Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KEWASPADAAN BIDAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA PELAYANAN IMUNISASI BALITA DI WILAYAH KOTA PEKALONGAN PADA ERA NEW NORMAL Prajayanti, Hilda; Maslikhah, Maslikhah; Baroroh, Ida
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2866

Abstract

Pelayanan Kesehatan dan Persiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyaakat merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan terutama Balita yang dianggap sangat rentan. Penambahan kasus corona yang semakin tinggi di dominasi oleh kluster keluarga yakni Ibu atau Bapak terkonfirmasi COVID-19 maka anak akan berisiko tertular sehingga perlu  perhatian khusus bagi keluarga yang mempunyai balita. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui bagaimana kewaspadaan bidan dalam pelayanan Imunisasi pada Balita di Puskesmas Wilayah Kota Pekalongan. Metode Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif melalui observasi dan wawancara mendalam. Subyek Penelitian terdiri dari 8 orang Informan Utama yang terdiri dari Bidan, dan Informan Triangulasi yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kader Posyandu, Kepala Kasie KIA DKK Pekalongan dan Ibu Balita. Penelitian terdiri dari 5 Aspek yakni Sumber Daya Manusia, Ketersediaan APD dan SOP, Sarana Prasarana dan  Pengetahuan.  Hasil Penelitian menunjukkan Kewaspadaan Bidan dalam Pencegahan COVID-19 Pada Pelayanan Imunisasi Balita di Wilayah Kota Pekalongan Pada Era New Normal yang masih kurang adalah ketersediaan APD yang terbatas masih menjadi hambatan dalam pelayanan Imunisasi Balita, kurangnya kesadaran ibu balita dalam mneggunakan masker karena alasan kurang nyaman dan keterbatasan pengetahuan tentang tanda gejala serta bagaiamana jika ibu balita Positif COVID 19.
Analisis Peningkatan Kemandirian Belajar Melalui Model Pembelajaran Visual Auditory Kinesthetic (VAK) dengan Teknik Whole Brain Teaching (WBT) Rohmah, Siti; Widhyahrini, Khusna; Maslikhah, Maslikhah
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2023): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v6i1.376

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui perencanaan penggunaan model VAK dengan Teknik WBT; melihat bagaimana keterlaksanaan penggunaan model pembelajaran; serta bagaimana evaluasi kemandirian belajar melalui model pembelajaran VAK dengan teknik WBT dapat meningkat. Metode yang digunanakan yaitu desain deskriptif kualitatif melalui studi kasus. Data yang diteliti didapat melalui wawancara, observasi, tes/angket, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan hasil yaitu: Pertama, rencana dalam rancangan kegiatan belajar-mengajar berjalan dengan tahap-tahap yang sistematis sesaui diharapkan melalui model VAK dengan teknik WBT, tahapan berupa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kedua, Pelaksanaan dan penerapan dalam penyampaian materi ditunjukkan melalui video yang kemudian diliat, dibaca dan dipahami oleh siswa melalui power point, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Ketiga, Evaluasi dan peningkatan kemandirian dalam belajar dapat dilakukan dengan diskusi kelompok, pemberian tugas, praktik secara langsung, dan pemberian soal latihan. Hasil evaluasi pada kelas VA menunjukkan bahwa hasil belajar siswa memeroleh peningkatan yaitu dari yang semula 60% menjadi 85% setelah menggunakan model pembelajaran VAK dengan teknik WBT, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil evaluasi belajar yang sangat baik karena terlaksanaya kemandirian dalam belajar. Sedangkan hasil evaluasi selama proses pembelajaran pada kelas VB setelah menggunakan model VAK dengan teknik WBT terjadi penurunan dari yang semula 50% menjadi 45%, hal ini menjadi bukti bahwa adanya penggunaan model VAK dengan teknik WBT pada pembelajaran IPA tidak dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Hasil perolehan belajar juga dilihat pada peningkatan rata-rata nilai hasil pre test 70,26 dengan persentase 60% dan 68,78 dengan persentase 50% siswa tuntas belajar dan hasil rata-rata nilai post test yaitu 93,25 persentase 85% dan 77,4 persentase 45% siswa selesai belajar.  
Pengembangan E-learning Berbasis Moodle pada Pembelajaran Tematik Bagi Siswa Kelas IV MI Mangunsari Salatiga Hidayati, Sri Utami; Maslikhah, Maslikhah
QUALITY Vol 10, No 2 (2022): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v10i2.15665

Abstract

Development of Moodle-Based E-learning in Thematic Learning for Fifth Grade Students of Elementary School of Mangunsari Salatiga. This study aims to develop Moodle-based E-learning in thematic learning to improve fourth-grade student learning outcomes at MI Mangunsari Salatiga City. This research is a type of research and development (R & D) which refers to the concept of thinking of Borg and Gall, which Sugiyono has adapted. The subjects involved in this study were teachers and fourth-grade students at MI Mangunsari Salatiga. Data collection was done through interviews. The object of this research is Moodle on the thematic learning of the theme of my ideals at MI Mangunsari, Salatiga City. Technical analysis of data using a quantitative descriptive approach with data collection using interviews, questionnaires and learning outcomes tests. The product form in this study is Moodle hilemoclassroom as a program with validation test results using a t-test with an average score of 60.84 at the pretest time and increasing to an average of 73.80 after the posttest. The design validation test by IT and material experts obtained a score of 45 with a percentage of 90%, a very feasible category. In contrast, the results of material validation obtained a score of 90 with a percentage of 94%, a very decent percentage. While the results of the paired samples test t-test, data obtained that = 0.05 is greater than the value of Sig. (2-tailed) which is 0.000, then Ho is rejected, and Ha is accepted. Based on the research results, Moodle-based E-learning in thematic learning can improve the learning outcomes of fourth-grade students at MI Mangunsari, Salatiga City. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran E- learning berbasis Moodle pada pembelajaran tematik untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di MI Mangunsari Kota Salatiga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R & D) yang mengacu pada konsep pemikiran Borg dan Gall yang sudah disesuaikan oleh Sugiyono. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV di MI Mangunsari Salatiga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Obyek penelitian ini Moodle pada pembelajaran tematik tema cita citaku di MI Mangunsari Kota Salatiga. Teknis analisa data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, kuosioner dan tes hasil belajar. Bentuk produk pada penelitian ini adalah Moodle hilemoclassroom sebagai program dengan hasil uji validasi menggunakan t test dengan capaian skor rata-rata 60,84 pada saat pretest dan meningkat menjadi rata-rata 73,80 setelah dilaksanakan posttest. Uji Validasi desain oleh ahli IT dan ahli materi diperoleh skor sebesar 45 dengan presentase 90 persen dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi materi diperoleh skor 90 dengan presentase 94 % dengan presentase sangat layak. Sedangkan hasil uji t-test uji paired samples test diperoleh data bahwa α = 0,05 lebih besar dari nilai Sig. (2-tailed) yakni 0,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran E- learning berbasis Moodle pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di MI Mangunsari Kota Salatiga.
PENDIDIKAN ISLAM BERKEADILAN GENDER : MENYOROTI PEMIKIRAN MUHAMMAD ATIYYAH AL-ABRASHI Maslikhah, Maslikhah
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 2 (2015): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i2.969

Abstract

Pendidikan adalah hak dan kewajiban bagi setiap orang baik laki-laki maupun perempuan. Melalui pendidikan, setiap perempuan dapat mengembangkan kemandirian mereka untuk berkontribusi membangun dunia. Pendidikan berkeadilan gender menurut Atiyah al-Abrashi adalah manifestasi dari pengembangan konsep pendidikan yang mampu membangun kemadirian dan demokrasi. Berlandaskan pandangan ini, Atiyyah al-Abrashi berpendapat perempuan harus mendapatkan hak dan melakukan kewajibannya untuk mengembangkan kemandirian melalui pendidikan. Pendidikan bagi perempuan ini dilegitimasi oleh data sejarah tentang peran perempuan Islam terdidik sepanjang masa. Education becomes the right and obligation of every human being, including women. Through education, women can develop their autonomy in order to build their world. Gender equitable education in the perspective of Athiyah is a manifestation of the development of educational concepts that can build self-reliance and democracy. Based on this, Athiyah views that women should also get the rights and perform its obligation to develop the self-reliance potency based on the historicity of the role of women (Muslim women) of all time.