Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Efektifitas Pembersihan Lantai Kamar Operasi Zona 4 dan Jumlah Koloni Bakteri di Instalasi Bedah Sentral Fiashriel Lundy; Tavip Dwi Wahyuni; Tri Johan Agus Yuswanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Terapan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v(3)i(2)y(2017).page:80-87

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembersihan lantai kamar operasizona 4 terhadap jumlah koloni bakteri di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini observatif analitik Cross Sectional. Sampeldari penelitian ini ialah lantai kamar operasi bersih terkontaminasi dan lantai kamar operasi kotoryang diambil dengan swab lantai pada 3 ronde di IBS RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Pengumpulan datamenggunakan lembar observasi jumlah koloni bakteri dan lembar observasi pembersihan lantai kamaroperasi zona 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa p value sebesar 0,004, yang berartibahwa ada efektivitas pembersihan lantai kamar operasi zona 4 terhadap jumlah koloni bakteri dilantai. Rekomendasi hasil penelitian ini ialah perlunya perhatian dalam hal melakukan pembersihanterutama lantai untuk menekan jumlah angka bakteri di lantai khususnya lantai kamar operasi zona 4.
PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN DAN TINDAKAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK USIA SD Nadiya Alfianna Sari; Hartaty Sarma Sangkot; Ganif Djuwadi; Fiashriel Lundy
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi Nopember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i2.534

Abstract

Berdasarkan data, perilaku CTPS di Kota Malang masih cukup rendah (62,92%) sebelum dan sesudah beraktivitas. Beberapa anak usia SD di RW.03 Kelurahan Samaan masih ditemukan tidak mencuci tangan setelah melakukan berbagai aktivitas. Selain itu, terdapat pula beberapa anak yang mencuci hanya membasahi tangannya saja. Maka anak usia SD perlu diberikan pendidikan kesehatan dengan menggunkan media yang menarik daya tariknya yaitu menggunakan media video. Penelitian iini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan media video serta pengaruh edukasi menggunakan media video CTPS terhadap pengetahuan dan tindak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain rancangan pra-eksperimen one group pre–post test dengan sampel 30. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dengan menampilkan nilai mean masing-masing pengetahuan dan tindakan. Analisis bivariat menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian didapatkan perubahan pengetahuan dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan media video. Tingkat pengetahuan kategori baik 0% meningkat menjadi 83%, sedangkan pada tindakan dengan kategori baik 1% meningkat menjadi 47%. Hasil mean pengetahuan 38.4 sebelum diberikan intervensi menjadi 90.6 sesudah seberikan intervensi, sedangkan hasil tindakan nilai mean 43.9 sebelum diberikan intervensi menjadi mean 76.6 sesudah diberikan intervensi. Hasil uji paired t test menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pengetahuan dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan intervensi signifikan (p-value 0.000). Kesimpulan pada penelitian ini adanya peningkatan pengetahuan dan tindakan serta pengaruh media edukasi video tentang CTPS pada anak usia SD.
PENGEMBANGAN MEDIA EDUKASI LEMBAR BALIK CTPS DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 TERHADAP PENGETAHUAN DAN TINDAKAN KELOMPOK PKK: 6 langkah cuci tangan pakai sabun Nanda Rifky Arini; Fiashriel Lundy; Mujito Mujito
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi Nopember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i2.582

Abstract

Kebijakan protokol kesehatan termasuk 6 langkah Cuci Tangan Pakai Sabun sesuai rekomondasi WHO belum menjadi kebiasaan hidup sehat pada era pandemi covid-19. Sehingga perlu edukasi khususnya pada kelompok PKK karena merupakan penggerak bagi kelurga dan masyarakat. Lembar balik merupakan salah satu alternative media edukasi yang memiliki keungulan praktis, bergambar, dan mudah di pahami. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan tindakan 6 langkah CTPS pada kelompok PKK dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.Desain penelitian ini R&D dengan prosedur pengembangan ADDIE. Responden penelitian sebanyak 25. Obyek yang diteliti adalah pengetahuan dan tindakan tentang 6 langkah CTPS pada ibu PKK. Instrumen penelitian menggunakan kuestioner dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji paired t test. Hasil kelayakan produk media edukasi lembar balik dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media promosi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan sebelum intervensi sebanyak 21 responden dengan kategori kurang (84%) dan sesudah intervensi terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 23 responden dengan kategori baik (92%). Dan hasil ketrampilan 6 langkah CTPS sebelum intervensi sebanyak 15 responden dengan ketegori kurang (60%) dan sesudah diberikan intervensi meningkat sebanyak 14 responden dengan kategori baik (56%). Hasil uji paired t test didapatkan nilai signifikansi sebesar = 0.000<0.05, ada pengaruh yang signifikan antara rata-rata sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan media lembar balik. Edukasi menggunakan media lembar balik dapat digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan 6 langkah CTPS dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Kata kunci: CTPS, Pengetahuan, Tindakan, Edukasi, Covid-19. ABSTRACT Health protocol policies including 6 steps of washing hands with soap according to WHO recommendations have not become a healthy living habit in the era of the covid-19 pandemic. So that education is needed, especially for the PKK group because it is a driving force for families and communities. Flip sheets are one of the alternative educational media that have practical advantages, are illustrated, and are easy to understand. The purpose of this study was to produce educational media to increase knowledge and action of the 6 steps of CTPS in the PKK group in an effort to prevent the spread of COVID-19. This research design is R&D with ADDIE development procedure. The research respondents were 25. The objects studied were knowledge and actions about the 6 steps of CTPS for PKK mothers. The research instrument used a questionnaire and an observation sheet. Analysis of the data used is the paired t test. He results of the feasibility of flipchart educational media products were declared very suitable to be used as health promotion media. The results showed that knowledge before the intervention was 21 respondents in the poor category (84%) and after the intervention there was an increase in knowledge as many as 23 respondents in the good category (92%). And the results of the 6-step CTPS skills before the intervention were 15 respondents in the less category (60%) and after being given the intervention increased by 14 respondents in the good category (56%). The results of the paired t test showed a significance value of = 0.000 <0.05, there was a significant effect between the average before and after being given intervention using flipchart media. Education using flipchart media can be used as an alternative in increasing knowledge and skills of the 6 steps of CTPS in an effort to prevent the spread of covid-19. Keywords: CTPS, Knowledge, Action, Education, Covid-19
The The Effect Of Mosquito Larvae Monitoring Training On Knowledge And Skills In Efforts To Prevent Dengue Fever At SDN 2 Sukun, Malang City Agustiningsih, Resa Elok; Pudji Suryani; Fiashriel Lundy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 6 No 02 (2025): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 06 NO 02
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a public health problem in Indonesia, especially in endemic areas. Active participation of elementary school students through training as larvae monitors is a key strategy. Objectives: To determine the effect of larvae monitor training on knowledge and skills in preventing DHF among fifth-grade students at SDN 2 Sukun Malang. Research Metodes: A pre-experimental study with a onegroup pretest-posttest design was conducted involving 30 purposively selected fifth-grade students. A questionnaire and observation checklist were used, analyzed using paired t-test. Results: There was a significant increase in knowledge (p < 0.05) and skills (p < 0.05) after the larvae monitor training was conducted. Conclusion : The study concludes that larvae monitor training is effective in improving students' knowledge and skills in preventing DHF. The involvement of students as larvae monitoring cadres is expected to become a sustainable promotive and preventive strategy in the school environment.Keywords: larvae monitor; training; knowledge; skills; dengue
Pengaruh Edukasi PSN melalui G1R1J Pengetahuan Ibu Rumah Tangga di Wilayah Kelurahan Kebonsari Kota Malang: The Influence of Education About PSN Through G1R1J on the Knowledge of Housewives in the Kebonsari Village Area Malang City Salsabila, Hanin Fahriyyah; Fiashriel Lundy; Sri Winarni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4276

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dangue merupakan masalah kesehatan tertinggi di Indonesia Dalam enam tahun terakhir. Dari berbagai provinsi melaporkan kasus dengue lebih dari 80%. Untuk itu diperlukan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Edukasi Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumatik (G1R1J) terhadap pengetahuan ibu rumah tangga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain PreExperimental Design dengan pendekatan One Grup Pre test-Post test. Sampel penelitian ini ibu rumah tangga berjumlah 55 responden yang bertempat tinggal di wilayah rt 03 rw 04 Kelurahan Kebonsari, Kota Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur pemahaman pengetahuan responden. Hasil: Hasil penelitian ini, responden Sebelum diberikan intervensi pengetahuan responden pada kategori baik 44%, kategori cukup 14% dan kategori kurang 42%. Setelah diberikan intervensi mengalami peningkatan menjadi 100%. Berdasarkan hasil uji analisis Wilcoxon didapatkan adanya pengaruh edukasi tentang pemberantasan sarang nyamuk melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dengan nilai signifikan 0,859. Kesimpulan: Untuk itu edukasi sangat diperlukan untuk pencegahan penyakit Demam Berdarah Dangue melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk.
Pengelolaan Program UKGS Melalui Pelatihan Dokter Gigi Kecil di SDN Ketindan 4 Kabupaten Malang: Management of UKGS Program Through the Training of Little Dentists in SDN Ketindan 4 Malang Regency Permata, Rena Aanisah Dhiyaa'; Fiashriel Lundy; Siti Asiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3819

Abstract

Latar belakang: Masalah kesehatan gigi di Indonesia pada kelompok usia 10–14 tahun cukup tinggi sebesar 41,4%. Upayah promosi kesehatan dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dilaksanakan melalui kegiatan UKS yaitu program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan program usaha kesehatan gigi sekolah melalui pelatihan dokter gigi kecil terhadap pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar di SDN Ketindan 4 Kabupaten Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest desain. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas 5 yang berusia 10-11 tahun, dan memenuhi kriteria inklusi berjumlah 34 orang, dengan uraian 4 kader dokter kecil dan 30 peer tutoring. Hasil: Hasil penelitian menunjukan Pengelolaan Program UKGS melalui pelatihan dokter gigi kecil berhasil dengan baik. Pengetahuan siswa meningkat dari cukup (70%), menjadi baik (100%). Keterampilan siswa meningkat dari kurang (53,3%) menjadi baik (100%) dan kebersihan gigi dengan skalan OHI-S meningkat dari sedang (66,7%), menjadi baik (83,3%). Terdapat pengaruh pelaksanaan program UKGS melalui pelatihan dokter gigi kecil terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa, berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan 0,000 < 0,05 maka hipotesis diterima. Kesimpulan: Pengelolaan program UKGS melalui pelatihan dokter gigi kecil untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa yang menggunakan metode teman sebayanya / peer tutoring, memberikan peranan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teman sebaya untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Pemberdayaan PMR sebagai Tutor Sebaya dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMPN 1 Kraksaan: Empowering PMR as Peer Tutors in Anemia Prevention among Adolescent Girls at SMPN 1 Kraksaan Khoiria, Siti; Sugianto Hadi; Fiashriel Lundy
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3957

Abstract

Latar belakang: Anemia Gizi Besi merupakan masalah gizi yang banyak dialami remaja di Indonesia. Salah satunya terjadi di SMPN 1 Kraksaan dengan jumlah 34 siswa tergolong anemia ringan dan 16 siswa tergolong anemia sedang. Salah satu faktor tejadinya anemia di SMPN 1 Kraksaan yaitu kurangnya pengetahuan tentang anemia yang juga mempengaruhi sikap dan tindakan remaja dalam mencegah anemia. Untuk mencegah anemia diperlukan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tutor Teman Sebaya oleh anggota PMR. Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberdayaan anggota PMR sebagai tutor teman sebaya terhadap pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 1 Kraksaan. Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain one grup pre-test post-test. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling.Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon Hasil: Hasil peneltian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan metode tutor teman sebaya oleh PMR dengan nilai pengetahuan p=0.000, sikap p=0.000, tindakan p=0.000 dengan taraf signifikansi 5% (p=0.000<p=0.05) Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa metode tutor teman sebaya oleh PMR mempengaruhi pengetahuan,sikap, dan tindakan pada remaja putri Di SMPN 1 Kraksaan