Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Edukasi Literasi Perencanaan Keuangan dan Investasi di Kalangan Masyarakat Khususnya Gen Z Azhar Azhar; Wahyuddin Wahyuddin; Saharuddin Saharuddin; Khairina Khairina
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern ini, pemahaman tentang perencanaan keuangan dan investasi sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi semua lapisan masyarakat, lintas generasi. Literasi keuangan adalah kapasitas seseorang dalam memanfaatkan informasi untuk pengambilan keputusan finansial. Laporan proyeksi penduduk Indonesia dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia didominasi oleh Generasi Z (lahir antara 1997-2012), tingkat literasi keuangan Generasi Z (44,04%) lebih rendah 3,94% dibandingkan Generasi Milenial. Rendahnya tingkat literasi keuangan menunjukkan bahwa pengetahuan generasi saat ini tentang tabungan, pinjaman, asuransi, dan investasi masih minim. Hal ini mengakibatkan pandangan finansial mereka belum matang, karena literasi keuangan sangat berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Kegiatan edukasi ini bertujuan agar Generasi Z memahami literasi perencanaan keuangan dan investasi. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah sosialisasi dengan tahapan penyampaian materi, pemberian motivasi, pemecahan masalah dan pengisian kuesioner. Literasi keuangan penting bagi generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara mandiri, mengurangi risiko finansial, dan memanfaatkan fintech dengan bijak. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tersebut, mengingat banyaknya generasi muda yang terjebak pinjaman online. Dengan literasi keuangan yang baik, generasi muda diharapkan lebih siap menghadapi perubahan ekonomi, memanfaatkan peluang, dan mencapai tujuan finansial.
Pengaruh Prestasi Belajar, Pengalaman Magang dan Efikasi Diri (Self-Efficacy) terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Putri Marsanda Br Sinuraya; Nurmala Nurmala; Faisal Matriadi; Azhar Azhar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Prestasi Belajar, Pengalaman Magang, Dan Efikasi Diri (Self-Efficacy) Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Angkatan 2022 Prodi Manajemen FEB Universitas Malikussaleh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada 72 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan perangkat lunak Statistical Program For Product And Service Solution (SPSS) versi 25. Di mana semua variabel tersebut akan digunakan menggunakan skala likert. Dan pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Prestasi Belajar, Pengalaman Magang, Dan Efikasi Diri (Self-Efficacy) Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Angkatan 2022 Prodi Manajemen FEB Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menunjukkan Prestasi Belajar, Pengalaman Magang, Dan Efikasi Kerja (Self-Efficacy) secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Angkatan 2022 Prodi Manajemen FEB Universitas Malikussaleh.
Pendampingan Penyusunan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Azhar Azhar; Khairina Khairina; T. Edyansyah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang mengalami kendala dalam menentukan harga jual produk karena belum mampu menyusun Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pelaku UMKM di Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, yang umumnya masih menentukan harga jual berdasarkan perkiraan tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya produksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam menyusun Harga Pokok Produksi menggunakan metode Full Costing sebagai dasar penetapan harga jual yang lebih akurat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi observasi awal, identifikasi permasalahan, penyampaian materi, praktik penyusunan HPP, simulasi penentuan harga jual, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep biaya produksi, mengidentifikasi komponen biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead, serta menyusun format Harga Pokok Produksi sesuai karakteristik usahanya. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan metode Full Costing dalam menentukan harga jual yang lebih rasional dan kompetitif. Pendampingan ini juga meningkatkan kesiapan pelaku UMKM untuk menerapkan pencatatan biaya produksi secara lebih sistematis sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Program pengabdian ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas manajerial pelaku UMKM sehingga mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan biaya, ketepatan penetapan harga jual, dan daya saing usaha secara berkelanjutan.
pengaruh kepemimpinan melayani, motivasi intrinsik dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan Nadila Hasan; A Hadi Arifin; Nur Faliza; Azhar Azhar
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 03 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i03.945

Abstract

Tingginya tuntutan perusahaan dalam mempertahankan produktivitas dan kualitas kerja karyawan di tengah dinamika pasar menuntut pendekatan manajerial yang lebih humanistik dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji sejauh mana pengaruh Kepemimpinan Melayani, Motivasi intrinsik dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Di PT.Puput Tani Mandiri Kabupaten Deli Serdang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada 70 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang terdiri dari uji instrumen data, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan melayani berpengaruh, motivasi intrinsik dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT.Puput Tani Mandiri Kabupaten Deli Serdang. Temuan ini memberikan implikasi yang berguna bagi perusahaan untuk menetapkan strategi yang berkaitan dengan pengelolaan mutu sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja pada karyawan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PELINDO LHOKSEUMAWE Dian Adelina; Faisal Matriadi; Nur Faliza; Azhar Azhar
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 04 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v3i04.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, efikasi diri, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. PELINDO Lhokseumawe. Penelitian ini didasari oleh pentingnya kinerja karyawan dalam menunjang keberhasilan perusahaan, di mana ditemukan beberapa permasalahan seperti tekanan kerja tinggi, kurangnya pelatihan, serta motivasi yang rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan sensus terhadap seluruh populasi karyawan sebanyak 53 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan perangkat lunak Statistical Program For Product and Service Solution (SPSS). Dimana semua variabel tersebut akan menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Efikasi diri tidak memengaruhi kinerja secara signifikan. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan. Dari ketiga variabel tersebut hanya efikasi diri yang tidak memengaruhi kinerja secara signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan.Penelitian ini merekomendasikan kepada pihak manajemen untuk meningkatkan efikasi diri karyawan, perusahaan dapat menyediakan program coaching, mentoring, dan kesempatan bagi karyawan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, perusahaan dapat mencapai efisiensi kerja yang optimal.
Menghubungkan Employee Voice Pada Employee Engagement, Organizational Innovation, Dan Organizational Performance Di Perbankan Islam: Penilaian Terhadap Dua Model Mediasi Khusnul Kotimah Nainggolan; Nur Faliza; Em Yusuf Iis; Azhar Azhar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara employee voice, employee engagement, organizational innovation, dan organizational performance pada perbankan Islam di Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian terdiri atas seluruh karyawan Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, dan Bank Aceh Syariah di Kota Lhokseumawe dengan jumlah sampel sebanyak 245 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee voice berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee engagement, organizational innovation, dan organizational performance. Employee engagement berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap organizational performance, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational innovation. Selain itu, organizational innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational performance. Penelitian ini juga menemukan adanya peran mediasi organizational innovation dan employee engagement dalam model penelitian.
Pengaruh Motivasi Kerja, Fasilitas Kerja Dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bireun Em Yusuf Iis; Rida Aulia; Aiyub Aiyub; Azhar Azhar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi kerja, fasilitas kerja, dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas organisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai BAPPEDA Kabupaten Bireuen, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja dan fasilitas kerja memiliki pengaruh positif, namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, karakteristik individu terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada BAPPEDA Kabupaten Bireuen. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa karakteristik individu merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja pegawai. Oleh karena itu, peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan karakteristik individu, seperti kemampuan, sikap, minat, dan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan
Integrasi Manajemen Usaha dan Mitigasi Risiko Banjir dalam Penguatan Ketahanan UMKM di Aceh Utara Azhar Azhar; T Edyansyah; Wahyuddin Wahyuddin; Hilmi Hilmi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang terjadi secara berulang dan menimbulkan dampak signifikan terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah. Di wilayah Aceh Utara, banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM yang memiliki keterbatasan modal dan kapasitas manajerial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan manajemen usaha dan mitigasi risiko banjir sebagai strategi penguatan ketahanan UMKM di Aceh Utara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi dan pemetaan masalah, analisis kebutuhan, pelaksanaan pendampingan manajemen usaha dan keuangan, integrasi mitigasi risiko dalam operasional usaha, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas manajerial pelaku UMKM, ditandai dengan kemampuan menyusun perencanaan usaha berbasis risiko banjir, perbaikan praktik pengelolaan keuangan usaha, serta penerapan langkah mitigasi risiko dalam operasional sehari-hari. Selain itu, terjadi perubahan pola pikir pelaku UMKM dari pendekatan reaktif menuju pendekatan adaptif dalam menghadapi banjir. Kegiatan ini berkontribusi dalam mempercepat pemulihan usaha pasca banjir dan membangun fondasi ketahanan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan di wilayah rawan bencana.