Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Efektivitas Program BAZNAS Bulukumba Dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Hidayat, Taufik; Rahmawati Muin; A. Syathir Sofyan
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/attawazun.v4i3.52136

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Bulukumba dalam mewujudkan SDGs serta mengetahui efektivitas program BAZNAS Bulukumba dalam mewujudkan SDGs. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun sumber data dari penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Bulukumba mencapai Rp 335.835.096.882. BAZNAS Bulukumba telah melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui beberapa program dan kanal pengumpulan yang inovatif. Salah satu langkah awal yang diambil adalah memperkuat program kelembagaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas BAZNAS dalam mengelola dana ZIS, memastikan akuntabilitas, dan membangun kepercayaan masyarakat. Program BAZNAS Bulukumba memiliki variasi tingkat efektivitas yang signifikan di berbagai bidang. Program di bidang pendidikan dan kesehatan menunjukkan hasil yang sangat efektif, sementara program di bidang kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah/advokasi cenderung kurang efektif.
Analisis Perbandingan Akad Murabahah dan Akad Musyarakah Mutanaqisah pada Pembiayaan BSI Griya di Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Veteran Putri Fatimah; Rahmawati Muin; Muhammad Nasri Katman
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan sistem keuangan berbasis prinsip syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam pembiayaan pemilikan rumah melalui produk perbankan syariah. Salah satu produk unggulan adalah BSI Griya yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pilihan akad seperti Murabahah dan Musyarakah Mutanaqisah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan pemilikan rumah di BSI KCP Makassar Veteran, dengan fokus pada proses pelaksanaan, kelebihan, kekurangan, serta efektivitas implementasinya dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad memiliki prosedur administratif yang serupa, termasuk dalam hal pengajuan pembiayaan, sistem angsuran, pelunasan dipercepat, dan konsekuensi hukum atas wanprestasi. Perbedaan utama terletak pada karakteristik dasar akad, mekanisme penetapan margin keuntungan, serta bentuk hubungan hukum antara bank dan nasabah. Berdasarkan analisis implementasi di lokasi penelitian, akad Murabahah dinilai lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan nasabah dalam pembiayaan pemilikan rumah karena memberikan kejelasan biaya dan kesederhanaan struktur transaksi.
Koreksi Etika Bisnis Islam terhadap Sistem Ekonomi Kapitalis dan Sosialis Pratiwi, Nurul; Rahmawati Muin; Nur Azizah
Al-Buhuts Vol. 20 No. 1 (2024): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v20i1.4798

Abstract

This research aims to analyze the correction of Islamic business ethics to the capitalist and socialist economic systems. This research uses a qualitative method with a library research approach. Islamic business ethics correct the capitalist economic system by emphasizing the principles of justice, balance, and social responsibility. Capitalist and socialist economic systems have shortcomings in terms of business ethics. Capitalism tends to prioritize profit and ignore social justice, while socialism negates private ownership and individual rights. Islamic business ethics come as a solution to balance the two systems. Islamic business ethics also correct the socialist economic system by recognizing private property rights and individual freedom. By applying Islamic business ethics, businesses can be more oriented towards social and environmental interests, as well as more fair in the distribution of wealth.
Praktik Bisnis yang Dilarang dalam Islam: Perspektif Etika dan Hukum Nurjannah; Ita Rukmanasari; Prades Ariato Silondae; Rahmawati Muin; Abdul Wahid Haddade
Al-Buhuts Vol. 20 No. 1 (2024): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v20i1.4852

Abstract

This research aims to outline things that are prohibited in business practices both in formal law and Islamic law. This research includes library research, which uses a form of descriptive analysis. The research results show that in the law the things that are not permitted are monopoly, monopsony, market control and conspiracy. In the Islamic economic system, the cause of a transaction being haram is due to three factors, namely haram substances / haram li-dzatihi (pork, khamr, carrion, blood); haram apart from the substance / haram li-ghairihi (tadlis, gharar, ikhtikar, bai'najasy, usury, maysir, risywah); and the contract is invalid/complete (the pillars and conditions are not fulfilled, ta'alluq occurs, two in one occurs)
Peran Amil Dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Untuk Meningkatkan Pendapatan Mitra Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang Muh Ibnul; Rahmawati Muin; Trisno Wardy Putra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menghadirkan tiga item rumusan masalah yaitu: Pertama, bagaimana peran amil dalam program pemberdayaan ekonomi untuk peningkatan pendapatan mitra di Kabupaten Enrekang Kedua, bagaimana kendala dan solusi dalam mengelolah program pemberdayaan ekonomi  Ketiga, bagaimana hasil program pemberdayaan ekonomi BAZNAS di Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Adapun sumber data dari penelitian ini berasal dari data primer (pimpinan BAZNAS, staf BAZNAS dan mustahik penerima Program pemberdayaan ekonomi) dan data sekunder (artikel dan jurnal untuk mendukung dan melengkapi data yang diperlukan dalam penelitian). Adapun metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BAZNAS cukup berhasil dalam melakukan upaya pemberdayaan ekonomi melalui untuk meningkatkan pendapatan mustahik melalui program Zmart. Melalui program ini para mustahik diberikan modal sejumlah 10 juta yang dapat mereka manfaatkan untuk kegiatan ekonomi yang menghasilkan sehingga membantu finansial mereka. Implikasi penelitian ini dapat dinarasikan bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Enrekang sangat tinggi sehingga BAZNAS Enrekang dapat memberikan bantuan berupa program pemberdayaan ekonomi berupa warung Zmartdan dapat meningkatkan pendapatannya sehingga dapat mengurangi kemiskinan yang ada di Kabupaten Enrekang.
Alokasi Sumber Daya di Era Digital dalam Perspektif Ekonomi Islam Amalia Nur Rahman; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara sumber daya ekonomi mencakup, mencakup aspek produksi, distribusi, dan konsumsi. Di Kota Makassar, laju digitalisasi terlihat melalui penggunaan fintech syariah, pemanfaatan platform digital oleh UMKM, serta pengelolaan zakat dan wakaf berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengkaji alokasi sumber daya pada era digital dari sudut pandang ekonomi Islam dengan studi kasus di Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dapat mendorong efisiensi dan pemerataan sumber daya apabila diterapkan sejalan dengan prinsip keadilan, amanah, dan maqashid syariah. Meski demikian, keterbatasan literasi digital dan akses terhadap teknologi masih menjadi tantangan utama yang perlu diatasi
Sumber Hukum dan Metodologi Pengembangan Ekonomi Islam Ilham Ilham; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber hukum yang menjadi acuan normatif dan metodologi pengembangan yang menjadi kerangka epistemologis serta operasional ilmu ekonomi Islam. Sumber hukum ekonomi Islam terbagi menjadi dua kategori utama yaitu sumber utama (naqli) berupa Al-Qur’an dan Hadits, sedangkan sumber sekunder (ijtihadiyah) berupa Ijma’ (Konsensus Ulama), Qiyas (Analogi), Istihsan (Preferensi Hukum). Adapun Sumber Pendukung / Ijtihad Kontemporer berupa Ijtihad, Maslahah Mursalah, ‘Urf, Sadd az-Zari’ah, Istihsan (Preferensi Hukum), Maslahah Mursalah (Kemaslahatan Umum), Urf (Adat atau Kebiasaan yang Berlaku), serta Regulasi & Fatwa (Praktik Modern). Metode penelitian dan pendekatan dalam ilmu ekonomi Islam harus memperhatikan keseimbangan antara teks dan konteks, antara normatif dan empiris. Hanya dengan pendekatan yang ilmiah dan metodologis, ekonomi Islam dapat berkembang dan memberikan solusi nyata terhadap masalah ekonomi kontemporer.
Teori Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Islam: Integrasi Nilai Spiritual dan Kesejahteraan Sosial Ramdani Nur; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi merupakan dua konsep utama dalam kajian ekonomi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia. Dalam perspektif ekonomi Islam, kedua konsep tersebut tidak hanya diukur melalui indikator material seperti peningkatan pendapatan dan output, tetapi juga melalui pencapaian tujuan syariah (maqashid al-shariah) yang mencakup keadilan, kesejahteraan sosial, dan keseimbangan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Islam dengan menekankan landasan filosofis, prinsip-prinsip dasar, serta perbedaannya dengan teori ekonomi konvensional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memandang pertumbuhan sebagai sarana, bukan tujuan akhir, dan pembangunan ekonomi harus berorientasi pada falah (kebahagiaan dunia dan akhirat). Dengan demikian, teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Islam menawarkan paradigma alternatif yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Prinsip Prinsip Ekonomi Islam Sahdiah Desriana Karim; Rahmawati Muin; Muslimin Kara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Islam merupakan sistem ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis yang bertujuan mewujudkan keadilan, keseimbangan, dan kesejahteraan sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam serta membandingkannya dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait konsep, prinsip, dan penerapan ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam didasarkan pada prinsip tauhid, keadilan, kepemilikan, keseimbangan, maslahah, dan akhlak. Prinsip tauhid menegaskan bahwa seluruh harta merupakan amanah dari Allah SWT, sedangkan prinsip keadilan menekankan pemerataan distribusi kekayaan dan larangan praktik riba, gharar, dan maisir. Kepemilikan dalam Islam diakui secara individu maupun kolektif dengan tanggung jawab sosial melalui mekanisme zakat, infak, dan sedekah. Dibandingkan dengan kapitalisme yang berorientasi pada kepemilikan individu dan keuntungan, serta sosialisme yang menekankan kepemilikan kolektif dan kontrol negara, ekonomi Islam menawarkan sistem yang seimbang antara kepentingan individu dan masyarakat. Dengan demikian, ekonomi Islam menjadi alternatif sistem ekonomi yang berlandaskan nilai moral dan spiritual untuk mencapai kesejahteraan dunia dan akhirat.
Tinjauan Keuangan Syariah Terhadap Praktik Gadai Dengan Sistem Ringgi’ di Kelurahan Bawasalo Kecamatan Segeri Rian Haeruddin; Rahmawati Muin; Hamza Khaeriyah
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK- Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik gadai dengan sistem Ringgi’ di Kelurahan Bawasalo, Kecamatan Segeri, dalam perspektif keuangan syariah. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan sistem Ringgi’, kesesuaiannya dengan prinsip akad rahn dalam Islam, serta potensi terjadinya praktik riba dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui telaah literatur utama tentang ekonomi Islam, konsep gadai (rahn), serta kajian fiqh muamalah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk menemukan pola dan relevansi dengan konteks masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gadai sistem Ringgi’ pada dasarnya memiliki fungsi sosial-ekonomi yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Namun, dalam implementasinya terdapat beberapa potensi penyimpangan dari prinsip rahn syariah, khususnya terkait pemanfaatan barang gadai dan kemungkinan munculnya tambahan pembayaran yang menyerupai riba. Oleh karena itu, praktik Ringgi’ perlu dikontekstualisasikan agar sesuai dengan prinsip keadilan, kerelaan, dan tolong-menolong sebagaimana ditekankan dalam fiqh muamalah. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem gadai yang sesuai syariah untuk memberikan solusi keuangan yang adil sekaligus menjaga nilai kemanusiaan dalam masyarakat.