberikan perawatan kepada pasien karena pengetahuan dan skill yang dimiliki masih kurang. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kemampuan perawatan, pencapaian kemampuan koping adaptif serta status kesehatan care giver dalam pemenuhan ADL klien stroke di rumah. Tempat dilaksanakannya PKM ini di PKM Bengkuring Samarinda Kalimantan Timur dengan jumlah 20 care giver. Media yang dipakai dalam PKM ini meliputi Modul ADL, Slide power point, tensi meter dan pengukur berat badan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan rubrik penilaian ADL Klien stroke, perilaku koping dengan mnajemen stroke. Hasil sebelumnya didapatkan nilai rerata 78 menjadi nilai rerata 88,5 pada keluarga sebagai caregiver dalam pemenuhan ADL pasien stroke dirumah. Pendampingan keluarga sebagai caregiver membantu pemenuhan ADL serta meningkatkan koping dengan tindakan manajemen stres serta pemantauan kesehatan diperlukan saat merawat pasien stroke di rumah
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Alpukat dan Petai pada Areal Rehabilitasi di Desa Cipicung, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang Wahyuni, Dwi; Hidayat, Arifin; Wilujeng, Sri; Kusumawardhani, Dina Tiara; Silaban, Rosalia
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25912

Abstract

Kerusakan lahan merupakan permasalahan serius akibat ketidakseimbangan pengelolaan hutan antar aspek ekologi dan sosial – ekonomi. Lahan yang teridentifikasi sebagai lahan rusak dikenal dengan lahan kritis. Upaya pengendalian lahan kritis dapat dilakukan melalui kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) dengan penanaman jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis, seperti alpukat (Persea americana) dan petai (Parkia speciosa). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan bagi pengembangan alpukat dan petai di Desa Cipicung, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan purposive sampling dengan intensitas sampling 5% pada lima plot untuk masing-masing jenis tanaman. Analisis kesesuaian lahan dilakukan menggunakan metode matching dan scoring terhadap delapan parameter, yaitu temperatur, curah hujan, kelembapan, tekstur tanah, permeabilitas tanah, pH tanah, kemiringan lereng, dan bahaya erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan aktual untuk tanaman alpukat dan petai pada lahan RHL Desa Cipicung termasuk dalam kategori cukup sesuai (S2) dengan nilai rata-rata skor masing-masing 21,8 dan 24,2. Faktor pembatas utama meliputi temperatur, curah hujan, permeabilitas tanah, kemiringan lereng, dan bahaya erosi. Upaya peningkatan kesesuaian lahan secara potensial dapat dilakukan melalui penerapan teknik konservasi tanah dan air secara mekanik dan vegetatif yang tepat untuk mendukung keberhasilan rehabilitasi hutan secara berkelanjutan.
Quality of Life and Its Associated Factors among Inpatients with Pulmonary Tuberculosis era, dwi prihatin; Hidayat, Arifin; Tini, Tini; Kadir, Abd
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v11i1.3484

Abstract

Background: Tuberculosis affects patients' quality of life including physical, psychological, and social domains. Understanding demographic factors associated with quality of life is essential for comprehensive patient care. Objective: This study aimed to analyze demographic factors related to quality of life among hospitalized tuberculosis patients. Methods: A cross-sectional analytical survey was conducted at the Daisy Ward of RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor. Sixty-eight tuberculosis patients were selected using purposive sampling. Data were collected using demographic questionnaires and the WHOQoL-BREF instrument. Chi-Square test was used for bivariate analysis with significance level of 0.05. Results: Most respondents were elderly aged 46-60 years (67.6%), female (52.9%), highly educated (55.9%), employed (51.5%), and reported good quality of life (64.7%). Statistical analysis revealed significant correlations between quality of life and age (p=0.001), gender (p=0.032), education (p=0.046), and occupation (p=0.035). Elderly patients showed equal distribution between poor and good quality of life (33.8% each), while adult patients predominantly had good quality of life (29.4%). Female patients demonstrated better quality of life than males. Higher education and employment status were associated with better quality of life. Conclusion: All demographic factors including age, gender, education, and occupation significantly correlate with quality of life among hospitalized tuberculosis patients. Healthcare providers should consider these factors when developing holistic care strategies.