INDRA YULIATI, INDRA
Departement Obstetrics & Gynecology Faculty Of Medicine Universitas Airlangga, Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Clinical Profile of Menopause Women in Batam, Makassar, and Surabaya Nadira Zahra Maulidya Permana; Pudji Lestari; Muhammad Ilham Aldika Akbar; Indra Yuliati
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 6 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia/v6n1.450

Abstract

Objective:This study aimed to find out the clinical profile of menopause women aged 45-65 years old in Batam, Makassar, and Surabaya.Methods: This study was an observational descriptive study using total sampling. This research was obtained from primary data, which obtained from women aged 45-65 years using an instrument in the form of a questionnaire. During the data collection period from February to July 2022 with a total of 75 menopause sample. The clinical changes data collected was menopause symptoms which assessed using Menopause Rating Scale (MRS). The data analyzed using Microsoft® Excel 2021 and presented in a form of table and diagram.Result: The most prevalent symptoms experienced by the sample of menopause women in Batam, Makassar, and Surabaya were physical and mental exhaustion as much as 63 samples (84%), followed by joint and muscular discomfort as much as 61 samples (81,33%), and sexual problems with a total of 52 samples (69,33%).Conclusions: The starting age of menopause of most of the sample were 45-55 years old. Most of the sample experienced physical and mental exhaustion and they experienced mild symptoms due to sociodemographic factors. Based on this research, it was found that education plays an important role to increase the awareness of menopause women regarding the symptoms and how to cope with it.Profil Klinis Wanita Menopause di Batam, Makassar, dan SurabayaAbstrakTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil klinis dari wanita perimenopause dan menopause berumur 45-65 tahun di Batam, Makassar, dan Surabaya.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan total sampling. Penelitian ini diperoleh dari data primer yang diperoleh dari wanita usia 45-65 tahun dengan menggunakan kuesioner. Selama periode pengumpulan data dari Februari sampai Juli 2022, terdapat 75 sampel menopause. Data perubahan klinis yang digunakan adalah gejala menopause yang dinilai menggunakan Menopause Rating Scale (MRS). Data dianalisis menggunakan Microsoft® Excel 2021 dan disajikan dalam bentuk tabel dan diagram.Hasil: Gejala yang paling banyak dialami sampel wanita menopause di Batam, Makassar, dan Surabaya adalah kelelahan fisik dan mental sebanyak 63 sampel (84%), diikuti ketidaknyamanan sendi dan otot sebanyak 61 sampel (81,33%), dan masalah seksual sebanyak 52 (69,33%) sampel. Kesimpulan: Usia dimulainya menopause pada sebagian besar sampel adalah 45-55 tahun. Sebagian besar sampel mengalami gejala kelelahan fisik dan mental dan gejala yang dialami ringan karena faktor sosiodemografi. Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran wanita menopause terkait gejala yang muncul dan cara mengatasinya.Kata kunci: Menopause, Kualitas hidup menopause, Skala Penilaian Menopause, Gejala menopause, Perimenopause
Antibiotic Use in Caesarean Section among Obstetricians and Gynaecologists in the Second Largest City in Indonesia: Penggunaan Antibiotik pada Operasi Sesar oleh Dokter Obstetri dan Ginekologi di Kota Terbesar Kedua di Indonesia Muhammad I. A. Akbar; Renata A. Ulhaq; Indra Yuliati; Muhammad Yusuf; Budi Prasetyo; Brahmana A. Tjokroprawiro
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 11 No. 2 April 2023
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v11i2.1888

Abstract

Objective: To evaluate the pattern of antibiotic use incesarean section `by obstetricians in Surabaya, Indonesia.Methods: This was a descriptive observational study witha cross-sectional method. Study data were obtained fromonline interviews using electronic forms. This study useda total sampling method taken from obstetricians andgynecologists in Surabaya, Indonesia. The primary outcomeof this study was a pattern of antibiotic use, includingprophylactic use, selection of antibiotics, the timing ofadministration, additional antibiotics during and aftersurgery, and consideration of choice.Results: The majority of antibiotics used in CS are in linewith the guidelines. The types of prophylactic antibiotics(iv) used are varied; the majority were cefazoline (74.5%),ceftriaxone (14.5%), and cefotaxime (11.6%). Most antibioticswere administered <30 minutes before surgery. 2.5% ofobstetricians routinely added antibiotics during a cesarean,while 33% were based on a particular condition such asprolonged surgery, massive bleeding, or risk of infections.The selection of antibiotics by obstetricians was based onprotocols followed in the hospital (44.5%).Conclusion: This study demonstrates that most obstetriciansutilized antibiotic prophylaxis appropriately and followedguidelines for Cesarean Section.Keywords: antibiotic, cesarean section, maternal health,obstetricians.AbstrakTujuan: Untuk mengevaluasi pola penggunaan antibiotikpada seksio sesarea oleh dokter kandungan di Surabaya,Indonesia.Metode: Ini merupakan studi deskriptif observasionaldengan metode pengambilan data potong lintang. Datastudi diperoleh dari wawancara online dengan menggunakanformulir elektronik. Studi ini menggunakan total samplingdari dokter obstetri dan ginekologi di Surabaya, Indonesia.Hasil utama dari penelitian ini adalah pola penggunaanantibiotik, termasuk penggunaan profi laksis, pemilihanantibiotik, waktu pemberian, antibiotik tambahan selamadan setelah operasi, dan pertimbangan pilihan antibiotiktersebut.Hasil: Mayoritas antibiotik yang digunakan pada seksiosesarea sesuai dengan pedoman. Jenis antibiotik profi laksis(iv) yang digunakan bervariasi, mayoritas adalah cefazoline(74,5%), ceftriaxone (14,5%), dan cefotaxime (11,6%).Sebagian besar antibiotik diberikan <30 menit sebelumoperasi. 2,5% dokter kandungan rutin menambahkanantibiotik saat operasi sesar, sedangkan 33% didasarkanpada kondisi tertentu seperti operasi yang berkepanjangan,perdarahan masif, atau risiko infeksi. Pemilihan antibiotikoleh dokter kandungan berdasarkan protokol yang diikutidi rumah sakit (44,5%).Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa sebagian besardokter kandungan menggunakan profi laksis antibiotikdengan tepat dan mengikuti pedoman untuk operasi seksiosesaria.Kata kunci: antibiotik, dokter kandungan, kesehatan ibu,operasi sesar.