Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran dan Dukungan Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Kelurahan Banyurip Prajayanti, Hilda; Maslikhah, Maslikhah; Baroroh, Ida; Kartika Mantasti Hapsari, Restiana
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol5.iss1.303

Abstract

Malnutrition problems in pregnant women can result in malnutrition in babies and young children with low birth weight, including stunting. Efforts to overcome stunting by maximizing posyandu. However, various studies show that the role of nutritional health education and counseling in posyandu still faces various obstacles, such as the delivery of information that is less than optimal and less comprehensive, as well as varying levels of knowledge among mothers of young children. Therefore, family support is very necessary to prevent stunting in Banyurip Village in Pekalongan. This nutritional problem can only be resolved if the community understands the problem and knows how to overcome it according to the conditions and circumstances of each region. public . This community service begins with an opening, introduction of the community service team, distribution of pre-test questionnaires related to stunting material, introduction of the material and questions and answers, and at the end the community present is given another questionnaire to evaluate the material provided. The level of knowledge before the participants received material related to family support in preventing pain was mostly poor (73%), but after being given education about the role and support of the family in preventing stunting, the post test results increased knowledge, namely the majority of participants had good knowledge (93%).
Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi dan Balita dan Edukasi Gizi dalam Pencegahan Stunting di Posyandu Anggrek di Kelurahan Banyurip Kota Pekalongan Maslikhah, Maslikhah; Prajayanti, Hilda
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol5.iss2.353

Abstract

Stunting is a condition of growth failure in children under five due to chronic malnutrition, especially in the first 1,000 days of life (HPK). Stunting affects brain growth and development so that there is a higher risk of suffering from chronic diseases in adulthood. The effort to handle stunting is by maximizing Posyandu. Posyandu can function as a comprehensive early detection, handling and consultation on stunting.) Posyandu cadres must be able to take part in efforts to deal with stunting, at least by being able to carry out early detection of stunting, the existence of posyandu can help monitor the development of nutritional status of toddlers based on recording and reporting taken from data on the results of weighing toddlers. The method used in this community service activity is through counseling activities for parents in the Anggrek Posyandu area, Banyurip Village, Pekalongan City. The results of this activity increased the knowledge of participants, namely good knowledge as much as 92% from the previous counseling only 34%.
Pengembangan Media Pembelajaran Gambar Digital IPA pada Materi Benda dan Sifatnya Asmaroh, Al; Kusumawati, Erna Risfaula; Maslikhah, Maslikhah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14370

Abstract

Dalam proses pembelajaran, media sangat dibutuhkan guna menunjang penyampaian pesan dari guru kepada siswa. Oleh karenanya pengembangan media yang inovatif dan menarik sangat dibutuhkan untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran. Pengembangan media yang inovatif dan menarik tentunya harus melewati beberapa tahap metode penelitian. Penelitian ini bertjuan untuk mengembangkan media GADIPA (Gambar Digital IPA) berbasis AVS Video Editor. Pada penelitian ini metode yang digunakan-yaitu-Research and Development- (R&D) dengan model prosedural ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MI Al Ma’arif Gondanglegi Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali yang berjumlah 15 siswa. Hasil dari penelitian ini antara lain: 1) Kebutuhan dalam pengembangan media .pembelajaran GADIPA Berbasis AVS Video Editor pada materi benda dan sifatnya di MI Al Ma’arif Gondanglegi, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali yaitu kebutuhan media video pembelajaran yang dapat mendukung proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 2) Pengembangan media pembelajaran GADIPA Berbasis AVS Video Editor pada materi benda dan sifatnya di MI Al Ma’arif Gondanglegi, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali telah melalui berbagai tahapan. Tahapan-tahapan tersebut yaitu tahap perancangan media, validasi, revisi, dan uji coba. 3) Efektivitas pengembangan media pembelajaran GADIPA Berbasis AVS Video Editor pada materi benda dan sifatnya dapat dilihat dari hasil uji efektivitas menggunakan uji paired samples t-test dari hasil pretest dan posttest, yaitu adanya perubahan Sig. (2-tailed) sebesar 0,00
KEWASPADAAN BIDAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA PELAYANAN IMUNISASI BALITA DI WILAYAH KOTA PEKALONGAN PADA ERA NEW NORMAL Prajayanti, Hilda; Maslikhah, Maslikhah; Baroroh, Ida
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2866

Abstract

Pelayanan Kesehatan dan Persiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyaakat merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan terutama Balita yang dianggap sangat rentan. Penambahan kasus corona yang semakin tinggi di dominasi oleh kluster keluarga yakni Ibu atau Bapak terkonfirmasi COVID-19 maka anak akan berisiko tertular sehingga perlu  perhatian khusus bagi keluarga yang mempunyai balita. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui bagaimana kewaspadaan bidan dalam pelayanan Imunisasi pada Balita di Puskesmas Wilayah Kota Pekalongan. Metode Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif melalui observasi dan wawancara mendalam. Subyek Penelitian terdiri dari 8 orang Informan Utama yang terdiri dari Bidan, dan Informan Triangulasi yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kader Posyandu, Kepala Kasie KIA DKK Pekalongan dan Ibu Balita. Penelitian terdiri dari 5 Aspek yakni Sumber Daya Manusia, Ketersediaan APD dan SOP, Sarana Prasarana dan  Pengetahuan.  Hasil Penelitian menunjukkan Kewaspadaan Bidan dalam Pencegahan COVID-19 Pada Pelayanan Imunisasi Balita di Wilayah Kota Pekalongan Pada Era New Normal yang masih kurang adalah ketersediaan APD yang terbatas masih menjadi hambatan dalam pelayanan Imunisasi Balita, kurangnya kesadaran ibu balita dalam mneggunakan masker karena alasan kurang nyaman dan keterbatasan pengetahuan tentang tanda gejala serta bagaiamana jika ibu balita Positif COVID 19.
Analisis Peningkatan Kemandirian Belajar Melalui Model Pembelajaran Visual Auditory Kinesthetic (VAK) dengan Teknik Whole Brain Teaching (WBT) Rohmah, Siti; Widhyahrini, Khusna; Maslikhah, Maslikhah
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2023): Pendidikan Dasar Anak
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v6i1.376

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui perencanaan penggunaan model VAK dengan Teknik WBT; melihat bagaimana keterlaksanaan penggunaan model pembelajaran; serta bagaimana evaluasi kemandirian belajar melalui model pembelajaran VAK dengan teknik WBT dapat meningkat. Metode yang digunanakan yaitu desain deskriptif kualitatif melalui studi kasus. Data yang diteliti didapat melalui wawancara, observasi, tes/angket, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan hasil yaitu: Pertama, rencana dalam rancangan kegiatan belajar-mengajar berjalan dengan tahap-tahap yang sistematis sesaui diharapkan melalui model VAK dengan teknik WBT, tahapan berupa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kedua, Pelaksanaan dan penerapan dalam penyampaian materi ditunjukkan melalui video yang kemudian diliat, dibaca dan dipahami oleh siswa melalui power point, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Ketiga, Evaluasi dan peningkatan kemandirian dalam belajar dapat dilakukan dengan diskusi kelompok, pemberian tugas, praktik secara langsung, dan pemberian soal latihan. Hasil evaluasi pada kelas VA menunjukkan bahwa hasil belajar siswa memeroleh peningkatan yaitu dari yang semula 60% menjadi 85% setelah menggunakan model pembelajaran VAK dengan teknik WBT, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil evaluasi belajar yang sangat baik karena terlaksanaya kemandirian dalam belajar. Sedangkan hasil evaluasi selama proses pembelajaran pada kelas VB setelah menggunakan model VAK dengan teknik WBT terjadi penurunan dari yang semula 50% menjadi 45%, hal ini menjadi bukti bahwa adanya penggunaan model VAK dengan teknik WBT pada pembelajaran IPA tidak dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Hasil perolehan belajar juga dilihat pada peningkatan rata-rata nilai hasil pre test 70,26 dengan persentase 60% dan 68,78 dengan persentase 50% siswa tuntas belajar dan hasil rata-rata nilai post test yaitu 93,25 persentase 85% dan 77,4 persentase 45% siswa selesai belajar.  
Pengembangan E-learning Berbasis Moodle pada Pembelajaran Tematik Bagi Siswa Kelas IV MI Mangunsari Salatiga Hidayati, Sri Utami; Maslikhah, Maslikhah
QUALITY Vol 10, No 2 (2022): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v10i2.15665

Abstract

Development of Moodle-Based E-learning in Thematic Learning for Fifth Grade Students of Elementary School of Mangunsari Salatiga. This study aims to develop Moodle-based E-learning in thematic learning to improve fourth-grade student learning outcomes at MI Mangunsari Salatiga City. This research is a type of research and development (R & D) which refers to the concept of thinking of Borg and Gall, which Sugiyono has adapted. The subjects involved in this study were teachers and fourth-grade students at MI Mangunsari Salatiga. Data collection was done through interviews. The object of this research is Moodle on the thematic learning of the theme of my ideals at MI Mangunsari, Salatiga City. Technical analysis of data using a quantitative descriptive approach with data collection using interviews, questionnaires and learning outcomes tests. The product form in this study is Moodle hilemoclassroom as a program with validation test results using a t-test with an average score of 60.84 at the pretest time and increasing to an average of 73.80 after the posttest. The design validation test by IT and material experts obtained a score of 45 with a percentage of 90%, a very feasible category. In contrast, the results of material validation obtained a score of 90 with a percentage of 94%, a very decent percentage. While the results of the paired samples test t-test, data obtained that = 0.05 is greater than the value of Sig. (2-tailed) which is 0.000, then Ho is rejected, and Ha is accepted. Based on the research results, Moodle-based E-learning in thematic learning can improve the learning outcomes of fourth-grade students at MI Mangunsari, Salatiga City. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran E- learning berbasis Moodle pada pembelajaran tematik untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di MI Mangunsari Kota Salatiga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R & D) yang mengacu pada konsep pemikiran Borg dan Gall yang sudah disesuaikan oleh Sugiyono. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV di MI Mangunsari Salatiga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Obyek penelitian ini Moodle pada pembelajaran tematik tema cita citaku di MI Mangunsari Kota Salatiga. Teknis analisa data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, kuosioner dan tes hasil belajar. Bentuk produk pada penelitian ini adalah Moodle hilemoclassroom sebagai program dengan hasil uji validasi menggunakan t test dengan capaian skor rata-rata 60,84 pada saat pretest dan meningkat menjadi rata-rata 73,80 setelah dilaksanakan posttest. Uji Validasi desain oleh ahli IT dan ahli materi diperoleh skor sebesar 45 dengan presentase 90 persen dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi materi diperoleh skor 90 dengan presentase 94 % dengan presentase sangat layak. Sedangkan hasil uji t-test uji paired samples test diperoleh data bahwa α = 0,05 lebih besar dari nilai Sig. (2-tailed) yakni 0,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran E- learning berbasis Moodle pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di MI Mangunsari Kota Salatiga.
PENDIDIKAN ISLAM BERKEADILAN GENDER : MENYOROTI PEMIKIRAN MUHAMMAD ATIYYAH AL-ABRASHI Maslikhah, Maslikhah
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 2 (2015): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i2.969

Abstract

Pendidikan adalah hak dan kewajiban bagi setiap orang baik laki-laki maupun perempuan. Melalui pendidikan, setiap perempuan dapat mengembangkan kemandirian mereka untuk berkontribusi membangun dunia. Pendidikan berkeadilan gender menurut Atiyah al-Abrashi adalah manifestasi dari pengembangan konsep pendidikan yang mampu membangun kemadirian dan demokrasi. Berlandaskan pandangan ini, Atiyyah al-Abrashi berpendapat perempuan harus mendapatkan hak dan melakukan kewajibannya untuk mengembangkan kemandirian melalui pendidikan. Pendidikan bagi perempuan ini dilegitimasi oleh data sejarah tentang peran perempuan Islam terdidik sepanjang masa. Education becomes the right and obligation of every human being, including women. Through education, women can develop their autonomy in order to build their world. Gender equitable education in the perspective of Athiyah is a manifestation of the development of educational concepts that can build self-reliance and democracy. Based on this, Athiyah views that women should also get the rights and perform its obligation to develop the self-reliance potency based on the historicity of the role of women (Muslim women) of all time.