Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA DAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA MASYARAKAT DESA WIDODAREN KECAMATAN GERIH KABUPATEN NGAWI SEBAGAI RINTISAN DESA PANCASILA Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba; Bambang Sigit Widodo; Mi’rojul Huda; Rahmanu Wijaya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.8088

Abstract

Aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, falsafah bangsa dan ideologi negara hal yang sangat penting secara konsisten dilakukan. Radikalisme, terorisme, fanatisme agama, praktik politik identitas, hoax, konflik atas nama suku dan ras, ujaran kebencian, arus globalisasi dan tantangan lainnya akan teratasi, jika nilai-nilai Pancasila teraktualisasi dengan baik. Penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan di Desa Widodaren menjadi penting mengingat desa ini secara sosio-kultural sangat beragam dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi desa yang inklusif dan maju. Terkait dengan Gerakan Nasional Revolusi mental khususnya poros Gerakan Indonesia Bersatu, Gerakan Indonesia melayani, dan Gerakan Indonesia mandiri diaktualisasi di desa ini melalui Kemah Pancasila, Penguatan Layanan Prima Administrasi dan Pelatihan Branding Produk Lokal. Kegiatan ini difasilitasi oleh kader Komunitas Anti Intoleransi dan Radikalisme (KANIRA) yang terlebih dahulu diperlengkapi sebelum diterjunkan kelapangan. Kegiatan ini berjalan dengan baik dihadiri oleh warga desa dan perangkat desa yang akan ditindaklanjuti sebagai rintisan desa Pancasila.
Menuju Satu Dekade Pelaksanaan Undang-Undang Desa Mi’rojul Huda; Silkanika Swarizona
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2220

Abstract

The village. development of the village continues to transform over time. The new direction of village development has begun seen since the 2014 Village Law, which has entered its 8th (Eight) year. Various innovations are seen as including the Village SDGs as a new paradigm of village development. This paper tries to review village development from time to time using descriptive qualitative methods. The village SDGs as a new paradigm of village development still leaves problems such as the capacity of the village head and village officials who are still unequal. There is lacking of performance accountability on transparency. Besides the data from the SDGs data collection that has not be able to enjoyed and felt by the village. Another problem with the village SDGs paradigm is the appearance of a large intervention from the higher instantion which is feared to reduce the principles of recognition and subsidiarity from
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN KREATIF BERTEMA INDONESIA HARMONI PASCA PEMILU 2024 PADA MASYARAKAT RINTISAN DESA PANCASILA DI DESA REJUNO KECAMATAN KARANGJATI KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR Bambang Sigit Widodo; Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba; Silkania Swarizona; Mi’rojul Huda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38058

Abstract

Pemilu 2024 merupakan momentum penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia, namun seringkali menyisakan potensi konflik akibat perbedaan pilihan politik. Dalam rangka menjaga persatuan dan memperkuat semangat harmoni pasca-Pemilu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan konten kreatif bertema Indonesia Harmoni kepada masyarakat Rintisan Desa Pancasila di Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan warga dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media kampanye perdamaian dan persatuan. Peserta dilatih untuk menghasilkan konten visual, audio, dan video yang kreatif serta bermuatan nilai-nilai Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan kebhinekaan. Metode pelatihan meliputi sesi teori, praktik langsung, dan pendampingan dalam proses produksi konten. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa warga mampu menghasilkan konten kreatif yang berkualitas dan relevan dengan tema Indonesia Harmoni. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran media digital dalam memperkuat kohesi sosial. Pelatihan ini diharapkan menjadi model pengembangan kapasitas masyarakat dalam menciptakan suasana damai dan harmonis di era digital, khususnya pada masa-masa pasca-Pemilu