Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Efforts to Handle Stunting Toddlers through Nutrition Education and Business Management Training at the Integrated Health Post (Posyandu) in Pon Village, Serdang Bedagai Regency Esi Emilia; Zulfa Nur Hanifa; Eva Faridah; La Hanu
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1000

Abstract

Salah satu permasalahan gizi yang diakibatkan oleh kurangnya asupan makan dan menyebabkan gangguan pada tumbuh kembang anak adalah stunting. Angka stunting di Indonesia masih tinggi, berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Indonesia (2022) di Kabupaten Serdang Bedagai angka stunting sebesar 21.1% dan salah satu upaya penanganan balita stunting melalui pemanfaatan pangan lokal menjadi makanan kaya gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mempunyai tujuan 1) untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dan ibu-ibu yang memiliki balita stunting mengenai stunting, pola asuh dan upaya pencegahan, 2) meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita stunting mengenai manajemen usaha pemanfaatan pangan lokal menjadi frozen food untuk memenuhi kebutuhan protein balita dan menambah pendapatan keluarga. Metode edukasi yang digunakan yaitu melalui penyuluhan dengan menggunakan media Powerpoint dan Booklet. Kegiatan dilakukan dengan tahapan pre-test, pemberian edukasi melalui penyuluhan tentang stunting beserta pecegahannya, dan terakhir adalah post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta sebesar 23.75 poin dengan nilai signifikasi sebesar 0.000 (<0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kader Posyandu dan ibu-ibu balita terkait stunting dan manajemen usaha.Peningkatan pengetahuan ini diharapkan kader posyandu dan ibu balita secara aktif dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh, seperti dalam pemberian makanan bergizi seimbang dan pengelolaan usaha berbasis pangan lokal.
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Edukasi Gizi: Pengembangan Aplikasi Eduzire untuk Pencegahan Dini Kejadian Stunting Pada Fase Remaja: Use of Digital Technology in Nutrition Education: Development of the Eduzire Application for Early Prevention of Stunting in Adolescence Emilia, Esi; Rosmiati, Risti; Hanifa, Zulfa Nur
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1 (2026): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1.2026.180-192

Abstract

Background: Adolescence is a crucial stage for stunting prevention. Adequate nutritional intake, healthy lifestyle practices, and digital-based nutrition education are essential to support optimal growth and to break the intergenerational cycle of stunting. Objectives: To develop and test the feasibility and effectiveness of the Eduzire application in improving adolescent nutrition knowledge scores as part of an early prevention strategy for stunting. Methods: This study used a Research and Development (R&D) approach with the Define, Design, Develop, and Disseminate (4D model). Sixty high school students in Deli Serdang were involved, consisting of 25 in the trial stage and 35 in the implementation stage. Instruments included needs analysis, nutrition knowledge tests, expert validation, and satisfaction analysis. Results: The analysis at the Define stage showed respondents’ average nutrition knowledge was 57% (low); 92% had never used a nutrition education app, 88% did not know how to calculate nutritional status, and 91.7% wanted an application that could assess dietary intake and provide nutrition education. The design stage developed features such as Z-score calculation, individual nutrient requirements, daily intake records, balanced nutrition, anemia and stunting materials, and online consultation with nutrition experts. The development stage validation by experts showed feasibility scores of 82% and 84%, whereas the Disseminate stage demonstrated a 24% increase in nutrition knowledge and 90% user satisfaction. Conclusions: The Eduzire application serves as a nutrition education medium with the potential to enhance adolescents’ nutrition knowledge as an effort to prevent stunting from school age.