Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU KATA PADA SISWA SD NEGERI 002 PASARIBU Yunistita, Yunistita; Sembiring, Asti Puspita Br
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 8 No.2 (2025):, Juli 2025
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at elementary school UPT SDN 002 Pasaribu, Humbang Hasundutan Regency. The problem in this study is about students' difficulties in reading the beginning which can affect student learning outcomes. The purpose of this study was to determine the implementation of learning and improve students' beginning reading skills in class II UPT SDN 002 Pasaribu, Humbang Hasudutan Regency. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The subjects of this study were 28 second grade students, and the object was to improve the ability to read the beginning of Indonesian language by using word card media in second grade students of UPT SDN 002 Pasaribu, Humbang Hasundutan Regency. The data collection techniques used were observation sheets and documentation. The results of the study showed that the implementation of learning using picture word card media with the achievement of completeness in cycle I was in the sufficient category while the achievement of completeness in cycle II was in the good category. The conclusion in this study using picture word card media in early reading in class II UPT SDN 002 Pasaribu, Humbang Hasudutan Regency has increased.
Pembinaan Guru SD yang Terampil Mengajar Secara Bilingual untuk Meningkatkan Karakter Siswa Dalam Literasi Global di SD 040459 Berastagi Sinabariba, Yessica Elisabeth; Yunistita, Yunistita; Gule, Yosefo; Ginting, Sita; Asih, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.747

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 040459 Berastagi dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengajar secara bilingual (Bahasa Indonesia–Bahasa Inggris) serta memperkuat pendidikan karakter dan literasi global siswa. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan berbahasa Inggris, belum tersedianya perangkat ajar bilingual, serta belum optimalnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penyusunan modul ajar bilingual, pendampingan praktik mengajar, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam penggunaan classroom English, penyusunan media ajar digital, serta kepercayaan diri dalam mengajar dua bahasa. Siswa juga mengalami perkembangan signifikan dalam komunikasi dasar Bahasa Inggris serta peningkatan karakter seperti percaya diri, disiplin, dan tanggung jawab. Produk pengabdian berupa modul ajar bilingual, video pembelajaran, e-book, dan pembentukan Kelompok Guru Bilingual menjadi bukti keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan mutu pembelajaran, produktivitas guru, dan tercapainya indikator IKU 5 serta SDGs 4 dan 8.
Sosialisasi Kesantunan Berbahasa pada Siswa SD Negeri 040454 Peceren Yunistita, Yunistita; Sihaloho, Liskawati; Tarigan, Ayu Andira Br; Sembiring, Nova Lestari Br
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3439

Abstract

Penggunaan Bahasa yang kurang baik akan menimbulkan perilaku yang mengarah pada tindakan perundungan, sehinggah lingkungan sekolah menjadi tidak efektif dalam proses belajar. Oleh karena itu, salah satu Upaya yang akan diedukasikan kepada siswa adalah memberikan sosialisasi kesantunan berbahasa. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bagaimana berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa yang santun sehingga tindakan perundungan dilingkungan sekolah tidak terjadi. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah diskusi dan ceramah dari nara sumber dan peserta sosialisasi kegiatan tentang Kesantunan Berbahasa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai kesantunan berbahasa, siswa sudah mulai menggunakan kalimat sederhana namun dapat diterima dengan baik oleh lawan bicaranya.