Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Edukasi Gizi: Pengembangan Aplikasi Eduzire untuk Pencegahan Dini Kejadian Stunting Pada Fase Remaja: Use of Digital Technology in Nutrition Education: Development of the Eduzire Application for Early Prevention of Stunting in Adolescence Emilia, Esi; Rosmiati, Risti; Hanifa, Zulfa Nur
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1 (2026): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1.2026.180-192

Abstract

Background: Adolescence is a crucial stage for stunting prevention. Adequate nutritional intake, healthy lifestyle practices, and digital-based nutrition education are essential to support optimal growth and to break the intergenerational cycle of stunting. Objectives: To develop and test the feasibility and effectiveness of the Eduzire application in improving adolescent nutrition knowledge scores as part of an early prevention strategy for stunting. Methods: This study used a Research and Development (R&D) approach with the Define, Design, Develop, and Disseminate (4D model). Sixty high school students in Deli Serdang were involved, consisting of 25 in the trial stage and 35 in the implementation stage. Instruments included needs analysis, nutrition knowledge tests, expert validation, and satisfaction analysis. Results: The analysis at the Define stage showed respondents’ average nutrition knowledge was 57% (low); 92% had never used a nutrition education app, 88% did not know how to calculate nutritional status, and 91.7% wanted an application that could assess dietary intake and provide nutrition education. The design stage developed features such as Z-score calculation, individual nutrient requirements, daily intake records, balanced nutrition, anemia and stunting materials, and online consultation with nutrition experts. The development stage validation by experts showed feasibility scores of 82% and 84%, whereas the Disseminate stage demonstrated a 24% increase in nutrition knowledge and 90% user satisfaction. Conclusions: The Eduzire application serves as a nutrition education medium with the potential to enhance adolescents’ nutrition knowledge as an effort to prevent stunting from school age.
Optimalisasi Kesehatan Lansia Melalui Integrasi Senam Low-Impact dan Edukasi Gizi di Desa Pon Esi Emilia; Eva Faridah; Zulfa Nur Hanifa; La Hanu
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gtgmhn20

Abstract

Proses penuaan pada lansia menyebabkan penurunan fungsi fisiologis secara progresif yang sering kali disertai dengan pola hidup sedenter dan asupan gizi yang tidak seimbang. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan penurunan kualitas hidup di masa senja. Posyandu lansia menjadi wadah strategis untuk melakukan intervensi kesehatan melalui aktivitas fisik yang aman dan edukasi gizi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui integrasi senam low-impact dan edukasi gizi fungsional di Desa Pon. Program ini dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2026 bertempat di Posyandu Desa Pon dengan melibatkan 54 orang lansia. Metode yang digunakan meliputi edukasi kebutuhan gizi spesifik lansia serta praktik senam aerobic low-impact untuk menjaga kebugaran jantung dan kelenturan sendi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan mengenai pola hidup sehat, dengan kenaikan rata-rata skor dari 65 poin menjadi 88 poin. Implementasi program ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan holistik yang melibatkan aktivitas fisik dan edukasi nutrisi, dapat tercipta kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lansia secara berkelanjutan.