Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Bahan Pupuk di PT Karya Hevea Indonesia Hidayat, M. Surya; Hasibuan, Abdurrozzaq; Harahap, Bonar; Nasution, Suhela Putri
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.976 KB) | DOI: 10.56211/factory.v1i2.172

Abstract

PT. Karya Hevea Indonesia dapat mengolah 180 ton/hari dengan kondisi TBS (Tandan Buah Sawit) normal. Maka dari itu selain menghasilkan CPO hasil pengolahan, TBS juga menghasilkan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sebesar 23%. Dari banyak nya pengolahan tbs, TKKS yang dihasikan dalam 3 bulan mencapai 3372 ton. Dengan angka yang besar itu maka akan terjadi penumpukan. Untuk itu PT. Karya Hevea Indonesia membuat pengolahan TKKS demi mengurangi jumlah banyaknya tkks yang dihasilkan. PT. Karya Hevea Indonesia juga membuat pengolahan TKKS menjadi pupuk organik Upaya mengurangi pemakaian pupuk kimia. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu menganalisis jumlah TKKS yang melimpah dengan cara memanfaatkannya sebagai pupuk organik, mengetahui proses pengelolaan pupuk kompos yang baik bagi tanaman kelapa sawit, dan mengetahui penggunaan TKKS sebagai pupuk kompos untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Kandungan hara dalam TKKS sangat kompleks yang menyebabkan terpenuhi kebutuhan tanaman. Adapun tahapan pengomposan, yaitu pencacahan, penambahan aktivator, Inokulasi, Inkubasi dan Panen kompos. Dalam pengolahan TKKS menjadi pupuk dibutuhkan waktu 3 bulan lamanya. Dalam sekali pengolahan TKKS, pupuk yang dihasilkan mencapai 15 ton dengan pengurangan biaya selisih antara pemakaian pupuk kimia dengan pupuk organik TKKS sebesar Rp. 8.403.360.
Analisis Strategi Pemasaran Tahu Sumedang dengan Menggunakan Metode 4P Guna Meningkatkan Penjualan di UD Tahu Sumedang 5 Bersaudara Afandi, Riswan; Sibuea, Siti Rahmah; Novarika, Wirda; Nasution, Suhela Putri
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.683 KB) | DOI: 10.56211/factory.v1i2.178

Abstract

Pemasaran yaitu aktivitas krusial dari sebuah perusahaan yang menmproduksi produk supaya dijual dimana bertujuan mendapatkan laba. Salah satu bentuk strategi pemasaran yang mempunyai peran penting untuk menjadi penentu tingkat penjualan produk yaitu penggunaan bauran pemasaran atau dikenal juga dengan metode 4P (Produk, Harga, Promosi, dan Tempat). Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui peningkatan penjualan tahu sumedang melalui strategi pemasaran dengan menggunakan metode 4P serta faktor (variabel) yang berpengaruh dominan dalam meningkatkan penjualan tahu sumedang di UD. Tahu Sumedang 5 Bersudara. Data penelitian dikumpulkan melalui penggunaan angket yang diberikan untuk 96 pelanggan sebagai sampel penelitian, kemudian dilakukan pengolahan data, analisis dan evaluasi sehingga disimpulkan penjualan tahu sumedang meningkat di UD. Tahu Sumedang 5 Bersaudara dipengaruhi secara signifikan oleh strategi pemasaran dengan menggunakan metode 4P terdiri dari produk, harga, promosi serta tempat baik secara bersamaan maupun sebagian dengan arah positif. Pengaruh strategi pemasaran 4P secara simultan terhadap peningkatan penjualan tahu sebesar 71,4% atau selisihnya sebesar 28,6% dijelaskan dari variabel selain yang dikemukakan pada penelitian ini. Variabel yang paling dominan pengaruhnya dalam meningkatkan penjualan tahu sumedang adalah variabel harga yaitu sebesar 34,1%.
Integrasi Berbasis Sistem antara Rekayasa Operasi, Manajemen, dan MSDM untuk Kinerja Industri Berkelanjutan Hasibuan, Abdurrozzaq; Yusuf, Rusli; Nasution, Suhela Putri
JiTEKH Vol. 13 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/jitekh.v13i2.1296

Abstract

Industrial organizations are currently operating in increasingly complex environments characterized by high levels of uncertainty, rapid technological advancement, and growing sustainability pressures. Under these conditions, improvements in industrial performance can no longer be effectively achieved through isolated technical or managerial approaches. This study aims to develop a systems-based framework that integrates operations engineering, management systems, and human resource management (HRM) to support sustainable industrial performance using a System Dynamics approach. The research methodology is systematically structured, encompassing problem formulation, system boundary definition, causal loop diagram development, stock-flow modeling, model validation, and policy scenario simulation. Simulation results indicate that fragmented strategies generate only limited short-term performance improvements. In the baseline scenario, the Sustainable Industrial Performance Index increases from 70.0 to 70.9 within a two-month period. An HRM-focused strategy raises the index to 71.9, while an operations-oriented strategy achieves a higher improvement, reaching 72.8. The most substantial improvement is observed under an integrated policy scenario that combines HRM investment, enhanced operational reliability, and managerial alignment, resulting in an index increase to 73.8 over the same period. These findings confirm that integrated policies create synergistic effects and highlight the critical role of feedback mechanisms and time delays in shaping industrial performance dynamics. This study concludes that sustainable industrial performance emerges from the dynamic interaction among technical, managerial, and human subsystems and provides both theoretical contributions to industrial systems modeling and practical value as a decision-support foundation for strategic policymaking.