Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MENINGKATKAN PEMAHAMAN BIJAK BERMEDIA SOSIAL MELALUI LITERASI DIGITAL DAN NETIKET BAGI SISWA/I SMA IT AN-NAHL KOTA JAMBI Rofi'i, Imam; Dwi Ayu Gusriyanti; Lazuardi Yudha Pradana; suruto; yanti, elvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA Vol 4 No 1 (2025): JPMU Volume 4 Nomor 1 April 2025
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jpmu.2025.4.1.2191

Abstract

Penggunaan media sosial di sekolah semakin meningkat di era digital, lebih fokus pada penggunaan media sosial dengan antusias. Literasi digital dan jaringan menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan online yang sehat dan positif. Memahami etika dan risiko media sosial, seperti pelecehan, penindasan maya, dan masalah privasi, menjadikan program literasi digital penting bagi siswa. Program "Meningkatkan Kesadaran Media Sosial melalui Literasi dan Jaringan Digital" bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang rumah dan penggunaan media sosial, serta untuk memitigasi risiko. Program tersebut meliputi lokakarya, simulasi, dan diskusi interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang media sosial dan mendorong partisipasi aktif dalam penggunaan media sosial di lingkungan sekolah. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan siswa tentang literasi digital dan jaringan, dengan tes standar menunjukkan peningkatan sebesar 90,8%. Hal ini menandakan bahwa siswa tidak hanya memahami teori tetapi dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di dunia digital. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa program ini meningkatkan kesadaran siswa terhadap rumah media sosial dan mendorong interaksi yang lebih bermakna di dunia digital. Dengan demikian, hal ini dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan aman serta mendorong sekolah untuk mengembangkan individu muda yang antusias dalam media sosial.
Digital Nudging Strategies, Applications, and Ethical Considerations: A Systematic Literature Review Suroto
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 9 No. 1 (2025): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v9i01.663

Abstract

This study presents a systematic review according to the PRISMA protocol on digital nudging strategies, applications, and limitations. The PICOC framework has been used to refine the research questions and develop the inclusion criteria. This review synthesizes findings from diverse sectors such as financial services, sustainability, cybersecurity, and workplace management, showing how organizations use digital nudging to drive user behavior. The findings indicate that the effectiveness of digital nudging is contingent on technological infrastructure, organizational culture, sector-specific constraints, and regulatory compliance. AI-driven and data-intensive interventions enhance the efficacy of digital nudging but simultaneously raise concerns related to privacy, algorithmic bias, and transparency. Ethical considerations, including autonomy, informed consent, and fairness, continue to be decisive in determining the legitimacy and acceptance of nudging interventions across various contexts. Furthermore, the cross-sectoral adaptation of successful strategies for nudging offers further opportunities for enhanced engagement and behavioral change in new domains. By and large, future research is called upon to develop sector-specific ethical guidelines, determine the long-term behavioral consequences of nudging interventions, and increase transparency in AI-driven nudging systems to ensure accountability, user trust, and responsible implementation.
Transformasi UMKM Desa Tungkal 1 Melalui Inovasi Pemasaran Digital Untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal Lazuardi Yudha pradana; Husaein, Ahmad; Suroto; Rofi’I , Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA Vol 4 No 2 (2025): JPMU Volume 4 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jpmu.2025.4.2.2553

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang 61% PDB (senilai Rp9.300 triliun) dan menyerap 97% tenaga kerja. Namun, hingga Agustus 2024, hanya 27 juta UMKM yang mengadopsi teknologi digital, padahal pemerintah menargetkan 30 juta UMKM pada akhir tahun yang sama. Di Desa Tungkal 1 terletak di Kabupaten Tanjung jabung barat,Provinsi Jambi, UMKM bergerak di sektor perdagangan, kuliner, jasa, dan pengolahan hasil laut dengan produk unggulan seperti kerupuk ikan, kopi Liberika, serta jasa perbaikan elektronik. Sayangnya, mayoritas UMKM masih bergantung pada pemasaran tradisional (penjualan langsung dan mulut ke mulut) yang membatasi jangkauan pasar. Rendahnya adopsi pemasaran digital disebabkan oleh minimnya pemahaman pelaku UMKM tentang penggunaan platform digital, strategi konten, dan kesadaran akan potensi perluasan pasar. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pelatihan pemasaran digital dirancang guna meningkatkan kapasitas UMKM dalam pembuatan konten, pemanfaatan media sosial (Instagram, Facebook, TikTok), dan penggunaan e-commerce (Shopee, Tokopedia). Melalui pendampingan ini, diharapkan UMKM Desa Tungkal 1 dapat bertransformasi secara digital, memperluas jaringan pemasaran hingga tingkat nasional, serta meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan UMKM pedesaan berbasis teknologi di era digital.