Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Ketergantungan Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Prasekolah TK Taman Buah 1 & 2 Amalia Putri Ramadhan; Solihati; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Dunia Ilmu Kesehatan (JURDIKES) Vol. 2 No. 1 (2024): JURDIKES - JUNI
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikes.v2i1.160

Abstract

Usia pra sekolah merupakan masa kritis bagi perkembangan anak dimana pada masa ini anak mampu menerima informasi dan menyerap ilmu pengetahuan dari berbagai media salah satunya melalui teknologi gadget Banyak manfaat positif yang diperoleh dari penggunaan gadget,namun penggunaan gadget secara continue akan berdampak buruk bagi pola perilaku anak dalam keseharian anak.Pengasuhan yang tepat dari orangtua sangatlah penting diberikan kepada anak,karena anak masih terlalu muda dan belum memiliki pengalaman untuk membimbing perkembangannya sendiri kearah kematangan. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pola asuh orang tua dengan ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah di TK Taman Buah 1&2 Kabupaten Tangerang Metode Penelitian deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional yang menggunakan data primer (kuesioner) Populasi yang diterapkan pada penelitian ini yaitu orang tua yang mempunyai anak usia prasekolah di TK Taman Buah 1& 2 Kabupaten Tangerang dengan sampel sebanyak 82 responden yang diambil dengan teknik total sampling  data diperoleh dengan cara membagikan  kuesioner yang telah valid dan reliabel analisa data secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil dari 82 anak prasekolah sebagian besar mengalami ketergantungan gadget sebanyak responden 51 ( 62,2% ) Terdapat hubungan antara  pola asuh dengan ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia pada Remaja di Pesantren Modern Daarul Muttaqien Kabupaten Tangerang Hana Nuzula Furqonia Hana; Meynur Rohmah; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v15i1.651

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja, khususnya remaja putri, yang dapat mempengaruhi konsentrasi belajar, produktivitas, dan kesehatan secara keseluruhan. Salah satu faktor risiko utama anemia adalah pola makan yang tidak seimbang dan rendah zat besi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja di Pesantren Modern Daarul Muttaqien Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 120 santriwati kelas X dan XI yang dipilih melalui teknik total sampling. Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status anemia diukur melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat digital Hb. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,2% responden memiliki pola makan buruk, dan 51,7% mengalami anemia. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia (p-value = 0,001; α = 0,05). Kesimpulan: Pola makan yang buruk berhubungan dengan peningkatan risiko anemia pada remaja putri. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi gizi seimbang dan intervensi pencegahan anemia di lingkungan pesantren.
Pendidikan Kesehatan tentang Resusitasi Jantung Paru pada Petugas Kesehatan di Puskesmas Tondano Irnawati Irnawati; Zahrah Maulidia Septimar; Fatoni Fatoni; Abul A’la Al Maududi; Wahyu Ridwan Nugroho
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.983

Abstract

Cardiac arrest is one of the leading causes of death from cardiovascular disease and requires immediate management through high-quality cardiopulmonary resuscitation (CPR) to improve patient survival. Primary healthcare workers at community health centers play a crucial role as frontline providers in delivering the initial response to cardiac arrest cases. However, healthcare workers' knowledge and preparedness regarding CPR algorithms may decline over time without regular training and refresher programs. This community service program aimed to improve healthcare workers' knowledge of cardiopulmonary resuscitation through a health education intervention at Tondano Community Health Center. The program employed a one-group pretest–posttest design involving 31 healthcare workers. The intervention consisted of a pretest, interactive lectures, CPR demonstrations based on the 2020 American Heart Association (AHA) Guidelines, group discussions, and a posttest evaluation. Data were analyzed descriptively, followed by the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed that the mean knowledge score increased from 39.35 ± 18.28 before the intervention to 54.84 ± 19.19 after the intervention, representing a mean improvement of 15.48 points. Statistical analysis demonstrated a significant difference between the pretest and posttest scores (p < 0.001). Health education was effective in improving healthcare workers' knowledge of cardiopulmonary resuscitation. Therefore, similar educational programs should be conducted regularly as part of continuing professional development to strengthen the emergency response competencies of healthcare workers in primary healthcare facilities.