Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Husada Journal of Community Service

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TENTANG SENAM SEX (KEGEL) PADA LANSIA “ Di BPM Lindawati Desa Ngembal Kec. Wajak. Kab. MALANG Patemah, Patemah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 1 No. 1 (2021): Media Husada Journal of Community Service
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.567 KB)

Abstract

Senam kegel adalah senam yang dilakukan untuk mengguatkan otot-otot panggul bagian bawah. yaitu otot-otot di bawah rahim, kandung kemih, usus besar. Senam Kegel bertujuan mengencangkan vagina dan otot panggul bawah yang sudah lemas karena proses persalinan atau karena faktor usia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader senam kegel di posyandu lansia, meningkatkan kemampuan lansia dalam mempraktekkan senam kegel. Solusi yang ditawarkan yaitu Pembentukan Kader, penyuluhan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang senam kegel, pelatihan bagi kader lansia, tersedianya sarana dan prasarana penunjang program, seperti buku saku / modul panduan konselor dan leaflet serta pendampingan dengan kunjungan rumah (home care) pada kader dan lansia. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh bidan kepada kader lansia dalam kegiatan posyandu lansia. Rangkaian kegiatan inimembutuhkan waktu 6 bulan (12 Mei-14 November 2020). Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kemampuan kader lansia tentang senam kegel pada saat posyandu lansia, maka akan meningkatkan kemampuan para lansia untuk melakukan senam kegel dirumah sehingga akan meningkatkan kesehatan lansia pada umumnya dan kesehatan otot panggul lansia pada khususnya sehingga akan meminimalisasi keluhan yang berhubungan dengan otot panggul yaitu beser kencing. Tersedianya sarana serta prasarana penunjang untuk kegiatan senam kegel seperti buku panduan,, lembar balik senam kegel, leaflet. Kader Posyandu lansia telah melakukan tugasnya yaitu melakukan pemantauan pada lansia untuk melakukan senam kegel saat pelaksanaan posyandu lansia dan kunjungan rumah
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASYARAKAT SUKOSARI PANDANSARI PONCOKUSUMO MALANG Patemah, PATEMAH
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): Media Husada Journal of Community Service
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.972 KB) | DOI: 10.33475/mhjcs.v2i2.39

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah perilaku atau tindakan mengupayakan kebersihan dan kesehatan dari kemauan diri sendiri dan menularkannya kepada orang lain. Perilaku ini meliputi menjaga kebersihan dan kesehatan diri sehingga berdampak pada kesehatan orang lain dan lingkungan sekitar. Untuk mengetahui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat Dusun Sukosari Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, di lakukan beberapa tahapan kegiatan yang di perlukan, antara lain mulai dari pendataan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dari semua hasil yang di laksanakan, terdapat gambaran nyata tentang situasi dan kondisi kesehatan masyarakat dengan cara bersosialisasi dengan masyarakat. Pendataan mengenai status kesehatan dengan cara kunjungan rumah. Masyarakat menerima dengan baik dan antusias. Setelah dilakukan pendataan yang dilakukan kemudian dilakukan analisis data dan ditemukan masalah prioritas kesehatan dengan kesepakatan bersama hasil Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Dari masalah tersebut diatas kami merencanakan cara pemecahanya yakni dengan cara melakukan penyuluhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan baik di rumah warga, posyandu, sekolahan dan lainnya. Dari kegiatan tersebut untuk mengatasi masalah, dilakukan evaluasi pada saat akhir kegiatan. Dapat disimpulkan bahwa warga sudah mengerti tentang kegiatan untuk menerapkan PHBS dalam masyarakat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BULAT (IBU BALITA) INOVASI KELOR UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN BALITA Patemah, Patemah; Ervin Rufaindah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.68

Abstract

Masalah kesehatan gizi pada balita menjadi issue dan perhatian bagi pemerintah indonesia. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen. prevalensi stunting di tahun 2021 sebesar 24,4 persen sehingga untuk mencapai target tersebut diperlukan penurunan 2,7 persen di setiap tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi terpenuhinya zat gizi makro dan mikro pada ibu hamil atau balita, seperti faktor, ekonimi, pendidikan dan Pengetahuan. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mengolah makanan dari bahan kelor yang akan menjadi makanan balita dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat BULAT (Ibu Balita) melalui Implementasi Inovasi olahan kelor untuk meningkatkan nafsu makan balita”. Metode pelaksanaan dilakukan dengen kegiatan pretest dan kemudian pemberian penyuluhan dan pelatihan. Setelah itu dilakukan penilaian dengan posttest. Hasil kegiatan yaitu perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan. Pengetahuan dari peserta sebelum pemberian mater dan pelatihan dengan kategori pengetahuan cukup baik yaitu 70 % dan kategori baik 10%, kurang baik 20% dan setelah pelatihan pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik yaitu 73.% dan yang cukup baik 27%. Peserta juga bisa mendemonstrasikan ulang cara mengolah kue kering dengan semua benar. Kesimpulan adalah terjadinya perubahan perilaku dengan terjadinya piningkatan pengetahuan baik setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Diharapkan ibu balita dapat membuat produksi kue kelor