Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KAJIAN FILSAFAT PRAGMATIS: PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA PADA PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Abi Krisna Arrasyid; Muhammad Nurwahidin; Sudjarwo Sudjarwo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4334

Abstract

Latar belakang penelitian ini yakni menurunnya prestasi peserta didik sekolah dasar, penyebabnya yakni dasar sebab munculnya pandemi covid-19 di tahun silam. Tujuan pada pennelitian yakni menganalisis keegunaan dan perlunya peran Ayah serta ibu, pada covid-19 lalu terhadap hasil belajar siswa. Bentuk penelitian ini telah dikomentari berdasarkan beberapa jurnal. Alat pengumpulan data tersedia dalam bentuk tertulis dari beberapa jurnal dan prosiding konferensi. Memiliki hasil penelitian dengan menunjukkan ternyata pengasuhan orang tua pada masa pandemi terhadap hasil belajar siswa berdampak positif terhadap hasil belajar.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU Muhammad Malik Purnama; Muhammad Nurwahidin; Sudjarwo Sudjarwo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4335

Abstract

The goal of Indonesian education is to make people who are religious, insightful, have noble character, and are capable. In order to achieve the nation's noble values, it is necessary to practice learning and applying citizenship education. This research technique uses a literature review study. References for this writing come from related articles, papers, to books. This article provides a philosophical perspective on civic education. Philosophy of science itself has 3 foundations, including Epistemology, Ontology, and Axiology. Scientific citizenship education can be a solution in achieving this. Citizenship education basically talks about values, morals, normals, and ethics that apply in everyday life. Citizenship education in its application is a subject that must be applied from the low level to the high level due to the importance of being an intelligent and character citizen through citizenship education.
PANDANGAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM MENGKONSTRUKSI PENDIDIKAN INDONESIA PADA ABAD 21 Iwan Sunarya; Muhammad Nurwahidin; Sudjarwo Sudjarwo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4336

Abstract

Education is an effort to liberate oneself in an effort to continue the culture and idiology of a generation in the next generation. The continuity of the educational and cultural relay that occurs will give birth to a national character. A valued nation is a nation that has exclusive characteristics so that it can live in the global diversity of the world. This characteristic will be self-efficacy of the challenges of the times faced by a generation of nations. Ki Hajar Dewantara as the main foundation of the philosophy of education in Indonesia holds the main key, when his down-to-earth thinking ideas continue to be maintained, alive and continue to grow amid the challenges of globalization. How is the idiology of KHD education in its role in constructing Indonesian Education in the 21st century to prepare the golden generation of 2045? This research uses a philosophical approach and literature review. Iiteratur sources are articles obtained from the Google Scholar database in journals in. Indonesia in 2018-2022. From the author's analysis of Ki Hajar Dewantara's thoughts, it can be concluded that education is not only centered on the development of knowledge and skills but also on the formation of children's character performance which is the responsibility of the family, school and community environment as an educational ecosystem. The system approach and the teachings of understanding, ngrasa and nglakoni in the process are carried out to guide students to grow according to the nature of nature and the times.
SOCIAL INTERACTIONS BETWEEN JAVANESE ETHIC GROUP AND BALINESE ETHNIC GROUP Ayu Reza Ningrum; Sudjarwo Sudjarwo; Pargito Pargito
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2018): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.275 KB) | DOI: 10.24127/hj.v6i2.1297

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki interaksi sosial antara dua kelompok etnis Jawa dan Bali di Bawang Tirto Mulyo dan Kahuripan Dalam, khususnya dalam bentuk kerjasama, asimilasi, akulturasi, dan akomodasi dalam dua level, yaitu interaksi antara individu dan interaksi antar kelompok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh dari sumber utama yaitu orang-orang yang tinggal di Bawang Tirto Mulyo dan Kahuripan Dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) interaksi antara individu Jawa dan Bali berjalan harmonis ditandai dengan toleransi dan saling menghormati dan tidak ada diskriminasi etnis ditemukan dalam bergaul, (2) interaksi antara kelompok berjalan dalam bentuk kerjasama, asimilasi, akulturasi, dan akomodasi. Kedua kelompok etnis memahami bahasa masing-masing meskipun orang Jawa memahami bahasa Bali secara pasif sementara mayoritas orang Bali dapat secara aktif berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa toleransi dan saling menghormati antara dua kelompok etnis menyebabkan interaksi sosial yang asosiatif
Filsafat Aliran Progresivisme dan Perspektifnya Terhadap Pembelajaran IPA pada Kurikulum Merdeka Fitri Meliniasari; Sudjarwo Sudjarwo; Tri Jalmo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1048

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana pandangan aliran filsafat progresivisme terhadap pembelajaran IPA pada Kurikulum Merdeka. Kurikulum merupakan seperangkat instrumen dan aturan dalam melaksanakan pendidikan yang dapat merubah prilau peserta didik dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dengan seiring berjalannya waktu, pendidikan harus terus berkembang untuk memenuhi tuntutan zaman. Hal ini sejalan dengan aliran filsafat Progresivisme yang menghendaki kemajuan pendidikan, sehingga pendidikan menjadi berkualitas dan memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman. Salah satu ciri khas kurikulum merdeka adalah dengan diterapkannya pembelajaran berbasis proyek, dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat memaksimalkan  kekreatifan mereka  dalam  memecahkan suatu masalah yang terjadi di kehidupan nyata.
Literature Review : Pengaruh Peran Orang Tua Terhadap Pencegahan Kenakalan Remaja dalam Kacamata Filsafat Ilmu Hernadi Hernadi; Sudjarwo Sudjarwo; Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengelola kehidupan berumah tangga, kedua orang tua perlu memperhatikan segi keberadaan keluarga, bagaimana proses keluarga terbentuk, serta kebermanfaatan masing-masing individu dalam keluarga. Peran orang tua dalam tumbuh kembang anak usia remaja sanagt berpengaruh kepada perilaku anak di keseharian hidup. Perilaku menyimpang dapat muncul ketida perhatian yang diberikan orangtua kepada anak mereka kurang. Diperlukan perhatian yang lebih agar anak usia remaja bisa mengonrtol emosional terhdap perilaku menyimpang kenakalan remaja. Kenakalan remaja diberdakan menjadi beberapa macam, yaitu kenakalan biasa, kenakalan yang menjurus ke pelanggaran hukum, dan kenakalan khusus.penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif dimana peneliti mengguanakan kata-kata sendiri dalam menganalisis artikel yang digunakan. Lalu, metode penelitian ini menggunakan Studi Literatur Review dengan sumber yang berjumlah 13 yang diambil dalam rentan waktu 2016 sampai 2022.Tujuan dari penelitian yang dilakuka adalah untuk membahas bagaiamana orang tua dalam peranya kepada Terhadap Pencegahan perilaku yang menyimpang anak usia remaja.
PERAN BAHASA SEBAGAI SARANA BERFIKIR ILMIAH Ernaeni Ernaeni; Muhammad Sudjarwo; Sudjarwo Sudjarwo
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hidup bermasyarakat, bahasa mempunyai fungsi menjadi alat untuk berinteraksi. Bahasa bisa di katakan mempunyai peranan yang sangat penting dalam berkomunkasi antar sesama anggota masyarakat, jika tidak ada bahasa, maka komunikasi tidak akan berjalan dengan baik. Manusia selalu membutuhkan bahasa untuk bisa berhubungan dengan manusia lain. Sesuai dengan kodrat nya yaitu manusia sebagai mahluk sosial. Tinjauan ini bertujuhan  guna menarasikan hal-hal yang bersangkutan pad bahasa sebagai sarana berfikir ilmiah. Metode yang dipakai pada tinjuan ini yakni kajian pustaka, sedangkan data –data yang di pergunakan adalah data-data yang bersumber dari database Google scholar sepuluh tahun terahir yang relevan dengan tinjauan ini. Hasil yang didapati dari tinjauan ini menjelaskan bahwa sangat berperan sebagai sarana berfikir ilmiah, Dengan adanya bahasa ilmu pengetahuan dapat berkembang dengan pesat  dan dapat di nikmati dan di manfaat kan oleh seluruh manusia di dunia.
Peran Teknologi Dalam Pelaksanaan Program Di Pondok Pesantren : A Systematic Literature Review (SLR) Eko Wiyanto; Sudjarwo Sudjarwo; Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi yang dikembangkan manusiapun semakin beragam. Perkembangan teknologi ini pun telah menyentuh berbagai lini kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Pondok pesantren sebagai model pendidikan tertua di Indonesia, dikenal dengan sistem penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan yang tradisional bahkan sebagian dianggap acuh terhadap perkembangan teknologi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas pendidikan agar tidak terganggu dunia luar. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur atau Systematic Literature Review (SLR) dengan tujuan untuk mengetahui peran teknologi dalam pelaksanaan program di pondok pesantren. Lalu didapatlah 15 literatur yang sesuai dengan tujuan penelitian. Setelah dianalisis, 15 literatur tersebut menunjukkan bahwa teknologi berperan efektif dalam mendukung pelaksanaan program di pondok pesantren, yakni sebagai media pembelajaran, memfasilitasi pelayanan koperasi, memudahkan pengelolaan keuangan santri dan pondok pesantren, mengembangkan sumber daya santri lewat teknologi tepat guna dan kreatifitas, serta memberikan manfaat lebih luas berupa produksi air siap minum bagi masyarakat sekitar.
Karakteristik Pengembangan Media Pembelajaran dan Pengembangan Sains Dengan Filsafat Sebagai Landasan Ilmu Eimirilleikbeiraney Eimirilleikbeiraney; Sudjarwo Sudjarwo; Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakikatnya manusia selalu berusaha dalam meningkatkan ilmu pengetahuannya, tidak sekedar pengetahuan namun kebenaran yang sebenar-benarnya. Mempelajari suatu pengetahuan melalui filsafat merupakann proses menghadirkan pengetahuan yang benar juga secara bjektif, baik karena tuntutan majunya zaman mau pun kepuasan diri. Dalam prosesnya pada pembelajaran, tidak sedikit terjadinya kesalah pahaman mengenai suatu materi yang disampaikan oleh guru kepada peserta didik dikarenakan kurang optimalnya aktivitas dalam pembelajaran menjadikan perbedaan penafsiran diantara peserta didik. Media pembelajaran dapat digunakan untuk menunjang meningkatkan interaksi aktif dalam proses pembelajaran jika media pembelajran didesain dan dipilih dengan tepat dengan menyesuaikan kondisi dan tujuan belajar. Memiliki peran penting, filsafat ilmu dan Pendidikan dalam pengembangan media pembelajaran, baik dari segi ide dan fakta, dimensi abstrak sampai konkret secara teoritis hingga praktis. Akan terbentuk nilai-nilai praktis yang tertuju pada kecakapan dan hasil belajar, ketika pendekatan filsafat ilmu dan Pendidikan secara ontologis, epistimologis, kemudian aksiologi dalam pengembangan media pembelajaran dirangkai menyesuaikan dengan tujuan praktisnya.
PERSPEKTIF AKSIOLOGI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Etika Sari; Sudjarwo Sudjarwo; Muhammad Nurwahidin
Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia
Publisher : Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dapat dimaknai sebagai keinginan atau dorongan yang kuat bagi seseorang untuk memenuhi rasa keingintahuan atau berbuat sesuatu bagi dirinya. Sedangkan belajar merupakan suatu kegiatan manusia melakukan perubahan untuk memperbaiki kualitas hidupnya, dari tidak mengetahui suatu hal menjadi tahu dan dapat menggunakan pengetahuan baru itu untuk memenuhi kepentingannya. Maka dari itu, motivasi belajar dinyatakan sebagai suatu bentuk dorongan internal dari pembelajar untuk melakukan perubahan pada hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi belajar siswa dan juga melihat hakikatnya dalam pandangan aksiologi sebagai salah satu cabang ilmu filasafat. Penelitian ini berbentuk penelitian kajian literatur. Sumber literatur diambil dari data untuk periode 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil analisis literatur ditemukan kesimpulan bahwa motivasi mempunyai peranan penting dalam perkembangan proses belajar dan juga hasil belajar siswa. Dilihat dari jenisnya, motivasi terdiri dari motivasi instrinsik dan ekstrinsik. Sementara dalam perspektif aksiologi motivasi dapat dilihat dari sisi subyektivisme dan obyekstivisme nilai manfaatnya.