Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Kesalahan Morfologi pada Tuturan Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v4i01.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan afiksasi, bentuk kesalahan reduplikasi, dan bentuk kesalahan pemajemukan pada tuturan mahasiswa semester II program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan mahasiswa semester II program studi Pendidkan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima sebagai subyek penelitian dan waktu penelitian ini pada bulan Maret samapi April 2023 semester Genap tahun akademik 2022/2023. Objek penelitian ini adalah kesalahan morfologi pada tuturan mahasiswa. Data dikumpulkan dengan metode perekaman. Analisis data dilakukan dengan cara pentranskripan data, pengartuan data, pereduksian data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi bentuk kesalahan afiksasi sebanyak 21, kesalahan reduplikasi sebanyak 20, dan tidak terjadi kesalahan pemajemukan kata
Persepsi Guru dan Siswa Terhadap Penggunaan Strategi Permainan Papan Bicara untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris pada Siswa Kelas VIII MTs Al-Falah Nipa Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v3i01.119

Abstract

Speaking board games merupakan salah satu strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris dalam rangka meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Dalam proses pembelajaran, dengan menggunakan permainan papan berbicara dalam kelas, guru dapat menerapkan strategi permainan papan berbicara untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan permainan papan berbicara. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan wawancara mendalam dengan guru dan 4 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan respon positif ketika menggunakan strategi permainan papan berbicara. Dalam menerapkan strategi permainan papan berbicara, guru dan 4 siswa mendapatkan manfaat. Guru memiliki keunggulan dalam meningkatkan kreativitas siswa. Selain itu, para siswa juga mendapatkan manfaat dengan membantu meningkatkan keterampilan berbicara mereka.
Kesalahan Bahasa Indonesia dalam Diskusi Mahasiswa Semester I Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima Tahun Akademik 2023/2024 Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 02 (2023): November 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v4i02.260

Abstract

Kemampuan berbahasa terutama berbicara harus sesuai dengan konteks dan situasi pada saat berkomuniasi dua arah atau lebih. Pada forum diskusi, penggunaan bahasa baku digunakan dalam menyampaikan pendapat. Penggunaan bahasa baku dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan kebahasaan sesorang terutama mengenai kata baku, diksi dan pelafalan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan kata tidak baku, kesalahan diksi dan kesalahan lafal dalam diskusi mahasiswa Semester I Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan dan menganalisi kesalahan berbahasa Indonesia dalam diskusi mahasiswa Semester I Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Data dalam penelitian ini adalah kesalahan kata tidak baku, diksi dan lafal bahasa diskusi mahasiswa. Pengumpukan data yang dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan catatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 67 kesalahan. Adapun jumlah keseluruhan kesalaahan pada masing-masing aspek yang diteliti, yaitu (1) kesalahan kata tidak baku sebanyak 25 kesalahan, (2) kesalahan diksi (pilihan kata) sebanyak 17 kesalahan, (3) kesaalahan lafal sebanyak 25 kesalahan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pedoman untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Vocabulary Development Strategies in Indonesian Language Learning in Elementary Schools Damrah Damrah; Muhammad Yani; Ikra Ikra
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7599

Abstract

This study aims to identify and evaluate vocabulary development strategies in Indonesian learning in elementary schools. The problem faced is the low mastery of students' vocabulary, which impacts overall language skills. This study uses a descriptive qualitative method with an observation, interview, and documentation approach. The research subjects were grade 2 and grade 5 students in two elementary schools who applied various approaches and learning media, such as crossword puzzles, picture stories, and Whole Language approaches. The results showed that using crossword puzzle media significantly improved students' vocabulary mastery, with an increase in the average score from 65% to 85%. Illustrated stories have also improved vocabulary mastery through a visual approach, which is shown by an increase in the average score from 60% to 80%. In addition, the Whole Language approach has succeeded in improving students' writing skills and vocabulary mastery, with an increase in the average score from 60% to 82%. The application of these strategies not only improves vocabulary mastery but also student motivation and involvement in learning. Based on these findings, it can be concluded that innovative and contextual vocabulary learning strategies effectively improve elementary school students' vocabulary mastery. The use of an integrated approach and relevant media is expected to be applied more widely in the primary education environment. This study recommends the development of technology-based learning media to support vocabulary teaching in the future.
STRATEGI TUTUR DAN IDENTITAS SOSIAL DALAM KOMUNIKASI DIGITAL: ANALISIS PRAGMATIK PADA GENERASI Z DI MEDIA SOSIAL Fadli, Bagus Muhamad; Ikra, Ikra; Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v6i1.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi tutur yang digunakan oleh Generasi Z dalam komunikasi digital di media sosial dan bagaimana strategi tersebut mencerminkan identitas sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana pragmatik terhadap 150 potongan teks unggahan dari Instagram, TikTok, dan Twitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam strategi tutur dominan yang digunakan, yaitu ekspresi emosional, penanda kesantunan, campur kode, intensifier, adjacency pairs, dan hedging. Strategi ekspresi emosional merupakan yang paling dominan, mencerminkan kebutuhan Generasi Z untuk membangun kedekatan emosional dalam komunikasi daring. Sementara itu, penggunaan penanda kesantunan dan hedging menunjukkan keberlanjutan nilai sopan santun dalam konteks digital. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi tutur tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan identitas sosial. Dengan demikian, penggunaan bahasa oleh Generasi Z di media sosial bersifat strategis, kontekstual, dan merefleksikan nilai-nilai sosial yang hidup dalam komunitas digital mereka.
Kajian Pragmatik Percakapan Dosen Dan Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pragmatik Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Stkip Harapan Bima Yani, Muhammad; Nurfidah, Nurfidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan (1) tindak tutur yang digunakan dalam percakapan Dosen dan Mahasiswa pada mata kuliah Pragmatik; dan (2) maksud yang terkandung di balik percakapan Dosen dan Mahasiswa pada mata kuliah Pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Teknik analisis dilakukan dengan teknik mengalir. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Dosen dan Mahasiswa menggunakan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam pembelajaran; (2) maksud-maksud yang terkandung di balik tuturan Dosen dan Mahasiswa, antara lain: untuk menyuruh, memotivasi, mengklarifikasi, menguatkan, menghipakr, dan menyimpulkan. Dengan demikian, percakapan Dosen dan Mahasiswa menggunakan tindak tutur langsung dan tidak langsung pada Mata Kuliah Pragmatik Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima.
REPRESENTASI NILAI BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT BIMA: KAJIAN STRUKTURAL DAN SEMIOTIK Fadli, Bagus Muhammad; Ikra, Ikra; Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5, No 01 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/bahtra.v5i01.706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat Bima dengan pendekatan struktural dan semiotik. Kajian dilakukan untuk mengungkap struktur naratif cerita serta tanda-tanda budaya yang merefleksikan nilai lokal masyarakat Bima. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks cerita rakyat Bima yang diperoleh melalui dokumentasi tertulis dan wawancara dengan tokoh budaya. Analisis struktural digunakan untuk menelaah unsur intrinsik seperti tokoh, alur, dan tema, sedangkan analisis semiotik difokuskan pada simbol-simbol budaya yang muncul dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Bima sarat dengan nilai budaya seperti kejujuran, solidaritas sosial, rasa malu, dan penghormatan terhadap adat. Simbol-simbol budaya dalam teks juga merefleksikan pandangan hidup masyarakat Bima yang menjunjung tinggi keharmonisan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pelestarian budaya lokal serta memberikan dasar teoritis untuk integrasi cerita rakyat dalam pembelajaran bahasa dan sastra.
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Tematik pada Siswa Kelas XII SMA Kae Woha dalam Membentuk Kreativitas Menulis Puisi di Era VUCA Haris, A.; Fadli, Bagus Muhammad; Yani, Muhammad; Subhan, Subhan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i4.735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Discovery Tematik pada siswa kelas XII SMA Kae Woha dalam membentuk kreativitas menulis puisi di era VUCA. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang menggambarkan unsur batin, fisik, baris, dan isi puisi. Sumber data primer berasal dari siswa kelas XII IPA 1 dan IPA 2 SMA Kae Woha berupa karya puisi. Sumber data sekunder bersumber dari ahli materi dan model pembelajaran, jurnal dan buku. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan eksperimen semu untuk mendapatkan data unsur fisik, batin, baris, dan isi puisi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data interaktif dan deskriptif analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi model pembelajaran Discovery Tematik pada siswa kelas XII SMA Kae Woha dalam membentuk kreativitas menulis puisi di era VUCA sangat membentuk kreativitas penulisan puisi dalam unsur fisik, batin, baris, dan isi puisi. Unsur fisik meliputi tipografi, diksi, imaji, kata konkret, bahasa figurasi, verifikasi, ritme, dan mentrum. Unsur batin berupa tema, feeling, nada, dan amanat. Unsur baris meliputi distikon, terzina, kuatrin, kuin, sekstet, septima, stanza, dan soneta. Adapun kreativitas dalam penulisan isi puisi berhubungan dengan ode, himne, elegi, epigram, satire, ballada, dan romansa. Implementasi model pembelajaran Discovery Tematik secara kuantitats dapat meningkatkan nilai siswa. Sebanyak 21 siswa, 16 siswa telah memenuhi nilai KKM dengan mendapatkan nilai 75, 80, 85, dan 90 dengan presentase 78,38095 dari dari indikator pencapaian sebesar 75%. Tiga siswa masih mendapatkan nilai di bawah KKM dengan nilai 65.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP HARAPAN BIMA Nurfidah, Nurfidah; Rosdiyanti, Evi; Khairunnisah, Noni Antika
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3246

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode Problem Based Learning, aktivitas belajar, dan hasil belajar mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra dalam mengikuti mata kuliah keterampilan menulis menggunakan metode Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa program studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Harapan Bima. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan strategi dengan model siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap, yaitu perencanaan (planning), tindakan(acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Tahap-tahap tersebut dapat dilanjutkan ke siklus berikutnya secara berulang sampai permasalahan yang dihadapi dapat teratasi/terpecahkan. Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi tentang aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran khususnya matakuliah Keterampilan Menulis. Data diperoleh dari (1) Hasil observasi keaktifan mahasiswa selama proses perkuliahan; (2) Hasil evaluasi pretest pada awal siklus I dan posttest di akhir siklus; (3) Dokumentasi penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yakni analisis kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dan analisis kuantitatif ditujukan untuk mengetahui jumlah keseluruhan skor total pretest dan posttest mahasiswa. Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis berupa test untuk menentukan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil pre-test, post-tes I dan post-test II yang dilakukan serta membandingkannya pada setiap siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dalam mata kuliah Keterampilan Menulis dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor aktivitas mahasiswa pada siklus I adalah 64,2 persen dan mengalami peningkatan rata-rata pada siklus II menjadi 69,6 persen, sedangkan untuk hasil belajar mahasiswa pada siklus I memiliki rerata sebesar 78,6 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,9. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan untuk menerapkan model PBL sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.
PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT BERBASIS PROYEK DI SMA, SMK, DAN MA DI KECAMATAN WERA Nurfidah, Nurfidah; Rostati, Rostati; Yani, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.3969

Abstract

Kurikulum 2013, sebagai kurikulum yang berbasis pada kompetensi, semua kegiatan pembelajaran diarahkan pada pencapaian kompetensi pada ketiga ranah, yaitu ranah sikap, ranah, pengetahuan, dan ranah keterampilan. Guru masih mengalami kendala-kendala dalam pelaksanaan penilaian autentik yaitu keterbatasan waktu, peserta didik, dan banyaknya rubrik penilaian. Penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa indonesia berbasis teks perlu ditinjau secara komprehensif, khususnya penerapan dalam proses pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek. Oleh karena itu, yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran adalah sejauh mana capaian hasil belajar peserta didik (subjek-belajar). Berdasarkan hal itu pula, tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan penerapan penilaian autentik guru bahasa Indonesia SMA, SMK, dan MA di Kecamatan Wera dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek. Terkait dengan penelitian ini belum dilakukan oleh para peneliti dan belum ada hasil survei khususnya di Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengamati subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ada. Lokasi penelitian ini pada SMAN 1 Wera dan SMKN 1 Wera dan MA Al-Faqih Wera, responden penelitian ini berjumlah lima belas responden diantaranya satu orang wakil kepala sekolah/wakil kurikulum, dua orang guru bahasa indonesia dan dua orang peserta didik masing-masing sekolah. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di SMAN 1 Wera, SMKN 1 Wera dan MA Al-Fakih Wera bahwa guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek yakni melakukan persiapan sebelum pelaksanaan penilaian autentik. Persiapan yang dilakukan yaitu dengan menyusun RPP, silabus, promes, prota, dan KKM selain itu juga membuat kisi-kisi berdasarkan standar kompetensi inti (KI) dan kompetensi standar (KD) menentukan tujuan tes, indikator, soal, dan penskoran yang digunakan penilaian yang dilakukan yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan pada setiap tahapan yakni pemodelan, kerjasama, dan kerja mandiri. Pelaksanaan penilaian autentik dilakukan secara menyeluruh dari mulai perencanaan pembelajaran sampai pelaporan proses pembelajaran. Sebagai keunggulan dari kurikulum 2013 penilaian autentik merupakan penilaian dari semua aspek. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan bahwa telah melakukan perencanaan sebelum melaksanakan penilaian berdasarkan kisi-kisi yang telah disiapkan di dalam RPP sebagai acuan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang lebih terarah dan efektif. Penilaian autentik guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek yakni melalui aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan tahapan pembelajaran pemodelan, kerjasama dan kerja mandiri melalui aspek kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.  Berdasarkan data yang didapat melalui wawancara dari responden terkait, serta hasil dari dokumentasi, dan hasil analisis dari observasi. Membuktikan bahwa guru- guru dalam melakukan pelaporan penilaian autentik khususnya dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek, dari ranah penilaian pengetahuan dalam teknis tes tulis, tes lisan, penugasan, dan penilaian keterampilan menggunakan teknik kinerja dan proyek. Secara keseluruhan penerapan penilaian autentik dapat melatih guru khususnya guru bahasa Indonesia karena penilaian autentik dapat mendorong kreativitas peserta didik, terutama dalam pembelajaran menulis teks berbasis proyek.