Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Empowerment

INCREASING COMMUNITY PARTICIPATION CAPACITY IN PAUD PROGRAM THROUGH PARENTING EDUCATION AT PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT Ansori Ansori; Nunu Mahmud Firdaus
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1, February 2020
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.831 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v9i1p89-94.1459

Abstract

Early Childhood Education is an important program that must be carried out within the scope of the community who realized that the growth and development of children are important and needs attention. In this research, it has been determined PKBM Lentera Bangsa located in the PKBM Lentera Bangsa, Margahayu Selatan Village, Margahayu Sub-District, Bandung District to be the location of the research. Based on the identification results, it is found that the problem in the community is the difficulty of the PKBM institution in determining the appropriate parenting education model for parents of students in the Similar PAUD Units that provides a sustainable impact with community participation. Because there is a need for a solution to this problem, a parenting education program is implemented with the aim of increasing the capacity of community participation in the PKBM Lentera Bangsa. The target of this program is the parents of students in the Similar PAUD Units, PAUD teachers in Margahayu sub-district and Margaasih sub-district. The method of implementation is in the form of identifying program needs, preparing program plan recommendations, preparing plans and socializing program plans, implementing, evaluating and following up on programs. The results obtained are the discovery of a parenting education delivery model in the form of seminars for parents and teachers of Similar PAUD Units so that increasing community participation capacity is ongoing or can be carried out sustainably for the surrounding community.
MAPPING FAMILY READINESS ON ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ ONLINE LEARNING CONTINUITY DURING COVID-19 PANDEMIC Nunu Mahmud Firdaus
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v10i1p35-39.2195

Abstract

The purpose of writing this article is to understand the important role of adult education during COVID-19 pandemic which occurred starting in March 2020 so that the government instructs schools to carry out teaching online (online) as an effort to prevent transmission of the disease. The author observes that during online learning students and teachers develop their knowledge of the network system without getting much training which tends to rely on self-learning, for students, especially the success of online learning is very much influenced by family education where interaction is more dominant with family at home, the authors assume informal education affects student success in learning , the writing of this research is intended so that readers and public can know that mapping informal education is an important part of the success of school students in implementing online learning. In the results of interviews with the authors' parents, the writer got the information that family readiness in guiding children to study at home is an urgency that must be implemented.
DAMPAK PELATIHAN BAHASA INGGRIS TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DAN KEPERCAYAAN DIRI TOURISTS GUIDE (STUDI KASUS DI PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI CISARUA BANDUNG BARAT) Nunu Mahmud Firdaus
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2014): Volume 3, No 1, Februari 2014
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.102 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v3i1p71-77.574

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kepercayaan diri tourist guides dalam memberikan layanan kepada turis asing karena kesulitan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan rendahnya penguasaan bahasa Inggris para tourist guides asing terutama keterampilan berbicara (speaking). Kepercayaan diri merupakan suatu sikap atau keyakinan atas kemampuan diri sendiri sehingga dalam tindakan-tindakannya tidak terlalu cemas, merasa bebas untuk melakukan hal-hal yang sesuai keinginan dan tanggung jawab atas perbuatannya. Seseorang dikatakan memiliki kemampuan berbicara jika memiliki enam kriteria yaitu dapat berpartisipasi dalam percakapan singkat dalam konteks rutin dengan topik yang menarik, dapat berkomunikasi dengan nyaman dan baik, tanpa kaku karena batasan linguistik dalam kehidupan sosial dan pribadi, dapat membuat percakapan atau mengungkapkan apa yang ingin dikatakan, dapat menggunakan pengantar bahasa dan ungkapan-ungkapan, dapat menggunakan bahasa secara fleksibel dan efektif untuk tujuan sosial, termasuk emosional, sindiran dan gurauan, dan dapat terlibat dalam percakapan yang lebih mendalam pada topik yang dibicarakan. Pelatihan adalah suatu bagian dari pendidikan yang menyangkut  proses  belajar  untuk  memperoleh  dan meningkatkan keterampilan di luar sistem pendidikan yang berlaku, dalam waktu yang relatif singkat dan dengan metode yang lebih mengutamakan praktek daripada teori. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah kepercayaan diri tourists guide sebelum dan sesudah  diberi pelatihan dan untuk menelaah kemampuan berbicara tourist guide setelah diberikan pelatihan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, dalam penelitian ini, peneliti memilih empat sampel responden dan melakukan wawancara untuk mengumpulkan informasi tentang variabel penelitian yang diamati yaitu tourist guide oleh PKBM Bina Terampil Mandiri, selain itu juga melakukan observasi kepada proses pelatihan tersebut. Dari hasil analisis di lapangan, diketahui bahwa hasil pelatihan yang dilakukan oleh PKBM Bina Terampil Mandiri dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris tourists guide dan rasa percaya diri mereka. Dengan demikian para tourists guide mampu menjelaskan tempat yang dikunjungi dengan lancar sehingga para wisatawan lokal dan mancanegara semakin banyak yang tertarik untuk berkunjung ketempat wisata di Indonesia khususnya di Kabupaten Bandung Barat dan dapat memperbaiki perekonomian para tourist guide. Dari hasil penelitian diketahui bahwa PKBM Bina Terampil Mandiri berhasil meningkatkan keteramplan berbicara bahasa Inggris pemandu wisata. Sehingga dapat membuat mereka lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya. Rekomendasi ditujukan terutama kepada Instansi terkait pemegang kebijakan Program PLS, hendaklah lebih memperhatikan lembaga-lembaga pelatihan ini, karena terbukti memberikan dampak manfaat bagi masyarakat, terutama berhubungan dengan peningkatan ekonomi.