Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Improving Student Learning Outcomes of Grade VI in Science Subjects Through the Problem Based Learning Model Maula, Iffatul; Wiratsiwi, Wendri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v11i1.26014

Abstract

The purpose of this study is to improve student learning outcomes in the subject of social studies on the topic of international relations by implementing the Problem Based Learning (PBL) model in class VI of UPT SD Negeri Sumurgung 1 Tuban. This study focuses on the problem that arises in the form of low achievement of student learning outcomes in the subject of social studies on the topic of international relations due to the use of less effective learning models. The PBL model was chosen because it is able to encourage students to think critically, work together and solve problems relevant to everyday life. This study design uses Classroom Action Research (CAR) which is implemented in two cycles. The subjects in the study consisted of 12 students, including 7 male students and 5 female students. Each cycle includes the steps of planning, implementation, observation and reflection. Data were collected through observation sheets and written test results. This study shows that the use of the PBL model provides a significant increase in student learning outcomes. In cycle I, the average score reached 68.75 with a classical completion percentage of 41.66%. While in cycle II, the average score reached 84.58 with a classical completion percentage of 83.33%. Thus, it was concluded that the implementation of the Problem-Based Learning model was effective in improving student learning outcomes in the science subject of international relations. The researcher recommends that this model be used in teaching other subjects to improve student learning outcomes.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Melalui Media Lapbook Materi Keberagaman Budaya SDN Doromukti Tuban fitri, Pradina; wiratsiwi, wendri
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasi belajar peserta didik pada materi keragaman budaya kelas V SDN Doromukti Tuban melalui media lapbook. Rendahnya nilai belajar pada materi keberagaman budaya menjadi latar belakang permasalahan ini. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN Doromukti dengan total 18 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dimana setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, implementasi, pengamatan, dan refleksi. Akumulasi data dilakukan peneliti melalui pengamatan dan tes. Pada siklus 1 diperoleh skor belajar dengan ketuntasan klasikal 72,2% dan setelah perbaikan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,3%. Dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan media lapbook keberagaman budaya terbukti berhasil untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model CTL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Makna NKRI Pada Siswa SD Mahardhika, Arfad Ficky; Wiratsiwi, Wendri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i2.3515

Abstract

Hasil belajar siswa sekolah dasar pada materi Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sering kali rendah karena pembelajaran cenderung bersifat pasif, didominasi metode ceramah, dan minim media kontekstual, sehingga siswa kesulitan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata mereka. Kondisi ini juga terjadi di kelas IV SDN Sumurgung 1 Tuban, di mana pra-siklus menunjukkan ketuntasan klasikal hanya 35,7% dengan nilai rata-rata 60,71. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila materi Makna NKRI melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart dalam dua siklus, melibatkan 14 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: siklus I mencapai ketuntasan klasikal 57,14% dengan rata-rata nilai 73,57, sedangkan siklus II meningkat menjadi 85,71% dengan rata-rata nilai 83,5. Peningkatan ini dipengaruhi oleh penggunaan media PowerPoint berbasis Canva, pembagian siswa ke dalam kelompok diskusi, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan penerapan ice breaking yang meningkatkan motivasi dan partisipasi. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah subjek yang kecil dan fokus pada satu materi di satu sekolah, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi. Secara praktis, penerapan CTL mendorong keterlibatan aktif siswa, memperkuat pemahaman konsep, dan meningkatkan hasil belajar. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan media digital berbasis Canva dalam kerangka CTL untuk memperkuat pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Makna NKRI di sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DIORAMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS III UPT SDN DOROMUKTI Dwi yuni kholifatus isdiyanti; wiratsiwi, Wendri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28560

Abstract

Rendahnya motivasi belajar dan capaian akademik siswa pada materi siklus hidup makhluk hidup mendorong peneliti untuk mengembangkan solusi pembelajaran melalui media diorama yang konkret dan interaktif pada siswa kelas III UPT SDN Doromukti dalam mata pelajaran IPAS. Faktor penyebab utamanya adalah penerapan metode pembelajaran konvensional yang masih terbatas pada penggunaan LKS dan teknik ceramah, sehingga mengakibatkan minimnya keterlibatan aktif siswa pada aktivitas belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan hasil belajar materi siklus hidup makhluk hidup melalui implementasi media diorama sebagai alternatif pembelajaran inovatif bagi siswa kelas III di UPT SDN Doromukti. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 14 peserta didik (10 perempuan dan 4 laki-laki) sebagai subjek penelitian. Desain penelitian mengadopsi model PTK dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama melalui siklus perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan evaluasi. Hasil studi membuktikan implementasi media diorama, menunjukkan nilai persentase keberhasilan pada siklus I sebesar 35,71%% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 93%. Dengan demikian, implementasi media diorama pada aktivitas belajar mengalami kenaikan hasil belajar pelajaran IPAS tentang siklus hidup makhluk hidup siswa kelas III di UPT SD Negeri Doromukti tahun ajaran 2024/2025.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PERNAFASAN MELALUI MODEL PBL KELAS VI SD NEGERI SUMURGUNG 1 TUBAN Rahmawati, Try Bulan Septia; Wiratsiwi, Wendri
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v9i2.1593

Abstract

Studi ini didasarkan oleh kurangnya hasil belajar IPA kelas VI UPT SD Negeri Sumurgung 1. Jenis studi yang dilaksanakan oleh peneliti ialah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Tujuan dari studi ini adalah guna memperbaiki hasil belajar siswa kelas VI di bidang studi IPA khususnya pada materi pernafasan dengan model pembelajaran Problem Basec Learning. Subjek dari studi ini ialah murid kelas VI tahun pelajaran 2024/2025, yang sebanyak 12 murid. Metode pengumpulan data dilaksanakan berbentuk tes. Prosedur penelitian ada beberapa tahap:1. perencanaan tindakan, 2. pelaksanaan tindakan, 3. observasi dan interpretasi, dan 4. analisis dan refleksi yang dilakukan pada dua siklus. Mengacu temuan penelitian, dinyatakan bahwa model Problem Based Learning bisa memperbaiki hasil belajar murid. Hal ini bisa diketahui pada siklus I nilai rerata kelas senilai 72,50 dengan ketuntasan sebanyak 7 siswa disertai persentase ketuntasan klasikal (58,33%) serta di siklus II ada kenaikan angka rerata kelas senilai 84,16 dengan ketuntasan sebanyak 10 siswa dengan persentase 83,33%. Dengan demikian bisa dinyatakan pengaplikasian model Problem Based Learning bisa memperbaiki hasil belajar murid di bidang studi IPA materi pernafasan.
ANALISIS PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER GEMAR MEMBACA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KEBONSARI 01 TUBAN Wiratsiwi, Wendri; Elisiana, Dea
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3 Nomor 3 September 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i3.167

Abstract

Character education through reading is an important aspect of developing students' personalities. This research aims to determine the implementation of character reading through the literacy program at SDN Kebonsari 01 Tuban. The descriptive method with observation and documentation examines the learning process and student interactions with the school literacy program. The research results show that implementing reading character education through a literacy program positively influences students' reading interests and character development. In addition, literacy programs can significantly improve students' reading and writing skills. These findings contribute to the development of character education like reading through literacy programs in schools. It is hoped that this research can become a reference for other schools to develop literacy programs to improve students' reading abilities.
INITIAL ABILITY READING JAVANESE SCRIPT TO PARTICIPANTS IN CLASS IV SDN KUTOREJO I TUBAN ON MATERIAL SANDHANGAN Wiratsiwi, Wendri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.765 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.12204

Abstract

Telah dilakukan penelitian awal yang bertujuan mengetahui kemampuan awal membaca aksara Jawa siswa kelas IV SDN Kutorejo I Tuban pada materi sandhangan yang terdiri dari tiga indikator yaitu ketepatan menyuarakan tulisan, pelafalan, dan kelancaran. Penelitian awal ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan multimedia interaktif Arawa (Aplikasi Aksara Jawa) untuk pembelajaran membaca aksara Jawa materi sandhangan. Tes kemampuan awal membaca aksara Jawa berupa tes lisan yang disusun berjumlah 10 kata aksara Jawa yang sudah diimbuhi sandhangan swara, sandhangan wyanjana, dan sandhangan penyigeg-wanda. Kemampuan awal membaca aksara Jawa yang dianalisis merupakan kemampuan membaca aksara Jawa siswa kelas IV SDN Kutorejo I Tuban TP. 2017/2018 sebelum diterapkan suatu pengembangan multimedia interaktif Arawa (Aplikasi Aksara Jawa) yang diduga dapat meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan awal membaca aksara siswa kelas IV SDN Kutorejo I yang mendapat nilai memenuhi KKM atau ≥ 70 adalah sebesar 27,02% ( 10 siswa) dengan nilai tertinggi 82 dan 72,98% (27 siswa) siswa lainnya mendapat nilai di bawah 70 dengan nilai terendah 25.
Tingkat Keefektifan Media Papercraft Struktur Bumi dan Matahari terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN Gedongombo III Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Wiratsiwi, Wendri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.664 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v5i1.13084

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di SDN Gedongombo III diperoleh data bahwa dari 27 siswa, yang mencapai ketuntasan belajar pada materi struktur bumi dan matahari ada 17 siswa. Salah satu penyebabnya adalah pemilihan media yang kurang tepat ketika pembelajaran berlangsung. Pemilihan media pembelajaran yang tepat dapat merangsang siswa untuk bersemangat dalam belajar, sehingga hasil belajarnya dapat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas media papercraft struktur bumi dan matahari terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Gedongombo III Semanding Tuban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian kuasi eksperimen. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDN Gedongombo III yang berjumlah 27 siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes hasil belajar siswa kelas V materi struktur bumi dan matahari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa SD sebelum dan sesudah menggunakan media papercraft struktur bumi dan matahari dengan nilai t = -9,144 dan p = 0,000. Rata-rata hasil belajar siswa SD setelah menggunakan media papercraft struktur bumi dan matahari lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa sebelum menggunakan media papercraft struktur bumi dan matahari. Penelitian ini juga membuktikan bahwa media papercraft struktur bumi dan matahari memiliki tingkat keefektifan sedang untuk siswa kelas V SDN Gedongombo III Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Ispring Presenter Bagi Guru SDN Sidorejo I dan SDN Kebonsari III Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Wiratsiwi, Wendri; Sari, Mega Puspita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.14485

Abstract

Researchers chose these two elementary schools as partners because they found similar problems between one primary school and another primary school. The problems found were the ability of teachers at SDN Sidorejo I and SDN Kebonsari III in the knowledge of technology-based learning media is still low and the utilization of technology facilities for teachers at SDN Sidorejo I and SDN Kebonsari III to support the content of teaching materials to improve the quality of teaching and learning process is still low low. The method of implementing this training was carried out with several steps of activities, namely (1) The initial activity began with the introduction of the Ispring Presenter learning media and demonstrations. The next activity was to provide mentoring twice. Assistance is carried out with guidance and practice methods; (2) The next activity is each teacher presenting how to operate various forms of interactive and innovative questions that have been made according to the subjects being taught. The existence of this training can improve the ability of teachers in mastering material about Ispring Presenter and its use which shows an average value of 93.85 for SDN Sidorejo I and by 90.90 in SDN Kebonsari III. The teacher's response to the training in making instructional media using Ispring Presenter from four indicators shows a positive response.